Silver Amulet (Jilid 1)

coversilver1

Judul: Silver Amulet (Jilid 1)

Judul Asli: Gin no Amulet

Komikus: Kazama Hiroko

Penerjemah: Adi Humardani

Penerbit: Elex Media Komputindo

Jumlah Halaman: 189 halaman

Terbit Perdana: 2003

Kepemilikan: Cetakan Pertama, 2003

ISBN: 9789792041064

cooltext1660180343

Sepulang dari ekspedisi di Gurun Takla Makan, ayah membawa satu benda aneh. Saat kuperhatikan, sesuatu di dalamnya bergerak. Tidak berapa lama, Ayah ditemukan tewas mengenaskan dengan penyebab yang masih tidak diketahui. Lalu, tiba-tiba sosokku berubah menjadi seekor singa. Apa yang terjadi? Rahasia apa yang terdapat dalam Amulet penemuan ayah…?

cooltext1660176395

Manusia adalah makhluk terbaik diantara makhluk hidup lain di muka Bumi ini. Mulai dari akal budi hingga nafsu emosi dimiliki manusia. Lantas, bagaimana jadinya jika manusia bisa berubah bentuk menjadi “sesuatu” yang lain? Simak dulu di komik Silver Amulet karya Kazama Hiroko ini.

Bab pertama berjudul Changing menggambarkan awal mula kisah ini. Seorang arkeolog bernama Mizuki Suzuki bersama asistennya, Kijima, sedang berada di Gurun Takla Makan. Di tengah pekerjaan, keduanya menemukan sebuah benda misterius. Karena penasaran, benda itupun dibawa pulang. Esok harinya, putri Mizuki bernama Yumi Suzuki terkejut melihat ayahnya tertidur di ruang kerja karena kelelahan.

Kalau ibu masih hidup, pasti bilang seperti ini ‘seberapa pun sukanya bukan berarti kerja terus sampai merusak badan, kan’. (hal. 10)

Tak disangka, keingintahuan Yumi terhadap benda misterius itu akan mengubah hidupnya. Merasa tak ada hal aneh, ia berangkat sekolah dengan Kenichi Domoto, yang kebetulan menjadi calon guru di sekolah sekaligus gebetan Yumi. Namun di bab kedua berjudul Destiny, terjadi suatu tragedi mengerikan yang melibatkan orang-orang sekitar Yumi.

Aku tidak tahu! Aku belum pernah lihat makhluk seperti itu! Aku hanya bisa bilang, itu monster! (hal. 77)

Di tengah misteri dan tragedi yang menimpa, Yumi dikejutkan dengan seorang ibu hamil yang (secara kebetulan) hampir jatuh di depan rumahnya. Pada bab ketiga berjudul Decision ini, Yumi merasa harus menolong sang ibu hamil itu. Dan kebetulan lagi, ibu itu akan melahirkan. Setelah sukses melahirkan bayi, tiba-tiba ibu itu lenyap dengan meninggalkan secarik surat untuk Yumi.

Maaf, aku memutuskan sendiri. Tolong titip bayiku. Dua-tiga hari nanti pasti dijemput. (hal. 109)

Yumi yang kini memiliki kemampuan (atau kutukan) bisa berubah bentuk menjadi “makhluk lain” semakin terpukul mengetahui Ken juga ikut menghilang. Sehingga pada bab terakhir di komik ini berjudul Friends, diceritakan perjalanan Yumi mencari Ken. Di bagian ini pula Yumi menemukan seorang gadis (atau seekor hewan?) yang menjadi kawan barunya. Lantas, bagaimana kelanjutan ceritanya? Dapatkah Yumi menemukan Ken? Apa sesungguhnya makhluk di dalam diri Yumi?

Setelah jadi separuh manusia, aku memahami kejelekan sifat manusia. Berbuat kejam bagi kepentingan pribadi. (hal. 188)

Awalnya saya agak-agak serem gimana gitu waktu liat gambar covernya. Siapa (atau apa?) itu masih belum jelas sih. Tapi entah kenapa sedikit creepy aja. Dari blurb yang tertera sih, kirain ini cerita horror biasa aja. Eh ternyata melipir-melipir fantasy juga. Nilai plus deh.

Dari segi artwork, hmm agak kurang pas sih. Soalnya desain gambar tokoh-tokohnya yang belo dan berbulu mata lentik sedikit aneh aja jika dipadukan horror fantasy. Oh iya, beberapa tokoh yang seharusnya penting malah tiba-tiba mati itu sungguh menyebalkan bagi saya. Tapi kalau dari segi cerita bagus kok.

Tokoh favorit saya justru Chai, sang tokoh baru di bab terakhir yang mendampingi Yumi. Awalnya meski agak jengah dengan gambar tokoh yang terlalu lembut, tokoh Chai membuat saya luluh. Meskipun masih sedikit, tapi saya yakin akan menyukai karakternya di jilid berikutnya. Tapi sayangnya, saya cuman punya edisi perdana doang ini. Jadi yaa wes nggak ada yang jual lagi kayaknya.

Penilaian Akhir:

★★★★

goodreads-badge-add-plus