Crayon Shinchan (Jilid 31)

covershinchan31

Judul: Crayon Shinchan (Jilid 31)

Komikus: Usui Yoshito

Penerbit: PT. Indorestu Pacific

Jumlah Halaman: 122

Terbit Perdana: Agustus 2003

Kepemilikan: Cetakan Pertama, Agustus 2003

ISBN: 9799374545

cooltext-blurb

Crayon Shinchan adalah seorang anak TK berusia 5 tahun yang sangat nakal dan konyol. Kenakalannya melebihi anak-anak seusianya, sehingga sering membuat masalah pada orang-orang disekitarnya termasuk keluarga, guru, dan teman-temannya. Bagi para penggemar komik, Crayon Shinchan sangat pas untuk melengkapi koleksi. Jangan sampai ketinggalan untuk mengikuti kisah-kisahnya yang jenaka pada buku ini dan pada seri-seri berikutnya.

cooltext-review

Komik Crayon Shinchan jilid ke-31 kali ini dibuka dengan bagian berjudul Sandiwara Kehidupan Crayon Adalah Dewa Cinta yang memiliki lima cerita pendek. Cerita kali ini mengambil tokoh sampingan dari Apartemen Matazure yaitu Omata, yang membantu Kepala Sekolah TK aksi memperbaiki kandang ayam. Tak disangka dalam perjalanan pulang, ia dan Crayon berjumpa dengan Nanako dan Shinobu. Pertemuan kali ini membuat Omata jatuh cinta dengan gadis pujaannya. Siapakah dia?

Kalau di Jepang, sebaiknya jangan terlalu terus terang, misalnya nyatakan dengan puisi. (Halaman 11)

Bagian selanjutnya lagi-lagi adalah cerita khusus dua buah dalam bagian berjudul Crayon Shinchan! Edisi Naik Kelas. Kalau Aku Murid SD… Saya pribadi lebih suka cerita pertama berjudul Pencil Crayon yang menggambarkan kehidupan Crayon sebagai murid SD. Kali ini ia dan kelompok perjalanan berangkat-pulang sekolah yang dipimpin Hatogaya harus meruntuhkan rekor 10 tahun tidak pernah terlambat. Namun demikian, cerita ini berujung manis karena Hatogaya tidak sekaku yang digambarkan dan Crayon juga tahu cara membalas budi.

Wah, Hatogaya (burung merpati), hari ini terlambat ya. (Halaman 32)

Bagian ketiga adalah sepuluh cerita pendek dalam bagian berjudul Mari Beramai-Ramai Pergi ke Pantai! Pesta Musim Panas. Jadi intinya kali ini Jepang dilanda musim panas yang hebat. Oleh karena itu, keluarga Nohara dan sebagian penghuni Apartemen Matazure pergi ke pantai. Semua itu adalah ide Koyuki Susan sampai-sampai harus meminjam mobil pada anaknya. Namun demikian, masa-masa liburan di pantai tidak semulus yang dibayangkan.

Lautan, tempat yang membuat laki-laki menjadi romantis. Lautan, tempat yang membuat laki-laki menjadi liar. (Halaman 73)

Bagian keempat adalah dua cerita spesial pada bagian Tidak Takut Pada Masalah Apapun! Tersenyumlah Impianku! Cerita pertama yang menjadi favorit saya adalah Sang Menantu dimana Crayon kali ini adalah seorang gadis yang hendak diperistri seorang anak konglomerat kaya raya bernama Uju Ing Natsuhiko. Padahal Natsuhiko telah dijodohkan. Meski demikian, sambil menunggu hari pernikahan, Crayon menginap di rumah keluarga Uju Ing sementara Natsuhiko harus pergi kelar kota. Wah kira-kira bagaimana nasib Crayon selanjutnya ya?

Semuanya. Alis yang seperti rumput laut, mata yang seperti permen, mulutnya yang mungil, wajahnya yang sedikit mirip kue. (Halaman 94)

Yaku Tsukuri Bertekad Menjadi Bintang Film! Bisakah Lolos Audisi? Bersemangatlah! adalah judul bagian terakhir dengan komposisi lima cerita. Seperti judulnya, semua cerita disini mengisahkan perjuangan Yaku, penghuni Apartemen Matazure kamar 201, mengikuti audisi sebagai bintang film. Bahkan saking bulatnya tekad (atau saking putus asanya), ia meminta Crayon membantunya berlatih. Hanya dengan upah sebatang coklat, akhirnya Crayon bersedia mengajari Yaku agar menjadi pribadi yang percaya diri tanpa menggunakan make up. Wah lantas bagaimana hasil akhirnya ya?

Sejak itu, aku tahu kalau aku menjadi oran lain, aku pasti bisa. Maka aku bertekad menjadi bintang film. (Halaman 105)

Secara umum jilid ini masih didominasi oleh kehidupan dalam lingkup Apartemen Matazure. Yah meskipun ada juga sih cerita di TK, di rumah yang direnovasi, dan cerita spesial, namun saya lebih penasaran dan terhibur pada cerita kehidupan Apartemen Matazure. Oh iya, pada jilid ini juga muncul lagi ibu muda yang ingin berguru pada Misae, Atsuko, yang selalu bilang “jadi” diawal ucapannya. Bahkan Atsumi sang anak pun ikut-ikutan.

Tabir kehidupan para penghuni apartemen Matazure juga mulai terungkap sedikit demi sedikit secara bergiliran. Setelah jilid sebelumnya mengungkap latar belakang Yonro, kali ini ada Koyuki Susan dan Yaku Tsukuri yang mendapat porsi lebih banyak untuk menyelami latar belakang kehidupannya. Saya pribadi terhibur soalnya kehidupan mereka ternyata tidak sekaku dan sebiasa yang saya bayangkan alias unik banget. Lanjut baca jilid berikutnya aah..

Penilaian Akhir:


goodreads badge add plus