Tsubasa. Reservoir Chronicle (Jilid 1)

covertsubasa1

Judul: Tsubasa. Reservoir Chronicle (Jilid 1)

Sub Judul: Kan Kulindungi Kau yang Terkasih

Komikus: CLAMP

Penerjemah: Desiree Marietta

Penerbit: Elex Media Komputindo

Jumlah Halaman: 187 halaman

Terbit Perdana: 2007

Kepemilikan: Cetakan Pertama, 2007

ISBN: 9789792710380

cooltext1660180343

Aku telah membaca ingatanmu. ‘Sayap’ Tuan Putri telah terpencar. Sayap itu adalah jiwa Tuan Putri. Semua kenangan dalam dirinya. Sejak lahir sampai sekarang telah lenyap. Kau harus pergi lintas dimensi demi mencarinya. Perjalanan untuk mengumpulkan kepingan kenangan. Yang tak diketahui keberadaan maupun jumlahnya.

cooltext1660176395

Seorang komikus yang memiliki banyak karya dengan tokoh masing-masing tentu memiliki penggemar tersendiri. Setiap karya yang dihasilkan memiliki hal khusus yang tidak dimiliki karya yang lain, meskipun berasal dari komikus yang sama. Sehingga tidak banyak spin-off dari seri yang sudah ada yang dimunculkan komikus dalam seri tersendiri. Setahu saya hanya muncul sekilas-sekilas saja.

CLAMP dengan karya gemilang Card Captor Sakura ternyata memiliki pemikiran lain. Penggemar CCS (bukan GGS lho ya) tentu menyukai setiap tokohnya sekaligus sedih dengan berakhirnya seri tersebut. Oleh karena itu, CLAMP mengobati kerinduan penggemar CCS dengan menyuguhkan karya terbarunya, Tsubasa RESERVoir CHRoNiCLE (ini saya menyadur tulisan judul asli di komiknya lho, bukan karena saya 4L4Y, camkan!).

Mengambil setting di sebuah daerah bernama Negeri Clow, hiduplah seorang pemuda yang berprofesi sebagai arkeolog bernama Syaoran. Pada bab pertama berjudul “Kan Kulindungi Kau yang Terkasih”, diceritakan Syaoran baru tiba di rumah setelah penggalian situs. Tiba-tiba, muncul Sakura, sang putri kerajaan Clow sekaligus adik dari Raja Toya, di depan pintu. Tentu saja lah ya bisa ditebak: mereka berdua ini dimabuk asmara tapi gengsi mengungkapkan.

Aku juga begitu, kok. Aku juga sering memikirkan… “Sakura sedang apa, ya”… (hal. 21)

Sayangnya, kebahagiaan mereka tak berlangsung lama. Suatu ketika, Sakura yang menyusul Syaoran ke lokasi situs, justru kehilangan jiwanya dalam bentuk serpihan sayap yang menyebar ke seluruh dimensi dunia ini. Yukito sebagai ahli sihir, mengirim Syaoran dan Sakura yang pingsan kepada seorang penyihir dimensi, Yuko, agar bisa menolong Sakura. Cerita ini tersaji pada bab kedua berjudul “Harga Pertukaran Sepotong Ingatan”.

Kalau sendiri-sendiri, keinginan itu tak mungkin diwujudkan. (hal. 97)

Pada dimensi yang lain, Kurogane dikirim ke tempat yang sama oleh Putri Tomoyo karena melakukan onar di Negeri Jepang. Sedangkan Fai D. Fluorite yang memiliki sihir, mengirim dirinya sendiri agar bisa enyah dari Negeri Ceres. Ketiga orang dengan tujuan masing-masing bertemu di satu tempat pada bab ketiga “Nasib Bulu Sayap yang Sudah Digariskan”.

Aku ingin pulang ke duniaku sendiri. Cuma itu tujuanku. Niat membantu atau menolong kalian sama sekali tidak ada. (hal. 129)

Pada bab keempat berjudul “Kekuatan Bertarung”, Mokona Modoki yang membantu mereka bertiga berpindah dimensi, telah tiba di Negeri Republik Hanshin. Karena tidak punya tempat tinggal, mereka menumpang di kos-kosan milik pasangan Sorata Arisugawa dan Arashi. Ternyata di negeri tersebut ada sebuah kemampuan yang dimiliki setiap penduduknya. Kemampuan itu disebut “kudan” yang sepertinya semacam sihir gitu deh.

Itu tergantung pemiliknya. Kudan itu mau dipakai untuk tujuan apa terserah saja. (hal. 152)

Meskipun sebuah sayap jiwa (ingatan) Sakura telah ditemukan, ternyata Mokona masih merasakan ada serpihan sayap yang lain. Ia juga tidak mau meninggalkan sebuah negeri jika sayap Sakura belum ditemukan. Sehingga pada bab kelima (yang nanggung dan ternyata bersambung) berjudul “Saat Bangkitnya Kekuatan” menggambarkan awal petualangan mereka di negeri tersebut.

Untuk menyeberang dimensi satu kali saja, dengan mengerahkan seluruh kemampuan sihirku pun sangat sulit. (hal. 171)

Saya rasa, keputusan CLAMP membuat seri TRC dengan mengadopsi tokoh di CCS adalah hal yang sangat bagus. Pasalnya, saya sangat bisa menikmati cerita yang disuguhkan alih-alih membanding-bandingkan dengan versi CCS. Di TRC ini, cerita yang diangkat memang berbeda jauh dan cenderung lebih kompleks dibanding CCS.

Masalah tokoh yang sama tapi beda latar belakang, justru membuat saya seperti terkesima dibandingkan dengan versi CCS. Karena hal inilah saya jadi bisa menikmati ceritanya dengan lebih saksama. Apalagi ditunjang dengan artwork yang sangat memukau khas CLAMP.

Kekurangannya sejauh ini masih belum kelihatan sih. Meskipun agak lebay dalam penggambaran (seperti gaun Sakura yang kayaknya terbuat dari bermeter-meter kain), justru membuat menarik untuk dilihat. Kemudian tokoh yang cukup banyak di jilid perdana, tidak lantas membuat ada yang numpang lewat. Tapi memang ada fungsinya dalam cerita. Well, kesimpulannya saya suka banget!

Penilaian Akhir:

★★★★★

goodreads-badge-add-plus