Crayon Shinchan Edisi Khusus (Jilid 5)

covershinchanedk5

Judul: Crayon Shinchan Edisi Khusus (Jilid 5)

Sub Judul: Keluarga Nohara

Komikus: Usui Yoshito

Penerbit: PT. Indorestu Pacific

Jumlah Halaman: 174

Terbit Perdana: 2005

Kepemilikan: Cetakan Pertama, 2005

ISBN: 9789792496130

cooltext-blurb

Buku ini adalah rangkuman dari komik Crayon Shinchan. Menceritakan tentang kehidupan keluarga Nohara yang penuh dengan kebahagiaan dan kekacauan yang dibuat oleh Crayon. Ikutilah kisah-kisahnya yang menarik. Selamat membaca dan tersenyum….

 

cooltext-review

Haloo! Kembali lagi pada resensi komik Crayon Shinchan edisi khusus. Kali ini tema yang diangkat adalah tentang keluarga Nohara. Bagi yang belum tahu, Keluarga Nohara ini terdiri atas Hiroshi sebagai kepala keluarga, Misae sebagai ibu rumah tangga, Crayon (Shinnosuke di versi aslinya) sebagai anak pertama keluarga ini, Himawari sebagai anak perempuan satu-satunya, dan Putih (Shiro jika di versi aslinya) sebagai anjing peliharaan.

Tetangga Sebelah Kedatangan Tamu! dengan enam buah kisah menjadi pembuka komik ini. Seperti pada judul bagiannya, keluarga Nohara memiliki tetangga sebelah rumah bernama Kitamoto. Suatu hari, keponakan Bu Kitamoto dari Amerika bernama Robert Mac Gyver bermaksud mengunjungi tantenya. Sayangnya, ia tersesat dan kesulitan menemukan rumah sang tante dikarenakan ia tidak fasih berbahasa Jepang sedangkan orang Jepang yang ia temui tidak mengerti bahasa Inggris. Untunglah (atau apesnya), ia berjumpa dengan Crayon. Mampukah ia bertemu dengan tante yang ia cari?

Hah! Militer di Jepang sudah diganti dengan ninja ya? (Halaman 12)

The Power of A Child adalah bagian kedua dengan komposisi enam buah cerita. Salah satu cerita yang membuat saya tergelak adalah ketika Hima, Misae, dan Crayon saling menyembunyikan makanan yang ingin disantap seorang diri. Sayangnya, Hima yang mengejar permennya yang jatuh menggelinding membuat Misae kue jahe yang tengah dinikmati Misae tersangkut di tenggorokan, yang pada akhirnya membuat Crayon terkejut dan menjatuhkan puding satu-satunya. Wah wah lantas bagaimana akhirnya?

Kue jahe adalah makanan kesukaanku, tiap kali dimakan Crayon, yang ini harus kunikmati sendiri. (Halaman 49)

Menjaga Adik dan Lomba Marathon yang mempunyai enam kisah adalah bagian ketiga. Awal mula kisah ini adalah ketika Misae, Hima, dan Crayon berpapasan dengan Nanako. Gadis cantik pujaan Crayon ini bercerita bahwa ia sedang hobi jogging setiap pagi. Mengetahui hal tersebut, Crayon juga memulai rutinitas pagi yang sama agar bisa berjumpa dengan Nanako. Meskipun ia tidak pernah bertemu, Misae melihat peluang emas dengan memanfaatkan bakat Crayon yang bisa berlari kencang untuk mengikuti lomba lari marathon. Pada hari-H, Crayon berjumpa dengan Kawamura, anak kelas Bunga Mawar yang cukup sombong.

Maaf! Aku pasti menang! Karena aku juara kompetisi marathon 3 jam. (Halaman 74)

Memperjuangkan Uang Jajan! yang memiliki enam buah kisah adalah bagian selanjutnya. Semua bermula ketika Crayon, Masao, dan Kazama saling bercerita tentang jumlah uang saku yang dimiliki. Kazama yang notabene adalah anak orang kaya memiliki uang saku sebesar 500 yen setiap bulan. Crayon pun ingin uang jajan yang sama. Oleh karena itu, dimulailah aksi demo menuntut uang jajan. tepat pada saat yang bersamaan, Hiroshi juga ingin meminta tambahan uang jajan karena ia merasa uang jajan yang dimilikinya terlalu sedikit.

Kau tiap bulan bisa dapat uang jajan tetap, dan uang jajanku juga bertambah! Marilah berperang melawan Mama untuk mencapai tujuan kita masing-masing! (Halaman 99)

Hore……! Piknik Sekeluarga adalah bagian selanjutnya. Bagian ini memiliki enam buah cerita yang mengisahkan tentang keluarga Nohara yang tidak jadi piknik bersama akibat Hiroshi yang harus menemani klien bermain golf, padahal rencana piknik itu ttelah dirancang jauh-jauh hari. Tidak mau rugi, Misae tetap melaksanakan piknik bertiga dengan Crayon dan Himawari. Ketidaktahuannya tentang lokasi piknik membuat mereka bertiga justru piknik di lapangan golf yang secara kebetulan adalah lapangan yang digunakan Hiroshi dan kliennya bermain. Waduh lantas bagaimana akhir kisah ini ya?

Karena Papa tiba-tiba pergi main golf, tadi pagi Papa dan Mama bertengkar hebat, tapi aku tidak apa-apa. (Halaman 118)

Satu cerita unik dan membuat terbahak adalah bagian selanjutnya yang berjudul Crayon yang Hilang Ingatan dengan kompoisisi lima buah cerita. Crayon yang sedang bermain di taman tidak sengaja kepalanya terbentur. Akibat hal ini, ia menjadi lupa ingatan. Bahkan ketika berpapasan dengan Misae dan Hima, ia tidak menoleh meskipun dipanggil berkali-kali. Misae yang khawatir akhirnya berupaya membuat Crayon ingat kembali mulai dari mengenalkan dengan anggota keluarga, bersekolah di TK, hingga berobat ke dokter. Saya tertawa ketika membaca respon Crayon kepada mamanya sendiri berikut ini:

Kukira aku anak Pamela Anderson, tak disangka aku adalah anak Nyonya… (Halaman 133)

Gara-Gara Angin Topan Rumah Nohara Rusak! sebagai bagian penutup adalah kumpulan lima cerita yang menitik beratkan pada bencana yang dialami keluarga ini. Pada malam hari, hujan deras disertai badai sedang melanda wilayah Saitama. Kondisi rumah yang bergetar membuat Misae khawatir. Hiroshi tetap percaya diri dengan kondisi rumahnya yang baik-baik saja. Ia tidak menyadari bahwa esok hari adalah awal mula bencana dahsyat yang harus ia alami sehingga membuat Nohara sekeluarga pergi mengungsi. Mungkin ini yang namanya takabur kali ya hehehe.

Asalkan kita berada di dalam rumah kokoh yang dikredit 35 tahun ini, pasti aman! (Halaman 168)

Keluarga Nohara yang dimaksud di komik ini awalnya saya kira adalah keluarga Nohara yang dimulai sejak sebelum adanya Himawari hingga lengkap Himawari sudah berusia balita. Ternyata yang dimaksud di sepanjang komik ini adalah keluarga Nohara yang sudah terdiri dari empat orang manusia dan satu ekor anjing. Padahal saya sedikit mengharapkan adanya cerita ketika keluarga Nohara masih berjumlah tiga orang. Hal ini dikarenakan saya kurang mengikuti komik Crayon Shinchan reguler edisi awal-awal. Jadi ingin merasakan sensasi lucunya.

Oh iya pada cerita saat lari marathon, Kawamura menyebutkan ia memenangkan kompetisi marathon 3 jam. Itu lomba marathon seperti apa ya? Setahu saya lomba lari itu ya jaraknya yang berubah-ubah, bukan durasi waktunya. Tapi entahlah mungkin saya yang kurang update dunia lari-lari ini. Seharusnya ada sedikit catatan kaki agar orang-orang seperti saya bisa mendapat sedikit kejelasan.

Selain itu, pada cerita piknik, saya gregetan sekali dengan kebetulan yang terjadi, khususnya Misae yang piknik di lapangan golf. Maksud saya, apakah memang lapangan golef itu tidak ada batas wilayahnya? Ada pagar mungkin, atau minimal papan nama gitu. Dan lagi melihat Misae dan anak-anak piknik persis ditengah-tengah lapangan, kok sebegitu tidak tahunya sih bedanya lapangan golf dan tempat piknik. Terlebih pas sekali itu adalah lapangan golf yang digunakan Hiroshi. Too much coincidences.

Kreditnya lama adalah salah satu hal yang cukup miris perihal rumah keluarga Nohara. 35 tahun, wow! Mungkin nantinya Crayon yang akan meneruskan cicilan kredit rumah itu hingga lunas. Saya tidak tahu betapa mahalnya harga rumah di Jepang, namun saya mengasumsikan Hiroshi adalah orang yang tidak bisa memperhitungkan harga rumah dengan jumlah penghasilan, sampai-sampai membeli rumah dengan kredit hingga 35 tahun ckckck. Sudah ah komentarnya. Mari lanjut ke buku terakhir Crayon Shinchan yang saya miliki. Resensinya akan tayang esok lusa!

Penilaian Akhir:


goodreads badge add plus