Crayon Shinchan Edisi Khusus (Jilid 4)

covershinchanedk4

Judul: Crayon Shinchan Edisi Khusus (Jilid 4)

Sub Judul: Detektif

Komikus: Usui Yoshito

Penerbit: PT. Indorestu Pacific

Jumlah Halaman: 167

Terbit Perdana: 2005

Kepemilikan: Cetakan Pertama, 2005

ISBN: 9789792496116

cooltext-blurb

Buku ini adalah rangkuman dari komik Crayon Shinchan. Yang menceritakan tentang petualangan Crayon sebagai detektif dan petualangan cinta Ibu Guru Yoshinaga. Ikutilah kisah-kisahnya yang menarik. Selamat membaca dan tersenyum….

cooltext-review

Jilid keempat dari Crayon Shinchan Edisi Khusus kali ini berisi cerita yang didominasi oleh cerita spesial pada Crayon Shinchan edisi reguler. Pada bagian pertama berjudul Kasus Penting Detektif Nohara! memiliki empat buah cerita. Saya tergelak dengan rangkaian cerita di bagian ini. Jadi alkisah Hiroshi Nohara adalah seorang polisi sekaligus detektif yang akan bercerai dengan istrinya, Misae. Dari pernikahannya dikaruniai seorang anak laki-laki berusia lima tahun yang bernama Crayon. Suatu hari, ketika Hiroshi dan Crayon bertemu dengan Misae untuk membicarakan kelanjutan perpisahan mereka, tiba-tiba ada teroris.

Suasana panik tersebut membuat Misae menjadi sandera. Namun berkat kehebatan (atau kebodohan?) Crayon, teroris itu bisa dibekuk dan Crayon diangkat menjadi polisi termuda se-Jepang. Crayon yang akhirnya menjadi rekan ayahnya sendiri, Hiroshi, menyelidiki sebuah kasus kematian Usuto Yoshii, seorang komikus. Bersama dengan seorang pendamping bernama Detektif Nanako, Crayon dan Hiroshi mulai mengusut siapa pembunuh sebenarnya. Tidak disangka ternyata hasil akhir pengungkapan kasus ini justru menjadi sebuah keberuntungan untuk Crayon dalam dunia kepolisian.

Jangan bercanda detektif, kami ini perusahaan baik-baik, mana mungkin membuat senjata. (Halaman 20)

Bagian kedua berjudul Pesta Pernikahan Ibu Guru Yoshinaga dan Pak Ishizaka dengan jumlah empat cerita. Seperti judulnya, kali ini berkisah tentang detik-detik persiapan hingga pelaksanaan pernikahan Ibu Yoshinaga. Seperti yang sudah saya bahas pada komik Crayon Shinchan reguler, dikisahkan bahwa Ibu Yoshinaga masih bimbang akan keputusannya menerima pinangan Ishizaka. Momen sakral dalam hidup mereka berdua justru diawali dengan pertengkaran karena hal yang sepele. Untung saja (atau apesnya?) ada Nana dan Crayon yang menyaksikan pertengkaran mereka berdua. Lantas, bagaimana akhir kisah pernikahan Ibu Yoshinaga?

Sebentar lagi kalian akan berbahagia, kenapa harus bertengkar? Seharusnya kalian berdua rukun! (Halaman 34)

Strategi Jitu Reserse Nohara adalah bagian ketiga dengan jumlah empat kisah. Alkisah, terdapat seorang pembunuh bayaran bernama Saiji Matsura. Targetnya kali ini adalah Presiden Amerika, karena kebetulan Sang Presiden hendak berkunjung ke Jepang. Oleh karena itu, Crayon sang detektif dan juga Hiroshi bertugas menjadi pengawal presiden. Sayangnya, Saiji ini orang yang aneh dan ceroboh. Maksud hati hendak membunuh, ia justru menyelamatkannya dari incaran pembunuh lain. Tentu saja ini akibat Crayon yang tak sengaja memanfaatkannya.

Tahun 1997, setelah makan bawang putih aku mencium Presiden Dositenano sebanyak 24 ribu kali. (Halaman 53)

Hari Libur Crayon dan Hiroshi adalah bagian selanjutnya yang memuat enam cerita. Tidak seperti bagian sebelumnya, kali ini cerita yang disuguhkan adalah cerita sehari-hari. Saya suka dengan cerita tentang pertemuan orang tua di TK Aksi. Misae yang sibuk dengan pekerjaan rumah akhirnya meminta Hiroshi yang sedang libur untuk menghadiri pertemuan itu. Disana, ada satu sesi dimana setiap anak membacakan tulisan karangannya yang bertema keluarga. Saya ngakak ketika membaca tulisan Crayon tentang Hiroshi. Meski awalnya dibuat malu bukan kepalang, Hiroshi bisa menikmati dan bahagia dengan pertemuan tersebut.

Papaku juga sangat pandai… Karena dia bisa menjelaskan seperti apa penyakit kaki yang sudah sangat bau itu, maka aku sangat memujanya. (Halaman 95)

Lagi-Lagi Peristiwa Besar? dengan tiga cerita adalah bagian selanjutnya. Kali ini ada satu cerita yang sepertinya memiliki setting masa lampau. Ada sebuah keluarga bernama keluarga Nohara yang menumpas kejahatan dengan cara mereka sendiri. Padahal pada waktu itu ada kepolisian yang bertugas. Salah seorang polisi militer bernama Nakamura bertekad untuk mencari tahu siapakah keluarga algojo ini. Namun yang tidak disangka adalah ketika ia memiliki kesempatan membekuk keluarga ini, ia merahasiakan identitas dan membantunya. So? Endingnya? Baca saja ya :)

Algojo sang partner keadilan.. Tapi aku akan memboangkar kedokmu. (Halaman 132)

Bagian penutup jilid khusus kali ini adalah tujuh cerita dalam bagian berjudul Saat-Saat Bahagia Berdua. Sebenarnya ini kelanjutan dari pernikahan Ibu Yoshinaga. Yap benar sekali, setelah jatuh bangun terombang-ambing dengan keputusan pernikahan, kali ini Ibu Yoshinaga dan Pak Ishizaka berbulan madu ke negeri kanguru, Australia. Liburan beberapa hari yang romantis dan hanya dinikmati berdua sudah menjadi impian lama Yoshinaga. Sayangnya impian tersebut mulai memudar seiring kenyataan bahwa keluarga Nohara ternyata juga berlibur ke Australia dalam waktu yang sama. Tidak sampai hanya disitu, mereka berada satu pesawat dan satu jadwal dengan Yoshinaga-Ishizaka, menginap di hotel yang sama (bahkan kamar yang berhadapan!), serta memilih destinasi wisata dan restoran yang sama pula! Alamaak!

Ah.., akhirnya semalam ketahuan Crayon dan keluarganya, tamatlah saat-saat indah bahagia kami. (Halaman 145)

Saya akan berbicara kekurangannya dulu deh ya. Ada satu typo yang mengganggu yaitu tertulisnya Usui Yoshito sebagai korban pembunuhan pada bagian pertama. Padahal sebelumnya disebutkan bahwa yang eninggal bernama Usoto Yoshii. Saya mengerti bahwa nama Usui Yoshito adalah anagram dari Usoto Yoshii, dan juga sebaliknya. Namun seharusnya editor atau komikus dapat lebih cermat dalam menuliskan nama agar tidak ada maksud yang berbeda jauh.

Pada bagian kelima, dua cerita pertama tidak memiliki nomor, sedangkan cerita ketiga sebagai cerita terakhir justru memiliki nomor. Saya rasa harusnya diberi nomor sejak cerita pertama agar perhitungannya sesuai. Kan aneh aja cerita udah ketiga kok ya masih nomor satu. Pencantuman asal jilid cerita yang bersangkutan juga sebaiknya harus dituliskan agar tahu manakah cerita yang baru, mana pula yang sudah lama.

Oh iya sampai lupa, kebetulan yang dialami Yoshinaga ketika berbulan madu ke Australia bersama suaminya, Ishizaka, saya rasa amat sangat begitu terlalu kebetulan sekali pakai banget. Bagaimana tidak, mulai dari tujuan negara, jadwal berangkat, maskapai penerbangan, hotel, hingga destinasi wisata dan tempat makan, semuanya sama dengan keluarga Nohara. takdir sih takdir, tapi nggak semua semuanya sama juga kali. Jadinya tidak logis padahal latar waktu yang diangkat masih seputar masa kini.

Kertas yang buram dan tipis berkualitas (maaf) murahan yang digunakan komik ini sesungguhnya sangat disayangkan. Padaha komik reguler menggunakan kertas HVS putih dan halus. Jika menilik harganya yang sama saja, harusnya komik edisi khusus ini juga bisa menggunakan jenis kertas yang sama. Sayang aja gitu padahal gambar cetakannya bagus lho. Tidak njlebret (aduh apa ya istilahnya, semacam buram dan tidak jelas gitu lho) dan mudah dibaca. Blurb yang sudah sesuai dengan isi komik meskipun masih copas dari edisi sebelumnya juga membuat nilai plus untuk komik jilid kali ini. Mari lanjut baca edisi selanjutnya!

Penilaian Akhir:


goodreads badge add plus