Crayon Shinchan (Jilid 35)

covershinchan35

Judul: Crayon Shinchan (Jilid 35)

Komikus: Usui Yoshito

Penerbit: PT. Indorestu Pacific

Jumlah Halaman: 122

Terbit Perdana: 2004

Kepemilikan: Cetakan Pertama, 2004

ISBN: 9799374677

cooltext-blurb

Crayon Shinchan adalah seorang anak TK berusia 5 tahun yang sangat nakal dan konyol. Kenakalannya melebihi anak-anak seusianya, sehingga sering membuat masalah pada orang-orang disekitarnya termasuk keluarga, guru, dan teman-temannya. Bagi para penggemar komik, Crayon Shinchan sangat pas untuk melengkapi koleksi. Jangan sampai ketinggalan untuk mengikuti kisah-kisahnya yang jenaka pada buku ini dan pada seri-seri berikutnya.

cooltext-review

Saya agak sedih karena kelewatan jilid ke-34. Hal ini dikarenakan mulai jilid ke-33 yang lalu, jadwal terbit komik ini tidak bisa diprediksi. Kalau sebelumnya sebulan sekali sudah terbit, mulai jilid ke-33 sudah random. Jadi maafkanlah saya yang lompat resensinya ke jilid ke-35. Yasudah pokoknya awal komik ini dibuka dengan Kamu Pasti Bisa! Latihan Kenjutsu Memang Berat Koq! yang memiliki empat cerita. Adalah seorang Kertua Perkumpulan Kendo bernama Kenta Musashi, yang terpesona dengan “kehebatan” Crayon sehingga bermaksud menjadikannya atlet kendo profesional.

Bila saya mendidik anak berbakat seperti Crayon ini, saya yakin suatu saat impian saya akan jadi kenyataan!! (Halaman 8)

Bagian kedua berjudul Lahirnya Kembali Legenda Sales Lady! Urimakuriyo Telah Kembali!! yang terdiri atas delapan cerita menceritakan seorang salesgirl yang mirip laki-laki. Mbak-mbak ini pernah muncul duluu sekali di jilid awal-awal. Kali ini ia bertekad menjual sesuatu pada keluarga Crayon, karena dimasa lalu Crayon telah membuatnya mengalami kegagalan dalam pekerjaan. Tak disangka rumah pertama yang ia jumpai adalah rumah keluarga Nohara.

Hush! Tidak sopan! Orang ini Cuma kelihatan seperti laki-laki, tapi mungkin dia perempuan. (Halaman 25)

Kelas Ski TK. Setelah Ski Juga Senang Loh! merupakan bagian ketiga yang memiliki delapan cerita. Kali ini, TK Aksi tempat Crayon bersekolah melakukan tamasya musim dingin dengan bermain ski. Sayangnya, Crayon yang tergabung dalam kelompok Ibu Matsuzaka yang bermain di tempa tinggi justru terpisah dengan menuju grup mahasiswi. Alhasil Crayon tersesat dan membuat panik seluruh rombongan TK Aksi, mulai dari Ibu Yoshinaga, Ibu Matsuzaka, Pak Kepala Sekolah, hingga teman-teman Crayon yang lain.

Terima kasih. Tapi kita tetap disini dan mari berdoa supaya anak itu pulang dengan selamat. (Halaman 80)

Bagian selanjutnya berjudul Cerita Tambahan. Apa Betul Ada Kejadian Seperti Ini! Dongeng Jaman Heisei yang terdiri atas tiga cerita spesial. Yang saya sukai adalah cerita ketiga berjudul “Papa Dimana?!” yang mengisahkan Papa yang lelah dengan kesehariannya dan berkeinginan menjadi capung. Di sisi lain, terdapat mitos bahwa apabila ada empat orang yang bersin, buang gas, sendawa, dan menguap bersamaan, satu permintaan akan terkabul. Disaat yang bersamaan, Mama bersin, Crayon buang gas, Hima bersendawa, dan Putih menguap. Dan benar sekali, akhirnya Papa menjadi capung betulan! Wah bagaimana nasib Papa yah?

Hentikan!! Sudah hidup di rumah sempit, sekarang makin sempit di kandang serangga! Tidak mau!! (Halaman 105)

Bagian penutup komik ini adalah cerita khusus berjudul Masuk SD! Walaupun Saya Baru Kelas 1 SD, Tapi Terkenal di Sekolah Loh! dengan judul cerita Pencil Crayon Bag. 4. Seperti judulnya (yang lagi-lagi favorit saya) mengisahkan keseharian Crayon di Sekolah Dasar (pura-puranya sih). Kali ini ia berhadapan dengan seorang berandalan kelas 5 SD bernama Daizo Ijime karena secara sengaja (atau tidak?) menjahili adiknya. Skibatnya sepulang sekolah Crayon “bertarung” dengan Daizo. Namun pada akhirnya, hasil akhir berbalik dan menguntungkan Crayon (selalu yee).

Yang lain tidak boleh lapor ibu guru! Yang lapor, pasti tahu akibatnya!! (Halaman 117)

Hal yang paling minus dari komik Crayon Shinchan mulai jilid yang lalu adalah ketidakjelasan waktu terbit (eh, sudah saya kemukakan ya? biarlah dobel). Bagaimana tidak, sudah jelas terlihat pada identitas buku di awal komik terbitnya adalah tahun 2004, saja. Tanpa bulan, tanpa hari apalagi tanggal. Bahkan saya bertanya pada tukang majalah langganan saya waktu itu kapan terbitnya, ia juga tidak tahu karena sudah mulai acak dan tentatif ini terbitnya komik.

Anyway, komik ini sudah mulai membawa angin segar akan lingkungan dan tokoh baru yang dialami oleh Crayon. Yak benar, dunia kendo dengan guru bernama Kenta Musashi sepertinya akan menghiasi komik ini selama beberapa jilid kedepan. Saya masih belum bisa menerka bagaimana jalan hidup Crayon di arena latihan milik Kenta. Namun dilihat dari sifat dan karakter Kenta yang sama nyentriknya dengan Crayon, tentu akan memberikan hiburan tersendiri dalam komik ini hehehe.

Satu hal yang juga selalu saya favoritkan dalam beberapa jilid terakhir komik ini adalah masa Crayon di Sekolah Dasar. Meskipun cerita ini hanya sebagai cerita selingan yang tidak jadi cerita reguler, saya justru suka melihat kehirupan Crayon yang telah lulus TK. Salah satu hal yang membuat saya bingung adalah sifat dan fisik Crayon yang tidak berubah sama sekali. Masih tetap suka wanita cantik, tetap suka mainan, dan tetap tidak bisa fokus pada pelajaran. Heran juga bagaimana dia bisa masuk SD negeri. Ah lanjut jilid selanjutnya saja aah~

Penilaian Akhir:


goodreads badge add plus