Western Shotgun (Jilid 1)

coverwestern1

Judul: Western Shotgun (Jilid 1)

Komikus: Park Min-Seo

Penerjemah: Blue Moon

Penerbit: Elex Media Komputindo

Jumlah Halaman: 168 halaman

Terbit Perdana: 2004

Kepemilikan: Cetakan Pertama, 2004

ISBN: 9789792052930

cooltext1660180343

Sting, yang memilih menjadi bounty hunter setelah bertemu dengan Black, menetapkan Gold Romany sebagai target utamanya. Namun, uang hadiah 70 juta drobe atas mereka jelas menunjukkan mereka bukan orang sembarangan…

cooltext1660176395

Sebuah tema kekerasan dengan menggunakan pistol dan adegan tembak-tembakan sepertinya cukup banyak dalam dunia perkomikan. Selain target pasarnya emang anak lelaki (yang entah kenapa adegan seperti itu terlihat keren banget), tema seperti itu bisa sedikit memberikan pesan moral bahwa kekerasan terkadang tak bisa menyelesaikan masalah.

Begitu pula dengan komik berjudul Western Shotgun hasil karya Park Min-Seo. Sepertinya sih, komik ini khas korea yang biasa disebut manhwa ya *cmiiw. Meskipun Min-Seo orang Korea, dari sketsa gambar mirip-mirip dengan manga. Maklum gaya gambar manga memang masih juara dalam dunia perkomikan dunia (menurut saya).

Cerita dibuka pada sebuah daerah Barat (yang entah dimana), ada seorang bandit bernama Dark Scorpion beserta anak buahnya sedang baku tembak dengan Black, sang hunter. Ditengah pertarungan, muncul seorang anak yang bertindak bodoh sehingga ditangkap oleh Dark sebagai sandera.

Jika kau tidak membuang senjatamu, anak ini akan kesakitan!! (hal. 10)

Meskipun agak ceroboh, anak bernama Sting ini malah berhasil mengalahkan Dark Scorpion. Namun bukannya membagi hasil imbalan, Black justru meninggalkan Sting sendirian. Merasa merana dan tak ada uang sama sekali, akhirnya Sting memutuskan menjadi hunter untuk menyambung hidup. Ia ingin menangkap Gold Romany yang berharga 70 juta drobe.

Pada sebuah toko, ia bertemu dengan Romie. Sang gadis cantik itu hendak membeli (ehm, lebih tepatnya ngutang) bahan makanan. Tak disangka, malah terjadi perampokan dengan Romie sebagai korban. Yang dirampok adalah bahan belanjaan Romie (gile gak penting banget). Sting yang masih ada disekitar toko itu berhasil mengalahkan perampok dan berbaik hati mengawal Romie hingga ke rumah.

Apa pekerjaan Tuan Sting? Saat ini, jarang sekali, lho ada orang yang berpetualang sendirian. (hal. 43)

Ternyata Romie tinggal dengan tiga orang wanita yang lain (sepertinya sih saudarinya). Setelah berbincang singkat dan diberi makan, Sting pun pulang ke err, hotel (iya, cuman bisa bayar semalem doang hahaha). Secara kebetulan, hari itu adalah saatnya pasukan petugas keamanan menangkap Gold Romany yang berusaha mencuri batangan emas.

Dasar tikus! Tempat sekecil ini saja masih bisa menghindar!! (hal. 77)

Emang Sting ini bego atau pura-pura bego, ia malah numpang di mobil yang dicuri Gold Romany dan tidak sadar bahwa supir di hadapannya itu adalah anggota Gold Romany. Lantas, apakah ia sukses menggagalkan rencana Gold Romany? Apakah Sting bisa mendapat 70 juta drobe? Bagaimana dengan Romie dan saudarinya? Silakan baca sendiri deh.

Komik edisi nomor 1 memang masih tidak jelas asal-usul dan jalan ceritanya mau dibawa kemana hubungan kita. Siapakah Sting sebenarnya, mengapa ia bisa memiliki kemampuan hebat, dan berbagai hal lain belum dijelaskan di jilid ini. Mungkin di jilid selanjutnya akan dipaparkan lebih lanjut.

Oh iya, mengenai setting tempat, memang tidak jelas ya daerah Barat itu maksudnya yang dimana. Namun setting waktu membuat saya bingung juga. Soalnya dari pakaian para tokohnya pada belibet semua. Mungkinkah mengambil waktu abad pertengahan? Eh tapi ada pistol dan nitro (iya buat bikin cepet mobil itu tuh) juga. Entahlah, saya juga jadi penasaran.

So far so good sih, bisa menghibur dan emang keren. Terutama adegan pertarungan dan action yang tersebar dimana-mana. Humornya juga pas, enggak berlebihan dan kekurangan. Sensasi tersendiri aja sih baca komik yang tokoh harusnya sangar gahar dan beringas malah bisa guyon hehehe.

Penilaian Akhir:

★★★

goodreads-badge-add-plus