Talk About Hapé

coverbmtalk

Judul: Talk About Hapé

Seri: Kartun Benny & Mice

Komikus: Benny Rachmadi & Muhammad Misrad

Penerbit: Nalar

Jumlah Halaman: vi + 106 halaman

Terbit Perdana: Maret 2008

Kepemilikan: Cetakan Kedua, Mei 2008

ISBN: 9789792690132

cooltext1660180343

Bener-bener humor yang jujur dan asli cerminan rakyat banget, realistis dan mengena, tanpa harus dibagus-baguskan dan ditambah-tambahi. Mudah-mudahan mas Benny dan mas Mice yang asli tetep konsisten dengan karya mereka yang menurut gw ga ada matinya ini. – kepakkepik.multiply.com

Alasan kenapa bintang 4 : karena gw paling suka kartun Benny & Mice diantara kartun lainnya yang hadir di Koran Kompas Minggu. Alasan kenapa bintangnya bukan 5 : karena halamannya kurang banyak. I want more!!!!!!! – blogindonesia.com/…/english/tsite/hprlnks_gintsya_dot_multiply_dot_com_slsh_reviews_slsh_item_slsh_100

Kalau saya diminta untuk mengajukan satu film animasi yang ‘tersinting’, saya akan mengajukan nama South Park. Bagaimana tidak, kartun ini berani mengkritik bangsanya sendiri dengan cara-cara yang ekstrem. Saya pikir, Benny and Mice merupakan kartun yang dapat mewakilkan ‘southpark’-nya Indonesia, selain kritik disampaikan dengan cara yang pas dengan kultur Indonesia, juga dapat mengibur.. Maju terus Benny dan Mice!!! – id.wordpress.com/tag/benny-dan-mice/feed/

“KOCAK DAN NORAAAAKKKK ABIISSSSS!!!”, itulah kalimat yang keluar dari mulut adik saya setelah membaca buku kumpulan kartun Benny & Mice karangan Benny Rahmadi dan Muhammad Misrad. Akhirnya setelah sekian lama menanti buku ini terbeli juga, setelah sebelumnya membaca buku Lagak Jakarta. Suatu cerita tentang realita Jakarta tetapi dilihat dari sudut yang berbeda, atau lebih tepat dari sudut pandang secara humor. – cdavidar.blogspot.com/2008/01/kartun-benny-mice.html

Benny & Mice kept finding their own unique (and hilarious!) way in adapting and blending in with the crowds, without conveying urbanity as *The Evil Being* but more of as a compliment to their gullibility. The strip is weekly published on Kompas every Sunday. – journal.marisaduma.net/2008/01/29/comic-strips-for-the-rest-of-us/

cooltext1660176395

Kartun Benny & Mice hadir lagi! Kali ini bukan dengan kumpulan kartun mereka yang dimuat di Kompas setiap hari Minggu. Dalam kartun ini mereka mengupas perilaku kita dengan handphone. Mereka juga mengkritik provider nomor telepon, penjual handphone dan pulsa, dan pelaku-pelaku lainnya. Tentu saja dengan gaya lucu, pedas, dan segar.

Pada buku ini, Benny dan Mice mengangkat fenomena penggunaan handphone alias HP alias hapé yang malanda masyarakat Indonesia. Tak dapat dipungkiri mulai dari tukang becak, pegawai kantoran, hingga presiden pun memiliki dan sanggup menggunakan hapé. Tak jarang sebagian orang memiliki hapé bukan karena kebutuhan, melainkan karena gaya-gayaan saja.

Cara orang membawa HP 3: Digantung, hidup ini sudah penuh dengan berbagai masalah dan beban, teman… Kenapa mesti ditambah lagi beban berupa HP yang gelantungan di leher? (hal. 74)

Selain itu, hapé identik dengan fasilitas sejuta umat yang disebut Short Messaging Service (SMS) yang memungkinkan setiap orang berkirim pesan singkat kepada orang lain menggunakan hapé. Selain tujuan umum tersebut, tentu ada sebagan orang yang melakukan iseng dengan mengirim SMS palsu kepada Mice seperti yang diceritakan di buku ini. SMS tersebut berisi sebagai berikut:

Nama saya Ayu, umur saya 6 tahun. Kemaren saya meninggal dunia karena tertabrak truk gandeng ketika saya menyeberang jalan… kepala saya remuk, sehingga darah berceceran di jalanan… saat ini arwah saya tidak tenang… dan gentayangan… Kirimkan SMS ini ke 20 temanmu..saat ini juga… Jika tidak, saya akan menghampirimu malam ini… (hal. 55)

Apesnya Mice, pulsanya habis. Dan ia terlalu takut mengabaikan SMS itu. Kemudian ia langsung ke counter pulsa dekat rumah untuk membeli pulsa demi menghilangkan ketakutan. Apakah berhasil? Tentu tidak dikarenakan counter pulsa tersebut sudah tutup.

Perlukah nomor cantik? Ketika mau menelpon Anda yang dicari di Phone Book adalah nama Anda, bukan nomor cantik Anda. (hal. 29)

Sebagian orang memang sengaja membeli nomor yang mudah diingat agar orang lain yang ingin menghubunginya tidak kesulitan. Tak jarang nomor yang biasa disebut nomor cantik ini harganya mahal. Padahal sesungguhnya, hapé berbeda dengan telepon umum atau telepon rumah yang calon penelepon harus mengingat nomor, hapé memilki fasilitas phone book yang menampilkan nama sehingga lebih mudah dicari. Artinya, penggunaan nomor cantik bisa dikatakan hampir sia-sia.

Saya mengenal Benny & Mice sebagai komikus sekitar 8 tahun yang lalu ketika menerbitkan buku. Maklum saya tidak pernah berlangganan koran harian Kompas karena harganya mahal. Padahal di koran tersebut menayangkan kartun Benny & Mice setiap minggu. Serasa ketinggalan hehehe. Karena komikus ini berasal dari Indonesia, goresan komik yang mereka hasilkan juga tidak jauh-jauh dari kebudayaan dan kebiasaan Indonesia. Salah satunya adalah penggunaan hapé.

Tidak sampai 1 jam saya membaca komik ini sampai habis, sumpah rasanya makjleb. Ya iyalah, soalnya kedua kartunis ini sukses menyindir sebagian besar masyarakat khususnya Indonesia yang memiliki hapé sebagai alat komunikasi. Mulai dari saat krisis beli pulsa, saling telepon dengan si yayang, bahkan pemilihan nomor cantik aja juga dijadikan bahan sindiran. Tak lupa promo dari provider telepon seluler turut menjadi bahan di buku ini. Menggelitik namun tetap cerdas.

Kekurangan komik ini saya rasa hanya pada jumlah halaman yang (menurut saya) amat sangat kurang sekali. Karena saya pengennya sampe 1000 halaman penuh. Maklum komik (apalagi komik humor) selalu tak pernah ada bosannya untuk saya baca, rasanya jadi ketagihan. Well, saya rasa saya hanya bisa menanti karya kartunis kocak ini saja daripada ngoceh-ngoceh lewat hapé hehehe.

Penilaian Akhir:

★★★★★

goodreads-badge-add-plus

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

CAPTCHA Image

*