Yakitate!! Ja-Pan (Jilid 25)

coveryakitate25

Judul: Yakitate!! Ja-Pan (Jilid 25)

Komikus: Hashiguchi Takashi

Penerjemah: Ervin Kurniawati

Penerbit: Elex Media Komputindo

Jumlah Halaman: 188

Terbit Perdana: 2011

Kepemilikan: Cetakan Pertama, 2011

ISBN: 9786020017105

cooltext-blurb

Demi mendapatkan tepung kuno Daruma, Azuma dan Kawachi harus bertanding… Selain itu, simak cerita tambahan komik pendek ‘Super H!! Tsukino Azusagawa!’ di sini! Jangan lewatkan komik kocak peraih Penghargaan Komik Shogakukan tahun 2004 ini!

cooltext-review

Seperti yang sudah saya singgung sebelumnya, jilid ini melanjutkan pertandingan antara Azuma yang berniat memperbaiki hubungannya dengan Kakek Umajirou melawan Kawachi yang telah menjadi ahli juru roti berkat latihan Meister. Pada hari yang ditentukan, Kawachi mendatangi Kakek Umajirou di Prefektur Nara. Ia tidak sendiri, melainkan turut membawa Azuma, Shigeru, Tsukino, dan Manajer Matsushiro. Melihat Azuma, amarah Kakek Umajirou tak terbendung lagi.

Japan bukan roti yang tidak-tidak!! Itu wujud cita-cita yang dibuat dengan sepenuh jiwa!! (Halaman 12)

Persiapan Azuma membuat roti untuk sang kakek sungguh istimewa. Ia memersiapkan adonan selama beberapa hari sebelumnya. Adonan yang berbau menyengat ini membuat Kakek Umajirou menuduh Azuma hendak meracuninya. Kemudian pada hari selanjutnya, Yuichi Kirisaki yang telah sembuh mengadakan konferensi pers bahwa ia akan memperjualbelikan maou, si roti iblis. Tak tinggal diam, Azuma menantang Yuichi membuat roti.

Kalau kau merasa rotiku lebih enak dari rotimu, aku menang. Kalau sebaliknya, aku kalah. (Halaman 88)

Pertarungan terakhir antara Azuma melawan Yuichi dilakukan di Hutan Aokigahara di kaki Gunung Fuji. Pertarungan ini berbeda dengan duel “Yakitate!! 25” yang penuh sorotan kamera dan banyak penonton, kali ini Kirisaki ingin bertanding tanpa adanya gangguan media massa. Merasa bahwa pertarungan ini akan sangat berbahaya, Azuma sedikit membohongi teman-temannya dan berangkat ke lokasi pertandingan seorang diri. Sayangnya, ditengah perjalanan muncul Yukino dan anak buahnya yang bermaksud membunuh Azuma.

Kalau Paman tidak kembali seperti semula, Jepang… Ah, tidak. Seluruh bumi ini pasti jadi milik mereka. (Halaman 137)

Perjalanan Azuma dengan Japan semakin menegangkan. Saat ini Yuichi yang dikenalnya bukan lagi Yuichi yang dulu, melainkan monster roti yang jahat. Agak aneh sih melihat roti bisa menguasai manusia. Padahal roti kan lebut dan lunak tak berdaya *apasih. Kemudian ditambah jurus yang dikeluarkan si monster roti (ini komik apa sih jadinya? Entahlah) sungguh bikin ngilu.

Disisi lain, penampilan Yukino yang berbeda seratus delapan puluh derajat membuat saya mesem-mesem sendiri. Bagaimana tidak, sosok wanita cantik tinggi semampai berubah menjadi benda yang menggelikan. Tetapi tetap saja sifat jahatnya enggak hilang sama sekali. Saat-saat terakhir pertarungan kali ini sepertinya sungguh mendebarkan karena Kirisaki yang menjadi monster tidak akan mengalah begitu saja kepada Azuma.

Penilaian Akhir:

★★

goodreads badge add plus

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

CAPTCHA Image

*