Monika dan Kawan-Kawan (Jilid 86)

covermonika86

Judul: Monika dan Kawan-Kawan (Jilid 86)

Judul Asli: Monica and Friends

Komikus: Mauricio de Sousa

Penerjemah: Sumiati & Suryani das Neves Syamsu

Penerbit: m&c!

Jumlah Halaman: 160 halaman

ISBN: 9789792305838

cooltext1660176395

Petualangan Monika dan kawan-kawan beranjut lagi. Sepertinya Mauricio tidak kehabisan ide segar dalam menuangkan kisah khas anak-anak (dan remaja) dalam bentuk komik yang menghibur hati dan pelipur lara. Sebenarnya tokoh utama dalam komik ini hanyalah Monika, Jimmy Lima, Dekil, dan Meggi. Namun pada beberapa bagian dimunculkan tokoh selingan lain agar pembaca tidak bosan.

Kisah yang mengesankan salah satunya berjudul “Hati yang Hancur”. Jadi ceritanya Megi mendapatkan sebuah boneka (sepertinya terbuat dari keramik) yang sangat rapuh dan bermaksud menunjukkannya kepada Monika. Tetapi apa yang terjadi? Sepertinya kekuatan Monika terlalu besar sehingga boneka itu hancur berkeping-keping. Akibatnya, Meggi membenci Monika. Tak tahan dengan rasa bersalahnya, Monika menemui Franklin, sang jenius cilik untuk membantunya mengembalikan boneka Meggi.

Apa artinya sebuah boneka yang retak hanya karena dilihat, dibanding dengan persahabatan yang nggak akan retak karena apapun? (hal. 28)

Ada lagi kisah berjudul “Rencana Kejutan” yang sangat menarik. Jadi ceritanya, Meggi sedang berjalan melenggak-lenggok santai sambil makan es krim. Nah sayup-sayup ia mendengar Jimmy Lima dan Dekil sedang berdiskusi mengenai sebuah rencana yang akan mengejutkan. Meggi yang mencuri dengar tentu beranggapan rencana itu untuk menjahili Monika.

Bagus kalau begitu, kalena dia nggak boleh tahu tentang lencana ini sebelum waktunya! (hal. 102)

Si Meggi yang penasaran akhirnya membuntuti mereka berdua hingga di sebuah gudang. Ternyata, seluruh kawan-kawan juga ikut berkumpul untuk berdiskusi lebih lanjut demi memastikan rencana mereka dapat terlaksana dengan lancar. Berhasilkah Meggi menggagalkan rencana itu?

Eh ternyata ada lagi kisah unyu berjudul “Pembersihan Binatang”. Ceritanya, Dekil yang sangat tidak menyukai air (termasuk mandi), membuatnya sangat berbau tidak sedap. Bahkan Jimmy Lima ngomong kalo Dekil jauh lebih bau dibandingkan anjing peliharannya. Dekil yang tak mau dibandingkan dengan binatang tentu saja sewot. Tapi ia tak mau berpikir lebih jauh karena menganggap binatang bisa jauh lebih “wangi” dibandingkan dirinya karena suatu reaksi kimia dan sihir.

Ini adalah formula transmutan neurologis insting binatang baruku! Formula ini bisa membuat kita bisa merasakan apa yang dirasakan binatang apa pun yang kita mau! (hal. 115)

Bisa menebak siapa yang berbicara dialog diatas? Yak benar, Franklin. Ternyata ia kehilangan kelinci percobaannya dan berharap Dekil bisa menggantikan. Seems coincidence, right? Tapi dasar gengsinya tinggi, Dekil ogah membantu Franklin. Meski akibatnya, ia merasakan “sesuatu” saat Franklin pergi dari lab-nya.

Satu hal yang pasti dari setiap cerita di komik ini adalah Mauricio menuliskan siapa tokoh sentral di samping judul kisah. Sehingga pembaca bisa tau siapakah tokoh yang menjadi titik menarik dan lucunya kisah itu. Kalaupun banyak yang berperan, Mauricio menuliskan “Kawan-Kawan” agar lebih praktis.

Oh iya, saya penasaran apakah komik Monika ini juga diterbitkan berseri di negara asalnya sana, Brasil. Soalnya terdapat tulisan “Copyright © 1996 Mauricio de Sousa Produҫӧes” di bagian dalam komik. Tulisan itu juga sama dengan jilid 28. Mosok ya dari 50 lebih jilid tetap dari tahun 1996? Dan saya juga tidak yakin maksudnya 1996 itu adalah terbitnya komik Monika di Brasil sana.

Tapi, sebuah kemajuan dibandingkan edisi 28 yang telah saya review sebelumnya, di komik ini sudah muncul ISBN. Namun untuk tahun terbit masih belum nampak sama sekali. Jadinya identitas yang tercantum sangat minimalis (kalau tidak bisa dibilang kurang).

Penilaian Akhir:

★★★

goodreads-badge-add-plus

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

CAPTCHA Image

*