Crayon Shinchan (Jilid 32)

covershinchan32

Judul: Crayon Shinchan (Jilid 32)

Komikus: Usui Yoshito

Penerbit: PT. Indorestu Pacific

Jumlah Halaman: 122

Terbit Perdana: 2003

Kepemilikan: Cetakan Pertama, 2003

ISBN: 9799374553

cooltext-blurb

Crayon Shinchan adalah seorang anak TK berusia 5 tahun yang sangat nakal dan konyol. Kenakalannya melebihi anak-anak seusianya, sehingga sering membuat masalah pada orang-orang disekitarnya termasuk keluarga, guru, dan teman-temannya. Bagi para penggemar komik, Crayon Shinchan sangat pas untuk melengkapi koleksi. Jangan sampai ketinggalan untuk mengikuti kisah-kisahnya yang jenaka pada buku ini dan pada seri-seri berikutnya.

cooltext-review

Kali ini Crayon Shinchan sudah memasuki jilid ke-32 yang saya baca. Tidak seperti jilid-jilid sebelumnya, di awal buku sudah dibuka dengan satu halaman spesial mengenai Inilah Penghuni Apartemen Matazure. Usui-san sepertinya mengerti untuk memberikan sedikit gambaran tentang susunan penghuni di apartemen yang keluarga Nohara huni. Kemudian bersambung ke bagian Petualangan Buri-Buri Zaemon – Legenda Ikan Duyung dari Ooarai yang merupakan cerita spesial. Ada yang ingat dengan Buri-Buri Zaemon? Sebelumnya ia disebut Buri-Buri Ajaib.

Kali ini ia dan Crayon berpetualang dengan membantu seorang duyung bernama Medaka yang ingin berteman dengan putri cantik bernama Shira. Sayangnya, ayahnya bernama Raja Plankton bermaksud menikahkan Shira dengan pilihannya. Di lain pihak, menteri kerajaan bernama Menteri Black Bus ingin melakukan kudeta pada kerajaan yang dipimpin Raja Plankton. Wah kira-kira bagaimana nasib Medaka ya?

Makhluk ini rupanya pura-pura jadi manusia untuk merencanakan pembunuhan. (Halaman 11)

Rumah Keluarga Nohara Sedang Direnovasi!? Saya, Si Pekerja yang Suka Membuat Tertawa dengan komposisi delapan cerita merupakan bagian selanjutnya setelah petualangan Medaka. Kali ini Pak Onigawara harus dirawat di rumah sakit karena terlalu lelah bekerja sehingga mengalami kejang. Tak disangka, disana ia jatuh cinta dengan suster kepala bernama Hakuino Tenko sehingga ia tidak konsen mengerjakan renovasi setelah keluar dari rumah sakit. Wah, terus nasib rumah keluarga Nohara bagaimana ya?

Kalau tidak jujur pada diri sendiri, tidak akan mendirikan rumah dengan lancar. (Halaman 22)

Bagian selanjutnya adalah kumpulan cerita di musim dingin dengan judul Dengan Kehangatan Keluarga, Rasa Dingin Pun Hilang Lenyap!! berjumlah tujuh buah. Yang saya sukai adalah ketika Nana dan Masao bermain luncuran, ada dua orang anak kecil jahat yang merebut papan luncuran Masao. Merasa terdzolimi, Nana langsung menantang kedua anak tersebut adu bermain ski dengan Crayon yang kebetulan lewat. Aduh Nana pintar sekali memanfaatkan teman ya hahaha.

Crayon mau menantang kalian bermain ski. Kalau Crayon menang, kembalikan papan luncurannya ya. (Halaman 69)

Prinsip Dasar Pengintaian Adalah Kesabaran! dengan jumlah lima cerita merupakan bagian selanjutnya. Fokus tokoh yang bermain adalah penghuni kamar 205, sepasang detektif yang menyelidiki pengedar narkoba bernama Steroid Mazuo, melalui keberadaan kekasihnya, Lisa Aspirin. Setelah lama menunggu, detektif Nigariya dan Oda menemukan bahwa Lisa telah kembali ke apartemennya yang eksklusif, yang berlokasi tepat di seberang kamar 205. Sayangnya, sebuah salah paham kecil membuat kedua detektif ini bertengkar hebat.

Kau punya masa depan cerah!! Kau adalah laki-laki yang dibutuhkan bagi kepolisian Jepang!! Kalau aku bicara ini itu, itu artinya saya sedang minta tolong!! (Halaman 88)

Himawari yang Semakin Populer!! Saya Juga Tidak Boleh Lengah Ya? dengan jumlah enam cerita casual dan satu cerita spesial berjudul Sticker Hipnotis Puchi Akuma menjadi penutup komik jilid ke-32 ini. Saya menyukai cerita spesial ini dimana menghadirkan masalah yang dialami oleh Crayon yang membenci keluarganya sendiri. Sampai-sampai ada seorang(?) iblis jahat yang memberikan Crayon lima stiker ajaib yang bisa melenyapkan keluarganya. Apakah Crayon akan terus melakukan hal yang diharapkannya itu?

Kau ingin melenyapkan keluargamu kan?! Dengan Sticker Hipnotis ini, keluargamu bisa berubah menjadi makhluk lain. (Halaman 116)

Saya tetap menyukai format baru komik Crayon Shinchan yang memiliki delapan halaman berwarna di bagian awal. Seolah saya membaca komik yang tidak hanya hitam putih berharga murah meskipun hanya sekejap. Oh iya, semakin kesini saya juga menyadari bahwa Usui-san menyisipkan pesan moral untuk pembaca komik ini melalui berbagai kisah yang dituliskan. Meskipun tidak meninggalkan gaya kocak khas Usui Yoshito dan hal-hal vulgar, saya sangat mengapresiasi bahwa komik ini tidak hanya menghibur, namun juga memberikan manfaat.

Satu hal yang membuat kurang nyaman adalah (lagi-lagi) mengenai penerjemahan bahasa. Saya agak terganggu saja sih tentang adanya penggunaan aku dan saya yang tidak konsisten. Apabila digunakan untuk orang yang berbeda dan situasi yang berbeda pula, saya akan memakluminya. Namun jika yang mengucapkan orangnya sama, ditujukan orang yang sama, dalam situasi yang hanya berselang 2 panel (karena ini komik), mosok ya berbeda. Saya sih lebih suka jika konsisten saja penggunaannya. Namun demikian, saya suka sekali dengan cover menarik yang menghadirkan semua penghuni Apartemen Matazure. Apalagi Yaku Tsukuri waah. Lanjut baca berikutnya aah~

Penilaian Akhir:


goodreads badge add plus