Crayon Shinchan (Jilid 43)

covershinchan43

Judul: Crayon Shinchan (Jilid 43)

Komikus: Usui Yoshito

Penerbit: PT. Indorestu Pacific

Jumlah Halaman: 122

Terbit Perdana: 2005

Kepemilikan: Cetakan Pertama, 2005

ISBN: 979249605X

cooltext-blurb

Crayon Shinchan adalah seorang anak TK berusia 5 tahun yang sangat nakal dan konyol. Kenakalannya melebihi anak-anak seusianya, sehingga sering membuat masalah pada orang-orang disekitarnya termasuk keluarga, guru, dan teman-temannya. Bagi para penggemar komik, Crayon Shinchan sangat pas untuk melengkapi koleksi. Jangan sampai ketinggalan untuk mengikuti kisah-kisahnya yang jenaka pada buku ini dan pada seri-seri berikutnya.

cooltext-review

Kali ini komik Crayon Shinchan jilid ke-43 tidak dibuka dengan sebuah bagian yang memiliki judul besar seperti jilid sebelum-sebelumnya, melainkan hanya ada satu cerita spesial berjudul Lord of The Cumi-Ring – Pembalasan yang Lucu yang pada akhir cerita baru ketahuan ini hanyalah Part 1 dan bersambung ke jilid berikutnya. Cerita kali ini mengisahkan bangsa Chobit dengan dua tokoh fokus yaitu Crayon dan Kazama, majikan Crayon. Secara tidak sengaja, ketika Crayon memancing di laut lepas, ia mendapatkan cumi-cumi yang telah dirasuki roh jahat Despard. Pengikut setia Depard akhirnya memburu cumi-ring itu. Akhirnya Crayon, Kazama, penyihir Kuchi Karl The Max dan beberapa bala bantuan bermaksud menyingkirkan cumi-ring yang jahat itu.

Dimasukkan ke dalam “Lubang Menggerutu” yang terdapat di lembah Kei. Lubang tersebut memakan apa saja sampah di bumi. (Halaman 9)

Tiga cerita dalam judul bagian Musae Tiba-Tiba Datang… Pertengkaran Kakak Beradik yang Mirip Pun Berlanjut! menjadi sebuah tema besar pembka yang akan diusung komik Crayon Shinchan mulai jilid ini. Musae adalah adik kandung Misae yang bekerja sebagai fotografer. Namun tiba-tiba ia pindah ke rumah keluarga Nohara dan bermaksud menumpang untuk sementara waktu. Sayangnya, selama di rumah justru ia sering merepotkan Misae sehingga sudah tidak terhitung berapa kali ia dimarahi kakaknya itu.

Habis atasanku bilang, “Kau tidak punya bakat!” ya sudah, berhenti saja! (Halaman 17)

Papa Suka dengan “Tante Cantik Berwajah Orang China”. Aduh… Kacau… dengan jumlah enam cerita merupakan bagian ketiga jilid kali ini. Suatu hari, Nohara sekeluarga menyaksikan Orkes 7 Wanita Cantik – Konser Saitama yang dibawakan oleh tujuh gadis cantik dari negeri tirai bambu. Saking terpesonanya, Hiroshi membeli CD grup musik tersebut agar mendapatkan kupon bersalaman dengan para personil setelah konser usai. Sayangnya, kegaduhan terjadi ketika Hiroshi kehilangan kupon yang didapatkannya secara diam-diam itu.

Maaf, maaf. Habis mereka cantik sekali sih, jadi saya bersemangat. (Halaman 31)

Lima cerita dalam bagian berjudul Ibu Masumi, Yoshirin, Kazama… Semuanya Aktif Sekali Loh… adalah bagian selanjutnya. Dari ketiga nama tokoh yang disebutkan, saya suka pada cerita yang dialami tokoh Yoshirin. Kali ini, ia yang bekerja sebagai sales marketing di perusahaan Futaba harus menelan amarah dari atasannya karena bersikap jujur dihadapan klien. Padahal, kejujuran yang reflek terlontar oleh Yoshirin itu mengakibatkan kerjasama yang telah terbina cukup lama harus berakhir. Bahkan, saking merasa bersalahnya, ia berniat mengundurkan diri dari pekerjaan. Wah, bagaimana dong akhirnya?

Kau tidak harus pura-pura memuji, cukup temukan hal yang positif dari lawan bicara, itu salah satunya. (Halaman 69)

Komik Extra! Ghost of The Nohara Opera dengan dua cerita yang berkaitan adalah judul bagian ini. Mengisahkan tentang sebuah gedung opera di abad-18 milik keluarga Nohara, harus terampas dengan tragis oleh seorang penjahat bernama Sazashi Ban Dom. Akibatnya, Hiroshi sang pemilik meninggal dunia karena bau kaki dan Misae, sang istri juga meninggal karena terlalu banyak berpikir. Akhirnya tersisa Crayon, anak dari kelauarga Nohara, yang harus bekerja sebagai cleaning service gedung opera tersebut sambil mencari cara balas dendam sekaligus merebut gedung itu lagi.

Pasti penonton kagum. Tapi, mendapatkan apa yang diinginkan, bagi saya itu adalah kesenangan utama. (Halaman 87)

Komik Extra! 11 Gelombang Kemarahan Berturut-Turut! Kekuatan Himawari Meledak Dahsyat!! dengan sebelas cerita merupakan bagian penutup dari jilid kali ini. Seperti biasa, bagian ini didedikasikan khusus untuk kenakalan dan keusilan serta tingkah laku yang nyentrik dari Himawari. Dari sebeleas cerita itu, saya suka pada cerita saat Hima dititipkan ke tetangga sebelah karena Misae ada acara pertemuan. Di rumah tante tetangga, Hima sungguh cekatan dalam menebak lokasi “harta karun” si tante dan memporak-porandakan seisi rumah.

Lebih baik segera ditidurkan saja, kalau tidak, dia bisa tahu semua uang simpananku. (Halaman 105)

Setelah beberapa jilid mengusung tema besar dengan fokus “orang asing” yang memasuki kehidupan sehari-hari tokoh Crayon, kali ini ada “orang dalam keluarga” yang akhirnya menjadi tokoh pendamping utama (maksudnya? Ah begitu deh pokoknya). Adik Misae yang bernama Koyama Musae membuat keluarga Nohara tidak terkesan keluarga sendiri yang tidak punya sanak famili. Memang sih kedatangan Musae sebenarnya bisa dibilang mendadak dan merepotkan. Namun saya yakin awal mula Musae yang menumpang tinggal di rumah Nohara akan memberikan kontribusi pesan moral yang baik nantinya.

Kemudian saya suka dengan bagian spesial tentang Ghost of The Nohara Opera. Soalnya hampir semua balon kata di cerita ini disisipi not balok dan ada catatan untuk membacanya seperti kalimat yang diucapkan yang menggunakan melodi opera, yaah seperti film Les Misérables gitu deh. Unik sekali sampai-sampai saya jadi membayangkan para tokohnya bersenandung khas opera padahal dialog yang dikatakan adalah kata-kata jahat.

Eits dan jangan lupa juga tentang Kuis Crayon Shinchan yang Lumayan Sulit yang terbagi atas Part 10 dan Part 11. Tidak usah saya katakan lagi lah ya bagaimana dua halaman tiap part kuis ini adalah hal yang saya tunggu-tunggu untuk membuktikan apakah saya penikmat cerita Crayon SHinchan sejati atau bukan. Well done untuk jilid ini. Tidak sabar untuk baca jilid selanjutnya!!

Penilaian Akhir:


goodreads badge add plus

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

CAPTCHA Image

*