Rss

Archives for : June2017

Detektif Conan (Jilid 52)

coverconan52

Judul: Detektif Conan (Jilid 52)

Judul Asli: Meitantei Conan

Komikus: Aoyama Gosho

Penerjemah: M. Gunarsah

Penerbit: Elex Media Komputindo

Jumlah Halaman: 187

Terbit Perdana: 2008

Kepemilikan: Cetakan Pertama, 2008

ISBN: 9789792736748

cooltext-blurb

Conan dan Ran ikut hunting maple karena diajak Sonoko. Di luar dugaan, gunung dipenuhi saputangan merah akibat populernya drama “Maple Musim Dingin’. Bahkan, staf AD drama tersebut ditemukan sudah jadi mayat!!

cooltext-review

Ada yang berbeda di jilid ke-52 komik Detektif Conan kali ini. Sebelas chapter yang disajikan tidak ada yang diawali dengan sambungan chapter jilid yang lalu ataupun diakhiri dengan kata BERSAMBUNG yang tebal. Selain itu, komik ini menyuguhkan empat kasus lengkap tanpa jeda. Jumlah kasus terbanyak yang pernah saya temui selama membaca komik Detektif Conan.

Kejadian mencurigakan yang pertama terjadi ketika Profesor Agasa, Conan, Ai, Mitsuhiko, Ayumi, dan Genta sedang antri pada acara preview film Star Blade VI Final Series. Saat antri, mereka bertemu dengan lelaki gembul bernama Tatei. Ia dan kekasihnya, Ami, adalah penggemar berat Star Blade. Pun demikian dengan Narukawa, sahabat baiknya sendiri.

Gerak-Gerik yang Mencurigakan adalah chapter yang menegaskan apa yang hendak Tatei lakukan pada Narukawa. Profesinya sebagai wartawan sekaligus fotografer dimanfaatkannya memberikan tiket yang dijual terbatas pada sahabatnya sendiri. Sebuah fakta yang memilukan ternyata disimpan oleh Tatei dan Narukawa sejak tiga tahun terakhir. Fakta apakah itu?

Dia merobek halaman yang ditulisi nama dan alamat profesor, lalu dia memasukkannya ke dalam kotak film bersama filmnya, ‘kan? Kurasa dia lakukan itu agar tidak lupa bahwa dalam film itu ada foto kita… (Halaman 15)

Kasus kedua berlangsung pada sebuah pesta pernikahan. Karena nyawa kedua mempelai bernama Masateru Taira dan Rei Masudo diincar oleh seorang perampok sadis dan pembunuh berantai, polisi Takagi dan polwan Yumi bermaksud menggantikan posisi mereka berdua saat acara pernikahan. Sayangnya, penjagaan ketat dari polisi ternyata berhasil dibobol pelaku.

Rinzo Gunji, Teigo Shimabukuro, dan Fukuharu Karube adalah tiga orang yang tidak dikenal Masudo atapun Taira. Ketiga orang ini pada chapter berjudul Kepanikan di Wedding Hall juga digambarkan memiliki hal yang mencurigakan. Kasus mulai berkembang ketika pelaku sesungguhnya menampakkan diri. Tak disangka ternyata pelakunya bukanlah ketiga orang itu!!

Kalau begitu, kemungkinan mayat itu adalah salah seorang dari daftar undangan… Dia mengincar surat undangan pernikahan… Dengan kata lain, kemungkinan… Dia sudah ada di wedding hall ini!? (Halaman 52)

Kasus ketiga adalah kasus pembunuhan yang berasal dari dunia kepenulisan. Toshihisa Manda adalah seorang novelis sejarah yang cukup ternama. Hari itu adalah batas akhir ia menyerahkan naskahnya pada Editor Shimaki. Ia meminta ijin pada Shimaki agar bersedia menunggu selama dua jam lagi di hall elevator hotel. Ternyata, Manda justru menyelinap dan pergi keluar hotel.

Manda mengunjungi Kohei Haramoto, pemuda yang disinyalir sebagai penulis bayangan Manda. Kesetiannya pada Manda ternyata membuat Manda gelap mata dan membunuh muridnya itu. Benda yang Ingin Disembunyikan adalah chapter yang menyuguhkan bagaimana detik-detik polisi dibantu Conan dkk mengungkap kebenaran kasus ini sejak awal. Berhasilkah?

Si pelaku memasang terbalik bukan karena menyembunyikan sesuatu… Tapi, karena dia merasa bisa bersembunyi kalau posisinya terbalik? Apa bedanya dua hal itu? Sama saja, ‘kan? (Halaman 120)

Nama dalam Huruf Katakana adalah cikal bakal kasus keempat. Kali ini Conan, Ran, dan Sonoko mengunjungi sebuah lokasi syting drama populer berjudul Maple Musim Dingin. Saking populernya, penginapan di dekat lokasi itu sangat ramai pengunjung. Sayangnya, lagi-lagi ada sebuah kasus pembunuhan seorang bernama Hozumi yang sempat berpapasan dengan mereka.

Isamu Okuma, Tatsuzo Watanuki, dan Hans Beckley adalah tiga orang yang disinyalir sebagai tersangka pembunuhan. Polisi Yamamura yang memimpin penyelidikan tidak berguna sama sekali karena deduksinya hanya recehan belaka. Hingga akhirnya Conan bisa menguak pelaku sesungguhnya. Namun, ternyata pelaku itu tak sendirian. Ada 50 orang yang mendukungnya!

Pesannya, ‘Pohon yang kau cari sudah kutemukan, datanglah ke tempat batu besar yang digunakan dalam adegan akhir drama… Dari Hozumi’. Entah kenapa pakai huruf katakana… (Halaman 158)

Jilid kali ini adalah jilid yang saya sukai karena tidak ada yang bersambung huahahaha. Setiap kasus disajikan dengan baik tanpa ada kejanggalan yang saya temukan seperti yang saya alami pada jilid nomor 43. Bahkan kasus pertama yang hanya sekejap membuat saya bisa mengetahui apa yang direncanakan oleh Tatei pada diri Narukawa dengan menggunakan nama Ami.

Kasus kedua sebenarnya agak membingungkan perihal sidik jari yang tertempel di pisau milik pelaku. Sebenarnya tidak terlalu rumit jika saya benar-benar mencermati setiap kalimat Inspektur Megure. Sayangnya, saya terlalu lelah membayangkan kondisi yang sesuai dengan yang ditunjukkan di gambar. Terlebih plot twist yang disuguhkan benar-benar mengecoh saya.

Kasus ketiga dan keempat sama-sama menarik karena menghadirkan dunia yang berbeda yaitu dunia kepenulisan dan dunia drama televisi. Namun, saya terlalu jenuh dengan printilan hal tak penting tentang drama Maple Musim Dingin yang disebutkan berulang-ulang. Masih mending jika hal itu berguna bagi penyelidikan. Nyatanya?? Tidak sama sekali. Saya jadi kesel sendiri.

Oh iya, saya baru pertama kali menemukan sebuah catatan kaki panel (karena berada di bawah panel tengah komik, bukan panel paling bawah) yang menyebutkan bahwa teks dan gambar tidak sesuai karena edisi Indonesia merupakan pembalikan dari edisi Jepang. Hmm, memang saya sudah tahu versi Jepang dibaca dari kanan ke kiri, sedangkan di Indonesia sebaliknya.

Meskipun menarik, saya sudah bisa menilai bahwa komik Detektif Conan mulai terlena dengan dunianya sendiri dan berbagai kasus yang muncul. awal mula kehadiran kelompok berjubah hitam seakan mengendap tanpa dikupas lagi dengan intens. Padahal saat jilid awal, kelompok ini muncul hampir setiap jilidnya. Yah, mungkin ini memang kesengajaan agar pembaca loyal.

Penilaian Akhir:


goodreads badge add plus

Detektif Conan (Jilid 43)

coverconan43

Judul: Detektif Conan (Jilid 43)

Judul Asli: Meitantei Conan

Komikus: Aoyama Gosho

Penerjemah: M. Gunarsah

Penerbit: Elex Media Komputindo

Jumlah Halaman: 196

Terbit Perdana: 2006

Kepemilikan: Cetakan Pertama, 2006

ISBN: 9789792080025

cooltext-blurb

Heiji Hattori datang untuk mengundang Conan dan kawan-kawan ke Osaka pada musim panas. Namun, terjadi pertengkaran hebat dengan Kazuha karena pilihan untuk pergi ke Koushien atau Takarazuka. Akhirnya, Kogoro memutuskan untuk menentukannya lewat pertandingan analisis memecahkan pesan kematian dari kasus pembunuhan yang sedang dia usut!!

cooltext-review

Sebelas chapter yang disajikan dalam jilid nomor 43 Detekti Conan ini semakin seru saja. setelah jilid 40 yang lalu saya puji karena tidak memenggal kasus yang sedang berjalan dalam dua edisi yang berbeda, kali ini ternyata mengulang hal yang membuat saya sebal. Lagi-lagi kasus yang disajikan sejak chapter pertama jilid ini adalah lanjutan chapter di jilid 42. Huft. Sebel.

Oh iya, sekadar informasi saja, kasus pertama ini adalah kasus tentang penyerangan. Petunjuk simbol aneh yang mengarah pada pelaku secara tidak sengaja ada di bagian belakang celana milik Genta. Selain itu, Ayumi sempat berpapasan dengan si pelaku juga memperoleh bekas simbol yang sama. Lagi-lagi karena tak mengetahui awal mulanya, saya takkan membahasnya.

Handphone yang Tertinggal dalah cikal bakal kasus yang kedua. Sesungguhnya bukan tindak kriminal juga sih, hanya saja Azusa Enomoto, seorang waitress Kafe Poirot yang kebetulan disinggahi Conan dan Kogoro meminta bantuan mencari orang hilang yang handphonenya ketinggalan di kafe itu. Sayangnya, Azusa hanya ingat ciri fisiknya saja tanpa tahu namanya.

Kebingungan makin berkembang ketika polwan Yumi Miyamoto singgah ke Kafe Poirot karena hendak mencari informasi tentang seseorang yang tewas tertabrak truk beberapa hari yang lalu. Secara kebetulan, orang itu adalah pemilik HP yang dicari-cari oleh Asuza. Meskipun demikian, identitasnya masih belum jelas. Belum lagi kejanggalan isi HP itu. Bagaimana selanjutnya?

Azusa, yang namanya HP… Kalau cover belakangnya dilepas… Dan baterei dalamnya dilepas… Ada segel yang menunjukkan kode produksi… Kalau kita tanyakan kode itu pada produsen HP dan cari toko yang menjualnya. Lalu, kita ke toko itu untuk menceritakan masalahnya, pasti kita bisa tahu nama pembelinya… (Halaman 48-49)

Heiji Hattori dan KazuhaToyama mendadak mengunjungi Kantor Detektif Kogoro karena ingin mengundang keluarga Mouri dan Conan berlibur ke Osaka. Sebentar lagi liburan musim panas dimulai dan sepertinya sangat menyenangkan bisa pergi bersama. Namun, mereka berdua kurang sepakat antara pergi ke Koushien menonton pertandingan bisbol final musim panas atau ke Teater Takarazuka yang sangat meriah dengan deretan bangku yang strategis.

Pesan Segi Enam menjadi chapter penentuan duel analisis antara Kazuha dan Heiji. Benar, untuk menentukan pergi ke mana, mereka menganalisis kasus pembunuhan direktur Tsujiya Toys Production. Tersangkanya adalah Aiko Nao, Hasami Atsushi, Nakagami Isao, dan Iwatomi Hajime. Pesan kematian korban ternyata mengarah ke salahs atu dari mereka. Benarkah itu?

Sidik jari bisa tertinggal karena minyak dan keringat yang menempel di ujung jari, tapi jika manusia mati, keringat dan minyak pun akan terhenti… Walaupun orang mati dipaksa menggenggam balok susun, sidik jari paling cuma akan menempel jelas pada satu-dua balok yang pertama… Yang berikutnya akan semakin tipis dan akhirnya tak tertempel sama sekali. (Halaman 108)

Kasus keempat adalah sebuah kasus tentang ancaman bunuh diri yang melibatkan stadion Koushien. Benar sekali, pelaku yang menyebut dirinya sebagai Setan Koushien menghubungi Conan dan Heiji agar bisa mengungkap keberadaannya. Sayang sekali, keberlanjutan kasus ini bersambung ke jilid berikutnya sehingga tak bisa saya bahas lebih dalam lagi. So so sorry ya.

Well, kasus pertama dan keempat saya skip karena kekurang utuhan cerita. Kasus kedua memiliki tempo penyelidikan yang lebih singkat dibandingkan kasus ketiga. Selain itu, lapisan misteri yang harus dikuak juga tidak serumit kasus ketiga. Hal ini membuat saya mudah memahami penyelesaian kasus encarian pemilik HP yang tertinggal ini.

Sedangkan kasus ketiga yang melibatkan pesan kematian di balok mainan membuat saya pusing. Bukan tentang pengungkapan siapa pelaku sesungguhnya ataupun trik yang ia gunakan, melainkan pesan ematian itu sendiri. Sebagai catatan, balok mainan itu adalah sebuah balok yang setiap sisinya memiliki aksara bahasa Jepang yang berbeda-beda satu sama lain.

Benar sekali, bukan alfabet ABCD ataupun angka 1234 seterusnya, aksara yang tertera adalah aksara dari huruf hiragana atau katakana. Penjelasan panjang lebar Kazuha tentang pesan kematian itu tidak bisa saya pahami sama sekali karena saya rasa yang bisa memahami adalah orang Jepang asli atau orang yang menguasai bahasa Jepang. Jadi berkurang serunya. Huft.

Belum lagi dilanjutkan dengan kejadian di stadion Koushien yang menayangkan pertandingan final bisbol antara SMU Kounan dan SMU Oogane tidak bisa saya ikuti. Saya memang lemah dalam olahraga bisbol, ditambah penggunaan istilah inning, pole, batter, bla bla bla. Seharusnya istilah itu menjadi kunci pemecahan kasus, tetapi secara keseluruhan saya tidak menikmatinya.

Penilaian Akhir:


goodreads badge add plus

Detektif Conan (Jilid 40)

coverconan40

Judul: Detektif Conan (Jilid 40)

Judul Asli: Meitantei Conan

Komikus: Aoyama Gosho

Penerjemah: M. Gunarsah

Penerbit: Elex Media Komputindo

Jumlah Halaman: 180

Terbit Perdana: 2004

Kepemilikan: Cetakan Pertama, 2004

ISBN: 9789792060829

cooltext-blurb

Surat 40 tahun yang lalu ditemukan di kamar Profesor Agasa. Dalam surat dari cinta pertamanya yang mengajak untuk bertemu di tempat kenangan setiap 10 tahun, tertulis angka kode yang diperkirakan menunjukkan tempat pertemuannya. kebetulan, hari ini adalah hari yang dimaksud setelah 40 tahun berlalu. Dapatkah Conan dan Grup Detektif Cilik memecahkan kode itu?!

cooltext-review

Sepuluh chapter yang disuguhkan di jilid ke-40 (gilak, udah banyak aja ternyata) ini masih berisi kasus-kasus yang ditemui Conan Edogawa. Berbeda dengan jilid sebelumnya yang menghadirkan chapter pertama dalam kondisi pertengahan kasus, kali ini chapter pertama lebih jelas awal mula yang terjadi. Oh iya, tokoh utamanya polisi Takagi dan Miwako lho. Cihuy.

Tropical Marine Land adalah taman hiburan tempat Takagi dan Miwako berkencan diam-diam. Ya benar, mereka kencan tanpa diketahui jajaran kepolisian yang lain. Hal ini bukan tanpa alasan, sebab Miwako dianggap sebagai primadona yang disukai para polisi pria, termasuk inspektur Shiratori. Sayangnya, kencan tersebut harus terusik karena kehadiran Profesor Agasa bersama Conan, Ayumi, Mitsuhiko, Genta, dan Ai yang “diundang” oleh Shiratori. Hmmm.

Pencarian Besar yang Tidak Wajar adalah chapter yang mengisahkan kasus dugaan transaksi narkotika di taman bermain itu. tas milik Takagi yang tertukar dengan seorang kurir pembawa heroin membuat mereka semua harus menyelidiki siapa kurir itu. Singkat kata, mereka bisa berjumpa Asakichi Yakura, sang dealer narkoba. Berhasilkah mereka menggagalkannya?

Artinya, pemilik tas itu selalu memikul tasnya di bahu kiri, ‘kan? Kalau dia memikulnya di bahu kanan, pasti lubang sabuk untuk tangan kanan yang akan melebar! (Halaman 24)

Kari yang Mencurigakan adalah chapter yang mengisahkan kasus kedua. Kali ini Conan, Ran, Kogoro, dan Sonoko hendak pergi liburan ke villa milik kakak Sonoko. Sayangnya, tragedi mobil yang hanyut dan tersesat di tengah hutan membuat mereka semua harus menumpang sementara di rumah Hiroto Akashi. Tak disanga, malam itu ada tragedi kematian Iwao Akashi.

Kematian ayah angkat Hiroto menyyisakan misteri karena beliau tewas dengan kondisi yang mencurigakan. Conan yang piawai memecahkan kasus harus menerima kenyataan bahwa suaranya hilang karena radang tenggorokan. Polisi Gunma bernama Misao Yamamura juga tidak terlalu membantu sebab ia kurang ahli dalam memecahkan kasus. Bagaimana selanjutnya?

Kalau giginya dicabut dua-tiga hari yang lalu, mestinya lubang pada gusinya mulai menciut seperti kuncup karena diobati… Tapi, gusinya masih tetap menganga dan tak ada bekas darah yang menggumpal di gusinya! Dengan kata lain, ini adalah… (Halaman 86)

Profesor Agasa yang kehilangan undangan pernikahan temannya dibantu oleh Ai, Ayumi, Genta, Mitsuhiko, dan Conan mencari di seluruh penjuru rumah. Selain menemukan undangan itu, Profesor juga menemukan kartu pos dari seorang anak perempuan sejak 40 tahun yang lalu. Isinya menyebutkan ia ingin bertemu dengan Profesor setiap sepuluh tahun sekali.

Fusae Kinoshita, perempuan itu tidak menyebutkan tempat ia menunggu secara spesifik. Tempat Kenangan merupakan chapter seru sekaligus mengharukan sebab mereka berusaha memecahkan kode yang diberikan Kinoshita. Padahal mereka sampai tersesat di kebun binatang. Berhasilkah mereka semua menemukan tempat cinta pertama Profesor menunggu sejak 40 tahun yang lalu?

Kalau 4163 kode tempat pertemuan yang tertulis di kartu pos itu menunjukkan Pak Yoichiro, kepala kebun binatang ini. kalau 33 berarti bintang ke-33 yang dimasukkan ke sini, dan  berarti keledai… (Halaman 130)

Kasus keempat berisi tentang nyawa seorang konglomerat yang diincar orang misterius. Sang pengincar mengirimkan catatan tanpa nama dibalik bantal sang konglomerat. Bayaran yang sangat tinggi membuat Kogoro tak ragu langsung menerima. Namun, karena tidak lengkap proses penyelidikan kasus ini (alias bersambung), jadi tak akan saya bahas lebih jauh lagi.

Saya suka jilid ini karena tidak diawali dengan chapter yang “separuh jalan” seperti jilid-jilid sebelumnya. Meski sepertinya awal mulanya sedikit tertinggal di jilid 39, paling tidak 99% awal mula kasus hingga akhir penyelesaiannya dimuat dalam satu komik. Terlebih akhir kisah yang manis antara Takagi dan Miwako membuat saya senyum-senyum sendiri. Haduuh sirik :))

Kasus kedua sangat berpotensi menjadi menarik dan memukau. Sayangnya, saya menemukan kejanggalan yang cukup fatal di kasus ke dua ini. pasalnya, disebutkan bahwa kedua tangan ayah Hiroto diikat dengan tali lampu. Namun, ketika ditemukan oleh Ran dan Conan, kedua tangannya tidak diikat. Lalu, siapa yang membuka ikatan padahal alibi semua orang sempurna?

Saya sangat gemas kenapa harus disebutkan kedua tangan beliau diikat sesaat sebelum dibunuh. Hal ini justru membuat trik pembunuhannya terasa sangat janggal. Lagi pula, pemecahan kasus ini terkesan terburu-buru dan kurang pendalaman yang lebih intensif. Namun, Conan yang kehilangan suaranya membuat kisah kedua ini jadi lebih menarik hehehe.

Bagaimana dengan misi pencarian cinta pertama Profesor Agasa sejak 40 tahun yang lalu? Jujur saya tidak memiliki ekspektasi apapun terhadap kisah ini. terlebih ternyata lambat laun pemecahannya menggunakan istilah asing yang saya tidak tahu sama sekali. Jadi yaah, bisa dikatakan saya antara menikmati dan tidak sih. Yang jelas overall jilid ini tidak terlalu buruk :)

Penilaian Akhir:


goodreads badge add plus

Detektif Conan (Jilid 28)

coverconan28

Judul: Detektif Conan (Jilid 28)

Judul Asli: Meitantei Conan

Komikus: Aoyama Gosho

Penerjemah: M. Gunarsah

Penerbit: Elex Media Komputindo

Jumlah Halaman: 194

Terbit Perdana: 2001

Kepemilikan: Cetakan Pertama, 2001

ISBN: 9789792027372

cooltext-blurb

Berdasarkan surat yang ditujukan pada Heiji, Conan dkk berangkat menuju pulau tempat tinggal putri duyung. Di sana ada orang tua berusia 130 tahun yang dipanggil Sang Dewi, yang kabarnya mendapat keabadian karena makan daging putri duyung. Sejak malam itu, terjadi kasus pembunuhan berantai…

cooltext-review

Haloo! Kali ini saya hendak memberikan kesan-kesan setelah membaca komik Detektif Conan jilid ke-28. Kenapa saya sebut kesan? Karena kalau disebut ulasan, apalagi resensi, kok kesannya sangat kelas tinggi banget. Padahal unsur-unsur yang saya tuliskan di postingan ini masih suka-suka saya. Jadi yah, begini saja intermezo sebelum membahas keseluruhan isinya.

Kasus pertama sebagai pembuka sebelas chapter di komik ini adalah mengenai hilangnya Ai dan Mitsuhiko karena menyaksikan penembakan seorang pemburu di tengah hutan. Mereka berdua harus kabur dari kejaran sang penembak yang tidak ingin identitasnya diketahui. Kasus yang melibatkan beruang bermata satu ini tidak saya ketahui awalnya jadi saya takkan bahas.

Wanita Mengerikan sebagai chapter yang memuat kasus kedua merupakan kasus yang unik. Seorang wanita berusia 40an bernama Shizuka Ikenami meminta bantuan Kogoro Mouri mencari teman sekolahnya saat SMP yang bernama Shiro Shibata. Hal ini ia lakukan demi meminta kembali foto dirinya yang menjadi juara dua kejuaraan kendo saat SMP.

Meskipun berhasil menemukan tempat tinggal Shiro, kondisinya yang meinggal dunia tanpa ada yang tahu membuat Shizuka dan Kogoro harus terlibat dalam penyelidikan pembunuh sesungguhnya. Istri Shiro yang bernama Kyoko Shibata dan teman main mah jong Shiro yang bernama Takezo Yoshikawa dicurigai sebagai tersangka. Sayangnya, alibi keduanya baik. Lalu?

Bodoh! Nyawa bukan masalah orang lain atau diri sendiri! Itu adalah benda berharga yang tak boleh direnggut!! Orang bodoh yang mau menghabisinya sama saja dengan pembunuh!! Walaupun itu milik sendiri!! (Halaman 85)

Pulau Bikuni di Teluk Wakasa adalah lokasi yang menjadi saksi rentetan kasus pembunuhan berantai yang harus dihadapi Conan dan Heiji. Ya benar, detektif muda dari Osaka ini mengajak Kazuha, Ran, Conan, dan Kogoro untuk ikut ke pulau yang disebut sebut sebagai pulau putri duyung. Konon ada perempuan disebut Sang Dewi yang panjang umur karena putri duyung.

Kedatangan Heiji sesungguhnya karena seorang gadis bernama Saori Kadogiwa hilang dari pulau itu selama tiga hari. Kutukan Putri Duyung? Merupakan chapter yang mengungkapkan bagaimana kronologis hilangnya Saori. Teman baiknya, Kimie Shimabukuro, mengatakan hal ini disebabkan Saori menghilangkan panah keramat dari Sang Dewi. Benarkah demikian??

Aku bilang, orang yang mendapatkan panah itu dan percaya dengan awet muda dan panjang umur, akan terhindar dari penderitaan mati muda… Tapi, jika kehilangan panah itu dan meragukan kekuatannya, putri duyung akan menurunkan bencana. (Halaman 98)

Naoko Kuroe dan Toshimi Ebihara, teman sejak kecil Kimie harus meregang nyawa dalam waktu yang berdekatan. Keduanya tewas dengan mengenaskan. Rokuro Fukuyama, tunangan Toshimi tak bisa menerima hal ini begitu saja. meski demikian, ia tak terlalu menganggap Toshimi karena sesungguhnya ia menyukai Kimie. Kegemparan berlanjut ketika ada kebakaran.

Mikoto Shimabukuro, sang nenek yang disebut Sang Dewi memberikan ansihat pada Kazuha yang memiliki panah keramat, jangan sampai meninggalkan panah itu. Benzo Kadowaki, ayah Saori menjadi satu-satunya orang yang dicurigai sebagai tersangka. Certa ini tertuang apda chapter berjudul Panah Setan. Lantas, bagaimana akhir kisah pembunuhan berantai ini?

Heiji… Hal yang tersisa selain hal yang tidak memungkinkan… Walaupun kau tidak mempercayainya… Itu adalah kenyataan!! (Halaman 150)

Kasus keempat tentang penyerangan beberapa gadis muda berpenampilan nyentrik oleh orang tak dikenal merupakan kasus terakhir jilid ini sekaligus kasus yang menggantung karena bersambung ke jilid 29. Hal ini membuat saya tak akan membahas lebih lanjut karena akhir ceritanya saja saya tidak mengetahui. Sedangkan jilid ke-29 tidak saya miliki hahahahaha.

Dari kedua kasus lengkap di jilid ini, sudah bisa dipastikan kasus tentang pulau putri duyung teramat panjang dan cukup pelik. Tiga pembunuhan berturut-turut merupakan hal yang sangat sadis. Terlebih pembunuhan tersebut menggunakan trik yang sangat rapi dan hampir saja menghasilkan dugaan pelaku yang salah. hingga akhirnya saya terpana mengetahui akhirnya.

Sedangkan kasus pencarian orang hilang sempat membuat saya terkecoh karena kepiawaian Shizuka mengungkapkan berbagai kebohongan. Bahkan saya menuduh ia pelaku pembunuhan Shiro. Namun demikian, plot twist yang diungkapkan oleh Conan (melalui Kogoro) membuat saya terkekeh-kekeh. Oh ya, akhir kasus ini langsung lanjut dengan kasus selanjutnya. Jilid 28 ini keren!

Penilaian Akhir:


goodreads badge add plus

Detektif Conan (Jilid 24)

coverconan24

Judul: Detektif Conan (Jilid 24)

Judul Asli: Meitantei Conan

Komikus: Aoyama Gosho

Penerjemah: M. Gunarsah

Penerbit: Elex Media Komputindo

Jumlah Halaman: 194

Terbit Perdana: 2000

Kepemilikan: Cetakan Pertama, 2000

ISBN: 9789792018370

cooltext-blurb

Karena kebiasaan minum-minum, kesehatan Kogoro terganggu. Saat memeriksakan diri ke dokter bersama Conan dan Ran, mereka diundang makan malam di kediaman dokter yang ternyata pengagum Detektif Ternama Kogoro Mouri. Di tengah perjamuan, listrik padam dan saat menyala kembali, tubuh dokter Yoshideru Araide ditemukan terbujur kaku di kamar mandi.

cooltext-review

Setelah sebelumnya saya mengulas tiga jilid paling awal seri Detektif Conan, kali ini melangkah cukup jauh ke depan, saya hendak memberikan ulasan singkat pada komik Detektif Conan jilid ke-24. Cerita sudah berkembang sedemikian rupa dan tokoh-tokoh baru sudah bertambah sangat banyak. Hal ini cukup membuat saya terseok-seok memahami keseluruhan ceritanya.

Sebelas chapter yang disajikan di jilid ini diawali dengan kasus pertama mengenai pencarian tersangka oleh seorang polisi bernama Takagi dengan dibantu anak-anak alias Conan cs. Ia tak boleh berlama-lama karena rekannya, Miwa, sedang terborgol bersama tersangka palsu. Namun, karena tidak mengetahui awal mula kasus ini, saya tak akan mengulasnya lebih jauh.

Kasus kedua bermula ketika Kogoro Mouri bersama Ran dan Conan berkunjung ke klinik dokter bernama Yoshideru Araide yang tertuang pada chapter Setengah Tahun Lagi. Mengetahui pasiennya adalah detektif terkenal, Kogoro dan lainnya diundang makan malam bersama keluarga Araide. Sayang, sang dokter harus meregang nyawa di bak kamar mandi.

Selain Yoshideru, rumahnya dihuni oleh sang istri, Yoko Araide, anak Yoshideru dan mendiang istri pertamanya, Chiaki Araide, bernama Tomoaki Araide, nenek Tomoaki bernama Mitsu Araide, serta Hikaru Yasumoto yang bekerja sebagai pembantu. Keempatnya dicurigai sebagai tersangka atas meninggalnya sang dokter ketika mati listrik. Bagaimana ujung kasus ini?

Maaf saja! Kurasa detektif terkenal dan seorang dokter tak akan bisa menjadi pasangan terkenal… Tugas sebenarnya dari kami para dokter, bukanlah mengautopsi mayat dan menemukan pembunuhnya. Melainan menolong korband an mencegah pembunuh… (Halaman 47-48)

Laki-laki berjubah hitam are back di chapter Perpisahan yang Tiba-Tiba! Kali ini kemunculan mereka melibatkan teman baru Conan yaitu Ai Haibara. Ai sesungguhnya merupakan korban Apoptoxin 4869, obat yang membuat Shinichi mengecil menjadi Conan. Mimpi buruk yang terus membayangi tidur Ai ternyata berhubungan langsung dengan Gin, Wocker, dan Pisco.

Kemunculan laki-laki berjubah hitam berhubungan langsung dengan pembunuhan seorang politikus bernama Shigehiko Nomiguchi saat pesta di Hotel Haido City. Ada tujuh orang yang berada di sekitar korban sebelum kematian tragisnya yaitu Mika Nanjo, Yasuo Mihei, Naoya Tarumi, Chris Veinyard, Yoshiharu Tawara, Kenzo Masuyama, dan Naomichi Mugikura. Siapakah Pisco yang menjadi pelaku pembunuhan itu sesungguhnya? Bagaimana nasib Ai?

Jika itu adalah pembunuhan… Maka satu-satunya cara adalah mempersiapkan perlengkapan agar lampu jatuh ketika lampu dimatikan untuk memutar film slide, Shigehiko harus dibawa ke tempat tepat di bawah lampu gantung itu!! (Halaman 145)

Awalnya, saya sangat bingung membaca jilid 24 ini. Memang beginilah nasib pembaca yang tidak mengikuti serial sesuai urutannya satu per satu. Terlebih ketika melompati cukup banyak jilid, maka saya sebagai pembaca itu harus pasrah dengan kebingungan yang menerpa terkait perkembangan cerita yang sangat besar dan penambahan tokoh yang sangat signifikan.

Kasus pertama sesungguhnya memiliki dua chapter. Sayangnya, awal mula kasus terjadi dan progress sebelum chapter di jilid 24 ini sepertinya cukup panjang. Saya jadi tidak bisa menerka bagaimana keseruan kasus ini bermula. Meski akhirnya saya bisa mengikuti penyelidikan Takagi bersama Conan cs hingga menemukan pelaku sesungguhnya. Tapi jadi terasa nanggung.

Kasus kedua dan ketiga memiliki tipe yang berbeda baik jenis trik pelaku maupun pengembangan plot. Pada kasus kedua, setelah terungkap siapa pelakunya, cerita diakhiri dengan kepulangan Kogoro, Ran dan Conan ke rumah. Sedangkan kasus ketiga, setelah diketahui siapa Pisco dan trik pembunuhan, cerita masih dilanjutkan dengan penculikan Ai.

Ya benar, penculikan Ai Haibara oleh gerombolan lelaki berjubah hitam menjadi tambahan cerita yang seru. apa lagi pada jilid ini saya mengetahui bagaimana cara instan mengembalikan tubuh yang telah mengecil menjadi dewasa kembali hanya karena sebuah minuman tertentu. Meski demikian, akhir cerita tak berlangsung menegangkan. Misteri tentang mereka masih ada.

Penilaian Akhir:


goodreads badge add plus

Dharmaputra Winehsuka

coverdharma2017

Judul: Dharmaputra Winehsuka

Komikus: Alex Irzaqi

Penerbit: Koloni

Jumlah Halaman: 192

Terbit Perdana: 2010

Kepemilikan: Cetakan Kedua, 2017

ISBN: 9786024282738

cooltext-blurb

Ra Kuti dan Ra Semi serta 5 orang pendekar pilihan telah diangkat sebagai Dharmaputra, pasukan elit pelindung Raja Majapahit.

Ketujuhnya bersumpah dalam kalimat suci “Satya Bela Bakti Prabu”. Kesetiaan, pembelaan, serta bakti terhadap raja.

Tapi rupanya Jayanegara adalah raja bodoh yang tidak paham arti kalimat tersebut serta menghinakan kesuciannya.

Perlahan tapi pasti, Ra Semi mulai meragukan kalimat suci yang menjadi sumpahnya itu, sementara Ra Kuti tetap mempercayainya sebagai prinsip kebenaran sejati…

cooltext-review

Keberadaan komik asli Indonesia masih cukup jarang di pasaran dalam negeri. Terlebih komik yang mengangkat budaya asli Indonesia sebagai tema utamanya pasti lebih jarang lagi. Selain muatan unsur sejarah yang kental, gaya gambar komik Indonesia juga masih belum familiar dibandingkan komik-komik dari benua barat atau komik dari negeri matahari terbit.

Alex Irzaqi berusaha menggebrak dunia komik Indonesia dengan menerbitkan komik berjudul Dharmaputra Winehsuka. Komik ini mengambil setting tahun 1309 M pada masa kerajaan Majapahit. Ya benar, jaman kerajaan Majapahit diangkat oleh sang komikus sebagai wujud perkenalan budaya asli Indonesia agar tetap menarik disimak dalam bentuk goresan gambar.

Komik ini memiliki prolog, tujuh bab cerita, dan epilog. Kisah bermula ketika Sang Prabu Jayanegara menggantikan ayahandanya, Sanggramawijaya, sebagai raja kerajaan Majapahit. Beliau memiliki tujuh orang hebat yang disebut Dharmaputra Winehsuka. Yuyu, Wedeng, Banyak, Pangsa, Tanca, Kuti, dan Semi memiliki tugas sebagai pelindung sang raja Majapahit.

Percikan konflik mulai terjadi ketika Semi meragukan sumpah Satya Bela Bakti Prabu yang ia emban sejak Raja Sanggramawijaya memerintah. Kini, Sang Prabu Jayanegara dianggapnya kurang pantas menjadi raja yang baru. Hal ini diperparah dengan isu yang dihembuskan Senopati Halayudha bahwa Mahapatih Nambi bersama Semi hendak menyerang Majapahit.

Sadarlah, Kuti… Prinsip Satya Bela Bakti Prabu hanya berlaku jika berjalan bersama dengan Asta Brata, dua prinsip yang harus selalu seimbang. (Halaman 20)

Perang akhirnya berkobar antara pihak Halayudha dan Nambi. Mengetahui posisinya sudah mulai diserang oleh 120.000 tentara pimpinan Halayudha, Nambi akhirnya pergi ke wilayah Lumajang yang dipimpin Arya Wilaraja. Pemimpun yang telah renta ini ternyata telah mengetahui bahwa takdir penyerangan oleh Halayudha akan terjadi cepat atau lambat.

Sejak aku bertemu dengannya di Majapahit, aku tahu suatu saat… takdir akan mempertemukan kami dalam satu panggung megah untuk saling mengadu kemampuan. (Halaman 97)

Yuyu, Wedeng, Banyak, Pangsa, Tanca, Kuti, dan Semi saling bertarung dengan keyakinan masing-masing. Senopati Udara dan Hanggaruni yang disebut Taring Kembar dari Tengger turut serta dalam pertempuran menumpas tentara-tentara. Kejutan mulai muncul ketika Sang Prabu Jayanegara ikut hadir di medan perang. Bagaimana akhir pertarungan menegangkan ini?

Dengan segala hormat, Paduka… Inilah yang dinamakan perang. Hamba harap Paduka mengerti, menghukum mati penghianat adalah wujud keadilan sejati. (Halaman 131)

coverdharma2010

Wow! Just wow! Saya bukanlah orang yang suka dengan pelajaran sejarah, terlebih sejarah saat jaman kerajaan-kerajaan di Nusantara. Bahkan, saat kelas 4 SD saya sampai tertidur di kelas ketika pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial tentang kerajaan Majapahit. Ya benar, pelajaran yang saya abaikan saat itu kali ini bertransformasi menjadi komik. Ternyata saya suka sekali!

Meskipun ini adalah komik, sang komikus tetap menyisipkan berbagai fakta sejarah tentang kerajaan Majapahit, khususnya dalam rentang waktu yang sama dengan komik ini. Mulai dari perpindahan kekuasaan kepada Sang Prabu Jayanegara, pemisahan wilayah Majapahit sebelah barat dan Lumajang sebelah timur, hingga kebohongan Halayudha yang berujung perang.

Cukup banyak istilah ala drama kolosal yang ada di komik ini. Misalnya saja sebutan “Ra” dari Ra Kuti atau Ra semi berasal dari istilah “Rakryan” atau sebutan petinggi istana. Ada panggilan senopati dan mahapatih, hingga istilah kanuragan yang merujuk olah tubuh dengan menggunakan tenaga dalam. Hanya orang tertentu yang bisa menggunakan tenaga dalam ini.

Cerita yang penuh aksi dengan goresan gambar yang tegas sungguh menunjang jalinan kisahnya, baik komik versi 2010 atau 2017. Versi komik tahun 2010 terlihat lebih sederhana dengan penggunaan arsiran yang penuh dan padat, sedangkan versi tahun 2017 terasa masih goresan tangan tatkala melihat arsiran dan desain gambar bagaikan sketsa. Great job!

Penilaian Akhir:


goodreads badge add plus

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Blog Rico Bokrecension mendapatkan kehormatan menjadi host terakhir dalam Koloni Blogtour & Giveaway komik Dharmaputra Winehsuka hasil karya Alex Irzaqi. Ada satu orang pemenang di blog Rico Bokrecension yang akan mendapatkan dua komik Dharmaputra Winehsuka, masingmasing versi tahun 2010 dan 2017 persembahan Penerbit Koloni. Syarat dan mekanisme berikut ini mohon diperhatikan dengan cermat. Karena partisipan yang tidak memenuhi ketentuan akan didiskualifikasi.

  • Like fanpage komikkoloni atau follow akun instagram kolonipublishers.
  • Follow akun twitter richoiko.
  • Share giveaway ini melalui medial sosialmu. Jangan lupa cantumkan url giveaway ini ya.
  • Jika sudah melengkapi persyaratan di atas, tinggalkan komentar di bawah postingan ini dengan mencantumkan Nama, Tautan Share, dan Alamat Email.
  • Periode giveaway di Rico Bokrecension berlaku mulai tanggal 19 Juni 2017 hingga tanggal 23 Juni 2017, dan hanya untuk kamu yang memiliki alamat kirim di Indonesia. Pengumuman pemenang pada tanggal 24 Juni 2017 saat malam takbiran ya.

Nah, sekian informasi giveaway dalam rangkaian terakhir Koloni Blogtour & Giveaway komik Dharmaputra Winehsuka di Rico Bokrecension. Terima kasih sudah membaca postingan ini sampai akhir. Bagi kamu yang sudah ikutan, saya doakan semoga menang.. (˘ʃƪ˘) Jika ada yang kurang jelas, jangan sungkan tanya ya.

Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh dan selamat malam!

Sebelumnya, saya mengucapkan mohon maaf atas beberapa kendala yang terjadi selama berlangsungnya giveaway ini. Tak lupa saya mengucapkan terima kasih pada penerbit Koloni (yang diwakili oleh mbak Mega, sang editor) yang telah memberikan kesempatan pada saya untuk menjadi host dalam Koloni Blogtour & Giveaway ini.

Terakhir, untuk sembilan orang yang telah mengikuti giveaway ini, terima kasih banyak! Meski tidak terlalu ramai, saya sangat mengapresiasi keikut sertaan kalian semua. Langsung saja ya, ini dia nama pemenang beserta jawabannya yang berhasil mendapatkan hadiah komik Dharmaputra Winehsuka edisi tahun 2010 & 2017 karangan Alex Irzaqi:

SUTARIYONO ~ @leak_ireng

Yak, selamat! Untuk pemenang, akan saya hubungi melalui media sosial. Diwajibkan konfirmasi maksimal tanggal 27 Juni 2017. Kalau tidak ada kabar sama sekali, saya akan pilih pemenang baru. Bagi yang belum beruntung, jangan kecewa. Saya akan mengadakan giveaway lagi di blog ini. Kapan? Rahasia. Tunggu aja pokoknya :)

Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh dan sampai jumpa lagi!

Detektif Conan (Jilid 4)

coverconan4

Judul: Detektif Conan (Jilid 4)

Judul Asli: Meitantei Conan

Komikus: Aoyama Gosho

Penerjemah: Tita Feronti

Penerbit: Elex Media Komputindo

Jumlah Halaman: 180

Terbit Perdana: 1997

Kepemilikan: Cetakan Pertama, 1997

ISBN: 9789796634941

cooltext-review

Akhirnya setelah sekian lama, saya bisa membuat review lagi. Maklum saja, dunia pedagang menjelang hari raya sungguh sungguh melelahkan. Jangankan membuat review ataupun membaca buku, online internet saja tidak sempat sama sekali kecual melalui handphone jadul saya. Nah, daripada saya keterusan curcol, mendingan saya mulai tulisan review Conan ini.

Museum Seni Beika menjadi lokasi terjadinya kasus pertama yang ada di jilid keempat ini. tidak seperti dua edisi sebelumnya yang saya baca, kali ini komik Detektif Conan sudah memiliki daftar isi yang merangkum judul setiap bab beserta halamannya. Tentu hal ini membuat saya sangat terbantu. Oh iya, kasus yang terjadi di museum ini adalah pembunuhan yang sadis.

Kubota dan Ijima adalah pegawai di Museum Beika yang dikepalai oleh Ociai. Meski awalnya ramai, museum ini lambat laun mulai sepi pengunjung dan akhirnya seorang pembeli museum bernama Manaka hendak merobohkan bangunan ini dan dibangun hotel. Chapter berjudul Pesan Korban menunjukkan ketika Manaka meregang nyawa saat dibunuh ksatria berbaju zirah.

Jangan pura-pura! Jika dilihat dari video, si pembunuh tidak menyentuh kertas ini! Setelah mayat ditemukan juga tak ada yang menyentuhnya! Jadi ini pesan korban sebelum tewas, yang menuliskan nama si pembunuh! (Halaman 27)

Empat Orang di Kereta Hijau adalah salah satu chapter selanjutnya yang memuat sebuah kejadian di kereta. Conan, Ran, dan Kogoro hendak menghadiri resepsi pernikahan kawan Kogoro. Tak disangka, di kereta ini Conan berjumpa lagi dengan dua orang berjubah hitam yang dahulu membuat tubuhnya mengecil karena satu obat. Kehadiran mereka berdua sangat mencurigakan.

Ya benar, ternyata mereka telah melakkan transaksi dengan salah seorang penumpang yang ternyata sang penumpang itu tidak mengetahui bahwa di koper yang ia dapatkan dari lelaki berjubah hitam itu ada bom waktu yang siap meedak dalam waktu sepuluh detik. Hal inilah yang membuat Conan harus berpacu dengan waktu mencari penumpang tersebut ada di mana.

Tapi masih terlalu banyak kemungkinan… Seandainya tahu di gerbong mana… Ingat… Pasti masih ada kunci dari pembicaraan mereka… (Halaman 73)

Kelompok Detektif Cilik kali ini muncul kembali. cerita bermula dengan sebuah teka-teki yang dibawa Ayumi ke sekolah. Ia berkata bahwa apabila teka-teki itu berhasil dipecahkan, ia bisa mendapat boneka ksatria baja hitam. Meski sudah sukses mendapatkan boneka, ada sebuah kesalah pahaman tatkala tas Ayumi tertukar dengan tas orang lain yang sama persis.

Genta yang curiga memungut kertas berisi sandi yang ia pikir sebuah peta harta karun. Memecahkan Kode Rahasia adalah sebuah chapter yang berisi perjalanan Ayumi, Genta, Mitsuhiko, dan Conan menyusuri simbol demi simbol yang ada di secarik kertas itu demi harta karun. Di sudut lain, ada gerombolan orang mencurigakan yang mengawasi mereka berempat…

Ada! Oro = Emas! Jadi simbol-simbol ini… memang menunjukkan tempat harta karun… (Halaman 131)

Jilid keempat ini lebih seru dibandingkan kedua jilid sebelumnya. Kasus pertama yang sangat sadis membuat saya cukup bergidik ketika melihat sendiri gambar Pak Manaka yang tertusuk pedang. Tidak ada sensor ya. eh tetapi kalau disensor juga jadinya tidak greget sama sekali. Jadi serba salah. Saya suka bagaimana Conan bertindak lugu saat mengungkap kebenaran kasus ini.

Kasus kedua cukup pelik karena Conan harus secepat mungkin menemukan satu orang pembawa bom diantara ratusan penumpang di dalam kereta. Meski awalnya sudah semakin bisa menemukan petunjuk, akhirnya Conan menyerah dan hendak mengaku yang sesungguhnya pada Ran. Sayang, saya dibuat gemas ketika Conan tidak menuntaskan hal itu.

Kasus ketiga yang paling banyak jumlah chapternya memiliki pengembangan cerita yang paling baik. Awalnya hanya menebak teka-teki demi boneka ksatria baja hitam, namun pada hari itu terjadi peristiwa tak terduga yang akhirnya membuat mereka berempat mengalami petualangan abru mencari harta karun. Harta? Benar, meski akhirnya bukan harta yang bisa mereka miliki.

Awal mula kasus dan penyelesaian yang cukup sederhana dan mudah diikuti sejauh ini menurut saya adalah kekuatan utama manga Detektif Conan. Mengangkat tema detektif sebagai bumbu utama komik tidak bisa dianggap mudah. Perhatian pembaca harus dibuat “teralih” dengan fakta sebelumnya agar ketika muncul bagian penyelesaian, “poff” pembaca akan takjub.

Interaksi Shinichi dalam wujud Conan dengan karakter yang lain juga lambat laun sudah mulai terasa kuat. Saya bahkan sudah menganggap Shinichi bukanlah Conan dan Shinichi bukanlah tokoh utama lagi. kendali Conan sebagai anak jenius membuat cerita-cerita di komik ini menjadi sangat seru untuk dinikmati. Well, saya tak ragu menyematkan bintang penuh untuk jilid ini.

Penilaian Akhir:


goodreads badge add plus

Detektif Conan (Jilid 2)

coverconan2

Judul: Detektif Conan (Jilid 2)

Judul Asli: Meitantei Conan

Komikus: Aoyama Gosho

Penerjemah: Tita Feronti

Penerbit: Elex Media Komputindo

Jumlah Halaman: 180

Terbit Perdana: 1997

Kepemilikan: Cetakan Pertama, 1997

ISBN: 9789796635122

cooltext-review

Petualangan Shinichi Kudo dalam wujud anak-anak bernama Conan Edogawa masih terus berlanjut. Kali ini saya akan mengulas jilid kedua komik Detektif Conan. Setelah sebelumnya Conan menumpang tinggal di rumah Kogoro Mouri, jilid kedua ini Conan dipaksa Porfesor Agasa agar mau besekolah di SD Teitan kelas 1 SD agar tidak menimbulkan kecurigaan.

Sepulang sekolah, Conan melihat Kogoro sedang mengintai seseorang bernama Masaki Negisi. Ternyata Kogoro mendapatkan pekerjaan memata-matai Masaki selama tiga hari. Tragedi mencuat ketika muncul berita Masaki tewas di perapian festival sejak dua hari yang lalu. Padahal sudah bisa dipastikan bahwa Kogoro memata-matai Masaki Negishi selama tiga hari.

Satu-satunya yang dicurigai Kogoro dan Inspektur Megure adalah Yutaka Abe, pewaris asuransi yang dimiliki Masaki. Meskipun Kogoro sangat curiga, alibi yang dimiliki Yutaka sangat kuat. Bahkan ia memiliki bukti otentik foto-foto yang menegaskan dirinya tidak terlibat sama sekali dengan kematian sahabat karibnya itu. benarkah demikian adanya? Hmmmm.

Aneh… Biasanya pembunuh menyembunyikan bukti-buktinya….. Tapi ia menyembunyikan mayat dalam perapian yang mudah ditemukan. Juga meninggalkan jejak si korban… Terlalu dibuat-buat! (Halaman 33)

Kasus kedua yang dihadapi Conan dan Kogoro ternyata cukup pelik. Berawal dengan laporan kehilangan ayah bernama Kenzo Hirota oleh serorang gadis bernama Masami Hirota. Meski terlihat baik-baik saja, ternyata kasus orang hilang ini berkembang ke arah yang sangat tidak disangka-sangka. Setelah berhasil mempertemukan keduanya, Kenzo justru tewas gantung diri.

Hal yang mencurigakan lagi adalah muncul seorang detektif yang mengaku mendapat permintaan mencari Kenzo Hirota dari seorang lelaki bernama Akira Hirota. Setelah kematian Kenzo, justru Akira yang kemudian menyusul tewas karena racun mematikan. Perkembangan kasus makin rumit ketika ternkuak fakta bahwa Kenzo tidak memiliki anak sama sekali. Lho?

Ini saya dengar dari perusahaan taksi tempat Pak Hirota bekerja… Setiap sore, Pak Hirota selalu lewat jalan yang sama tanpa membawa penumpang… Itu juga dengan kecepatan tinggi… (Halaman 89)

Kasus ketiga cukup unik karena kali ini Conan terpaksa ikut dengan teman-temannya sekelas menyelidiki sebuah rumah hantu. Ayumi Yoshida, Genta Kojima, dan Mitsuhiko Tsuburaya sudah siap dengan segala peralatan mulau dai pentungan, bahan makanan, serta senter dan kompas. Sedangkan Conan? Dia tidak bawa apa-apa sehingga dijuluki orang dusun. Hahahaha.

Meski awalnya Conan merasa rumah hantu itu hanya bualan semata, ternyata satu persatu misteri mulai terkuak dan berujung pada kasus kriminal lima tahun silam. Bahkan Genta dan Mitsuhiko harus rela menjadi salah satu korban sang pemilik rumah karena mereka dianggap mengganggu dan harus enyah secepatnya. Untung saja Conan dan Ayumi tidak tertangkap.

Ya, dalam puri ini ada seseorang… Ada seseorang yang keluar masuk sini! Tapi siapa!? Dan untuk apa!? (Halaman 141)

Jilid kedua ini misteri dan kasus yang harus dipecahkan Conan masih cukup mudah diikuti. Tidak terlalu rumit, petunjuk-petunjuknya juga masih sederhana, sehingga penyelesaiannya juga tidak terlalu kompleks. Meski hal ini menyisakan berbagai tanda tanya tentang petunjuk yang lain, sang mangaka langsung mengungkap pelaku sehingga mau tidak mau tetap diterima.

Kasus yang kedua yaitu hilangnya Kenzo Hirota ternyata bermuara pada organisasi berjubah hitam. Ya benar, organisasi yang membuat tubuh Shinichi mengecil dan menjadi Conan ternyata muncul kembali di jilid ini. meski demikian, kemunculan mereka sangat singkat dan hanya berurusan dengan Masami Hirota atau bernama asli Akemi Miyano yang berujung tragis.

SD Teitan sebagai tempat sekolah baru Shinichi eh, Conan lambat laun juga mulai terlihat seru. diawali dengan petualangan pertama Conan, Ayumi, Genta, dan Mitsuhiko, dapat dilihat bahwa keempat orang ini nantinya akan menjadi sahabat karib. Meskipun masih anak-anak, keingintahuan mereka sangat besar. Mungkin hal ini yang membuat Conan cocok bersamanya.

Sama seperti jilid pertama, jilid kedua ini juga berakhir gantung. Tidak jelas apakah kelak gantungnya cerita terakhir jilid ini akan dilanjutkan kembali di jilid ketiga. Oh iya, saya agak terganggu dengan ketiadaan judul chapter di komik ini. saya jadi tidak bisa menghitung ada berapa chapter dalam satu tankoubon. Menurut saya ini penting untuk mengetahui komposisi.

Penilaian Akhir:


goodreads badge add plus

Detektif Conan (Jilid 1)

coverconan1

Judul: Detektif Conan (Jilid 1)

Judul Asli: Meitantei Conan

Komikus: Aoyama Gosho

Penerjemah: Tita Feronti

Penerbit: Elex Media Komputindo

Jumlah Halaman: 180

Terbit Perdana: 1997

Kepemilikan: Cetakan Pertama, 1997

ISBN: 9789796677900

cooltext-review

Kisah misteri-kriminal-detektif memiliki penggemar yang tidak sedikit. Pemecahan misteri (biasanya kasus kriminal) yang coba diungkap oleh seorang detektif tidak pernah habis untuk dijelajahi. Pelaku yang memiliki naluri tidak ingin tertangkap berusah keras menyusun satu demi satu trik yang sempurna tanpa cacat. Inilah yang dianggap menarik oleh penggemarnya.

Komik yang memiliki tema detektif hadir dalam serial berjudul Detektif Conan. Dari judulnya yang sangat tersurat ini bisa diketahui bahwa cerita komik ini mengusung lika-liku seorang detektif dalam memecahkan kasus kriminal yang terjadi di sekitarnya. Biasanya san tokoh detektif adalah orang dewasa dan sangat jenius. Nah, mari simak ulasan saya berikut ini.

Jilid perdana komik ini tidak memiliki daftar isi yang memuat judul tiap chapter. Pun demikian dengan isinya yang tidak memiliki judul chapter yang memsahkannya. Kisah bermula ketika seorang detektif muda bernama Shinichi Kudo sedang bermain di Tropical Land bersama teman perempuannya, Ran Mouri. Di sini terjadi kasus kematian seseorang yang sangat sadis.

Lokasi kejadian adalah gerbong kereta roller coaster. Korban yang bernama Kishida adalah kekasih Aiko. Teman mereka berdua, Hitomi, naik di kereta yang sama. Secara kebetulan, Ran dan Shinichi ikut menjadi saksi kematian Kishida. Meski ada bukti yang ada di tas Aiko, Shinichi merasa bahwa gadis itu tidak akan bisa membunuh kekasihnya sendiri.

Memang tidak bisa jika hanya dengan tenaga manusia… Tapi… Jika menggunakan kecepatan kereta dan lilitan benang piano, itu memungkinkan! (Halaman 26-27)

Saat perjalanan pulang, Shinichi merasa curiga dengan lelaki berjubah hitam yang sempat berjumpa dengannya. Sayang, rasa ingin tahunya harus dibalas dengan pil penyusut tubuh yang membuat Shinichi yang notabene anak kelas 2 SMA berusia 17 tahun menjadi kecil seolah anak berusia 6 tahun! Mau tidak mau akhirnya ia menyamar dengan nama Conan Edogawa.

Saat itu, tiba-tiba ayah Ran yang bernama Kogoro Mouri yang menjadi detektif swasta mendapat panggilan kasus penculikan oleh lelaki berjubah hitam. Yang diculik adalah Akiko Tani, putri seorang konglomerat. Satu-satunya saksi yang ada adalah Aso, asisten Akiko. Meski tercium gelagat yang aneh, mereka semua tidak menyadari nyawa Akiko mulai terancam.

Padahal waktu aku menjadi Shinichi Kudo, Detektif SMA, semua menghormati kesimpulanku. Saat menjadi kecil, tak ada yang mau mendengar ucapanku. (Halaman 74)

Conan yang akhirnya menumpang di rumah Kogoro Mouri mlai terlibat kasus lain. Salah satunya kasus kematian seorang pria di apartemen artis kenamaan Yoko Okino. Awalnya Yoko dan manajernya, Yamagishi, ingin meminta bantuan Kogoro agar bisa menangkap pelaku penguntitan Yoko. Tak disangka ketika pulang, ada mayat seorang pria di kamar Yoko.

Di jari mayat itu ada rambut!? Rambut siapa!? Mengapa manajer itu menyembunyikannya!? Jangan-jangan pelaku kasus ini… (Halaman 141)

Hmm jilid perdana ini menawarkan premis yan sangat menarik. Seorang detektif SMA yang tersohor ke seluruh Jepang tiba-tiba harus menerima kenyataan dirinya menjadi anak-anak akibat sebuah obat yang dibawa organisasi misterius hanya karena ia penasaran tentang lelaki berjubah hitam. Kehidupannya tentu hancur seketika dan kembali mengulang jadi anak-anak.

Meski telah menjadi anak-anak, kemampuan Shinichi tidak menurun.ia tetap bisa memcahkan kasus yang bahkan seorang Kogoro Mouri dan Inspektur Megure dari kepolisian tidak bisa memecahkannya. Sebenarnya saya sangat benci sih dengan cerita detektif yang membuat polisi hanya sebagai boneka tak berguna. Tapi ya gimana, memang takdir mereka begitu. Pukpuk.

Oh iya, tentang kasus yang terjadi di komik perdana ini, menurut saya cukup menarik. Meski tidak terlalu berat, saya sangat menikmati alur yang dibuat Aoyama Gosho. Tentu saja saya tidak bisa memcahkan kasusnya karena saya digiring hanya mengikuti alur berpikir Conan yang menjadi inti kisah ini. Jilid perdana ini juga ditutup dengan amat manis meskipun sesungguhnya sangat sedih. Loh maksudnya? Penasaran? Simak sendiri saja ya~~

Penilaian Akhir:


goodreads badge add plus

One Piece (Jilid 3)

coverone3

Judul: One Piece (Jilid 3)

Sub Judul: Hal yang Tak Dapat Dipungkiri

Komikus: Oda Eiichiro

Penerjemah: Faira Ammadea

Penerbit: Elex Media Komputindo

Jumlah Halaman: 198

Terbit Perdana: 2003

Kepemilikan: Cetakan Pertama, 2003

ISBN: 9789792041224

cooltext-blurb

Luffy tak bisa menahan marah saat golok Buggy Badut merobek topi jeraminya, dan tentu saja Buggy Badut mendapat balasan yang setimpal. Akhirnya Nami bersedia berlayar bersama Luffy dan Roronoa Zoro. Di tengah perjalanan menuju Grand Line, Luffy, Zoro, dan Nami mampir di sebuah pulau untuk mencari bekal makanan. Di sana mereka bertemu manusia aneh penjaga harta karun pulau…

cooltext-review

Kali ini saya akan mengulas jilid ketiga dari seri komik One Piece. Komik One Piece ini memiliki tipe chapter yang berkaitan antara satu dengan selanjutnya. Alurnya maju, sehingga harus mengikuti sejak awal agar mengetahui tentang awal mula konflik dan tokoh-tokohnya. Jilid kedua yang lalu berakhir ketika Lufffy akan berhadapan langsung dengan Buggy.

Jalan Sang Pencuri adalah detik-detik pertarungan Buggy si manusia Bara Bara melawan Luffy si manusia Gomu Gomu. Meskipun disebut pertarungan, menurut saya banyak dialog dan cerita yang disuguhkan daripada aksi yang sadis dan keras. Hal ini dimulai ketika Buggy mengisahkan hubungannya dimasa lalu dengan Shanks, bajak laut yang sangat dikagumi Luffy.

Ketika Buggy asik berhadapan dengan Luffy, Nami mencoba menjarah seluruh harta kekayaan kelompok bajak laut Buggy. Tak disangka, hal itu diketahui oleh Buggy. Ia segera mencerai-beraikan tubuhnya dan menyerang Nami. Melihat hal ini, tentu saja Luffy tidak tinggal diam dan menghalau Buggy. Antiklimaks pertarungan ini membuat saya terbahak-bahak. XD

Jangan bercanda! Hartaku adalah milikku!! Kau kira dengan mencurinya berarti jadi milikmu!? Dari mana kau belajar hal seperti itu!? (Halaman 50)

Luffy, Nami, dan Zoro akhirnya berlayar bersama menuju Grand Line. Sayangnya, Luffy dan Zoro terlalu bodoh dengan tidak mempersiapkan perbekalan sama sekali. Akhirnya mereka bertiga merapat ke sebuah pulau tak berpenghuni. Benarkah demikian? Ternyata pulau tersebut dihuni berbagai hewan aneh. Selain itu ada seorang penjaga pulau bernama “Gaimon”.

Gaimon sesungguhnya adalah bajak laut. Pada chapter berjudul Si Makhluk Ajaib, ia mengisahkan bagaimana awal mula ia menjadi penghuni tetap pulau itu selama dua puluh tahun tanpa bisa melarikan diri. Kemauannya yang keras tak meninggalkan pulau sesungguhnya dikarenakan ia melindungi lima peti harta karun yang ada di puncak tebing.

Gara-gara kotak ini, aku jadi terjebak!! Karena itulah selama dua puluh tahun aku terus melindungi harta karun ini!! Harta karun milikku!! (Halaman 105)

Babak baru petualangan yang cukup panjang dimulai ketika akhirnya Luffy, Nami, dan Zoro singgah ke sebuah desa di tepi pantai. Di desa tersebut hidup seorang pemuda seusia Luffy bernama Usopp. Ia memiliki tiga pengikut setia yang masih anak-anak bernama Ninjin, Pi-Man, dan Tamanegi. Sehari-hari Usopp membuat geram penduduk desa dengan berbuat onar.

Hal yang Tak Dapat Dipungkiri merupakan chapter yang sangat emosional terkait dengan Usopp. Semua bermula ketika Usopp sering menjenguk Kaya, gadis muda yang sakit-sakitan. Meskipun Usopp dibenci warga desa, Kaya sangat senang dengan Usopp yang lucu dan sering membuatnya tertawa. Namun, Kurohador, sang kepala pelayan tidak suka pada Usopp.

Aku kasihan padamu… Bukankah kau membancinya? Ayahmu yang tergila-gila pada harta hingga tega meninggalkan keluarga dan kampung halamannya. (Halaman 151)

Jilid ketiga ini semakin menarik saja. berbagai kejadian tidak membosankan untuk diikuti satu demi satu. Saya suka segi humor yang disuguhkan oleh sang mangaka. Tidak berlebihan dan porsinya pas sesai kebutuhan. Mau itu slapstick, antiklimaks, atau umpatan dan ejekan. Sepertinya saya dan sang mangaka memiliki sense of humor yang sama. Hahahaha.

Oh iya, selain beberapa tokoh yang telah saya sebutkan di atas, ada tokoh lain yaitu Jango si ahli hipnotis dan Yasopp, ayah Usopp yang sempat disinggung sedikit. Namun, karena kemunculan mereka masih sangat minim, saya tidak akan mengulas lebih banyak. Yang jelas, akhir jilid ini diisi dengan rencana busuk Kurohador dan Jango yang mengincar harta kekayaan Kaya.

Chemistry antara Nami, Luffy, dan Zoro yang baru saja dipertemukan dalam satu kelompok bajak laut terasa cukup mengalir dan tidak terlalu dipaksakan. Meskipun demikian, mereka bertiga sudah saling melengkapi dan melindungi satu sama lain sehingga petualangan pencarian harta karun terbesar dalam sejarah terasa mengasyikkan. Jadi penasaran kelanjutannya!

Penilaian Akhir:


goodreads badge add plus

One Piece (Jilid 2)

coverone2

Judul: One Piece (Jilid 2)

Sub Judul: Versus!! Komplotan Bajak Laut Buggy

Komikus: Oda Eiichiro

Penerjemah: Faira Ammadea

Penerbit: Elex Media Komputindo

Jumlah Halaman: 198

Terbit Perdana: 2003

Kepemilikan: Cetakan Pertama, 2003

ISBN: 9789792040005

cooltext-blurb

Akhirnya aku berhasil mengajak Roronoa Zoro bergabung. Sekarang kami perlu seorang navigator. Aku menemukan seorang calon yang sangat tepat, namun dia bersikeras menolak bergabung karena dia sangat membenci bajak laut. Sementara itu, dalam keadaan terperangkap dalam kandang, aku harus menghadapi meriam Buggy Badut…

cooltext-review

Petualangan Monkey D. Luffy menuju gelar Raja Bajak Laut maih terus berlanjut. setelah berhasil mengajak Roronoa Zoro, sang ahli pedang, kali ini mereka hendak mencari seorang navigator atau penunjuk arah menuju Grand Line, lokasi yang disinyalir merupakan tempat seluruh kekayaan dan harta milik Raja Bajak Laut generasi sebelumnya.

Perjalanan itu diawali dengan tragedi Luffy yang dibawa oleh burung raksasa dan terdampar di sebuah kota yang dikuasai oleh kelompok bajak laut pimpinan Buggy. Selain bajak laut itu, ada seorang gadis bernama Nami yang gemar mencuri harta bajak laut. Pada chapter Insiden di Rumah Minum ini dikisahkan Nami yang membodohi Luffy dan menyerahkan pada Buggy.

Meski seolah berniat bergabung dengan mereka, sesungguhnya Nami hanya berniat mencuri peta lokasi Grand Line dan menjarah seluruh harta kelompok bajak laut itu yang disembunyikan di sebuah rumah yang dijadikan markas mereka. Sayangnya, keadaan mulai tak terkendali dan Buggy memaksa Nami untuk membunuh Luffy sebagai tanda kesungguhan.

…Tidak! Kenapa jadi begini…? Jika tidak menembaknya, pasti aku langsung dibunuh!! Tapi, meskipn dia seorang bajak laut… Kalau aku membunuhnya seperti ini, berarti aku sama rendahnya dengan mereka!! (Halaman 37)

Akhir yang cukup dramatis akhirnya terjadi ketika Zoro mulai menampakkan diri. Oh iya, Luffy saat itu sedang dikurung dalam sebuah kandang super kuat. Awalnya Zoro sudah yakin mengalahkan Buggy dengan memotong tubuh bajak laut berhidung merah itu berkeping-keping. Namun, ternyata Buggy telah memakan buah iblis Bara Bara sehingga ia tak bisa mati.

Harta yang Berharga adalah chapter yang mengisahkan pertarungan Luffy melawan Mohji, wakil ketua bajak laut dan singa peliharannya yang sangat besar bernama Richie. Sesungguhnya Luffy tak berniat bertarung. Hanya saja, ia menyaksikan seekor anjing bernama Shushu harus kehilangan harta satu-satunya karena seorang Mohji. Ia tak bisa memaafkan hal itu.

Kau tidak perlu minta maaf. Apa pun yang kau lakukan, kau tidak akan bisa mengembalikan harta yang paling berharga bagi anjing itu! (Halaman 105)

Meskipun kota itu sudah tidak berpenghuni, Walikota Boodle masih menyempatkan mengunjungi kota yang ia bangun dua puluh tahun silam bersama generasi pertama penduduk kota. Ia tidak rela kotanya hancur berantakan oleh Buggy. Meskipun ia yakin bahwa ia akan mati jika melawan Buggy, tetapi ia tidak menyerah begitu saja dan tetap ingin menantangnya.

Kehendak walikota itu akhirnya menyeret Luffy, Nami, dan Zoro yang tidak tega melihat walikota mati. Chapter Kedudukan mengisahkan pertarungan Zoro dengan Cabaji, kepala staf(?) bajak laut. Ia memiliki berbagai jurus dengan nama yang aneh dan siap menghabisi Zoro dalam sekejap. Kala itu Zoro sedang terluka karena tusukan pisau. Tentu saja hal ini diincar Cabaji.

Aku mengerti… Semua yang ada dalam dirimu berasal dari keinginan yang kuat… Tapi, tenang saja. Luka-lukamu itu sudah cukup sebagai alasan untuk dikalahkan olehku. (Halaman 173)

Sembilan chapter yang tersaji dalam jilid kedua ini mulai menampakkan geliat keseruan dibandingkan jilid pertama yang lalu. Meskipun tidak signifikan karena masih dalam proses perkenalan tokoh utama dan kemunculan konflik, sang mangaka bisa mengemas hal ini dengan baik. Apalagi dengan munculnya tokoh Buggy yang sangat emosional menambah keseruan.

Setelah Zoro yang sukses direkrut sebagai rekan bajak laut, kali ini Luffy mengajak Nami yang penggila harta untuk turut serta bersamanya. Awalnya Nami menolak karena ia sangat membenci bajak laut karena bajak laut pernah merenggut kebahagiaannya di masa lalu. Namun demikian, akhirnya Nami bersedia bergabung namun tidak ingin disebut sebagai bajak laut(?).

Kelompok bajak laut Buggy sukses membuat saya tertarik. Alih-alih tidak suka dengan tokoh antagonis ini, saya justru tertawa gara-gara kebodohan mereka. Bahkan Buggy senang sekali mencari gara-gara dan mudah naik pitam kemudian meledakkan anak buahnya sendiri. Ya benar, meledakkan dengan meriam adalah kesukaan Buggy. Hingga kemudian ia kena batunya.

Oh iya, satu hal yang menarik dari jilid ini adalah adanya sketsa kasar tiap akhir chapter. Sketsanya memang sangat kasar. Hanya terdiri dati goresan bulat dan garis-garis yang menandai adegan dalam satu halaman. Hal ini tentu membuat saya kagum ketika menyaksikan goresan-goresan kasar itu menjadi gambar jelas dan menarik ketika sudah siap dibaca.

Selain itu, ada bonus dua halaman mewarnai dan mainan kertas berbentuk luffy. Tentu saja saya tidak mewarnai kedua halaman itu dan merobek kertas komik yang timis hanya demi merakit mainan Luffy. Peling tidak kedua hal tersebut membuat jilid ini lebih interaktif dan berbeda. Apalagi ada sekilas trivia tentang bajak laut viking yang disampaikan mangaka. Wow!

Penilaian Akhir:


goodreads badge add plus

One Piece (Jilid 1)

coverone1

Judul: One Piece (Jilid 1)

Sub Judul: Romance Dawn

Komikus: Oda Eiichiro

Penerjemah: Faira Ammadea

Penerbit: Elex Media Komputindo

Jumlah Halaman: 206

Terbit Perdana: 2002

Kepemilikan: Cetakan Pertama, 2002

ISBN: 9789792039504

cooltext-blurb

Namaku Luffy. Dahulu, ada seorang pria yang telah memiliki semua kekayaan, kemasyhuran, dan kekuasaan di dunia yang disebut One Piece, yaitu Gold Roger, si Raja Bajak laut. Kalimat terakhir yang diucapkan sebelum kematiannya telah mendorong orang-orang di seluruh dunia untuk mengarungi lautan, mencari harta karun, termasuk aku. Aku ingin menjadi Raja Bajak Laut! Namun, untuk meraih cita-cita itu aku harus jadi kuat! Buah gomu-gomu yang kumakan, membuatku menjadi manusia karet. Ya! Sekarang saatnya mencari kru untuk kapal bajak lautku!

cooltext-review

Bajak laut. Siapa yang tidak pernah mendengar istilah itu? Sering dikaitkan dengan dunia kejahatan di lautan membuat banyak kisah yang mengangkat sepak terjang bajak laut ini. penggambarannya juga macam-macam, ada yang bermata satu dan berkaki kayu, sering bertarung dengan gerombolan bajak laut lain, dan sebagainya. Begitu pula dengan komik ini.

One Piece adalah komik yang mengisahkan tentang perjalanan hidup seseorang bernama Monkey D. Luffy yang ingin menjadi Raja Bajak Laut dan memiliki semua kekayaan, kemasyhuran, dan kekuasaan di dunia atau biasa disebut One Piece. Pemilik One Piece sesungguhnya sudah ada, namun ia telah mati dan menyembunyikan segala kekayaannya itu.

Delapan chapter yang disuguhkan di jilid perdana ini diawali dengan masa kecil Luffy ketika ada kelompok bajak laut yang singgah di kotanya. Luffy yang belum genap sepuluh tahun selalu memohon pada Shanks Si Rambut Merah, pimpinan bajak laut itu, agar mengijinkannya ikut berlayar. Tentu saja Shanks tidak bersedia. Kisah ini tersaji dalam chapter Romance Dawn.

Masalah mulai muncul ketika tiba-tiba ada kelompok perompak gunung yang dipimpin oleh Higuma memporak-porandakan bar milik Makino. Tak ingin ada orang berperilaku jahat, Luffy menantang Higuma meminta maaf. Kekacauan makin heboh ketika Luffy memakan buah Gomu Gomu yang membuatnya menjadi manusia karet. Waduh, lantas bagaimana nih!?

Dengar… Meskipun aku dipukul dengan sebotol sake, atau dipermainkan oleh kalian, bagiku itu bukan masalah. Tapi! Apa pun alasannya, aku tidak akan mengampuni orang yang menyakiti sahabatku!! (Halaman 35)

Sepuluh tahun kemudian, Luffy sudah beranjak dewasa dan bertekad menjadi Raja Bajak Laut. Ia akhirnya mulai mengembara di lautan luas sambil mencari kru kapal bajak laut. Ia berjumpa dengan Coby, pesuruh di grup bajak laut pimpinan Alvida Si Gada Besi. Alvida bukanlah majikan yang baik. Hal ini membuat Coby muak dan ikut Luffy menuju pulau Angkatan Laut.

Zoro Si Pemburu Perompak adalah chapter yang membawa Luffy bertemu dengan calon rekannya mengarungi samudra. Roronoa Zoro yang dianggap pengacau kota dipasung oleh Helmeppo, putra dari Kapten Morgan Si Lengan Kapak. Ternyata selama menjadi kapten, Morgan ataupun Helmeppo sangat sewenang-wenang. Zoro ikut dijadikan calon orang yang akan dibunuh.

Apa? Dari mana kau dengar berita seperti itu? Janji itu hanya sebuah lelucon!! Hanya orang bodoh yang akan menganggapnya serius. He he he. (Halaman 100)

Chapter berjudul Orang Pertama mengisahkan tentang bagaimana Zoro mulai melawan balik karena ditipu mentah-mentah oleh Helmeppo. Kelihaiannya bermain pedang sangat mengagumkan. Belasan anggota angkatan laut yang diperintahkan Morgan untuk membunuhnya bisa ia kalahkan dalam sekejap. Hal ini tentu membuat Morgan geram.

Morgan sendiri berhadapan langsung dengan Luffy sang manusia karet. Kemampuannya tidak bisa dianggap remeh meskipun ia baru saja memulai perjalanan menjadi bajak laut. Sedangkan Coby? Ia terpaksa harus menerima satu tembakan di dada kirinya saat membantu Zoro membebaskan diri. Meskipun demikian, Coby tetap bertekad menjadi Perwira Angkatan Laut.

Kau tak bisa menyangkal bahwa kau pernah bekerja di kapal Alvida selama dua tahun, walaupun hanya sebagai pesuruh. Jangan pernah meremehkan penyelidikan Angkatan Laut. Kalau hal itu sampai ketahuan, kau tak akan bisa bergabung dengan mereka. (Halaman 172)

One Piece is cool!! Saya sebenarnya kurang begitu suka dengan bajak laut. Referensi tentang bajak laut yang jahat, kasar, dan licik membuat saya agak malas mengikuti cerita yang ada kaitannya dengan bajak laut. Namun, One Piece berbeda. Mereka dikisahkan memiliki karakteristik yang berbeda-beda, meski sisi kasar dan licik kerap ditemui. Hal ini bisa terobati.

Adanya tujuan yang menajadi cita-cita Luffy sejak jilid pertama membuat One Piece memiliki totok fokus yang sangat kuat sehingga (semoga saja) kelak tidak ada yang namanya cerita berceceran kemana-mana dan melupakann benang merah tentang cita-cita Luffy menjadi Raja Bajak Laut. Oh iya, meski konsep One Piece masih agak mengambang, saya tetap menikmati.

Satu hal yang membuat saya menyukai One Piece adalah segi humor yang tidak tanggung-tanggung. Slapstick, antiklimaks, dan berbagai hal lebay membuat cerita menjadi lebih berwarna. Misalnya saja ketika Alvida yang sangat ditakuti bawahannya tiba-tiba dihina Luffy sebagai tante-tante tua yang menyeramkan. Semua sontak melotot dan menganga lebar. Ahaha.

Munculnya tokoh Zoro yang menjadi rekan pertama Luffy juga sangat mengejutkan. Perjalanan Luffy menjadi calon Raja Bajak Laut memang baru saja dimulai. Kru kapal perahu juga masih dikumpulkan Luffy satu demi satu. Masih sangat panjang. Namun demikian, saya bisa menebak bahwa pengembaraan Luffy menjcari One Piece akan tetap menarik untuk diikuti.

Penilaian Akhir:


goodreads badge add plus

Lum, The Invader Girl (Jilid 3)

coverlum3

Judul: Lum, The Invader Girl (Jilid 3)

Judul Asli: Urusei Yatsura (Shinso-ban)

Komikus: Takahashi Rumiko

Penerjemah: Lanny

Penerbit: Elex Media Komputindo

Jumlah Halaman: 196

Terbit Perdana: 2008

Kepemilikan: Cetakan Pertama, 2008

ISBN: 9789792735291

cooltext-blurb

Ataru Moroboshi punya saingan! Manusia ini mirip sekali dengannya. Cuma mungkin sedikit tampan? Namanya Shutaro Mendo. Bedanya, cowok satu ini sepertinya tidak anti pada Lum. Siapa dia?

cooltext-review

Halo. Jumpa lagi dengan resensi komik yang saya kebut terus dalam tahun ini. Masih mengusung judul yang sama, kali ini Lum, The Invader Girl sudah memasuki jilid ketiga yang saya baca. Jumlah chapter sudah meningkat lagi setelah jilid kedua turun. Sembilan chapter dan extra file yang disuguhkan dalam jilid ketiga ini masih tetap menarik. Penasaran?

Salah satu chapter yang sangat sentimentil sekaligus seru adalah yang berjudul Aku Tak Bermaksud Mengucapkan Selamat Tinggal. Cerita bermula ketika dalam perjalanan pulang sekolah, Ataru memakan permen pemberian Lum. Meskipun Shinobu sudah melarang memakannya, Ataru tetap menelan permen itu. Ternyata rasanya sangat pedas dan membuatnya terbirit-birit.

Demi menghilangkan rasa pedas, Ataru yang kebetulan melewati Cherry yang hendak mengubur kue manju, langsung saja melahap kue itu hingga tandas. Setelah habis, Ataru cegukan dan voila! Ataru terbagi menjadi dua orang kembar! Meski kembar, keduanya berbeda sifat. Meskipun demikian, Lum dan Shinobu justru bahagia dengan kondisi Ataru. Kok bisa?

Karena aku terbelah jadi 2 orang, aku akan tinggal selamanya di planet Lum, soalnya di sana lebih menarik dan aneh daripada kehidupan pelit di sini! (Halaman 60)

Sepertinya Takahashi Rumiko gemar memunculkan tokoh baru pada setiap jilid yang terbit. Kali ini ada satu tokoh utama baru yang menjadi “saingan” Ataru. Ia adalah pemuda kaya raya bernama Mendo Shutaro. Meskipun dia pintar, tampan, dan kaya, sesungguhnya dia “sama persis” dengan Ataru. Lum telah membuktikan betapa keduanya seimbang tanpa perbedaan.

Chapter berjudul Kesulitan Telah Datang ini mengisahkan bagaimana perangai Mendo yang mudah memikat hati cewek-cewek termasuk Shinobu. Padahal selama ini Ataru mati-matian mempertahankan hubungannya dengan Shinobu. Sedangkan Lum? Ia masih setia dengan Ataru meskipun lambat laun ada lelaki lain yang mulai tertarik padanya. Siapakah dia?

Orang seperti itu kalau dari awal sudah berlaku buruk, maka seterusnya pun akan tidak beres! Yang namanya keterlambatan adalah akar dari semua keburukan dalam kehidupan para siswa! (Halaman 105)

Chapter Menunggumu merupakan kelanjutan dari sepak terjang Mendo dalam jalinan cerita hidup Ataru, Lum, dan Shinobu. Cinta segi empat yang terjadi antara Lum, Ataru, Shinobu, dan Mendo menjadi babak baru hubungan percintaan antar tokoh utama. Tak main-main, baik Ataru maupun Mendo tetap berusaha merebut perhatian gadis yang mereka sukai.

Skema percintaan mereka berputar-putar. Ataru mencintai Shinobu, Shinobu mulai menyukai Mendo, Mendo terpikat pada Lum, dan Lum cinta mati pada Ataru. Masing-masing terkesan mengejar bayangan orang lain. Namun, justru hal ini menjadi menarik dengan bumbu-bumbu kebodohan Ataru, kemarahan Shinobu, ganasnya Lum, dan pesona kata-kata Mendo. Sweet.

Lum, bagaimana kalau kamu tinggalkan saja Moroboshi!? Dia cocoknya dengan orang yang tidak terpelajar dan penampilannya aneh. (Halaman 174)

Setelah dua jilid terjadi kesalahan pencantuman blurb, akhirnya jilid ketiga ini sudah tertulis blurb yang benar. Untung saja sudah diganti, kalau tidak, editor komik ini pasti akan saya cerca lagi hehehe. Anyway, saya suka juga dengan gaya bahasa yang digunakan sang penerjemah. Tidak kaku dan kaya akan perbendaharaan kata. Good job.

Menginjak jilid ketiga ini, ada sebuah perasaan ganjil yang saya rasakan terkait tokoh utama yang berperan. Saya merasa judul komik ini tidak merepresentasikan tokoh utama dan cerita yang disajikan. Lum yang dicantumkan di judul justru posisinya kalah oleh Ataru sehingga jadi setara dengan Shinobu. Sedangkan “invader”? Ah status itu sudah menguap sejak jilid perdana.

Kedatangan tokoh Mendo Shutaro memang menjadi jalan keluar tema hareem ala Ataru yang diusung komik ini sejak jilid pertama. Paling tidak, munculnya tokoh laki-laki pesaing Ataru membuat formula hareem tidak digunakan berlebihan. Soalnya saya jujur sudah agak muak dengan tema hareem. Apalagi jika tokoh utama laki-laki seperti Ataru yang bodoh dan nganu.

Oh iya, extra file jilid ketiga ini mengusung tokoh utama perempuan bernama Shinobu Miyake. Berbagai trivia tentang teman sekelas Ataru ini ternyata banyak yang terkuak. Salah satunya adalah nama lengkap Shinobu yang baru tertulis di bagian extra file ini. sayang, pencantuman trivia dari jilid yang jauh sesudahnya membuat kenikmatan membaca jadi berkurang. Huft.

Penilaian Akhir:


goodreads badge add plus

Lum, The Invader Girl (Jilid 2)

coverlum2

Judul: Lum, The Invader Girl (Jilid 2)

Judul Asli: Urusei Yatsura (Shinso-ban)

Komikus: Takahashi Rumiko

Penerjemah: Lanny

Penerbit: Elex Media Komputindo

Jumlah Halaman: 196

Terbit Perdana: 2008

Kepemilikan: Cetakan Pertama, 2008

ISBN: 9789792733600

cooltext-blurb

Tak lama lagi SMA Kuyo akan mengadakan festival olahraga. Semua murid mempersiapkan segala sesuatunya dengan semangat tinggi, kecuali Utsunomiya yang dapat tugas untuk berpakaian ala “Si Tudung Merah” di festival nanti. Didandani seperti perempuan sudah jelas membuat Utsunomiya kesal, tapi yang paling membuatnya gundah adalah di festival itu para wali murid diharuskan hadir. Dan untuk membantu teman

cooltext-review

Yo! Balik lagi~ Kali ini saya masih mengusung komik yang sama namun jilid yang berbeda yaitu Lum, The Invader Girl jilid kedua. Tidak seperti jilid perdana, kali ini hanya ada delapan chapter plus bagian special data file. Hal ini membuat jumlah halamannya lebih sedikit dibandingkan jilid yang lalu. Namun, apakah masih tetap seseru pendahulunya? Yuk simak.

Salah satu chapter yang menurut saya sangat menarik adalah yang berjudul Keturunan. Awal mula sebenarnya sangat biasa saja sih, tentang Ataru yang sudah beberapa hari berturut-turut selalu terlambat sekolah. Kali ini juga terancam terlambat karena bangun kesiangan. Bahkan ia sarapan dan ganti baju secara bersamaan. Melihat ini, Lum berniat membantu “suaminya” itu.

Lum menciptakan lorong pintas ajaib sehingga Ataru bisa langsung sampai ke sekolah. Meski Ataru bisa sampai dengan sangat singkat, ternyata Lum membuat lorong pintas menuju masa sepuluh tahun yang akan datang, yang secara kebetulan di sekolah sedang ada reuni angkatan Ataru. Kelucuan mulai muncul ketika ada anak kecil bernama Kokeru Moroboshi. Siapa dia?

Oh iya, sekarang kan 10 tahun yang akan datang!! Gara-gara kamu, bekalku diambil, uangku habis sia-sia, dan telat datang ke sekolah!! (Halaman 67)

Chapter selanjutnya yang sangat menarik adalah berjudul Pita Kuning yang Membahayakan. Seringnya Ataru mendapat kekerasan dari “istrinya” alias Lum yang sangat kuat membuat Ataru frustrasi. Kekuatan terbesar Lum yaitu mengeluarkan tenaga listrik dan menyetrum Ataru hingga tak berdaya membuat Ataru meminta bantuan pada Cherry yang “sakti” :D

Ternyata Cherry menyanggupi permohonan Ataru dan mengirimkan sebuah pita kuning beserta surat yang berisi catatan untuk Ataru. Meskipun pita itu memang sangat bermanfaat menghilangkan kekuatan super milik Lum, Ataru justru mendapatkan masalah baru dan mau tidak mau mengakui segala tindakannya. Reaksi Lum tentu marah dan berniat menghabisinya.

Apa, ikat Lum dengan ini!? Ini hanya bisa dilepas oleh orang yang mengikatnya. Pita khusus untuk menyegel kekuatan jin. (Halaman 117)

Chapter Jadilah Perempuan adalah awal munculnya tokoh perempuan baru bernama Putri Kuramaya. Ketika kelas Ataru sedang ada kegiatan di luar kelas saat malam hari, tiba-tiba ada pesawat yang menyerupai bintang jatuh di area hutan tempat Ataru dan lainnya berkemah. Ternyata di pesawat itu terbaring putri yang tertidur dan menunggu ciuman pria biar bangun.

Singkatnya, Ataru yang (lagi-lagi) sial, dibawa oleh para pelayan Putri Kurama dan tentu saja, Ataru yang mata keranjang tergila-gila pada sang putri dan tidak berpikir dua kali untuk menciumnya. Naas, ketika Putri Kurama bangun, ia tidak sudi berikrar semalam bersama Ataru agar  bangsanya bisa terselamatkan. Ataru dirasa tak memenuhi kuaifikasi. Lantas bagaimana??

‘Kan sudah kubilang, kalian harus mencarikan laki-laki tampan!! Kenapa laki-laki serigala begini? Hei, aku takkan berikrar dengan orang bodoh kayak gini!! (Halaman 142)

Pertama, saya masih ingin mengkritik tentang teledornya editor komik Lum, The Invader Girl jilid kedua ini. bisabisanya kesalahan pencantuman blurb masih terjadi. Bahkan sama persis dengan jilid pertama. Blurb masih milik komik lain tetapi tetap dituliskan di bagian belakang buku. Seharusnya kesalahan jilid pertama bisa dijadikan pembelajaran. Eeh, malah terulang.

Dari segi cerita, masih tetap menarik dan seru layaknya jilid perdana. Hanya saja, jilid kedua ini sudah sangat random berbagai peristiwa yang terjadi. Seolah segala macam tokoh utama hanya diperkenalkan dan disinggung cikal bakal konflik pada jilid pertama. Sedangkan jilid kedua sudah sangat acak tentang lokasi, waktu, dan hal-hal yang disajikan setiap chapternya.

Lagi-lagi saya selalu membandingkan dengan komik Ranma ½ yang sudah saya baca. Dibandingkan judul tersebut, komik Lum (setidaknya hingga jilid dua ini) masih jalan di tempat. Tidak ada progress berarti tentang keberlanjutan hidup Ataru dan Shinobu. Tidak jelas pulsa status Lu sebagai “istri” Ataru yang notabene bukan manusia bumi. Entahlah.

Ataru selalu digambarkan bodoh, ceroboh,, dan mata keranjang. Seseungguhnya kombinasi sifat itu tidak disukai cewek-cewek. Sayangnya, komik ini juga bertema hareem dengan Ataru sebagai titik utamanya. Berbagai perempuan cantik dan seksi selalu bersinggungan dengan dirinya. Seolah segala sifat buruknya tak ada masalah. Padahal tabiat Ataru juga menyebalkan.

Oh iya, pada jilid ini ada extra file yang berisi tentang salah satu tokoh perempuan cantik bernama Sakura. Trivia-trivia yang ada di bagian ini banyak yang menyinggung komik jilid-jilid berikutnya, bahkan jilid yang sangat jauh ke depan. Menurut saya ini sangat mengganggu karena pengetahuan saya masih sampai jilid 2, tetapi sudah dicontohkan jilid 25. Kan kesel.

Meskipun demikian, hal-hal lebay dan terlalu ajaib menurut saya masih dalam porsi cukup dan menunjang keberlangsungan cerita. Misalnya saja tiba-tiba Ataru diculik ke istana Raja Naga di dasar danau ataupun Ataru yang disetrum jutaan volt oleh Lum masih baik-baik saja. Sang mangaka masih membuat benang merah sehingga cerita tetap jalan ke depan. #terTulus.

Penilaian Akhir:


goodreads badge add plus

Lum, The Invader Girl (Jilid 1)

coverlum1

Judul: Lum, The Invader Girl (Jilid 1)

Judul Asli: Urusei Yatsura (Shinso-ban)

Komikus: Takahashi Rumiko

Penerjemah: Lanny

Penerbit: Elex Media Komputindo

Jumlah Halaman: 204

Terbit Perdana: 2008

Kepemilikan: Cetakan Pertama, 2008

ISBN: 9789792731873

cooltext-blurb

Tak lama lagi SMA Kuyo akan mengadakan festival olahraga. Semua murid mempersiapkan segala sesuatunya dengan semangat tinggi, kecuali Utsunomiya yang dapat tugas untuk berpakaian ala “Si Tudung Merah” di festival nanti. Didandani seperti perempuan sudah jelas membuat Utsunomiya kesal, tapi yang paling membuatnya gundah adalah di festival itu para wali murid diharuskan hadir. Dan untuk membantu teman

cooltext-review

Setelah mencicipi tiga belas jilid Ranma ½ hasil karya Takahashi Rumiko, kali ini saya berkesempatan membaca buah karya beliau yang berjudul Lum, The Invader Girl atau dalam bahasa Jepang dikenal dengan judul Urusei Yatsura. Cerita dan tokoh yang muncul di cerita ini sangat berbeda dibandingkan Ranma ½. Yang sama hanyalah hal-hal ajaib yang terjadi.

Jilid perdana ini memiliki sembilan chapter cerita dan ditambah dua extra files yang berisi trivia tentang komik ini. Tokoh utama cerita di komik ini adalah seorang pemuda SMU biasa bernama Moroboshi Ataru. Ia berpacaran dengan teman sekelasnya bernama Shinobu. Berbagai tragedi mulai muncul ketika ia berurusan dengan jin dan berbagai macam makhluk supernatural.

Chapter pertama berjudul Whirling Youth mengisahkan Ataru secara tidak sengaja harus memenangkan permainan jin-jinan selama maksimal sepuluh hari dengan makhluk luar angkasa agar bumi idak dikuasai makhluk asing. Lawan Ataru adalah Lum (dibaca Lam), invader atau alien cantik berpakaian bikini. Syaratnya Ataru harus memegang tanduk Lum.

Moroboshi menangis! Dia menangis sambil memeluk bra Lum yang tertinggal… Sungguh satu halaman masa muda yang indah, berjuanglah, Moroboshi! Jangan kalah, Moroboshi! Masih ada hari esok! (Halaman 18)

Selain Ataru, Shinobu, dan Lum, ada satu tokoh menyebalkan bernama Sakuranbo atau biasa (minta) dipanggil Cherry. Ia adalah seorang pendeta tua yang (mengaku) bisa melihat nasib buruk yang mengiringi Ataru dari melihat paras wajahnya. Chapter berjudul Kamu Pasti Mati adalah salah satu bukti ketika Lum yang telah kalah dari permainan jin-jinan melawan Ataru.

Secara tidak sengaja muncul kesalah pahaman yang membuat Lum menerima “lamaran” Ataru dan tinggal serumah. Ataru yang hanya mencintai Shinobu akhirnya terus menjaga hubungan dengannya dan terus menghindari Lum yang selalu saja membuatnya tidak nyaman di rumah sendiri. Tentu saja Lum sangat cemburu dan marah melihat hubungan Ataru dengan Shinobu.

Kedua kasus menghilang itu terjadi saat dia sedang menelepon kekasihnya. Lalu dari UFO Lum mengirim gelombang electrik dengan dahsyat ke rumah mereka berdua! Bentuk segitiga ini membuat black hole! (Halaman 100)

Cerita semakin kompleks ketika muncul satu lagi invader dari bangsa Lum yang hadir di bumi. Dia bernama Rei yang tak lain dan tak bukan adalah tunangan Lum. Sayangnya, sifat dirinya yang mudah berubah wujud menjadi sapi ketika marah membuat Lum tidak mau dijodohkan dengan Rei. Padahal Rei yang tidak bisa berbahsa Jepang sampai nekat menyusul tunangannya.

Tak Bisa Dibenci adalah chapter ketika Rei terus menerus mengejar Lum dan mengamuk ketika Ataru didekati oleh Lum setiap saat. Masalah semakin pelik ketika Rei yang tidak fasih berbahasa Jepang terus meneriakkan kalimat lamaran pada berbagai wanita saat mengejar Lum yang berlari kesana kemari. Tentu saja paras tampan Rei membuat kehebohan di mana-mana.

Sapi itu prototipenya, kalau jadi orang, pasti bentuknya jadi cowok aneh. Yah… untuk Lum, sih, bagus. sedikit di atas kami. Modal cowok, bukan tampang! (Halaman 137)

Dibandingkan dengan Ranma ½, komik Lum ini terasa lebih kompleks dan panjang jalinan ceritanya. Saya merasa komik Ranma ½ banyak dihiasi panel yang besar dan jalinan cerita singkat, sedangkan Lum banyak menggunakan ukuran panel yang kecil dan jalinan cerita yang tidak sederhana. meskipun demikian, sisi lebay dan terlalu ajaib masih khas Takahashi Rumiko.

Setting lokasi dan waktu pada awalnya tidak saya ketahui. Menilik berbagai macam keajaiban yang terjadi mulai dari setan, jin, dan alien, sepertinya tidak mungkin mengambil setting waktu modern. Sedangkan lokasi, bisa saya ketahui dari extra files bagian belakang bahwa lokasi Ataru hidup ada di Kota Tomobiki yang tentu saja hanya rekaan semata.

Oh iya, perlu saya sampaikan bahwa blurb yang tertulis di bagian belakang komik Lum, The Invader Girl ini entah bagaimana ceritanya lagi-lagi redaksi Elex Media Komputindo melakukan kesalahan fatal. Blurb yang tertulis di bagian belakang komik sesungguhnya adalah blurb untuk komik Jungle Boy jilid kedua karya Rie Nakamura. Entah kenapa redaksi bisa salah copy paste.

Segi cerita, saya lebih suka Lum daripada Ranma. Meskipun keduanya sama-sama mengambil tema slice of life yang tiap chaper tidak saling bertautan, cerita Lum yang leih kompleks dan ada akhir yang masuk akal membuat saya lebih puas ketika sampai pada penghujung cerita. Apalagi saya dibuat cengengesan ketika melihat kesialan Ataru yang tiada habisnya.

Jilid pertama kali ini memang masih berupa perkenalan tokoh dan awal mula konflik. Meskipun demikian, saya sudah bisa melihat keunikan masing-maing tokoh. Bukan hanya tokoh utama, tokoh pendamping pun juga mendapatkan porsi tayang yang cukup sehingga karakter dan sifat setiap tokohnya bisa tersajikan dengan baik. Well done, Lum! Tunggu review jilid berikutnya~

Penilaian Akhir:


goodreads badge add plus