Kyuma! (Jilid 1)

coverkyuma1

Judul: Kyuma! (Jilid 1)

Komikus: Maeda Shunshin

Penerjemah: Agung Nugroho A.P

Penerbit: Elex Media Komputindo

Jumlah Halaman: 186 halaman

Terbit Perdana: 2007

Kepemilikan: Cetakan Pertama, 2007

ISBN: 9789792703948

cooltext1660180343

Kyuma! Bocah ninja yang diundang suatu klub baseball untuk memperkuat timnya. Wah, bagaimana jadinya klub itu karena Kyuma sama sekali nggak tahu menahu soal baseball. Bisa-bisa klub tersebut jadi kacauuuu!!

cooltext1660176395

Apa jadinya jika seorang ninja bermain baseball? Unik? Atau justru aneh? Sepertinya pertanyaan itu berusaha dijawab oleh Maeda Shunshin melalui karyanya ini. Ninja – yang seperti kita ketahui – seorang prajurit asal Negeri Sakura yang terkenal gesit dan lincah, dipadukan dengan olahraga baseball yang menuntut kecepatan dan ketepatan. Secara materi sih, sebenarnya cocok-cocok saja ya.

Hattori Kyuma adalah seorang ninja usia bocah (entah berapa tahun, enggak disebutin) hidup di gunung bersama anjing peliharaannya, Inui. Sebenarnya Kyuma tinggal bersama kawan-kawan seperguruannya. Namun semuanya telah “bertugas” dan meninggalkan gunung tersebut. Sampai akhirnya hanya Kyuma dan Inui yang tersisa. Kyuma selalu berharap kelak ada seorang tuan yang bersedia mempekerjakannya.

Di kota dekat gunung tersebut, ada sebuah klub baseball yang bernama Hoshinotsuki. Karena berkali-kali kalah disebabkan hanya satu orang dalam tim yang bisa memukul bola (gilee miris bener), tim lawan mengusulkan bahwa siapapun yang menang pada pertandingan selanjutnya, berhak menggunakan lapangan (ground) sesuka hati. Padahal ground itu biasa digunakan tim Hoshinotsuki untuk berlatih.

Yoko, salah satu anggota tim yang bisa meramal (ada gitu orang begini main baseball hihi) berkata bahwa orang yang hidup di gunung lah yang bisa membawa tim mereka memenangkan pertandingan. Oleh sebab itu, sang kapten, Kaoru, mengendap-ngendap ke gunung demi menemukan sang penyelamat timnya tersebut. Siapakah dia? Tentu saja Kyuma lah ya, siapa lagi coba *plakk

Tenaga yang sangat kuat! Tangkapan yang sangat akurat! Dan, batting yang sangat tajam! Mengagumkan! Kau Si Jenius yang dilahirkan untuk bermain baseball! (hal. 22)

Kyuma yang menganggap Kaoru sebagai “Tuan” akhirnya bersedia menjalankan perintah Kaoru untuk bermain bersama di tim Hoshinotsuki. Meski awalnya sulit (karena Kyuma tidak tahu apapun tentang baseball), namun akhirnya tim Hoshinotsuki bisa memenangkan pertandingan dan tidak kehilangan ground.

Inui telah mengajari saya. Meskipun terkena bola dan terluka… dia tetap bertahan dan melindungi bangku cadangan itu! Karena itulah, saya juga! Dan anda sekalian juga… Bila kita melakukan apa yang bisa kita lakukan sekarang, maka kemenangan itu pasti akan datang dengan sendirinya!! Kita tidak boleh menyerah sampai akhir!! (hal. 41)

Kepolosan (atau ketidaktahuan) Kyuma tentang hal modern juga sempat disinggung ketika akan menghadapi pertandingan persahabatan. Pertandingan ini dilakukan di ground lawan. Jadi mereka berangkat ke daerah lain (kayaknya sih komplek sebelah gitu ya). Bahkan Kyuma sempat shock ketika baru sampai disana.

Di sekeliling ground ini ada banyak sekali bangunan-bangunan batu yang kelihatannya kuat. Ini berarti musuh yang akan kita hadapi kali ini sangat terbiasa dalam pertempuran! (hal. 82)

Lantas, bagaimana kelanjutan pertandingan ini? Apakah tim Hoshinotsuki bisa mengalahkan mereka? Ada lagi cerita ketika tim Hoshinotsuki bermaksud mencari seorang pelatih baseball. Karena dipikir-pikir, tanpa pelatih, permainan mereka tidak berkembang. Sempat terjadi salah paham antara Kyuma dan Kaoru terkait sang “calon” pelatih ini.

Tuan! Hamba mohon, mengertilah!! Orang itu, bagaimanapun juga dia bukanlah orang jahat!! (hal. 153)

Ide ceritanya sih unik ya. Ninja yang biasanya melempar-lempar shuriken dan sembunyi-sembunyi justru bermain baseball. Jadi sebuah bumbu sendiri sih. Apalagi Kyuma yang polos juga menjadikannya lucu sekaligus cupu. Dan oh iya, Inui gemesin banget. Apalagi setia banget di sisi Kyuma.

Sayangnya, saya merasa agak nanggung ketika membaca komik ini. Mungkin karena masih jilid pertama ya, jadi semua serba biasa. Trik baseball-nya biasa. Trik ninjanya juga minim. Dan lagi, Kyuma yang tinggal di gunung kok bisa bikin nasi ya? Kalaupun beli di pasar di kaki gunung, seharusnya dia tidak secupu itu dong lihat rumah. Kalau menanam padi sendiri, kok ya hebat bener sebagai seorang bocah. Jadi saya ngerasanya Kyuma seperti anak baru kenal yang ikut baseball alih-alih sebagai seorang ninja. Mungkin di jilid-jilid berikutnya lebih dijabarkan lagi.

Penilaian Akhir:

★★★

goodreads-badge-add-plus

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

CAPTCHA Image

*