Rss

Kesetiaan Mr. X

coverkesetiaan

Judul: Kesetiaan Mr. X

Judul Asli: Yôgisha X No Kenshin

Seri: Detective Galileo #3

Penulis: Keigo Higashino

Penerjemah: Faira Ammadea

Penerbit: Gramedia Pustaka Utama

Jumlah Halaman: 320

Terbit Perdana: 25 Juli 2016

Kepemilikan: Cetakan Pertama, 25 Juli 2016

ISBN: 9786020330525

cooltext-blurb

Ketika si mantan suami muncul lagi untuk memeras Yasuko Hanaoka dan putrinya, keadaan menjadi tak terkendali, hingga si mantan suami terbujur kaku di lantai apartemen. Yasuko berniat menghubungi polisi, tetapi mengurungkan niatnya ketika Ishigami, tetangganya, menawarkan bantuan untuk menyembunyikan mayat itu.

Saat mayat tersebut ditemukan, penyidikan Detektif Kusanagi mengarah kepada Yasuko. Namun sekuat apa pun insting detektifnya, alibi wanita itu sulit sekali dipatahkan. Kusanagi berkonsultasi dengan sahabatnya, Dr. Manabu Yukawa sang Profesor Galileo, yang ternyata teman kuliah Ishigami.

Diselingi nostalgia masa-masa kuliah, Yukawa sang pakar fisika beradu kecerdasan dengan Ishigami, sang genius matematika. Ishigami berjuang melindungi Yasuko dengan berusaha mengakali dan memperdaya Yukawa, yang baru kali ini menemukan lawan paling cerdas dan bertekad baja.

cooltext-review

Saya tidak sering membaca novel terjemahan dengan tema fiksi kriminal. Ini pertama kalinya saya mencicipi sebuah novel terjemahan dari Negeri Sakura yang mengusung genre thriller-kriminal-misteri. Yōgisha X No Kenshin atau Kesetiaan Mr. X adalah buku ketiga dari seri Detective Galileo karangan Keigo Higashino. Premis ceritanya sangat menarik yaitu tentang kegigihan seseorang menyembunyikan fakta kejahatan agar tidak dapat diungkap kepolisian. Akankah usahanya berhasil?

Tetsuya Ishigami adalah seorang guru matematika. Ia hidup sendiri di sebuah apartemen dan memiliki tetangga seorang wanita bernama Yasuko Hanaoka dan anak perempuannya, Misato Hanaoka. Akibat sebuah kejadian dimasa lalu, Ishigami memendam rasa pada Yasuko. Sampai-sampai hampir setiap hari Ishigami membeli bekal makan di Kedai Benten-tei, tempat Yasuko bekerja.

Kehidupan Yasuko mulai terusik saat suatu hari mantan suaminya, Shinji Togashi, mengunjunginya. Puncaknya, kehadiran Togashi di apartemen Yasuko harus berakhir dengan tragis. Meski awalnya Yasuko ingin menyerahkan diri ke polisi, Ishigami yang mencintai wanita itu menawarkan bantuan untuk “mengurus” mayat Togashi dan membuat alibi sempurna untuk tetangganya itu agar bebas dari kecurigaan polisi.

Bukan ilmu matematika sejati namanya kalau menggunakan komputer untuk membuktikan kebenaran sebuah teori. (Halaman 90)

Sementara itu, Detektif Shunpei Kusanagi dan Detektif Kishitani yang menangani kasus tersebut mengalami jalan buntu karena kecurigaan mereka pada Yasuko terhalangi oleh alibi sempurna buatan Ishigami. Yukawa Manabu, sahabat Kusanagi, merupakan orang yang sering mendapat keluhan Kusanagi saat menemui hambatan dalam bertugas. Kali ini ketertarikannya timbul saat mengetahui bahwa Yasuko dan Ishigami hidup bertetangga.

Rupanya ada alasan pribadi di balik kasus ini sehingga Yukawa memutuskan untuk menjumpainya sendiri. Apa pun alasannya, Kusanagi tidak ingin mengusiknya. (Halaman 180)

Keadaan bertambah pelik ketika Kudo Kuniaki, duda yang menyimpan rasa pada Yasuko sejak lama, mulai sering mengunjungi Yasuko. Ia berdalih hanya ingin memastikan Yasuko baik-baik saja setelah kematian Togashi. Awalnya Yasuko juga menaruh hati kepada Kudo. Namun kata-kata Misato membuat Yasuko sadar bahwa “kebaikan hati” Ishigami tidak dapat dilupakan begitu saja.

Setelah sekian lama mempersiapkan segalanya dengan amat matang, Ishigami mulai gentar karena Yukawa ikut campur dalam kasus ini. Begitu pula Yasuko sempat membohongi Ishigami dan menyeret Kudo dalam pusaran situasi ini. Yukawa Manabu sang Profesor Galileo yang baru saja reuni dengan “sahabat” lama juga tidak berniat menjebloskan Ishigami ke penjara. Namun, apakah Yukawa bisa bertahan melihat fakta-fakta yang ia pecahkan sendiri?

Jangan terlalu banyak berpikir. Mungkin temanmu itu memang genius matematika, tapi dalam membunuh dia hanyalah amatir. (Halaman 200)

Gila. Saya tidak menyesal karena mengawali debut membaca novel fiksi misteri-thriller-kriminal dengan membaca Kesetiaan Mr. X. Eksplorasi tokoh, latar, hingga situasi yang berlangsung tertuang jelas melalui tulisan Keigo ini. Bagaimana tidak, awal bab di buku ini saja sudah berisi kematian Togashi. Keigo memang tidak membuat kematian Togashi sebagai puncak kisah, melainkan proses pengungkapan fakta kejadian tersebut yang ia tonjolkan.

Ada sembilan belas bab dalam buku ini. Bab pertama hingga empat belas masih berkutat pada penyidikan kasus. Meski saya agak bosan membaca bagian itu, rasa tegang sudah mulai saya rasakan kala memasuki bab lima belas hingga terakhir. Meskipun novel ini isinya thriller ala detektif, ada drama memilukan hati yang disisipkan oleh Keigo. Saya rasa hal inilah yang menjadi daya tarik terbesar novel ini.

Mengenai matematika dan fisika yang tertulis di blurb, saya merasa agak kecewa karena “porsi” matematika & fisika sangat terbatas. Saya awalnya menduga novel ini mengisahkan bagaimana Ishigami menciptakan sebuah “kondisi” ideal menggunakan teori matematika, kemudian Yukawa memecahkan teka-teki itu memakai rumus fisika. Nyatanya, saya keliru. Justru dunia filsafat dan filosofi tentang sejumput ilmu sains yang bertebaran.

Wajar jika seseorang bertanya-tanya mengapa ia harus mempelajari sesuatu, karena niat untuk belajar akan lahir saat pertanyaan itu terjawab. (Halaman 220)

Oh iya, Yukawa di sini tidak terlalu greget. Bahkan sebagai pengungkap kasus, ia tidak bisa menjawab satu keping misteri yang tertinggal. Selain itu, kepiawaian Yukawa dan Ishigami menunjukkan bahwa para detektif tidak becus apa-apa selain sebagai “pencari data” semata. Saya juga agak janggal membaca Ishigami yang cenderung anti sosial dan selalu fokus matematika bisa memperkirakan langkah-langkah yang akan diambil detektif.

Terlepas dari itu semua, saya sangat menikmati alur novel ini. Bahkan saya menyelesaikannya dalam waktu kurang dari empat jam. Semua itu tidak terlepas dari gaya terjemahan yang sangat baik dan nyaris tanpa typo. Oh, sebuah twist menjelang babak akhir buku membuat saya ternganga dan tidak menyangka bahwa Keigo akan menuliskan akhir kisah seperti itu. Mengapa oh mengapa.. T-T

Setelah menutup lembar terakhir buku ini, saya tidak menganggap penjahat selalu “hitam” dan orang baik selalu “putih”. Mereka memiliki alasan dalam bersikap. Tidak patut menghakimi orang lain tanpa melihat sudut pandang yang lain. Kejahatan yang dilakukan dengan dalih kebaikan juga bukan hal yang boleh dilakukan. Karena pada akhirnya, kejahatan yang paling sempurna tidak akan pernah menang.

Kita tidak bicara masalah perasaan. Menurutku tidak masuk akal jika seseorang merasa membunuh adalah jalan keluar dari penderitaan. Untuk apa menambahkan penderitaan lain dengan benar-benar melakukannya. (Halaman 212)

Penilaian Akhir:

goodreads badge add plus

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Blog Rico Bokrecension mendapatkan kehormatan menjadi host blogtour buku Kesetiaan Mr. X hasil karya Keigo Higashino. Ada satu orang pemenang di blog Rico Bokrecension yang akan mendapatkan novel ini persembahan Gramedia Pustaka Utama. Syarat dan mekanisme berikut ini mohon diperhatikan dengan cermat. Karena partisipan yang tidak memenuhi ketentuan akan didiskualifikasi.

  1. Follow akun twitter Gramedia dan akun richoiko.
  2. Share giveaway ini melalui twitter dengan hashtag #MrXBlogTour. Jangan lupa cantumkan url giveaway ini ya.
  3. Jawab pertanyaan berikut ini: Menurut kamu, manakah yang paling mudah saat mengerjakan soal matematika: “mencari sendiri jawabannya” atau “memastikan benar salahnya jawaban orang lain”?
  4. Jika sudah melengkapi persyaratan di atas, silakan tinggalkan komentar di bawah postingan ini dengan mencantumkan Nama, Link Share, dan Jawaban.
  5. Pemenang saya pilih berdasarkan jawaban yang paling menarik sesuai kehendak saya hoahahaha. Saya tidak mencari jawaban yang benar kok. Saya hanya ingin melihat pendapat kamu saja.
  6. Periode giveaway di Rico Bokrecension berlaku mulai tanggal 20 Agustus 2016 hingga tanggal 21 Agustus 2016, dan hanya untuk kamu yang memiliki alamat kirim di Indonesia. Pengumuman pemenang serentak pada tanggal 29 Agustus 2016 bersama host yang lain.

Nah, sekian informasi giveaway dalam rangkaian blogtour buku Kesetiaan Mr. X di Rico Bokrecension. Terima kasih sudah membaca postingan ini sampai akhir. Bagi kamu yang sudah ikutan, saya doakan semoga menang.. (˘ʃƪ˘) Jika ada yang kurang jelas, jangan sungkan tanya ya.

Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh dan selamat pagi!

Sebelumnya, saya mengucapkan mohon maaf atas beberapa kendala yang terjadi selama berlangsungnya giveaway ini. Tak lupa saya mengucapkan terima kasih pada penerbit Gramedia Pustaka Utama (yang diwakili oleh mbak Faira Ammadea, sang penerjemah) yang memberikan kesempatan pada saya untuk menjadi host dalam blogtour. Oh, tentu tak lupa divisi humas BBI a.k.a Mas Dion yang memenangkan saya dalam tender blogtour hehe.

Terakhir, untuk 16 orang yang telah mengikuti giveaway ini, terima kasih banyak! Jawaban kalian bagus-bagus semua. Membuat saya bingung tentang manakah yang lebih mudah dalam menjawab soal matematika, meskipun pertanyaan saya memunculkan persepsi baru dan rada ambigu T.T Langsung saja, ini dia nama pemenang beserta jawabannya yang berhasil mendapatkan hadiah buku Kesetiaan Mr. X by Keigo Higashino:

WIRDA ADILLA RIDYANANDA
Cari sendiri aja deh. Baru cek jawaban yang benar gimana. At least dengan begitu, kita tahu dimana letak kesalahan kita, bagian apanya yang susah. Jadi belajar lah, lagian juga jadi inget rumusnya. Soalnya jawaban orang lain (yang bukan jawaban dari si pemberi/pembuat soal) belum tentu bener juga meskipun lebih gampang dan lebih sedikit geraknya XD Memastikan benar salah jawaban orang lain juga pointless kalau jawaban benernya nggak tau.

Yak, selamat! Untuk pemenang, akan saya hubungi melalui media sosial. Diwajibkan konfirmasi maksimal tanggal 30 Agustus 2016 pukul 09.00 WIB. Kalau tidak ada kabar sama sekali, saya akan pilih pemenang baru. Bagi yang belum beruntung, jangan kecewa. Saya akan mengadakan giveaway lagi di blog ini. Kapan? Rahasia. Tunggu aja pokoknya :)

Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh dan sampai jumpa lagi!

Cowboy Bebop (Jilid 3)

covercowboy3

Judul: Cowboy Bebop (Jilid 3)

Komikus: Nanten Yutaka, Yatate Hajime, Watanabe Shinichirou, SUNRISE

Penerjemah: Poltak

Penerbit: m&c!

Jumlah Halaman: 176

Terbit Perdana: Mei 2003

Kepemilikan: Cetakan Pertama, Mei 2003

cooltext-blurb

Pulang dari Venus, Spike dan tangkapannya menumpang truk yang dikemudikan Mike. Ia seorang supir truk sederhana. Mike mengaku sebagai supir truk tercepat di antariksa. Ia membawa mereka melewati jalan rahasia, disebut gerbang gelap. Namun… Forever Boy! Akhir kisah Bebop yang mengharukan.

cooltext-review

Jilid terakhir sebagai penutup komik Cowboy Bebop ini hanya menyuguhkan dua chapter. Namun keduanya memiliki durasi lebih panjang dibandingkan chapter di jilid-jilid sebelumnya. Pada chapter pertama, tokoh utama yang menjadi fokus adalah si Edo atau yang memiliki nama asli Radical Edward. Anak jenius ini sedang dicari-cari tim Bebop karena hilang beberapa waktu. Apalagi muncul pengumuman pencarian Edo di televisi.

Jet yang masih pusing mencari keberadaan Edo, tiba-tiba ada email masuk ke komputer tim Bebop. Asal email itu adalah dari sesorang bernama Tomato yang mengaku tahu keberadaan Edo. Bahkan ia sempat meminta maaf bahwa karena salahnya yang membuat Edo diculik. Percakapan itu terputus tiba-tiba karena Tomato diculik juga! Waduh bagaimana dong?

Kita harus mengisolasi internet agar informasi tidak sampai pada anak-anak. Kami mau membangun kembali bumi baru! Ya, demi bumi yang kami cintai! (Halaman 46)

Chapter kedua kali ini lagi-lagi melibatkan Spike. Ia yang telah berjibaku menangkap buronan hingga ke Venus harus segera pulangg ke Mars untuk menyerahkan tangkapannya. Masa kadaluarsa penangkapan itu hanya tiga hari. Sayangnya, Jet yang lagi-lagi harus menjemput sedang berada dalam kesulitan dengan pesawatnya. Akibatnya, Spike harus pulang sendiri dengan menyewa pesawat truk. Kebetulan ada seorang supir truk bernama Yamada Mike yang sedang beristirahat.

Yang tidak diketahui Spike, Mike sebelumnya mengangkut penumang misterius bernama Jimmy yang mengetahui sebuah jalur rahasia yang membuat perjalanan Mars ke Venus hanya lima belas jam saja. rute ini jauh lebih cepat dibandingkan rute umum. Tentu saja Jimmy ini adalah orang jahat yang mengabdi pada seorang perempuan jahat bernama Silvia. Mereka sedang menyelundupkan kartu yang berisi informasi gerbang gelap.

Gerbang gelap… Jalan rahasia yang tidak dipetakan. Ruang gelap yang tidak dipublikasikan. (Halaman 131)

Keterlibatan Mike akibat kecerobohan Jimmy turut membuat Spike dan anggota Bebop lain turun tangan. Kasus pencurian, penggelaan, enangkaan, dan segalanya bercamur jadi satu sehingga menghasilkan cerita yang seru banget. Berbeda sekali dengan chapter-chapter sebelumnya yang saya rasa kurang greget ceritanya. Apalagi cerita terakhir ini dibumbui sedikit drama keluarga yang mengharukan.

Sebagai penutup, saya ingin mengakui bahwa saya sampai lupa kalau Edo adalah perempuan. Hal ini akibat penampilan Edo yang tomboy dan tidak terlihat sisi femininnya. Bahkan Tomato yang mengaku suka pada Edo dan Edo juga berujar suka pada Tomato sempat membuat saya pikir mereka adalah gay. Ternyata saya hanya melupakan satu fakta bahwa Edo adalah perempuan.

Yak, akhir kisah Cowboy Bebop ternyata kalau boleh saya bilang, hanya begini. Segala macam asal usul tokoh dan setting lokasi masih sangat sangat kurang terjelaskan dengan baik. Seua serba tiba-tiba dan tidak jelas. Pokoknya apa yang sedang terjadi ya udah diikuti saja. tokoh pendamping juga tidak tergali dengan baik. Apakah ini karena jilid yang hanya tiga atau sebab lain, saya juga tidak tahu. Sampai jumpa pada judul lainnya ya!

Penilaian Akhir:


goodreads badge add plus

Cowboy Bebop (Jilid 2)

covercowboy2

Judul: Cowboy Bebop (Jilid 2)

Komikus: Nanten Yutaka, Yatate Hajime, Watanabe Shinichirou, SUNRISE

Penerjemah: Poltak

Penerbit: m&c!

Jumlah Halaman: 176

Terbit Perdana: April 2003

Kepemilikan: Cetakan Pertama, April 2003

cooltext-blurb

Seorang reporter TV lokal bernama Rachel, ingin menjadi reporter berita terkenal. Spike dan kawan-kawan lalu bersedia diwawancarai oleh gadis itu yang ingin memberitakan kehidupan nyata para Cowboy. Namun tepat saat itu, Edo berhasil melacak lokasi target mereka…

cooltext-review

Jilid kedua Cowboy Bebop kali ini terdiri dari lima chapter. Seperti biasa, antara satu chapter dengan chapter lain mengusung kasus perburuan target yang berbeda. Kali ini chapter pertama dibuka dengan seorang reporter berita bernama Rachel M. Kazuki yang ingin mewawancarai tim Cowboy Bebop agar menghasilkan liputan yang bermutu.

Awalnya Spike dan Jet enggan menerima. Namun Faye yang berani menawarkan bayaran akhirnya menyetujui keinginan Rachel. Semua berlangsung datar hingga Edo menemukan lokasi target yang sedang diincar tim Bebop. Rachel yang berkeinginan turut serta menangkap sang buruan harus menjadi tumbal karena tidak menuruti perintah Faye. Waduh!

Kisah para outlaw hero! Yang mempertaruhkan nyawanya untuk memburu para penjahat! Drama pemburu dan buruannya! Thrill and suspense! Lika-liku kehidupan para pemburu hadiah. Bagus. Pasti mengasyikkan! (Halaman 11)

Pada chapter selanjutnya, adalah seorang perempuan cantik bernama Linda Wise. Sebenarnya Linda bukanlah buronan yang wajahd an namanya telah tersebar ke seluruh penjuru negeri sehingga bisa ditangkap pada Cowboy. Linda masih menjadi informasi internal kepolisian sehingga tidak perlu menyebarkan ke khalayak luas. Hal ini diketahui Jet yang kepo kepo pada salah satu polisi.

Sebenarnya penangkapan Linda tidak ada masalah. Namun ternyata Linda adalah sahabat baik Faye sebelm mereka berpisah dan menempuh jalan hidup yang berbeda. Tak disangka, ketika Jet dan Spike lengah, Faye bertindak sendiri untuk menangkap Linda. Bukan dengan cara kekerasan, melainkan dengan bermain poker. Taruhan yang dijanjikan Faye juga tidak main-main lho. Lha? Terus?

Dengar, berbuat curang dalam poker… Caranya ada tiga. Yang pertama, waktu mengocok! Membagikan kartu! Dan menukar kartu! (Halaman 73)

Chapter yang saya rasa cukup menyentuh sekaligus paling panjang durasi halamannya adalah kisah Spike yang harus terperangkap beberapa hari dari jadwal kepulangan semula di sebuah tempat antah berantah saat mencari seorang buronan bernama Robert McDwell. Hal ini dikarenakan pesawat Jet yang harus menjemputnya masih rusak. Spike juga merasa sudah tidak ada gunanya lagi karena jejak Robert tidak ada sama sekali.

Hingga suatu ketika Spike berjumpa dengan seorang gadis bernama Allison yang terbiasa mengamen dari tempat satu ke tempat yang lain. Ia mengatakan bahwa ia mengetahui keberadaan Robert. Namun ia memberi syarat bahwa ia harus ikut Spike berjumpa dengan Robert. Tak ada pilihan lain, akhirnya Spike mengajak Allison ke kota El Ray sesuai petunjuk Allison. Benarkah Robert ada di sana? Siapakah Allison ini sebenarnya?

Mencari makan dengan menyanyi lagu-lagu yang kusukai. Seperti batu yang berguling. Persis yang dikisahkan lagu ini. (Halaman 160)

Pada jilid kali ini, saya baru mengetahui beberapa hal yang sebelumnya masih tidak jelas. Pertama, setting waktu komik ini adalah masa depan, pada tahun 2070-an. Pada masa itu, planet-planet lain sudah bisa dihuni dan perjalanan antariksa sudah bukan hal yang istimewa lagi. kendaraan pesawat luar angkasa juga bisa dimiliki siapapun, dalam hal ini adalah tim Cowboy Bebop.

Oh iya, para pemburu hadiah dari menangkap buronan ini disebut dengan Cowboy. Hmm agak berbeda makna ya dengan arti cowboy pada masa lalu di daratan Amerika. Nah para cowboy ini biasanya bekerja sendiri, namun ada juga yang berkelompok seperti tim Bebop ini. Anyway, tim ini hanya memiliki Spike, Jet, dan Faye yang bisa dikatakan bertugas lapang. Sedangkan Edo bertugas mencari informasi para buronan.

Pada bagian akhir komik ini ada biodata anggota Bebop mulai dari nama lengkap, tanggal lahir, tempat lahir, golongan darah, tinggi badan, dan jenis pesawat pribadi. Dari biodata ini sebenarnya sudah agak terlihat karakternya sih. Namun masih saja ada yang misterius misalnya siapa orang tua Spike, bagaimana para anggota Bebop ini bertemu, dan lain sebagainya. Mari tunggu review jilid ketiga ya!

Penilaian Akhir:


goodreads badge add plus

Cowboy Bebop (Jilid 1)

covercowboy1

Judul: Cowboy Bebop (Jilid 1)

Komikus: Nanten Yutaka, Yatate Hajime, Watanabe Shinichirou, SUNRISE

Penerjemah: Poltak

Penerbit: m&c!

Jumlah Halaman: 176

Terbit Perdana: Maret 2003

Kepemilikan: Cetakan Pertama, Maret 2003

cooltext-blurb

Spike, Jet, Edo, dan Faye memburu seseorang ke luar angkasa. Target mereka kali ini berada di penjara. Spike terpaksa menyusup ke sana, tetapi apa yang terjadi?

cooltext-review

Wah sudah lama sekali saya nggak membuat postingan baru di blog ini. sungguh jauh berbeda dengan lima bulan yang lalu ketika saya bisa update dalam jangka waktu dua hari sekali. Sekarang? Jangankan update, baca buku aja sedang malas #plak. Kali ini saya akan meninggalkan jejak kembali agar blog ini tidak dipenuhi sarang burung semakin banyak.

Sebagai catatan, mulai kali ini saya akan membuat review suka-suka saya. Tidak terpaku pada tata bahasa, atau penokohan, atau apapun bla bla bla yang sesuai teori. Karena saya ingin membuat review ya karena saya senang melakukannya. Bahkan sampai kata ini pun saya sudah malas untuk memiringkan kata berbahasa asing. Hahahaha. Here we go…

Komik Cowboy Bebop ini adalah salah satu dari sekian judul komik yang saya baca yang dibuat oleh lebih dari dua orang. Saya bingung bagaimana keempat pihak yang berbeda mengerjakan satu judul komik. Anyway, jilid perdana kali ini terdiri atas empat chapter. Seperti biasa, jilid perdana adalah titik permulaan sekaligus perkenalan tokoh yang akan berperan sepanjang jilid.

Alkisah, terdapat sebuah perkumpulan orang-orang pemburu hadiah (atau harta?) dengan cara menangkap orang-orang yang dicari. Biasanya orang ini adalah orang jahat yang masih buron. Salah satu kelompok ini beranggotakan Spike Spiegel yang berambut acak-acakan, seorang mantan polisi bernama Jet Black, gadis cantik Faye Valentine, si ahli komputer bernama Edo, dan anjing peliharaan bernama Ain.

Suatu ketika, entah kebetulan atau tidak, Spike yang memburu seorang pelaku penipuan erkawinan, bertemu dengan Jet yang juga sedang memperhatikan pencuri barang antik. Tak disangka pula, di kafe tempat mereka berdua mengintai, ada Faye yang sedang mengamati hacker kelas berat yang sudah lama ingin ia tangkap. Tiga orang. Tiga target. Satu lokasi. Semua baik-baik saja hingga ada seorang buronan bernama Lestrlin memasuki kafe. Waduh!

Dia pakai nama samaran. Cuma ada nomor telepon untuk dihubungi. Lalu kenapa sampai berharga 30 juta. Mencurigakan. (Halaman 50)

Misi baru memburu seorang tahanan bernama Cidne di penjara Ron-Ron membuat Spike harus menyusup ke penjara itu. Hal ini ia lakukan karena bayaran amat tinggi hanya untuk membebaskan seorang tahanan itu. Sayangnya, apakah keputusan mereka membantu seorang tahanan kabur adalah hal yang benar? Bagaimana dengan akhir pelarian Spike dari penjara Ron-Ron?

Meninggalkan sepak terjang Spike, kali ini ada sebuah pengumuman di televisi tentang seseorang yang ingin ditangkap oleh para pemburu hadiah berjenis kelamin perempuan. Tak tanggung-tanggung, hadiahnya 60 juta uron! Apa mau dikata, kali ini giliran Faye yang maju. Sayangnya, Faye tidak memahami bahwa sang Nowhere Man atau yang bernama samaran David Jackson ini adalah orang yang sulit ditemukan.

Anak tunggal konglomerat… Keren. Jangan dikira dengan pengaruh konglomeratnya, dia bisa menyembunyikan tindakan jahatnya… (Halaman 101)

Sepertinya, kalau boleh saya menganalisis, setting komik ini adalah di masa depan. Bahkan perburuan orang buron saja mencapai planet venus dan lainnya. Cukup menarik sih. Tema bandit yang mencari hadiah imbalan dengan menangkap orang-orang. Yang saya pertanyakan apakah di masa depan, polisi tidak bisa apa-apa? Bahkan penjara saja mudah sekali dibobol oleh Spike.

Oh iya sesungguhnya mata uang yang digunakan pada masa itu bernama uron. Namun pada salah satu bagian, komikus atau sang penerjemah salah menuliskan bernilai lima juta uron menjadi lima juta won. Lah kok jadi mata uang Korea? Mana yang benar nih? Pada jilid kali ini juga masih loncat-loncat alurnya. Mulai dari awal hingga penyelesaian juga kurang digali lebih dalam.

Mengenai tokoh, yang “terlihat” menonjol juga hanya Spike, Faye, dan Jet. Sedangkan Edo dan Ain masih menjadi bayang-bayang. Padahal mereka ini kan satu tim. Namun sepertinya saya harus bersabar hingga jilid berikutnya untuk menikmati sisi “menonjol” dari tokoh Edo dan Ain. Nantikan review jilid selanjutnya ya~

Penilaian Akhir:


goodreads badge add plus

Batman (Jilid 11)

coverbatman11

Judul: Batman (Jilid 11)

Sub Judul: Petualangan di Kota Gotham

Judul Asli: BATMAN. Gotham Adventures

Komikus: Scott Peterson

Penerjemah: Saptono I Stiawan

Penerbit: m&c!

Jumlah Halaman: 144

Terbit Perdana: 2002

Kepemilikan: Cetakan Pertama, 2002

cooltext-review

Siapa yang tidak kenal dengan tokoh pahlawan super berkostum hitam dan memiliki ciri khas hewan kelelawar? Yup, Batman. Tokoh besutan DC Comics ini telah muncul sejak puluhan tahun yang lalu. Komik, animasi, hingga layar lebar telah dijajaki manusia super ini. Saya memang bukan penggemar berat Batman. Namun saya masih pernah menonton animasi serta film bioskopnya. Hanya saja untuk komik, saya hampir tidak pernah membacanya.

Komik adalah media awal kemunculan Batman. Dan seingat saya komik inilah pertama kali saya membaca komik Batman, atau bisa dikatakan komik dari DC Comics. Komik ini merupakan kumpulan komik lepas yang terbit dalam episode-episode tersendiri. Kemudian muncul gabungan episode lepas itu dan diterbitkan dalam satu buku. Oleh karena itu ada tulisan “Edisi Koleksi” di sampul komik ini.

BATMAN. Petualangan di Kota Gotham jilid kesebelas ini berisi lima episode reguler (episode 33 hingga 37) tentang petualangan Batman dan kawan-kawan di kota Gotham serta satu cerita spesial DC Universe yaitu Wonder Woman. Saya tidak akan membahas satu persatu, namun saya ambil separuhnya. Episode 34 mengisahkan Batman yang membantu Superman mencari seorang kriminal dari kota Metropolis bernama Francois Lemieux yang kabur ke Gotham.

Francois ini ternyata bertemu dengan seorang bos berperangai jahat bernama Delacroix di sebuah pertemuan di tempat milik Jean Claude. Awalnya Superman dan Batman mendukung Delacroix. Namun setelah menemui adik Lemieux, Superman berubah pikiran. Ia justru harus membantu Lemieux alih-alih menangkapnya sebagai buronan. Waduh!

Aku sudah bosan mencemaskan diri! Superman, tolonglah Francois! Kalau Nicole celaka, aku tak tahu… (Halaman 42)

Episode 37 tidak diisi Batman sang pemeran utama, melainkan Batgirl, Robin, dan Nightwing (eh, Batman muncul juga dink sebentar doang). Jadi ceritanya si Batgirl ini punya sahabat bernama Cindy yang terlibat dalam sebuah pementasan drama berjudul Macbeth. Nah, karena desas-desus menyebutkan apabila lakon Macbeth disebutkan secara gamblang maka persiapan drama tersebut akan terjadi bencana, pemerntasan tersebut dijuluki “Sandiwara Skotlandia”.

Meskipun demikian, sudah banyak “musibah” yang terjadi selama persiapan. Mulai dari Cindy kecelakaan, pemerasan seorang kru, kebakaran, jatuhnya lampu sorot, hingga Paulie si penata panggung yang hilang tiba-tiba. Dusty Portico adalah orang yang dicurigai oleh Batgirl. Yang tidak ia sadari adalah ada campur tangan penjahat bernama Clayface disetiap bencana itu…

Dia pekerja belakang panggung. Tapi kalau penonton mulai sepi, dia ditarik jadi figuran! Semakin sedikit penonton, perannya semakin besar. Kini ia perankan Macbeth! Dusty tak punya catatan apapun, tapi lihat ini! (Halaman 110)

Cerita spesial DC Universe yang menyuguhkan Wonder Woman adalah favorit saya. Bukan, bukan karena kostum Wonder Woman yang aduhai, melainkan saya agak heran aja kok cerita Wonder Woman muncul di komik Batman. Berbeda dengan tokoh lain sebelumnya yang memang berkaitan langsung dengan Batman atau hanya sebagai cameo. Kali ini Diana, nama asli Wonder Woman, harus menyelamatkan sahabatnya bernama Helena Sandsmark.

Helena ini diculik oleh Barbara Minerva atau biasa disebut Cheetah sebagai pancingan agar Wonder Woman bisa dijadikan persembahan. Seorang pedagang barang antik bernama Jacob Walters menjelaskan bahwa Barbara mengincar gulungan dari Nepthos agar kekasihnya, Chuma bisa mengambil Diana dan membuat Cheetah semakin kuat. Berhasilkan Wonder Woman menyelamatkan Helena sekaligus menghancurkan rencana Cheetah?

Dia bergerak dengan kecepatan Dewa Hermes! Harus kujauhkan dari Helena! Sekarang aku tahu alasan Cheetah memilih tempat ini. Pohon-pohon besar ini adalah rintangan… dan jadi sekutunya! (Halaman 130)

Sepertinya saya tidak cocok dengan komik superhero begini. Padahal saya suka dengan gambarnya yang memang masih “jadul” namun terasa sekali aura pahlawan supernya. Mungkin saya terlalu menuntut cerita yang runtut dan tidak melompat-lompat. Mungkin juga saya salah karena membaca komik ini langsung ke jilid sebelas sehingga berbagai macam nama tokoh yang disebut tidak saya kenali. Mungkin juga saya jengah dengan gaya terjemahan yang “kaku” begini.

Namanya juga “Petualangan di Kota Gotham” ya, jadi jelas saja isinya memang sepak terjang Batman (dan kawan-kawan) memerangi kejahatan di Gotham. Jadi setiap cerita memang disajikan dengan padat dan singkat. Opening-konflik-ending. Sudah. Cukup. Berbeda sekali dengan versi film yang dalam sekali penggarapan konfliknya. Tapi kan tidak etis kalau saya membandingkan versi layar lebar dengan versi gambar di kertas.

By the way, saya baru tahu lho ada pahlawan super bernama Nightwing, dan dia masih satu “komplek” dengan Batman. Kalau Batgirl dan Robin sih sudah saya ketahui sebelumnya jadi nggak heran mereka berdua ada porsinya di komik ini. Jadi sebenarnya di Gotham ini ada banyak “rekan kerja” Batman ya. Saya kira hanya dia sendirian. Pantesan aja ceritanya bisa banyak dan nggak habis-habis idenya. Belum lagi “kedatangan” tokoh dari judul yang lain.

Nah, bicara tentang DC Universe di cerita Wonder Woman, saya awalnya heran kok “gaya” gambarnya beda dengan Batman. Oalah ternyata baru sadar kalau yang nggambar beda juga. Artinya apa? Ya, saya terlalu bodoh untuk menyadari bahwa komikus atau tukang gambar di DC Comics itu berbeda-beda. Bahkan meski sama-sama cerita Batman, orang yang nggambar beda juga. Padahal saya awalnya mengira hanya Stan Lee yang menggambarnya. Hahahaha.

Hal itu jadinya membuat saya menjadi menilai komik ini tidak ada ciri khas sih. Tukang gambarnya aja beda-beda, isinya aja tidak fokus tentang Batman aja, ya gimana mau jelas ya. ah kok saya jadi ngelantur gini. Pokoknya terlepas dari hal-hal di atas, komik ini bagus kok. apalagi untuk yang menggemari cerita superhero, bisa melirik komik ini sebagai perkenalan (meski saya menyarankan baca sejak jilid pertama aja sih) hehehehe. Sampai jumpa lagi di review berikutnya ya~

Penilaian Akhir:


goodreads badge add plus

X (Jilid 4)

coverx4

Judul: X (Jilid 4)

Sub Judul: Their Destiny Was Foreordained, 1999.

Komikus: CLAMP

Penerjemah: Abigail Natalya

Penerbit: Level Comics

Jumlah Halaman: 188

Terbit Perdana: 2005

Kepemilikan: Cetakan Pertama, 2005

ISBN: 978979207084

cooltext-blurb

Gempa besar di Tokyo. Hanya Seven Seal-lah yang dapat menyelamatkan Tokyo dari kehancuran. Jika berhasil, Kamui akan tahu rahasia tentang dunia, masa depan, ibu, dan dirinya.

cooltext-review

Kelanjutan komik X masih ada nih. Setelah meninggalkan jilid kedua yang masih samar-samar inti cerita sesungguhnya, pada jilid keempat ini sudah mulai jelas asal muasal kisah dan mau dibawa kemana hubungan kita, eh kehidupan Kamui. Cerita dibuka dengan kesedihan mendalam kakak beradik Fuuma dan Kotor setelah kehilangan satu-satunya orang tua mereka.

Pada saat yang bersamaan, Kamui menghilang entah kemana bersama Sorata. Saya tidak tahu sih mereka berdua ini sedang ada misi untuk apa. Namun yang jelas ternyata mereka hendak berjumpa dengan Hinoto, sang peramal sekaligus orang yang memberikan “mimpi” pada Kamui ketika masih terluka berat.

Jangan khawatir, Kamui. Jika terjadi apa-apa padamu, aku akan memasang tubuhku untukmu. Itu adalah takdirku. (Halaman 70)

Berjumpa langsung dengan Hinoto di ruang bawah tanah gedung parlemen Jepang memberikan waktu lebih banyak bagi Kamui untuk mencerna “mimpi” yang ia alami sebelumnya dengan lebih lengkap dan jelas. Hinoto sesungguhnya tidak berbicara langsung pada Kamui, melainkan langsung “berujar” pada hati Kamui, baik di dunia nyata maupun di dunia “mimpi” Kamui.

“Mimpi” yang dikira Kamui hanyalah halusinasi ternyata adalah ramalan masa depan Bumi menurut “terawangan” Hinoto. Ia memperlihatkan bagaimana rusaknya Jepang, khususnya Tokyo akibat gempa bumi dahsyat yang melanda. Gempa ini bukanlah sembarang gempa, melainkan gempa dahsyat yang diakibatkan bangkitnya tujuh Naga Bumi atau disebut Angels sehingga membuat bencana dan kematian massal.

Kamui, hanya kau yang dapat mencegah gempa besar di Tokyo. memimpin naga langit dan menyelamatkan dunia ini. kau pasti menyadari. (Halaman 113)

Ya benar, Naga Bumi dapat dikalahkan dengan tujuh pasukan Naga Langit atau bisa disebut sebagai Seals. Yak benar, orang seperti Sorata dan Yuhto merepresentasikan naga-naga tersebut. Sorata mewakili Naga Langit dan Yuhto mewakili Naga Bumi. Sayangnya, salah satu pasukan bisa menang apabila dipimpin oleh seseorang yang hebat, yaitu Kamui. Nah, kira-kira Kamui akan berpihak ke siapa ya? Naga Bumi yang akan menciptakan dnia baru ataukah Naga Langit yang mempertahankan kehidupan?

Melompati jilid ketiga ternyata tidak membuat saya ketinggalan cukup banyak. Bahkan saya bersykur membaca jilid keempat karena berisi informasi penting sebagai pemahaman awal untuk mengikuti cerita berikutnya. Yah, meskipun saya tidak bisa mengikuti lagi dikarenakan tidak memiliki jilid-jilid selanjutnya hahahahak.

By the way, saya risih sekali dengan gambaran CLAMP yang cuantik-cuantik. Bukannya saya anti dengan yang cantik, tetapi melihat gambar tokoh Kamui yang cantik banget, mengalahkan kecantikan Kanoe, membuat saya meragukan “kejantanan” sosok Kamui. Yah sebenarnya kepribadian dan sikap tokoh tidak tergantung dari gambar sih. Hanya agak terganggu saja.

Sejauh ini saya suka tokoh Sorata. Dia periang dan humoris. Cocok sekali ketika ditengah percakapan serius atau adegan penting, sosok Sorata memberikan penyegaran sehingga tidak tegang melulu. Akhir kata, sekian saja yang bisa saya tuliskan mengenai X jilid keempat ini. oh iya sampai sekarang saya belum paham arti judul X hehe. Sayonara~

Penilaian Akhir:


goodreads badge add plus

X (Jilid 2)

coverx2

Judul: X (Jilid 2)

Sub Judul: Their Destiny Was Foreordained, 1999.

Komikus: CLAMP

Penerjemah: Abigail Natalya

Penerbit: Level Comics

Jumlah Halaman: 188

Terbit Perdana: 2005

Kepemilikan: Cetakan Pertama, 2005

ISBN: 9789792074826

cooltext-blurb

Seven Seals dan Seven Angels mulai berkumpul. Tapi, Siapakah mereka sebenarnya?

cooltext-review

Selamat pagi para pembaca blog Rico Bokrecension yang budiman (ahelah kayak banyak aja yang nungguin postingan *keplak). Akhirnya saya sudah mulai menemukan secercah niat blogging dengan teratur. Yah paling tidak semoga tragedi bulan Juli yang tidak ada postingan sama sekali tidak perlu terulang kembali pada bulan-bulan berikutnya. Aamiin.

Nah kali ini, saya masih menghadirkan rutinitas resensi buku. Banyak yang bilang blogger buku itu jangan sampai monoton dan membosankan dengan menulis resensi melulu. Saya dengan yakin tidak setuju dengan pendapat itu. Pasalnya, jiwa blogger buku itu ya resensi buku. Jangankan berpikir kreatif ngeposting hal lain, wong yang mendasar semacam resensi saja saya tidak bisa rutin. Jadi boleh dong saya posting review lagi? Boleh? Terima kasih!

Kali ini saya telah membaca karya lama namun baru saja saya jamah setelah tujuh tahun berada di timbunan yaitu komik berjudul X. Komik ini saya dapatkan ketika obral dengan harga 5000 rupiah saja. namanya juga obral, jilid yang tersedia juga tidak lengkap, apalagi yang edisi nomor satu. Ini saja saya langsung melompat ke jilid dua.

Sorata Arisugawa, seorang anak SMU yang memiliki kemampuan sebagai Seals sedang terlibat pertarungan dengan Yuhto Kigai, pegawai negeri yang juga seorang Seals. Meskipun mereka bertarung dengan kekuatan dahsyat di tengah permukiman penduduk, Sorata menciptakan dimensi lain yang disebut kekkai yang memiliki ukuran radius 3km. Ditengah pertarungan sengit, seorang laki-laki bernama Fuuma memasuki kekkai yang membuat pertarungan Sorata dan Yuhto harus dihentikan. Siapa sebenarnya Fuuma ini?

Di sebuah rumah lain, ada seorang gadis bernama Kotori yang notabene adik Fuuma, sedang menjaga Kamui, teman sejak kecilnya yang terluka. Meskipun sedang tidur, Kamui ternyata bermimpi “aneh” karena melibatkan Hinoto, seorang peramal terhebat Jepang. Hinoto menunjukkan bagaimana tragisnya masa kecil Kamui, Kotori, dan Fuuma karena terlibat “hal buruk” pada kuil Togakushi.

Memang aku yang memperlihatkan ‘mimpi’ ini. tapi, ini bukan khayalan. Ini kenyataan. Ini kenangan masa lalumu. Kenangan yang tak bisa kau lupakan walau kau coba. (Halaman 57)

Ibu Kotori dan Fuuma yang bernama Saya harus mengalami musibah karena mempertahankan apa yang diyakini. Sedangkan ibu Kamui bernama Tohru juga harus mengalami nasib yang sama. Setelah menghilang sejak musibah keluarga Kotori, akhirnya Kamui kembali ke Tokyo karena harus menyelesaikan titah dari sang ibunda.

Sorata yang penasaran dengan sosok Fuuma akhirnya ikut pulang dengan alasan menjenguk Kamui. Di sisi lain, Yuhto yang memiliki boss bernama Kanoe, yang tak lain adalah adik Hinoto juga menyadari hal yang “menarik” saat itu. Tak disangka, kehadiran Sorata membuat Kamui sedikit emosi dan disaat yang bersamaan, ayah Kotori harus kehilangan nyawa karena mempertahankan sebuah “benda pusaka” dari rebutan Nataku.

Kamui kembali. terpisah dari keluarga karena kematian. Kembali ke Tokyo dibimbing bintang takdirnya sendiri. Begitu. (Halaman 144-145)

Lagi-lagi saya harus bingung karena melompat edisi perdana. Namun sejauh ini goresan gambar CLAMP memang sangat memukau. Shoujo banget! Bahkan tokoh laki-laki aja bisa cantik banget. Apalagi tokoh perempuan bermata belo dan pakaian menjuntai kelebihan bahan dan terlambai-lambai bagai terkena angin. Wuh memang sangat bagus sih. Apalagi ada beberapa halaman yang satu halamannya full untuk gambar orang saja.

Mengenai tokoh, saya rasa komik ini mengambil tokoh utama Kamui dengan segala macam misteri yang masih menunggunya. Saya masih heran degan istilah Seals, Angels, Kekkai, dan segala macamnya. Semoga saja kelak penasaran saya bisa terjawab. Padahal saya hanya punya dua jilid saja. Udah gitu nomor empat pula! Hahaha.

Anyway, saya suka dengan tampilan komik dari Level Comics. Setelah sebelumnya 21st Century Boys ada beberapa lembar yang full color, komik X ini menyisipkan bonus pembatas buku yang ciamik. Tidak rugi saya mendapatkan dengan harga 5000 rupiah. Padahal harga aslinya 12500 rupiah. Sudah ah segini saja. tunggu resensi saya berikutnya ya! Selamat malam para pemirsa…

Penilaian Akhir:


goodreads badge add plus

Cerita Hati Uwie dan Mice

coveruwiemice

Judul: Cerita Hati Uwie dan Mice

Isi dan Gambar: Mice & Ustadz Wijayanto

Penerbit: Gramedia Widiasarana Indonesia

Jumlah Halaman: 128

Terbit Perdana: 13 Juni 2016

Kepemilikan: Cetakan Pertama, 13 Juni 2016

ISBN: 9786023755196

cooltext-blurb

“Komentar Ustadz Wijayanto di buku ini merupakan refleksi karakter Uwie yang kocak, menyentil, sedikit lebay, dan suka menggunakan analogi kehidupan sehari-hari dalam setiap dakwahnya. Di sisi lain, Mice melalui coretan tangannya sering kali memotret fenomena umum yang kerap luput dari perhatian kita, tapi bisa menjadi tolak ukur kondisi masyarakat masa kini.” – Bimo Setiawan, President Director Kompas TV

cooltext-review

Islam merupakan agama mayoritas di Indonesia. Literatur tentang agama ini juga tidak sedikit yang beredar di Tanah Air. Namun sepertinya buku kartun yang berisikan hal-hal positif ajaran agama Islam masih terbilang tidak banyak bertebaran. Hal ini disadari oleh Grasindo sehingga dirilislah sebuah karya yang menyuguhkan goresan tangan berbentuk kartun yang sarat akan pesan moral inspirasi islami.

Muhammad Misrad atau Mice sudah terkenal hasil karyanya sejak berduet dengan Benny Rachmadi melalui kartun yang bertajuk “Benny & Mice” bertahun-tahun silam. Rupanya setelah berpisah dengan Benny, Mice masih aktif dalam dunia kartun. Kali ini ia berkolaborasi dengan salah satu ustadz terkenal di Indonesia yaitu Ustadz Wijayanto atau kerap dikenal dengan sebutan Uwie.

Mengutip dari kata pengantar, buku Cerita Hati Uwie & Mice ini pada hakikatnya merupakan intisari ratusan episode Cerita Hati yang tayang setiap harinya dari Senin sampai Jumat pukul 10.00 WIB di Kompas TV. Buku ini adalah cuplikan dari salah satu segmen program Cerita Hati, ketika Mice mencurahkan kegelisahan hatinya yang dituangkan melalui komik dan kemudian dikomentari oleh Uwie.

Terdapat 32 judul atau headline yang terbagi dalam dalam tujuh bab berbeda di buku ini. Bab-bab tersebut memiliki tajuk yang meliputi Keluarga; Anak; Globalisasi; Harta, Takhta, Wanita; Etos Kerja; Zakat dan Rezeki; serta … dalam Islam. Semua bab tersebut tersaji dalam dua hingga sembilan bagian yang masih bermuara pada headline utamanya. Penasaran? Saya beri beberapa cuplikan yang saya anggap berkesan ya.

Bab pertama tentang keluarga yang memiliki lima bagian ini fokus pada dunia rumah tangga. Salah satu bagian yang berjudul Pernikahan: Penyatuan Hati Suami dan Istri, Uwie memberikan sebuah nasehat tentang pentingnya berperilaku untuk suami ataupun istri. Gaya tulisan dakwah Uwie ini diselingi humor sehingga tidak kaku dan bisa dicerna dengan mudah. Seperti kutipan berikut ini.

Sekarang, istri-istri lebih cenderung menyenangkan suami orang lain kala dipandang. Kalau keluar rumah, para hijabers memakai hijab 12 meter digulung-gulung. Kalau di rumah, mereka memakai daster bolong berpeniti 5. Jangan seperti itu! (Halaman 17)

Beda lagi dengan bab kedua tentang anak. Sesungguhnya bab ini masih berhubungan dengan bab sebelumnya. Hanya saja topik bahasan sudah menyinggung tentang sang buah hati. Hal ini terlihat pada bagian berjudul Mendidik Anak, Tanggung Jawab Siapa? Uwie menyentil para orang tua di luar sana yang sibuk bekerja namun tidak sempat memperhatikan anaknya. Padahal sudah tugas mereka untuk mendidik darah dagingnya sendiri.

Anak itu tanggung jawab orang tua, bukan pembantu, bukan guru. Sesibuk apapun orang tua, jangan sampai lupa pada pendidikan dan pengasuhan anak. (Halaman 31)

Bab tentang etos kerja adalah favorit saya meskipun hanya ada dua bagian. Bab ini Uwie bagai “menampar” orang-orang yang sibuk dengan masalah dunia dan melalaikan urusan akhirat. Padahal sudah bukan hal baru yang menyebutkan kehidupan di dunia hanyalah sementara, sedangkan kehidupan akhirat kekal selamanya. Tidak tanggung-tanggung, Uwie sampai membawa-bawa kematian pada bagian Bekerja Untuk Duniamu, Beribadah Untuk Akhiratmu.

Beribadahlah dengan pikiran mungkin ini adalah hari terakhir kita. Jangan tunda lagi besok-besok karena mungkin besok kita akan meninggal. (Halaman 77)

Pada dasarnya, buku ini hanya ingin memberikan sebuah inspirasi sekaligus mengingatkan pembaca bahwa kebaikan menurut agama Islam harus dilakukan dalam setiap aspek kehidupan. Mulai dari kehidupan diri sendiri, rumah tangga, hingga kehidupan bermasyarakat. Semua hal yang disampaikan di buku ini tidak ada yang salah. Topik yang bersinggungan langsung  dengan kehidupan umum membuat setiap kalimat mudah dimengerti.

Ketika membaca buku ini, saya merasa adem, dalam arti hati saya merasa tentram saat membaca untaian kalimat Uwie. Meskipun seharusnya saya bisa menyelesaikan buku ini dengan cepat, perlu waktu sekitar satu jam hingga akhir halaman karena saya memahami dan menyerap pelan-pelan kalimat Uwie. Sensasi bahagia juga ditambah tatkala melihat gambar kartun Mice di setiap bagian. Kartun tersebut menjadi sebuah hiburan sekaligus penjelas tulisan Uwie.

Satu kekurangan dari buku ini adalah terlalu tipis hehe. Ya benar, buku ini terasa terlalu cepat berakhir mengingat isinya yang bagus dan menghibur. Goresan gambar Mice membangkitkan nostalgia saya ketika menyimak kartun “Benny & Mice” dahulu, sedangkan tulisan Uwie yang mengajak dalam kebaikan terasa aura positifnya. Meskipun ada satu hal yang kurang pas menurut saya pada kalimat Uwie di bagian Keutamaan Norma dalam Islam berikut ini.

Nah! Bagi LGBT, susah untuk menempatkan toiletnya. Di toilet laki-laki, tidak diterima. Di toilet perempuan, tidak diterima. Jadi, mereka harus membuat toilet sendiri. (halaman 111)

Mungkin Uwie kurang tepat menafsirkan bahwa semua LGBT adalah kaum transgender. Padahal tidak semua lesbian, gay, dan biseksual mengubah jenis kelamin asli mereka. Jadi secara tampilan dan penggunaan toilet (menurut Uwie sebelumnya), mereka ini tidak perlu membuat toilet sendiri kok, sepengetahuan saya hehe.

Selain beberapa hal yang saya singgung di atas, masih banyak hal positif yang bisa dipetik dari buku ini. Mulai dari kesadaran mengeluarkan zakat, meminimalisir pemberian janji, ataupun rambu-rambu saat bertamu ke rumah orang lain. Akhir kata, buku ini layak dijadikan bacaan untuk orang yang ingin menikmati sisi relijius Islam dengan cara yang menyenangkan dan tidak membosankan.

Penilaian Akhir:


goodreads badge add plus

21st Century Boys (Jilid 2)

covercentury2

Judul: 21st Century Boys (Jilid 2)

Komikus: Urasawa Naoki

Penerjemah: EP Armanda

Penerbit: Level Comics

Jumlah Halaman: 200

Terbit Perdana: 2009

Kepemilikan: Cetakan Pertama, 2009

ISBN: 9789792755862

cooltext-blurb

Finally, the story is going into the climax!! The human race is facing a crisis. Kenji is bustling about trying to save the world, and the people who he loves. Also he has to solve the mystery of the “Friend”. What the “Friend” really is!? Why he became evil!? The answer is connected with the memory when Kenji was a Twentieth century boy.

cooltext-review

Komik ini baguuus. Saya sebenarnya tidak membaca judul pendahulunya, namun saya rasa Urasawa Naoki memang piawai menciptakan sebuah kisah yang menarik. Tidak heran judul 20th Century Boys dan 21st Century Boys ini bisa bertahan hingga delapan tahun. Sampai ada versi anime juga lho! Hal ini tidak main-main karena hanya karya yang bergengsi saja yang mampu seperti itu.

Jilid terakhir komik ini mengisahkan kelanjutan Kenji mencari petunjuk mengenai keberadaan remote bom anti-proton melalui permainan virtual di wahana milik “Sahabat”. Setelah berjuang keras cukup lama di sana, Kenji kecil mendapatkan “bisikan” dari Kanna yang berasal dari masa kini mengenai letak remot itu. Di sisi lain, robot raksasa yang bisa mengaktifkan bom telah bergerak kembali.

Pahlawan itu cuma jadi pahlawan di saat dia menang, ‘kan, ya? Saat itu memang klimaksnya, tapi kalau dia hidup, akan dimakan usia… Makanya, ending yang biasanya buat pahlawan entah dia pergi menghilang entah kemana… Atau mati… (Halaman 81)

Secara garis besar komik ini hanyalah sekelumit cerita penutup dari 20th Century Boys. Saya memang masih tidak memahami bagaimana mungkin dunia pada game virtual dapat mempengaruhi kehidupan masa kini ketika Kenji berusia dewasa, bahkan bisa membuat temannya sendiri sekarat di ICU hingga meninggal dunia. Padahal setting tahun masih pada tahun 2018 lho. Yah entahlah.

Satu hal yang saya sukai dari komik ini adanya delapan halaman awal yang full color dengan kertas lux mengkilap. Yah gimana ya, kesannya jadi eksklusif dan asli banget. Meskipun kualitas warna dan gambar memang “dewasa” sekali hahaha. Oh iya dari segi humor, saya cengengesan ketika Kenji yang brewokan, rambut gondrng dan berpakaian khas musisi, mengancam anak-anak dengan kalimat “Kusentil nih!” xD

Yak pada akhirnya membaca dua jilid komik ini membuat saya sedikit terhibur. Terlepas dari bagaimana cerita 20th Century Boys, komik ini masih menarik kok. Meskipun ending cerita tentang sosok “Sahabat” sesungguhnya tidak membuat saya terkejut sama sekali. Ya iyalah, wong ngerti siapa tokohnya aja enggak! LOL. Sampai jumpa lagi~

Penilaian Akhir:


goodreads badge add plus

21st Century Boys (Jilid 1)

covercentury1

Judul: 21st Century Boys (Jilid 1)

Komikus: Urasawa Naoki

Penerjemah: EP Armanda

Penerbit: Level Comics

Jumlah Halaman: 199

Terbit Perdana: 2009

Kepemilikan: Cetakan Pertama, 2009

ISBN: 9789792755855

cooltext-blurb

War is over. The “Friend” is dead. People are released from the danger of extinction. Finally peace has come to Tokyo… it seems. But the mistery still remains. Nobody knows who the “Friend” was and where he came from. The only clue is hidden deep inside the memories, …the memories of the hero, Kenji. This is the time to open the Pandora’s Box. You can see what is left on the bottom of the box.

cooltext-review

Judul komik ini sesungguhnya adalah lanjutan dari serial yang berjudul 20th Century Boys yang telah tamat sebelumnya. Sayangnya, saya terlalu bodoh untuk menyadari bahwa saya salah beli komik ini tanpa sedikitpun mengikuti judul sebelumnya. Akibatnya saya bersusah payah mengikuti cerita komik ini berdasarkan sepenggal sinopsis judul sebelumnya (yang amat sangat pendek). Daripada saya buang ini komik, lebih baik saya baca saja hingga tuntas, yang entah bagaimana akhirnya nanti.

Alkisah pada tahun 2018, Tokyo sedang dilanda berbagai macam bencana dan teror mematikan karena sebuah virus. Hal ini disebabkan oleh seseorang bernama “Sahabat” yang ingin menguasai dunia dengan cara yang tidak baik. Tokoh bertopeng ini ternyata sudah pernah “diceritakan” oleh seorang bocah bernama Kenji tiga puluh tahun silam melalui sebuah buku ramalan yang sesungguhnya adalah imajinasi anak-anak.

Akhir kisah 20th Century Boys adalah Sahabat yang telah mati namun menyisakan misteri. Ketika topengnya dibuka, wajahnya adalah wajah teman Kenji yang bernama Fukube. Hal ini tidak mungkin karena Fukube telah meninggal sebelumnya karena terkena tembakan pistol. Lantas siapakah orang yang memiliki paras Fukube ini? Hanya Kenji yang bisa dan berhak membuka tabir kelam sosok asli Sahabat. Bahkan FBI yang pandai sekalipun harus meminta bantuan Kenji karena hanya Kenji yang mengetahui cikal bakal tragedi masa kini berdasarkan masa kanak-kanaknya dahulu.

Kenji, kau tahu tentang… Virtual Reality Game? Salah satu wahana di Taman Sahabat… yang direkonstruksi dari masa kanak-kanak kalian. (Halaman 70)

Ya benar, meskipun Sahabat telah tewas, ia meninggalkan sebuah catatan kecil bertuliskan “Dunia akan berakhir dengan bom anti-proton” yang dikhawatirkan akan benar-benar terjadi. Akhirnya Kenji memasuki game virtual tersebut dengan mempertaruhkan nyawanya karena jika sampai gagal, ia tidak bisa keluar dari game itu. Berhasilkan Kenji menyelamatkan dunia dengan kembali ke masa kanak-kanak?

Baiklah. Saya benar-benar bingung dengan cerita komik ini karena tidak membaca secuilpun judul pendahulunya. Meskipun begitu saya bisa menikmati “sejumput” epilog dari judul sebelumnya melalui judul baru 21st Century Boys. Yang membuat saya heran adalah mengenai game virtual yang dimasuki Kenji tersebut. Permainan itu bekerja dengan konsep seperti mesin waktu, dimana jiwa atau roh sang pemain akan dibawa pada waktu tertentu meninggalkan tubuh aslinya.

Yang saya tidak mengerti adalah apakah dengan kembalinya Kenji kemasa lalu akan turut mengubah masa depan ataukah hanya sekadar “kunjungan”? Mengingat Kenji tidak akan bisa kembali jika ia meninggal dalam game ataupun gagal melaksanakan misinya. Konsep time paradox seseungguhnya juga turut dihadirkan, namun karena (lagi-lagi) kisah sebelumnya saya tidak tahu, saya jadi manut-manut saja.

Selain menyingkap teka-teki Sahabat, saya suka tentang jalinan asmara diam-diam antara Yukiji dan Kenji semasa anak-anak dan remaja, bahkan hingga masa tiga puluh tahun kemudian. Baik Yukiji maupun Kenji hanya saling memendam rasa. Jalinan persahabatan antara Kenji, Yukiji, Occho, Keroyon, Maruo, dan Yoshitsune yang awet hingga dewasa membuat saya kagum dan penasaran apakah mereka bisa menyelesaikan masalah ini. tunggu lanjutannya ya!

Penilaian Akhir:


goodreads badge add plus

Dr. Slump (Jilid 16)

coverslump16

Judul: Dr. Slump (Jilid 16)

Komikus: Toriyama Akira

Penerbit: Rajawali Grafiti

Jumlah Halaman: 192

 

cooltext-review

Komik Dr. Slump jilid keenam belas ini adalah jilid terakhir yang saya miliki sekaligus yang saya baca. Dalam jilid ini terdapat 14 cerita yang amat sangat jauh berkembang dibandingkan jilid sembilan yang terakhir kali saya baca sebelumnya. Perkembangan tersebut meliputi tokoh-tokoh yang berperan dan setting waktu dan tempat yang tergambarkan dalam komik.

Saya suka denga cerita pertama yaitu yang berjudul Halaman Jawaban Khusus. Tidak seperti kisah yang lain, kali ini Toriyama Akira, sang mangaka, hadir dalam cerita dengan dalih bertanya beberpa hal pada tokoh ciptaannya sendiri. Pertanyaan itu sesungguhnya adalah pertanyaan dari pembaca setia komik Dr. Slump.

Yang pertama, Toriyama bertanya pada Dr. Slump mulai dari denah rumah, penampilan Arale yang jauh berbeda, hingga sumber pendapatan Profesor yang “terlihat” tidak bekerja. Selain Dr. Slump, Toriyama juga bertanya kepada Kitty, Arale, dan alien yang sempat menyerang bumi. Selain Toriyama, sang asistennya sendiri juga ikut muncul sambil ngerecoki Toriyama yang sedang melakukan wawancara.

Sebel. Cuma kasih 300 yen tanya banyak amat. Minta aku omong apa saja!! (Halaman 7)

Satu hal yang berkembang pada jilid kali ini adalah keluarga Slump yang semakin ramai. Pada awalnya Slump yang membujang hanya hidup bersa Arale, robot ciptaannya. Kemudian ada Kitty sang alien misterius yang diangkat menjadi adik Arale. Plus berbagai robot ciptaan Slump. Namun kali ini sudah ada pertambahan anggota.

Kitty ada dua yang entah dari mana hadirnya. Kemudian ada balita bernama Turbo sebagai anak Slump. Anak? Ya benar. Akhirnya Slump sudah menikah dengan perempuan bernama Weni (atau Sansan?) dan memiliki anak jenius bernama Turbo. Hal ini cukup menggembirakan karena pada banyak jilid sebelumnya, Slump selalu apes dan tidak bisa menyatakan perasaan pada Bu Wini (atau Weni? Atau Sansan?)

Cerita kesembilan yang berjudul Apa Kabar Kampung Pinguin 10 Tahun Lagi adalah cerita lain yang menarik minat saya. Kali ini (lagi-lagi) Toriyama Akira muncul pada manga ciptaannya dan ingin memberikan sesuatu yang baru yaitu berkunjung ke Desa Pinguin sepuluh tahun kemudian. Hal ini semata-mata agar Toriyama bisa menghadirkan hal fresh di komiknya sendiri.

Satu fakta yang mengejutkan yang terjadi pada Desa Pinguin sepuluh tahun lagi adalah semua tokoh anak-anak Dr. Slump jadi saling menikah. Mulai dari Baby dan Arale, Taro (atau Jimmy?) dan Kulin, Kudo (atau Upay?) dan Ajen, serta Sisy dan Tuki. Entah kenapa mereka semua adalah teman masa kecil, seolah-olah tidak ada dunia lain selain Desa Pinguin dan tidak ada orang lain selain kawan bermain mereka sendiri.

Dia sudah punya anak. Dia sendiri kayak anak-anak!! (Halaman 117)

Kado dari Profesor Markus adalah kisah kesepuluh yang menggelitik bagi saya. Jadi ada seorang rofesor yang sesungguhnya jenius. Namun ambisinya menguasai dunia membuatnya memandang Arale sebagai musuh terkuat yang harus dikalahkan. Kali ini ia ingin mengalahkan Arale bukan melalui pertempuran langsung, melainkan dengan trik khusus.

Pada saat itu kebetulan adalah malam natal. Seluruh warga Desa Pinguin merayakan dengan sukacita. Profesor Markus menyelundupkan sebuah bom yang dibungkus kain layaknya kado dan diletakkan di bawah pohon natal. “Kado” tersebut rencananya akan meledak ketika dibuka oleh salah satu anggota keluarga Slump. Waduh, bagaimana nasib Arale ya?

Dulu untuk jatuhkan Arale, aku hanya perhatikan senjata… Kini telah kutemukan cara mudah! (Halaman 128)

Selain minimnya identitas buku dan penulisan kalimat dalam balon kata yang (masih) sukar dibaca, jilid ini saya rasa adalah jilid yang cukup menjengkelkan. Komik ini halamannya dibuka dari kanan ke kiri, tetapi beberapa halaman ada yang harus dibaca dari kanan ke kiri juga. Tentu hal ini membuat saya sebagai pembaca jadi heran sendiri kenapa panel komiknya jadi tidak beraturan.

Satu hal lagi yang membuat saya heran adalah siapa sih nama aslinya tiap tokoh disini? Saya sadar bahwa komik asli Jepang ini di-Indonesia-kan karena pada masa itu komik Jepang yang mengikuti gaya cerita dan tata caranya tidak lumrah di Indonesia. Namun semakin kesini kok jadi tidak konsisten dalam hal penamaan karakter. Contohnya? Silakan baca paragraf-paragraf saya diatas.

Kemudian pada jilid ini saya akhirnya menemukan bagaimana Arale bisa berjalan dan “hidup” layaknya manusia hingga sekian lama. Ternyata ada bahan bakar energi bernama Serat “A” yang khusus diciptakan Dr. Slump untuk Arale. Mengenai ramuannya saya tidak tahu, karena sepertinya hanya Slump yang tahu. Oleh karena itu Profesor Markus mengincar Slump, alih-alih Arale. Ups #spoiler. Sampai jumpa pada komik lainnya~

Penilaian Akhir:


goodreads badge add plus

Dr. Slump (Jilid 9)

coverslump9

Judul: Dr. Slump (Jilid 9)

Komikus: Toriyama Akira

Penerbit: Rajawali Grafiti

Jumlah Halaman: 192

 

cooltext-review

Jilid kesembilan Dr. Slump kali ini berisi 14 cerita casual yang (lagi-lagi) tidak saling berkaitan satu sama lain. Satu cerita yang menarik bagi saya adalah cerita ketiga yaitu yang berjudul Tustel Aneh. Ya ampun kamera aja masih disebut tustel hahaha. Jadi ceritanya ketika sikat gigi bersama di malam hari, Arale dan Kitty mengajak Slump ke taman bermain anak-anak.

Slump sudah berkata oke. Semua baik-baik saja hingga ketika setelah beres gosok gigi, Ibu Guru Wini menelepon dan mengajak Slump nonton bareng di bioskop esok hari. Slump yang amat gembira langsung saja mengiyakan tawaran tersebut. Namun ia baru sadar bahwa janjinya bersama Arale dan Kitty akan sangat bermasalah jika dibatalkan.

Nggak bisa!! Terlalu menakutkan!! Gimana ya enaknya?! Oh aku mau nonton sama Guru Wini. (Halaman 37)

Cerita kedelapan yang berjudul Kekacauan Kampung Pinguin juga merupakan kisah absurd yang menggelitik. Jadi ada dua orang polisi yang sudah kapok berurusan dengan Arale dan Kitty karena sering mendapatkan masalah. Suatu hari, ketikas edang asik berpatroli, polisi ini melihat Arale dan Kitty yang berlarian. Merasa akan mendapat masalah lagi, keduanya diam tak bergerak saat Arale dan Kitty lewat.

Namun ternyata Arale dan Kitty sedang tidak berminat berbuat jahil. Hal ini justru menjadi kesalah pahaman polisi itu sehingga membuat mereka membuntuti Arale dan Kitty. Lucunya, orang-orang di desa yang melihat polisi membuntuti Arale dan Kitty, ikut-ikutan mengekor. Hal ini sontak membuat kekacauan di seluruh penjuru desa hanya karena kebodohan polisi itu. Waduh gimana akhirnya?

Kita lama nggak muncul ya!! Pengarang melupakan kita. (Halaman 99)

Cerita lucu dan aneh berikutnya adalah cerita kedua belas yaitu Ibu Guru Wini Sakit I. Yak benar, ada lanjutannya yaitu Ibu Guru Wini Sakit II. Namun cikal bakal sakit ini adalah akibat ulah nyamuk. Sakit yang diidap Bu Wini ini bernama sakit nyamuk numpang tinggal. Aneh banget nggak, sih? Hahaha.

Kata dokter, nyamuk ini tidak bisa dikeluarkan melalui operasi. Hanya bisa dikeluarkan langsung dari dalam tubuh. Akhirnya Dr. Slump, Arale, dan Kitty menjadi relawan memasuki tubuh Bu Wini dengan senter pengecil (seperti milik Doraemon , eh?) ciptaan Slump. Semuanya berjalan lancar hingga kemudia ketiganya terdampar di tubuh alien yang sedang mengintip Bu Wini. Wah, bagaimana mereka bisa kembali lagi ya?

Waktu itu musim panas saat tidur mulut terbuka nyamuk masuk. Nyamuk yang masuk nggak takut obat nyamuk hidup dalam tubuh menghisap darah. (Halaman 162)

Semakin kesini, cerita di komik ini semakin absurd saja, saya rasa. Jika pada jilid awal saya masih bisa merasakan alur cerita dan jenakanya dialog antar tokoh, tetapi jilid ini kok terasa sangat nggak bisa diikuti dengan nyaman ya. entah karena penerjemah yang asal-asalan menafsirkan bahasa, atau memang cerita yang disuguhkan terlalu absurd.

Banyak cerita zaman lain, mulai dari purba, dongeng, absurd, dan lainnya. Padahal cerita asli Arale dkk itu juga tidak jelas pada tahun berapa dan berada di zaman apa. Namun spin off seperti ini membua saya jadi merasakan hawa(?) lain saat membaca cerita dengan tokoh yang sama. Tetapi semuanya tetap sama yaitu…absurd *sigh*

Ada beberapa halaman yang terbalik letaknya juga membuat saya mengernyit beberapa kali. Dipikir-pikir ini kenapa kok lompat-lompat, ternyata dibaliknya adalah halaman yang seharusnya lebih dahulu muncul. Yah kalau begini pantas saja saya nggak bisa mengikuti. Kemudian balon kata yang bertulisan tangan kadang sulit dibaca.

Penerjemah mungkin terlalu percaya diri dengan tulisan tangannya dan menuliskan langsung pada naskah yang siap terbit. Sayangnya, saya merasa tulisan sang penerjemah ini sulit dibaca. Contohnya, huruf “A” ditulis persisi dengan segitiga, huruf “P” ditulis sama persis dengan “D” aaargh! Yah semoga jilid yang akan saya ulas berikutnya bisa lebih baik. Ciao!

Penilaian Akhir:


goodreads badge add plus

Dr. Slump (Jilid 5)

coverslump5

Judul: Dr. Slump (Jilid 5)

Komikus: Toriyama Akira

Penerbit: Rajawali Grafiti

Jumlah Halaman: 176

 

cooltext-review

Dua belas cerita dalam komik Dr. Slump jilid lima kali ini semuanya menarik. Masih dengan kondisi identitas buku yang sangat minimalis, setiap cerita masih bisa saya nikmati ceritanya kok. Kisah ketiga yang berjudul Malam Monster adalah salah satu cerita yang saya sukai. Ceritanya ada drakula yang sedang haus darah dan ingin memangsa manusia. Apesnya, drakula ini menyambangi rumah Dr. Slump dan menghisap darah Arale!

Sudah hisap darahnya duitnya juga dicuri benar-benar jahanam… (Halaman 32)

Kisah kelima yang berjudul Strategi Mengintip 2 ini sebenarnya adalah lanjutan kisah sebelumnya yang berjudul Strategi Mengintip 1. Jadi ini ceritanya Arale dibongkar pasang oleh Profesor Slump dan diberi tambahan kamera tersembunyi. Akibatnya, apa yang bisa dilihat Arale, bisa dilihat pula oleh Profesor melalui televisi mini. Semua runyam ketika Arale mandi bersama Bu Wini!

Ibuku bilang, membaca buku ini, bisa jadi idiot. (Halaman 59)

Kisah selanjutnya yang menarik minat saya adalah kisah Kedua belas yang berjudul Cinta Pertama. Kali ini ceritanya Upay, teman Arale, sedang jatuh cinta kepada seorang gadis yang berusia dua tahun diatasnya dan bertubuh lebih tinggi dari dia. Saat pertama kali melihat gadis tersebut, Jimmy sudah mematahkan semangat Upay yang masih berharap cintanya terbalas.

Jahat!! Aku di kelas termasuk tinggi, karena pakai topi… Kalau hati ada cinta, peduli tubuh pendek!! (Halaman 170)

Saya merasa selama membaca dua jilid komik ini, terjemahannya ada dua pilihan. Kalau tidak terlalu kaku dan kurang mudah dimengerti lucunya, ya keterlaluan lucunya sampai saya terbahak. Hal ini mungkin disebabkan pada masa itu masih belum terlalu banyak istilah-istilah masa kini yang diksinya beraneka macam. Di sisi lain, justru istilah jahanam, sontoloyo, peang, dan sebagainya yang membuat kalimat-kalimat itu terasa lucu banget.

Oh iya, adanya sisipan cerita komikus setiap pergantian kisah membuat saya juga tersenyum geli. Soalnya hal ini justru unik karena Toriyama digambarkan sebagai robot(?) alias bukan manusia yang sedang dikejar-kejar deadline naskah komik oleh sang editor. Meski ini hanyalah cerita sampingan yang tidak berkaitan langsung dengan Arale, saya cukup terhibur.

Kata idiot sering disebut dimana-mana di komik ini. Sepertinya kala itu, kata “bodoh” kurang greget sehingga menggunakan kata “idiot” sebagai pengganti cemoohan. Yah hal ini membuat saya tergelak sih. Apalagi sepertinya komik ini memang dibat sebodoh mungkin baik melalui tokoh ataupun ceritanya sendiri.

Penilaian Akhir:


goodreads badge add plus

Dr. Slump (Jilid 3)

coverslump3

Judul: Dr. Slump (Jilid 3)

Komikus: Toriyama Akira

Penerbit: Rajawali Grafiti

Jumlah Halaman: 192

 

cooltext-review

Toriyama Akira adalah komikus Dr. Slump yang sekaligus komikus judul lain yang sangat fenomenal, Dragon Ball. Jujur saja, saya kurang bisa menikmati keseruan Dragon Ball  dalam komik (dan anime yang sudah beranak jadi banyak season). Namun dugaan saya salah ketika membaca komik Dr. Slump ini. saya tidak sengaja sih menemukan komik ini di tempat loak buku bekas, tujuh tahun yang lalu.

Setelah tujuh tahun teronggok di timbunan, kini saya sudah mulai menjamahnya. Dan ternyata seru! Mengisahkan seorang profesor jenius tetapi aneh bernama Dr. Slump yang menciptakan dua anak ajaib bernama Arale dan Kitty. Ada 13 cerita dalam komik ini yang satu sama lain tidak saling berkaitan. Jadi saya ambil beberapa yang menarik ya.

Ada kisah kedua berjudul Puput Anak Modern. Ceritanya, anak balita bernama Puput sedang bermain pasir di taman. Tak disangka, pertemuannya dengan Arale dan Kitty yang menurutnya aneh membuat ketiga anak ini bermain bersama. Yang menggelika adalah setiap PUput kaget atau marah, dia jadi…pipis.

Undur-undur kepalamu peang! Kau membuatku kaget tadi! Sampai-sampai aku ngompol 4 tetes nih…! (Halaman 21)

Lanjut pada cerita ketujuh yaitu Ke Pulau Aneh I kemudia bersambung menuju cerita kedelapan berjudul Ke Pulau Aneh II. Cerita dibuka ketika Dr. Slump menemuukan rekaman video aneh dari dalam rumah. Ternyata itu adalah ayah Dr. Slump yang entah bagaimana sukses menebak problema asmara yang dihadapi anaknya sendiri.

Dr. Slump memang sudah lama menaksir Bu Wini, guru sekolah Arale di SMP Asal Bayar Desa Pinguin Village. Nah, untuk menyelamatkan garis keturunan Dr. Slump, sang ayah menyarankan membuat sebuah ramuan ajaib yang terbuat dari berbagai macam bahan aneh, termasuk air mata raja iblis. Waduh! Apakah ramuan itu akan berhasil?

Siapapun yang minum jamu ini langsung jatuh cinta sama kamu! Aku nikah sama ibumu pakai jamu ini juga! (Halaman 92)

Cerita yang akan saya singgung kemudian adalah kisah kedua belas yang bertajuk Superman Payah. Jadi, desa tempat Arale dan Dr. Slump tinggal ada berbagai macam spesies manudia yang aneh, termasuk Superman. Bedanya, Superman ini memang sangat payah. Niat hati membantu orang yang kesulitan, apa daya justru membuat kekacauan dimana-mana.

Si Super Goblok yang katanya menangkap makhluk Mars, ternyata menangkap ikan lelenya Si Doel! (Halaman 162)

Satu hal yang ingin saya tanyakan ketika membaca komik ini adalah: Penerjemahnya siapa sih?? Saya bisa mengira-ngira komik ini diterbitkan pada tahun 90an (atau mungkin sebelumnya), mengingat berbagai kosakata yang digunakan masih “unik” dan cenderung kasar. Saya sih tidak terganggu, justru emosi setiap kalimat jadi tersampaikan dengan greget.

Selain itu, ada banyak hal yang di-Indonesia-kan, mulai dari lagu bintang kecil, indomie, sholat maghrib, dan lain sebagainya. Padahal komik yang berasal dari Jepang pasti tidak lumrah dengan hal itu. Namun setting waktu dan tempat komik Dr. Slump yang tidak jelas ini juga membuat penafsiran lokasi di Indonesia dengan segala pernak-perniknya juga tidak bisa disalahkan sih.

Satu hal yang cukup mengganggu adalah penulisan kalimat di balon kata masih memakai tulisan tangan, alih-alih ketikan kompter. Saya memahami mungkin kala itu masih sulit teknologi komputer. Namun bentuk huruf yang terkadang berbeda membuat saya harus pintar membaca tulisan yang “unik” ini. Oh iya, ada permainan seru dan sisipan proses pembuatan komik Dr. Slump lho disela-sela pergantian cerita. Tunggu review berikutnya ya…

Penilaian Akhir:


goodreads badge add plus