Crayon Shinchan (Jilid 38)

covershinchan38

Judul: Crayon Shinchan (Jilid 38)

Komikus: Usui Yoshito

Penerbit: PT. Indorestu Pacific

Jumlah Halaman: 122

Terbit Perdana: 2004

Kepemilikan: Cetakan Pertama, 2004

ISBN: 9799374731

cooltext-blurb

Crayon Shinchan adalah seorang anak TK berusia 5 tahun yang sangat nakal dan konyol. Kenakalannya melebihi anak-anak seusianya, sehingga sering membuat masalah pada orang-orang disekitarnya termasuk keluarga, guru, dan teman-temannya. Bagi para penggemar komik, Crayon Shinchan sangat pas untuk melengkapi koleksi. Jangan sampai ketinggalan untuk mengikuti kisah-kisahnya yang jenaka pada buku ini dan pada seri-seri berikutnya.

cooltext-review

Jilid ke-38 kali ini dibuka dengan satu bagian khusus berjudul Akhirnya Pertandingan Final Tiba! Bagaimana Akhir daru Pertandingan Crayon dengan Lawan Abadi, Yoyogi?! yang hanya memiliki satu cerita saja berjudul Seri Kendo, Final. Seperti judulnya, cerita yang cukup banyak memakan halaman ini mengisahkan tentang laga puncak pertandingan Crayon melawan Yoyogi. Meskipun bukan di babak final, pertandingan mereka berdua ini cukup menarik untuk diikuti. Apalagi mengetahui akhirnya yang antiklimaks malah membuat gemes sendiri.

Apa boleh buat, kita istirahat 5 menit. Setelah itu bila peserta tidak mampu melanjutkan, maka Yoyogi akan dinyatakan sebagai pemenang. (Halaman 7)

Sushi Buatan Kak Nanako Memang Enak! Makan Berapapun Pasti Habis! dengan jumlah enam cerita merupakan bagian kedua di komik ini. Jadi ceritanya, Kak Nanako dan Kak Shinobu bekerja sambilan di sebuah kedai sushi. Nanako bertugas sebagai koki dan Shinobu bekerja sebagai pelayan. Kebetulan pada suatu hari keluarga Nohara ingin mencicipi sushi disana. Tak perlu waktu lama untuk Crayon menjadi amat antusias mengunjungi sekaligus bisa berjumpa gadis cantik pujaan hatinya itu.

Habis, kalau pipis oom itu kan memegang burungnya, dan sekarang dia membuat sushi dengan tangan itu! (Halaman 17)

Bagian ketiga berjudul Ternyata Saya Berbakat Drama Juga Loh! nonton, Pertunjukan “Bingung” Shinchan!! memiliki jumlah delapan cerita. Kali ini keluarga Nohara diundan oleh Yaku, penghuni apartemen kamar 201, untuk menonton pertunjukannya di sebuah panggung megah. Semuanya berlangsung lancar hingga tiba-tiba seorang anak pemeran utama tidak bisa hadir karena sakit, padahal pertunjukan harus berlangsung beberapa jam lagi. Tak pelak hal ini membuat Crayon (yang selalu jadi sorotan) berada disana dan langsung ditujuk menggantikan sang anak tadi. Wah kira-kira bagaimana hasil pertunjukannya?

Yaku, bagus itu! Sewaktu gugupmu benar-benar max, semua potensimu jadi keluar. (Halaman 42)

Edisi Extra 1! Penemuan Aneh Profesor Kitayono! Saya Jadi Malu Deh… dengan dua cerita merupakan bagian keempat jilid kali ini. Sayangnya, saya justru menyukai cerita kedua yang tidak ada hubungannya dengan Profesor Kitayono, yaitu Pencil Crayon Bag. 5 “Ayo Belajar Menghitung” yang menggelikan. Seperti biasa, kisah Crayon di Sekolah Dasar sangat menarik untuk diikuti. Kali ini ia belajar berhitung aritmatika. Entah karena terlalu bodoh atau memang tidak pernah diajari sebelumnya, Crayon selalu menggunakan jari dan (maaf) kemaluannya untuk berhitung. Sampai-sampai gurunya jadi marah dan memaksa Crayon belajar sepulang sekolah.

Kerjakan soal ini tanpa menggunakan jari atau membayangkan apapun. Mulai Crayon Nohara! (Halaman 87)

Edisi Extra 2! Hari Ini, Besok Juga Sangat Aktif! Kisah Shinchan’s Angels merupakan judul bagian kelima yang hanya memiliki satu cerita yaitu Shinchan’s Angels – Tutuplah Benda yang Berbau. Kali ini Crayon dan ketiga malaikatnya harus menumpas tindak kejahatan yang melibatkan hilangnya ratusan anjing laut dan empat orang pemenang kontes bau (saya lupa nama persisnya), termasuk Akeo. Ternyata keempat pemenang ini akan diambil essense bau yang dimilikinya untuk kemudian disebarkan di seluruh Saitama. Wah gawat sekali!

Gas yang baunya seakan-akan bisa menghancurkan hidung. Dengan gas ini saya akan membuat Saitama menjadi bau sehingga tidak ada orang yang mau tinggal disitu. (Halaman 96)

Bagian penutup jilid ini adalah bagian berjudul Komik Tambahan Diary Himawari!! Mama Juga Jadi Sasaran Kenakalan!? Edisi Kejadian Hari Ini dengan jumlah delapan buah cerita. Satu yang saya favoritkan adalah ketika Mama mulai mengajari Hima menggambar dengan pensil warna. Alih-alih menggambar di buku gambar, Hima justru memakan pensil warna itu. Tdak enak? Tentu saja. Namun lambat laun ia bisa menggambar lingkaran di buku gambar dan di “bagian lain” sampai-sampai Mama marah besar.

Kalau dari kecil sudah mulai dibiasakan, pasti rasa seninya akan tumbuh, siapa tahu nanti bisa menjadi pelukis terkenal. (Halaman 113)

Akhirnya cerita besar mengenai olahraga kendo sudah berakhir dengan amat manis. Sebenarnya ceritanya cukup menarik. Tetapi saya kurang bisa apa ya istilahnya, nyambung dengan cerita ini. Tidak seperti part Apartemen Matazure yang saya suka banget sampai-sampai tidak bisa move on ketika harus berakhir. Tetapi mengetahui akhir cerita seri kendo ini yang sangat happy ending, membuat saya jadi adem dan memahami pesan moral yang berusaha komikus sampaikan.

Oh iya, mulai jilid ini ada yang spesial lho. Yaitu dua halaman yang berjudul Kuis Crayon Shinchan yang Lumayan Sulit yang terbagi atas Part 1 dan Part 2. Masing-masing part ada di bagian terpisah yang terdiri atas tiga pertanyaan. Pertanyaan ini berkaitan dengan cerita ataupun tokoh atau hal-hal seputar komik Crayon Shinchan jilid-jilid sebelumnya (mulai jilid 1 hingga jilid 37). Kuis ini ada dua halaman yaitu satu halaman untuk pertanyaan, dan halaman satunya untuk kunci jawaban. Saya suka sekali menebak kuis ini, karena selain membantu mengingat cerita yang telah lampau, juga sekaligus nostalgia dengan masa lalu (duh kok jadi galau).

Saya berharap dengan berakhirnya bagian kendo di jilid ini, akan muncul sebuah tema cerita bariu di keseharian Crayon. Soalnya saya sudah terlanjur bosan dengan cerita mengenai Crayon yang monoton dan terkesan tidak fokus. Dengan adanya tema yang baru seperti apartemen Matazure ataupu kendo, cerita keseharian Crayon bisa dianggap maju, tidak hanya berputar-putar di satu waktu saja. Yuk mari dicek di jilid selanjutnya~

Penilaian Akhir:


goodreads badge add plus

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

CAPTCHA Image

*