Rss

Crayon Shinchan (Jilid 42)

covershinchan42

Judul: Crayon Shinchan (Jilid 42)

Komikus: Usui Yoshito

Penerbit: PT. Indorestu Pacific

Jumlah Halaman: 122

Terbit Perdana: 2005

Kepemilikan: Cetakan Pertama, 2005

ISBN: 9792496025

cooltext-blurb

Crayon Shinchan adalah seorang anak TK berusia 5 tahun yang sangat nakal dan konyol. Kenakalannya melebihi anak-anak seusianya, sehingga sering membuat masalah pada orang-orang disekitarnya termasuk keluarga, guru, dan teman-temannya. Bagi para penggemar komik, Crayon Shinchan sangat pas untuk melengkapi koleksi. Jangan sampai ketinggalan untuk mengikuti kisah-kisahnya yang jenaka pada buku ini dan pada seri-seri berikutnya.

cooltext-review

Bye Bye!! Fire…!! Pak Guru Atsukurushi Come Back! dengan empat cerita merupakan bagian pembuka di jilid ke-42 kali ini. Akhirnya akhir dari kisah Pak Atsu yang mengajar di TK Aksi berada di jilid ini. Cerita diawali dengan Nana yang sudah masuk sekolah dikarenakan tersentuh dengan perjuangan Pak Atsu yang mengatasi phobia-nya. Selama di TK, Nana menunjukkan gerak-gerik yang mencurigakan di hadapan Pak Atsu. Namun demikian, lomba lompat tali akhirnya dimenangkan kelas Bunga Matahari. Lantas bagaimana detik-detik perpisahan dengan Pak Atsukurushi ya?

Sekarang, latihan terakhir!! Saya menjadi kelinci dan akan memeluk Pak Guru, jangan lari ya. (Halaman 7)

Spesial 15 Tahun!! Hari-Hariku Masih Seperti Biasa Loh… dengan jumlah tujuh cerita merupakan bagian selanjutnya. Semua cerita dibagian ini adalah cerita sehari-hari saja. Yang saya sukai adalah ketika Hiroshi dan Crayon mampir ke kedai yakitori karena Misae dan Hima pergi berbelanja. Penjual yakitori tersebut akhirnya bersedia menceritakan pengalaman hidupnya yang meninggalkan restoran hotel bintang lama sebelum akhirnya banting setir menjual yakitori. Jujur, cerita ini sangat inspiratif lho.

Copot dari kelopaknya?! Jadi mata Om sekarang ini pakai mata ikan?! (Halaman 34)

Bagian ketiga adalah Omata, Selamat Menempuh Hidup Baru! Tapi Tetap Saja Ada Kasus Lagi!! dengan jumlah empat kisah. Kali ini, seluruh penghuni Apartemen Matazure pergi ke Republik Morodashi untuk menghadiri pernikahan Omata, salah satu penghuni apartemen. Meskipun Yaku, Oda, dan Nigariya tidak bisa ikut serta, perjalanan ke negara penghasil emas nomor satu sedunia ini sungguh mendebarkan. Bagaimana tidak, baru saja mereka sampai, seantero negeri dihebohkan dengan kasus penculikan Omata dan (pastinya) Crayon oleh orang jahat yang mengincar kekayaan.

Kalau kau ingin pangeran kembali dalam keadaan hidup, siapkan 1 milyar dollar Morodashi dan transfer ke rekening yang akan saya beritahu. (Halaman 62)

Edisi Extra 1! Petualangan Buriburi Zaemon yang Lemah Terhadap Harta dan Wanita Cantik dengan dua cerita spesial merupakan bagian lanjutannya. Saya suka dengan cerita pertama berjudul Harta Karun Pakaian Dalam Panda yang mengisahkan Crayon dan Buriburi Zaemon membantu seorang(?) panda mencari ibunya di sebuah kampung panda. Tak dinyana, karena dianggap sebagai orang yang tidak mau membayar “pajak” kepada preman kampung tersebut, Crayon dan si Panda (iya, Buriburi Zaemon kabur duluan) harus dipukuli dan tidak bisa melarikan diri. Lantas bagaimana akhir perjalanan mereka?

Besok panda-panda kita jual ke tukang kulit binatang saja. (Halaman 80)

Edisi Extra 2! Populer! Lihatlah Kehidupan Saya sebagai Anak SD dengan dua cerita adalah bagian selanjutnya. (Shinchan Pencil 6) “Pelajaran Tentang Hidup” sebagai cerita pertama lagi-lagi sukses merebut perhatian saya dibandingkan cerita kedua. Soalnya saya tidak bisa hilang minat dengan kehidupan Crayon yang (seolah-olah) sudah menjadi anak SD. Kali ini, Crayon secara tidak sengaja menyelamatkan teman sekelasnya, Chiho, dari gangguan anak nakal. Hal ini membuat Chiho suka dengan Crayon. Padahal Crayon sama sekali tidak memahami apa yang diucapkan Chiho. Waduh, Crayon kali ini sangat tidak peka ya sebagai laki-laki *uhuk.

Tadi kau menyelamatkan saya dari Ijime, saya sangat tidak tahan terhadap kodok. (Halaman 99)

Bagian terakhir kali ini berjudul Edisi Tambahan! Kekuatan Aneh Himawari Masih Belum Hilang Loh…!! dengan jumlah lima cerita yang semuanya mengisahkan tentang Himawari dan segala keusilannya. Salah satunya adalah kebiasaan Hima yang menjilati pantat mainan Crayon, yaitu boneka Shirimarudashi. Oleh karena itu, Crayon bermaksud mengolesi pantat bonekanya itu dengan wasabi yang sangat tidak disukai Hima (ya iyalah ya) agar ia tidak menjilati lagi. sayangnya, niat Crayon harus teralihkan oleh sashimi yang ada di kulkas dan berakhir dengan pukulan Misae. Hima bagaimana dong? Sudah jelas lah ya..

Tapi, bagaimana caranya supaya Himawari tidak menjilat pantat monster ini lagi ya. (Halaman 115)

Komik jilid ini membuat saya terharu. Tentu saja karena cerita mengenai Pak Atsu. Saya terharu dengan perjuangan beliau menghadapi ketakutan demi membuat Nana masuk sekolah lagi. saya suka dengan kedekatannya dengan anak-anak meskipun hanya sekejap menggantikan Ibu Yoshinaga. Saya juga trenyuh dengan kemauan keras anak-anak agar Pak Atsu tetap mengajar di TK. Bahkan ending kisah Pak Atsu juga sangat sangat mellow sekaligus nyesek huhuhu.

Eits, ada juga Kuis Crayon Shinchan yang Lumayan Sulit yang terbagi atas Part 8 dan Part 9. Saya suka sekali di jilid kali ini ada dua kuis. Setelah jilid yang lalu hanya ada satu part, hadirnya dua part kuis di jilid ke-42 membuat saya bisa sedikit bernostalgia. Bahkan ada satu pertanyaan tentan Pak ATsu loh. yah jadi mellow lagi deh huhuhu. Tetapi saya sangat menyukai konsep jawabannya yang mencantumkan ada di jilid nomor berapa jawaban itu bisa diperoleh dengan lengkap.

Crayon Shinchan 4 Frame yang memuat tujuh cerita (sangat) pendek juga tetap tidak ketinggalan. Sepertinya hal ini akan menjadi menu tetap komik Crayon Shinchan. Sebagai selingan menuju bagian selanjutnya, empat frame ini juga cukup menarik kok. Sudah ah begini saja. saya masih belum bisa berhenti mellow dengan hengkangnya Pak Atsu dari jilid ini, jadi mari baca jilid berikutnya saja ya. Huhuhu~

Penilaian Akhir:


goodreads badge add plus

Crayon Shinchan (Jilid 41)

covershinchan41

Judul: Crayon Shinchan (Jilid 41)

Komikus: Usui Yoshito

Penerbit: PT. Indorestu Pacific

Jumlah Halaman: 122

Terbit Perdana: 2005

Kepemilikan: Cetakan Pertama, 2005

ISBN: 979937491X

cooltext-blurb

Crayon Shinchan adalah seorang anak TK berusia 5 tahun yang sangat nakal dan konyol. Kenakalannya melebihi anak-anak seusianya, sehingga sering membuat masalah pada orang-orang disekitarnya termasuk keluarga, guru, dan teman-temannya. Bagi para penggemar komik, Crayon Shinchan sangat pas untuk melengkapi koleksi. Jangan sampai ketinggalan untuk mengikuti kisah-kisahnya yang jenaka pada buku ini dan pada seri-seri berikutnya.

cooltext-review

Tak terasa ya komik ini sudah mencapai jilid ke-41 aja (halah padahal nggak semuanya diresensi *uhuk). Langsung saja ah, kali ini dibuka dengan sebuah bagian khusus berjudul Crayon Shinchan Extra 1! Seandainya Ada Jam Pasir Seperti Ini…?! yang hanya memiliki satu cerita berjudul Jam Pasir yang Bisa Menghentikan Waktu. Ceritanya, Crayon tak sengaja menyelamatkan sebuah(?) jin bernama Keraihin yang tidak bisa keluar dari jam dingdong di tempat sampah (seperti jin milik Aladdin kan? Persis tapi beda wujud dan tempat bersemayam). Atas bantuan Crayon, Keraihin membalas budi dengan memberikan Crayon sebuah hadiah jam tangan pasir yang bisa menghentikan waktu. Kira-kira dibuat apa ya oleh Crayon?

Tapi pemilik jam ini langsung membuang jam ini ketika rusak. Manusia akhir-akhir ini tidak begitu menganggap penting jam ya. (Halaman 6)

Ada Si Putih Ada Saya… Senangnya Punya Keluarga!! yang memiliki empat cerita merupakan bagian selanjutnya. Awalnya, Crayon yang malas-malasan mengajak Putih jalan-jalan harus mendapati kenyataan pahit bahwa Putih lebih senang dekat dengan seorang kakek yang kebetulan sering memberinya makanan. Tak disangka, si kakek bertemu dengan Misae dan bermaksud membeli Putih karena ia tinggal sendirian dan secara kebetulan Putih sering menemani hari-hari sang kakek. Respon Crayon bagaimana?

Ng? Kalau Si Putih mau sih boleh-boleh saja. (Halaman 16)

Bagian ketiga berjudul Anyong Haseo! Keluarga Nohara Menang Tiket Gratis ke Korea!! yang memiliki lima cerita. Intinya, keluarga Nohara menang undian jalan-jalan gratis ke Korea karena Misae membeli seluruh set DVD drama korea berjudul “Winter Todana” (pasti pada tahu deh ya ini plesetan film apa). Jalan-jalan tersebut merupakan paket tur mengunjungi lokasi-lokasi yang dijadikan sebagai tempat syuting film drama tersebut. Namun perjalanan selama di Korea tidak berlangsung menyenangkan (diawal) karena ada gerombolan ibu-ibu yang menyebalkan.

Anta… ini adalah lokasi pembuatan “Winter Todana” yang kau sukai… Apakah kau melihatnya juga? (Halaman 41)

Pergi ke Gunung Bersalju dengan Kak Nanako!! Salju Pun Mencair Karena Kehangatan Hati Saya Loh!! adalah judul bagian keempat yang terdiri atas tiga cerita. Setelah Crayon diajak tamasya ke pantai, kali ini Nanako mengajaknya berwisata ke gunung salju sekaligus bermain ski. Tidak tanggung-tanggung, rombongan yang terdiri dari Crayon, Nanako, Shinobu, ayah Nanako, dan editor naskah novel yang dibuat ayah Nanako pun turut serta. Mereka berlima menginap di sebuah villa mewah milik ayah Nanako. Perjalanan yang menyenangkan bagi Crayon, Nanako, dan Shinobu sayangnya berakhir petaka bagi ayah Nanako dan editornya..

Saya juga ingin membuatkan kare untuk Crayon setiap hari. (Halaman 59)

Bagian khusus tentang sekolah TK Crayon akhirnya muncul juga. Kali ini mengambil judul Puchi Fireee! Pak ♥ Atsukurushi Populer Juga di Kalangan Anak Perempuan dengan komposisi tiga cerita saja. Kali ini sudah mulai agak panas konfliknya. Semua berawal ketika para anak laki-laki sudah ketularan semangat Pak Atsu dan ikut-ikutan membara menggelora terbakar semangat. Sebaliknya, para anak perempuan masih bersikap dingin, termasuk Nana dan teman perempuannya. Suatu hari, karena suatu hal akhirnya para anak perempuan ketularan juga, kecuali Nana. Sampai-sampai Nana mogok sekolah. Wah kira-kira kenapa ya?

Kami mengkhawatirkan Nana, Nana masuk sekolah lagi ya? (Halaman 72)

Bagian selanjutnya adalah Edisi Crayon Shinchan Extra 2! Memerangi Kejahatan Pendiam! Munculnya Tokoh Action Mask Girl!! yang terdiri atas dua cerita. Sudah tahu kan idola Crayon adalah Pahlawan Bertopeng (yang disini disebut Action Mask). Ceritanya, Crayon menyaksikan seri pengganti Action Mask yang sudah tamat berjudul Action Mask Girl. mengisahkan Yashio Misato, seorang perempuan pemberani yang melawan kejahatan. Suatu ketika ia pingsan dan dibawa ke markas rahasia Action Mask untuk selanjutnya ditawari untuk menjadi Action Mask Girl karena sang Action Mask sudah babak belur.

Enak saja! Kalau bekerja gratisan, mana bisa menjaga kebenaran! (Halaman 89)

Bagian terakhir adalah Edisi Crayon Shinchan Extra 3! Saya Masih Aktif Kok, Hanya Agak Capek Saja!! dengan dua cerita spesial. Saya suka cerita pertama berjudul Figure Wars. Kali ini Crayon dan orang-orang disekitarnya harus menghadapi teror dari mainan figurin tokoh Oban dan Elder Action Mask yang dibuang oleh Yoshirin dan Michi. Mereka berdua menyerang orang-orang dan mengubahnya menjadi figurin tak bergerak, bahkan Misae, Hiroshi, Hima, Kazama, dan Bo juga jadi korban. Tentu saja akhirnya Crayon harus berjuang melawan kedua mainan hidup itu. Wah kira-kira apa titik lemahnya Si Oban ya?

Habis dimanfaatkan oleh Oban, kami jadi stress. Kita lepaskan stressnya dengan menyiksa anak ini. (Halaman 111) 

Jilid kali ini rada kecewa sih karena kebanyak cerita spesial. Jujur saya memang nggak begitu suka dengan cerita khusus atau spesial atau edisi ekstra yang menyita banyak halaman. Saya jauh lebih menyukai porsi lebih banyak diberikan pada tema besar bersambung yang diusung setiap jilid. Contohnya mengenai Apartemen Matazure beberapa jilid yang lalu, itu sudah pas porsinya. Meski ada cerita spesial, tetap Apartemen Matazure yang dominan. Kalau ini? Ah lebih baik yang spesial-spesial itu dijadikan buku sendiri saja.

Oh iya, saya sampai lupa. Seprti jilid sebelumnya, kali ini juga ada Kuis Crayon Shinchan yang Lumayan Sulit Part 7. Sayangnya, jilid kali ini hanya ada satu part saja sehingga agak kurang nendang untuk ajang asah otak dan daya ingat. Kemudian Crayon Shinchan 4 Frame yang memuat tujuh cerita (sangat) pendek masih tetap ada dan cukup menghibur meskipun alurnya (amat) sangat cepat (sekali). Sudah ah, lanjut ke jilid berikutnya saja~

Penilaian Akhir:


goodreads badge add plus

Crayon Shinchan (Jilid 40)

covershinchan40

Judul: Crayon Shinchan (Jilid 40)

Komikus: Usui Yoshito

Penerbit: PT. Indorestu Pacific

Jumlah Halaman: 122

Terbit Perdana: 2005

Kepemilikan: Cetakan Pertama, 2005

ISBN: 9799374898

cooltext-blurb

Crayon Shinchan adalah seorang anak TK berusia 5 tahun yang sangat nakal dan konyol. Kenakalannya melebihi anak-anak seusianya, sehingga sering membuat masalah pada orang-orang disekitarnya termasuk keluarga, guru, dan teman-temannya. Bagi para penggemar komik, Crayon Shinchan sangat pas untuk melengkapi koleksi. Jangan sampai ketinggalan untuk mengikuti kisah-kisahnya yang jenaka pada buku ini dan pada seri-seri berikutnya.

cooltext-review

Dari Pagi Kalang Kabut Sekali Nih! “24 Menit Terpanjang Hiroshi” dengan jumlah lima cerita merupakan bagian pembuka diawal jilid ke-40 ini. Cerita utamanya (yang dijadikan judul bagian ini) mengisahkan tentang Hiroshi yang terlambat bangun dan hanya memiliki sisa waktu 24 menit untuk naik kereta dikarenakan ada meeting penting dengan klien perusahaan. Keterlambatan jelas bukan hal yang bisa dimaafkan. Oleh karena itu, Hiroshi memperkirakan dengan rinci hal yang harus ia lakukan dalam waktu yang singkat tersebut mulai dari bangun tidur hingga pergi ke stasiun.

Lupakan acara minum kopi sambil mendengarkan ramalan cuaca si cantik, program “Zoom Up Bangun Pagi” (Halaman 5)

Bagian kedua menyusul dengan judul Orang yang Berjalan Sendirian di Bumi!! Kalau Didekati Guru Sementara Pak Atsukurushi, Bisa Terbakar Loh!! yang terdiri atas empat cerita. Kali ini, Pak Atsu (panggilan singkat beliau di TK) sudah aktif menjadi wali kelas Bunga Matahari. Suatu hari, dikarenakan ada kompetisi sepak bola antar kelas, beliau mengajak para anak laki-laki kelas Bunga Matahari untuk berlatih bersama. Sayangnya, tidak ada satu anakpun yang menanggapi usul Pak Atsu dengan positif. Wah lantas bagaimana nasib pertandingannya ya?

Kalau kita khawatir, kita harus berlatih! Sore hari ini kita berkumpul di pinggir sungai besar Kasukabe! (Halaman 31)

Bagian ketiga yang mempunyai enam cerita mengisahkan tentang keluarga Nohara yang menghabiskan liburan musim panas pada judul Pulang ke Kampung Halaman di Akita! Saya Kalah Loh, dengan Kakek & Nenek!! Selain menghabiskan waktu selama liburan, Crayon juga secara tidak sengaja harus ikut berurusan dalam hubungan asmara kakak Hiroshi, Nohara Semashi. Awalnya Om Semashi ini tidak berniat memberi tahu siapapun, termasuk Crayon. Namun Crayon yang tidak sengaja mampir ke sebuah cafe tempat pujaan hati Semashi bekerja, Komachi, mau tidak mau harus melibatkan keponakannya itu.

Danau Tazawa? Hm, menarik ya, sudah lama tidak kesana. Besok cafe juga libur. (Halaman 54)

Crayon Shinchan Extra Part 1! Bicara dari Hati ke Hati yang Mengharukan!! dengan jumlah dua cerita merupakan bagian khusus di komik ini. Saya menyukai cerita kedua berjudul Seri Crayon Lupan 4 – Mukjuzat Air Panas Sweet Ten, dimana kali ini Crayon Lupan didampingi asistennya, Mineko Fuji, sebagai detektif untuk mencegah pencurian air panas dari mata air legendaris bernama Sweet Ten. Konon, air panas yang hanya muncul sekali dalam bertahun-tahun ini dapat menyembuhkan penyakit dan berbagai keajaiban lainnya. Oleh karena itu, Raja Super Kusatsu XVI sebagai pemimpin wilayah Super Island meminta tolong kepada Crayon dan Mineko agar adiknya sendiri, Be-Bepp, tidak mencuri air panas itu.

Pokoknya walau orang itu adik saya, tidak akan saya biarkan dia mencuri air Sweet Ten itu!! (Halaman 80)

Bagian khusus selanjutnya berjudul Crayon Shinchan Extra Part 2! Untuk Mengusir Kejahatan, Papa In Action!! yang terdiri atas dua cerita, salah satunya adalah Superman Hiroshi. Kali ini Hiroshi yang sedang dalam perjalanan pulang setelah bekerja merasa hidupnya tidak berguna. Setiap hari dihabiskan dengan bekerja dibawah tekanan bos dan di rumah harus berurusan dengan keluarga yang sering membuat pusing. Malam itu, ia berjumpa dengan seseorang yang mengaku Superman dan singkatnya menawarkan apakah Hiroshi berkenan menjadi orang super untuk menggantikannya. Bahkan untuk meyakinkan, sang (terduga) Superman itu memberikan dasi super kepada Hiroshi agar mau mencoba terlebih dahulu.

Tidak mungkin, untuk membela kebaikan, saya tidak punya kekuatan seperti anda. (Halaman 96)

Sebagai bagian terakhir, Komik Tambahan Super Baby Himawari! Sampai Disitu!! Yang terdiri atas lima cerita menutup jilid kali ini dengan nuansa santai dan unyu-unyu. Betapa tidak, kelima cerita disini mengisahkan betapa Hima adalah seorang bayi yang unik, nyentrik, dan tidak biasa (kalau tidak mau dibilang aneh). Contohnya ketika Misae bermaksud mengajarkannya menggunakan pispot, ia justru memperdaya mamanya sendiri dan kabur begitu saja, sementara tante tetangga sebelah tidak sengaja melihat kondisi Misae yang pasti nantinya menjadi gosip ibu-ibu di lingkungannya.

Himawari, mulai sekarang kalau mau pipis bilang sama Mama ya. (Halaman 112)

Jujur, saya lebih tertarik dengan tema besar yang diusung komik Crayon Shinchan disetiap jilidnya, daripada cerita-cerita biasa tentang kejadian sehari-hari yang random dan tidak fokus arahnya. Pada jilid kali ini (dan jilid sebelumnya), saya lebih tertarik dengan kehidupan Pak Atsu sebagai guru pengganti Ibu Yoshinaga. Pasalnya, respon anak-anak TK yang negatif dan tidak ada tanda-tanda yang baik, menjadikan kisah ini menjadi sarat akan perjalanan hidup, khususnya Pak Atsu yang menjadi guru.

Oh iya, jangan lupa juga tentang Kuis Crayon Shinchan yang Lumayan Sulit yang terbagi atas Part 5 dan Part 6. Kuis ini sangat bermanfaat sekali sebagai selingan disela-sela membaca komik ini, khususnya bagi saya yang membaca komik sekali duduk dari awal sampai akhir tanpa jeda. Bagian ini seolah menjadi ice breaking dan sarana refreshing otak setelah mencerna untaian kata dan jalinan gambar di setiap halaman sebelumnya. Yah meskipun hanya dua halaman setiap part, sudah cukup bagus kok.

Yang tidak kalah menarik juga adanya Crayon Shinchan 4 Frame yang memuat tujuh cerita (sangat) pendek tentang hari-hari Crayon dan orang-rang di sekitarnya. Satu hal yang saya kecewakan dari jilid ini adalah halaman 100 yang hilang. Saya tidak tahu apakah ini kesalahan penerbit, percetakan, atau dari sononya. Tapi saya yakin salah percetakan sih. Padahal halaman itu adalah halaman pembuka cerita yang baru. Kan ya aneh jika saya tidak tahu awal mulanya ckckck. Ah cukup segini saja ngomelnya ya hehehe.

Penilaian Akhir:


goodreads badge add plus

Crayon Shinchan (Jilid 39)

covershinchan39

Judul: Crayon Shinchan (Jilid 39)

Komikus: Usui Yoshito

Penerbit: PT. Indorestu Pacific

Jumlah Halaman: 122

Terbit Perdana: 2005

Kepemilikan: Cetakan Pertama, 2005

ISBN: 9799374839

cooltext-blurb

Crayon Shinchan adalah seorang anak TK berusia 5 tahun yang sangat nakal dan konyol. Kenakalannya melebihi anak-anak seusianya, sehingga sering membuat masalah pada orang-orang disekitarnya termasuk keluarga, guru, dan teman-temannya. Bagi para penggemar komik, Crayon Shinchan sangat pas untuk melengkapi koleksi. Jangan sampai ketinggalan untuk mengikuti kisah-kisahnya yang jenaka pada buku ini dan pada seri-seri berikutnya.

cooltext-review

Cerita Tambahan 1! Sebagai Gantinya Chocobi Saya Belajar Hal Penting Loh!! merupakan bagian pembuka dari jilid ke-39 kali ini. Bagian ini hanya memiliki satu cerita berjudul Futon yang Terbang ke Langit yang mengisahkan tentang Crayon yang secara tidak sengaja mendapat hadiah sebuah futon (kasur khas Jepang) karena menolong seorang peri futon. Ternyata futon ini adalah futon ajaib yang bisa hidup selayaknya makhluk hidup, yaah seperti karpet terbangnya Aladdin gitu deh. Bahkan Nohara sekeluarga sampai jalan-jalan keliling kota menggunakan futon terbang.

Hei kalian berdua, jangan terbang-terbang dengan futon begitu… ayo tidur!! (Halaman 7)

Bagian kedua yang memiliki enam cerita berjudul Nana Semakin Menjadi-Jadi Bermain Pura-Puranya!! Saya Juga Terpaksa Ikut Deh…! Singkatnya, Nana yang hobi sekali bermain rumah-rumahan (yang lambat laun disebut sebagai main pura-pura) bersama teman-teman. Sayangnya, Nana tidak mengajak Crayon, Masao, Bo, ataupun Kazao dengan sopan dan ramah, melainkan dengan kekerasan dan pemaksaan kehendak. Dan mereka berempat sebagai lelaki tidak bisa menolaknya.

Hoh hoh.. CUT!! Kenapa kalau dengan Masao, Nana jadi kesal ya? Diskualifikasi ah! Hoh hoh… (Halaman 15)

Bagian ketiga adalah babak baru kehidupan di lingkungan Crayon yaitu berjudul Guru Pengganti Sementara yang Hiperaktif, Pak Atsukurushi! Tidak Ada yang Bisa Menghentikan Ketegangannya yang mempunyai empat cerita. Sebagai prolog atau perkenalan, bagian ini sukses membuat saya bisa paham situasinya. Jadi, karena Ibu Yoshinaga sedang hamil dan segera melahirkan, beliau harus cuti mengajar di TK untuk beberapa lama. Sebagai gantinya, ada seorang guru baru bernama Atsukurushi yang akan memimpin kelas Bunga Matahari sampai Ibu Yoshinaga masuk kembali. Seperti biasa, tkoh baru kali ini benar-benar “panas” sekali.

Saya berlari dari Ooyama, ternyata lebih jauh dari yang saya duga, jadi saya terlambat. Sebagai hukuman saya akan berlari 10 keliling. (Halaman 44)

Bagian selanjutnya adalah Tante Okei yang Sudah Lama Tidak Muncul!! Sudah Agak Tua Seperti Misae Loh!! dengan jumlah cerita sebanyak lima buah. Kali ini, Misae, Hima, dan Crayon bermaksud mengunjungi teman lama Misae, Okei, yang pindah ke sebuah apartemen. Dengan mengendarai kereta, mereka bertiga sampai di kediaman Okei dengan selamat. Sayangnya, apa yang terjadi selama mereka bertamu disana tidaklah mulus seperti yang diharapkan. Penyebabnya? Tentu saja Crayon lah ya, siapa lagi coba.

Kamu sih bicara sembarangan, jadi ibu di sebelah tadi merasa kasihan dan memberi kue!! (Halaman 57)

Menginjak bagian kelima, ada bagian berjudul Edisi Extra Shinchan 2! Mau Hardboil Maupun SF, Saya Memang Terlalu Keren…!? yang memiliki dua buah cerita. Saya suka dengan cerita pertama berjudul Shinchan, Pembunuh Setengah Mati yang mengisahkan Shinchan sebagai seorang anti-hero yang membuat para penjahat buronan polisi menjadi setengah mati alias kehilangan semangat hidup. Polisi setempat, dalam hal ini adalah Nanako dan Shinobu, merasa harus mencari cara bagaimana Shinchan harus bisa ditangkap.

Kasus kali ini benar-benar tidak ada petunjuknya, bagaimana cara dia membunuh setengah mati itu ya. (Halaman 86)

Bagian terakhir adalah Edisi Extra Shinchan 3! Buriburi Zaemon yang Selalu Membuat Kericuhan dan Profesor Kitayono!! yang memiliki dua cerita. Saya suka cerita kedua yaitu Penemuan Baru Profesor Kitayono!! DS yang Terlalu Cepat! Kali ini tokoh yang berperan adalah Himawari. Ceritanya, Crayon yang bertamu ke rumah Profesor Kitayono secara tidak sengaja membawa minuman penemuan Proesor yang bernama DS Terlalu Cepat. Minuman ini secara tidak sengaja diminum oleh Hima yang sedang marah kepada Crayon. Yang bikin gawat adalah, minuman ini bisa membuat seseorang bertambah usia dengan cepat! Wah bagaimana nasib Himawari ya?

Saya belum pernah mencoba, mungkin kalau bayi, dalam 2-3 hari atau lebih cepat lagi, bisa tumbuh menjadi orang dewasa. (Halaman 114)

Seperti yang sudah saya singgung pada resensi jilid ke-38 yang lalu, ternyata benar bahwa jilid kali ini akan mengusung sebuah tema besar baru dalam kehidupan Crayon. Ya benar, kehidupan sekolahnya yang menghadirkan Atsukurushi sebagai guru pengganti Ibu Yoshinaga yang cuti melahirkan merupakan sebuah pengalaman baru. Saya tidak yakin bahwa kehadiran beliau hanya selesai sampai disini saja. Beberapa jilid berikutnya pasti akan mengupas kesehariannya bersama murid-murid TK, khususnya muris Kelas Bunga Matahari. Saya jadi penasaran nih.

Oh iya seperti jilid sebelumnya pula, kali ini ada Kuis Crayon Shinchan yang Lumayan Sulit yang terbagi atas Part 3 dan Part 4. Kuis ini lumayan menantang bagi yang tidak mengikuti jilid Crayon Shinchan mulai awal agar bisa menambah pengetahuan tentang asal usul dan latar belakang tokoh tertentu ataupun situasi tertentu, sedangkan yang sudah membaca sejak jilid pertama bisa menjadi asah otak melatih daya ingat mengenai seberapa cermat menghayati (ceileh, istilah saya) keseluruhan cerita.

Yang baru di jilid kali ini adalah adanya halaman ekstra untuk Crayon Shinchan 4 Frame yang memiliki tujuh cerita sangat pendek (ya iyalah, wong hanya 4 frame saja). Jadi sudah langsung ke inti lucunya gitu, tidak seperti cerita biasa yang perlu beberapa halaman hingga mencapai ending. Saya mengapresiasi bagian ini sih, karena bisa membuat saya nyengir dengan instan. Tidak perlu membaca satu demi satu hehe. Udah ah, lanjut ke jilid berikutnya yuk~

Penilaian Akhir:


goodreads badge add plus

Crayon Shinchan (Jilid 38)

covershinchan38

Judul: Crayon Shinchan (Jilid 38)

Komikus: Usui Yoshito

Penerbit: PT. Indorestu Pacific

Jumlah Halaman: 122

Terbit Perdana: 2004

Kepemilikan: Cetakan Pertama, 2004

ISBN: 9799374731

cooltext-blurb

Crayon Shinchan adalah seorang anak TK berusia 5 tahun yang sangat nakal dan konyol. Kenakalannya melebihi anak-anak seusianya, sehingga sering membuat masalah pada orang-orang disekitarnya termasuk keluarga, guru, dan teman-temannya. Bagi para penggemar komik, Crayon Shinchan sangat pas untuk melengkapi koleksi. Jangan sampai ketinggalan untuk mengikuti kisah-kisahnya yang jenaka pada buku ini dan pada seri-seri berikutnya.

cooltext-review

Jilid ke-38 kali ini dibuka dengan satu bagian khusus berjudul Akhirnya Pertandingan Final Tiba! Bagaimana Akhir daru Pertandingan Crayon dengan Lawan Abadi, Yoyogi?! yang hanya memiliki satu cerita saja berjudul Seri Kendo, Final. Seperti judulnya, cerita yang cukup banyak memakan halaman ini mengisahkan tentang laga puncak pertandingan Crayon melawan Yoyogi. Meskipun bukan di babak final, pertandingan mereka berdua ini cukup menarik untuk diikuti. Apalagi mengetahui akhirnya yang antiklimaks malah membuat gemes sendiri.

Apa boleh buat, kita istirahat 5 menit. Setelah itu bila peserta tidak mampu melanjutkan, maka Yoyogi akan dinyatakan sebagai pemenang. (Halaman 7)

Sushi Buatan Kak Nanako Memang Enak! Makan Berapapun Pasti Habis! dengan jumlah enam cerita merupakan bagian kedua di komik ini. Jadi ceritanya, Kak Nanako dan Kak Shinobu bekerja sambilan di sebuah kedai sushi. Nanako bertugas sebagai koki dan Shinobu bekerja sebagai pelayan. Kebetulan pada suatu hari keluarga Nohara ingin mencicipi sushi disana. Tak perlu waktu lama untuk Crayon menjadi amat antusias mengunjungi sekaligus bisa berjumpa gadis cantik pujaan hatinya itu.

Habis, kalau pipis oom itu kan memegang burungnya, dan sekarang dia membuat sushi dengan tangan itu! (Halaman 17)

Bagian ketiga berjudul Ternyata Saya Berbakat Drama Juga Loh! nonton, Pertunjukan “Bingung” Shinchan!! memiliki jumlah delapan cerita. Kali ini keluarga Nohara diundan oleh Yaku, penghuni apartemen kamar 201, untuk menonton pertunjukannya di sebuah panggung megah. Semuanya berlangsung lancar hingga tiba-tiba seorang anak pemeran utama tidak bisa hadir karena sakit, padahal pertunjukan harus berlangsung beberapa jam lagi. Tak pelak hal ini membuat Crayon (yang selalu jadi sorotan) berada disana dan langsung ditujuk menggantikan sang anak tadi. Wah kira-kira bagaimana hasil pertunjukannya?

Yaku, bagus itu! Sewaktu gugupmu benar-benar max, semua potensimu jadi keluar. (Halaman 42)

Edisi Extra 1! Penemuan Aneh Profesor Kitayono! Saya Jadi Malu Deh… dengan dua cerita merupakan bagian keempat jilid kali ini. Sayangnya, saya justru menyukai cerita kedua yang tidak ada hubungannya dengan Profesor Kitayono, yaitu Pencil Crayon Bag. 5 “Ayo Belajar Menghitung” yang menggelikan. Seperti biasa, kisah Crayon di Sekolah Dasar sangat menarik untuk diikuti. Kali ini ia belajar berhitung aritmatika. Entah karena terlalu bodoh atau memang tidak pernah diajari sebelumnya, Crayon selalu menggunakan jari dan (maaf) kemaluannya untuk berhitung. Sampai-sampai gurunya jadi marah dan memaksa Crayon belajar sepulang sekolah.

Kerjakan soal ini tanpa menggunakan jari atau membayangkan apapun. Mulai Crayon Nohara! (Halaman 87)

Edisi Extra 2! Hari Ini, Besok Juga Sangat Aktif! Kisah Shinchan’s Angels merupakan judul bagian kelima yang hanya memiliki satu cerita yaitu Shinchan’s Angels – Tutuplah Benda yang Berbau. Kali ini Crayon dan ketiga malaikatnya harus menumpas tindak kejahatan yang melibatkan hilangnya ratusan anjing laut dan empat orang pemenang kontes bau (saya lupa nama persisnya), termasuk Akeo. Ternyata keempat pemenang ini akan diambil essense bau yang dimilikinya untuk kemudian disebarkan di seluruh Saitama. Wah gawat sekali!

Gas yang baunya seakan-akan bisa menghancurkan hidung. Dengan gas ini saya akan membuat Saitama menjadi bau sehingga tidak ada orang yang mau tinggal disitu. (Halaman 96)

Bagian penutup jilid ini adalah bagian berjudul Komik Tambahan Diary Himawari!! Mama Juga Jadi Sasaran Kenakalan!? Edisi Kejadian Hari Ini dengan jumlah delapan buah cerita. Satu yang saya favoritkan adalah ketika Mama mulai mengajari Hima menggambar dengan pensil warna. Alih-alih menggambar di buku gambar, Hima justru memakan pensil warna itu. Tdak enak? Tentu saja. Namun lambat laun ia bisa menggambar lingkaran di buku gambar dan di “bagian lain” sampai-sampai Mama marah besar.

Kalau dari kecil sudah mulai dibiasakan, pasti rasa seninya akan tumbuh, siapa tahu nanti bisa menjadi pelukis terkenal. (Halaman 113)

Akhirnya cerita besar mengenai olahraga kendo sudah berakhir dengan amat manis. Sebenarnya ceritanya cukup menarik. Tetapi saya kurang bisa apa ya istilahnya, nyambung dengan cerita ini. Tidak seperti part Apartemen Matazure yang saya suka banget sampai-sampai tidak bisa move on ketika harus berakhir. Tetapi mengetahui akhir cerita seri kendo ini yang sangat happy ending, membuat saya jadi adem dan memahami pesan moral yang berusaha komikus sampaikan.

Oh iya, mulai jilid ini ada yang spesial lho. Yaitu dua halaman yang berjudul Kuis Crayon Shinchan yang Lumayan Sulit yang terbagi atas Part 1 dan Part 2. Masing-masing part ada di bagian terpisah yang terdiri atas tiga pertanyaan. Pertanyaan ini berkaitan dengan cerita ataupun tokoh atau hal-hal seputar komik Crayon Shinchan jilid-jilid sebelumnya (mulai jilid 1 hingga jilid 37). Kuis ini ada dua halaman yaitu satu halaman untuk pertanyaan, dan halaman satunya untuk kunci jawaban. Saya suka sekali menebak kuis ini, karena selain membantu mengingat cerita yang telah lampau, juga sekaligus nostalgia dengan masa lalu (duh kok jadi galau).

Saya berharap dengan berakhirnya bagian kendo di jilid ini, akan muncul sebuah tema cerita bariu di keseharian Crayon. Soalnya saya sudah terlanjur bosan dengan cerita mengenai Crayon yang monoton dan terkesan tidak fokus. Dengan adanya tema yang baru seperti apartemen Matazure ataupu kendo, cerita keseharian Crayon bisa dianggap maju, tidak hanya berputar-putar di satu waktu saja. Yuk mari dicek di jilid selanjutnya~

Penilaian Akhir:


goodreads badge add plus

Crayon Shinchan (Jilid 37)

covershinchan37

Judul: Crayon Shinchan (Jilid 37)

Komikus: Usui Yoshito

Penerbit: PT. Indorestu Pacific

Jumlah Halaman: 122

Terbit Perdana: 2004

Kepemilikan: Cetakan Pertama, 2004

ISBN: 9799374731

cooltext-blurb

Crayon Shinchan adalah seorang anak TK berusia 5 tahun yang sangat nakal dan konyol. Kenakalannya melebihi anak-anak seusianya, sehingga sering membuat masalah pada orang-orang disekitarnya termasuk keluarga, guru, dan teman-temannya. Bagi para penggemar komik, Crayon Shinchan sangat pas untuk melengkapi koleksi. Jangan sampai ketinggalan untuk mengikuti kisah-kisahnya yang jenaka pada buku ini dan pada seri-seri berikutnya.

cooltext-review

Bagian pertama dalam jilid kali ini berjudul Saya Bisa Menjahit Kancing Baju! Saya Memang Anak 5 Tahun yang Berbakat! dengan jumlah cerita sebenyak sebelas buah. Saya fokus pada cerita yang dijadikan judul bagian saja ya. jadi ketika Crayon, Masao, dan Bo hendak bermain, Bo menyadari bahwa salah satu kancing baju Masao hendak terlepas. Akhirnya ia mengeluarkan kotak mungil serbaguna yang berisi peralatan menjahit. Tak lama kemudian, ia menjahit kancing baju Masao hingga beres seperti sedia kala. Melihat fenomena yang mencengangkan itu, Crayon bertekad ingin bisa menjahit juga.

Sekarang kita harus bisa menjahit kancing baju dulu, baru diperlihatkan ke Kak Nanako, oke? (Halaman 9)

Bagian kedua adalah Turnamen Kendo Dimulai!! Jurus Mematikanku Tak Terbendung Lagi!! dengan komposisi tujuh cerita. Turnamen kendo untuk anak-anak akhirnya dimulai. Crayon tergabung dalam grup B, sedangkan lawan yang telah dipersiapkan oleh kendo aliran ekstrim, Yoyogi Kojiro, berada dalam grup A. oleh karena itu mau tidak mau Crayon harus menang hingga akhir babak penyisihan grup jika ingin bertanding melawan Yoyogi (itu juga diasumsikan Yoyogi menang di grup B). wah kira-kira bagaimana nasib Crayon selanjutnya ya?

Crayon, pokoknya… Di hadapannya kau harus konsentrasi. (Halaman 60)

Edisi Extra Part 1! Sampai Kapan Pun Tenang Saja! Kekuatan Abadi Shinchan! dengan komposisi tiga cerita spesial merupakan bagian ketiga di jilid kali ini. Saya sukacerita terakhir berjudul Crayon, Tukang Pijit Shiatsu yang mengisahkan Crayon secara tidak sengaja mengetahui rencana jahat seorang bos mafia terhadap anak buahnya sendiri. Informasi yang harusnya dilupakan ternyata membawa Crayon pada kejadian berbahaya yang melibatkan sang bos dan bawahannya di kedai Koyuki Susan.

Shiatsu saya namanya “Backside Shiatsu” yang ditekan adalah bagian belakang daerah shiatsu yang biasa. (Halaman 95)

Edisi Extra Part 2! Saya Masih Aktif Koq! coba Baca Deh! yang memiliki dua certa spesial adalah bagian keempat. Saya menyukai (lagi-lagi) cerita terakhir berjudul Shinchan Series: Lupan 4th Generation Shinchan – Ingatan yang Dicuri. Kali ini, Crayon sebagai seorang detektif yang ditemani asistennya, Miyako Fuji, harus menghadapi kasus pencurian ingatan seorang profesor bernama Prof. Inumata oleh Prof. Sarujiri, kawan sekolahnya dahulu sekaligus rivalnya. Mesin pencuri ingatan ini telah mencuri ingatan Prof. Inumata tentang sebuah penemuan mutakhir yang sensasional.

Betul! Saya juga telah mencuri ingatan-ingatan orang lain, terutama orang-orang yang telah mempermainkan saya. (Halaman 116)

Semakin kesini, kok saya merasa komik Crayon Shinchan jadi datar-datar saja ya. Saya tidak tahu apakah ini karena terjemahannya, kehidupan Crayon yang kembali (agak) monoton, ataukah memang saya sudah kebal dengan kadar humor komik ini. Tapi ya sudahlah ya, dinikmati saja panel demi panel yang menghiasi keseluruhan halaman komik.

Eh ada yang sedikit menarik ketika Crayon bertanding kendo dan kebetulan melawan seorang anak yang saya lupa apakah perwakilan aliran ekstrim atau bukan. Nah dia ini kan kalah dari Crayon, bukannya kecewa, ia justru menangis diatas arena karena telah melewatkan anime One Piece hanya untuk berlatih. Saya baru tahu lho dalam sebuah judul komik menyebutkan judul komik lain, padahal komikusnya berbeda. Rada unik sih mengingat Crayon Shinchan sepertinya tidak satu universe masa kini.

Anyway sepertinya saya belum bisa memahami kehidupan Crayon yang bari dijalani tentang dunia olahraga kendo ini. Mungkin apabila nanti sudah mencapai laga puncak yang berhaddapan dengan Yoyogi, si anak hebat dari kendo aliran ekstrim, saya bisa menemukan kembali seru dan menariknya komik ini. Ciao!

Penilaian Akhir:


goodreads badge add plus

Crayon Shinchan (Jilid 36)

covershinchan36

Judul: Crayon Shinchan (Jilid 36)

Komikus: Usui Yoshito

Penerbit: PT. Indorestu Pacific

Jumlah Halaman: 122

Terbit Perdana: 2004

Kepemilikan: Cetakan Pertama, 2004

ISBN: 9799374685

cooltext-blurb

Crayon Shinchan adalah seorang anak TK berusia 5 tahun yang sangat nakal dan konyol. Kenakalannya melebihi anak-anak seusianya, sehingga sering membuat masalah pada orang-orang disekitarnya termasuk keluarga, guru, dan teman-temannya. Bagi para penggemar komik, Crayon Shinchan sangat pas untuk melengkapi koleksi. Jangan sampai ketinggalan untuk mengikuti kisah-kisahnya yang jenaka pada buku ini dan pada seri-seri berikutnya.

cooltext-review

Saya lagi males bikin pembukaan. Jadi mulai resensi jilid kali ini dan seterusnya, langsung saja ya nggak usah pakai intermezo #males #plak. Jilid kali ini dibuka dengan bagian berjudul Menumbuhkan Air Mata dan Rasa Kasihan yang hanya memiliki satu cerita yaitu Si Putih dan Bayi Guguk. Seperti judulnya, cerita ini mengisahkan Putih yang secara tidak sengaja bertemu dengan anak anjing yang dibuang. Dengan telaten Putih menjaga dan merawatnya. Hingga suatu ketika anak anjing itu lenyap. Kemana ya hilangnya?

Bagian kedua berjudul Makanan Enaknya Banyak! Pemandian Air Panasnya Juga Asyik! Propinsi Mie Memang Top!! memiliki sebelas cerita, dimana fokus pada Hiroshi Nohara yang ditugaskan oleh kantor ke daerah Toba, propinsi Mie. Sayangnya, akibat kesalahpahaman sebelum keberangkatan, Misae, Crayon, dan Hima membuntuti Hiroshi yang pergi dengan mengendarai kereta api.

Wah, saya benar-benar beruntung ya… diantar oleh gadis cantik, seperti sedang kencan saja. Kalau Misae lihat, pasti dia salah paham besar. (Halaman 20)

Masih Bersambung Juga; Kendo! Ayo Berlatih Terus, Supaya Menang Pertandingan merupakan judul bagian ketiga dengan komposisi delapan cerita. Kali ini, setelah Crayon bergabung sebagai murid saatu-satunya Guru Musashi, ia berlatih dengan keras. Sayangnya, tekad bulat Musashi melatih Crayon tidak diimbangi dengan minat Crayon berlatih kendo dengan sungguh-sungguh. Bahkan mereka berdua terlibat pertengkaran yang akhirnya membuat latihan harus terbengkalai. Padahal, ada satu perguruan kendo sebelah yang menantang perguruan kendo milik Musashi.

Kita tidak punya banyak waktu sampai turnamen nanti, kalau begini terus kita tidak akan menang dari aliran ekstrim. Apa kau tidak apa-apa? (Halaman 64)

Bagian selanjutnya adalah cerita spesial yang hanya terdiri dari satu cerita yaitu Kembalinya Manusia Kotoran!! Pertempuran Melawan 3 Bersaudara Pemilik Penyakit Wasir. Jika ada yang masih ingat tentang kemunculan Manusia Kotoran di jilid ke-33, kali ini ia muncul lagi melawan penjahat yang ingin membuat orang lain merasakan sakit wasir (gile nggak jelas banget!). seperti biasa, Manusia Kotoran menumpas ketiga penjahat itu dengan ehm, kotorannya (aduh untung saya gak baca sambil makan).

Orang yang merenggut kebahagiaan sewaktu buang air besar, tidak bisa dimaafkan! (Halaman 99)

Bagian terakhir sebagai penutup jilid ini adalah Edisi Extra! Nikmatilah Waktu dengan Tenang! Revolusi Dahsyat Himawari!! yang berjumlah delapan cerita dengan duras masing-masing dua halaman saja. Menceritakan betapa nakal dan usilnya Hima, Misae harus merasakan keletihan ketika berbelanja. Hal ini akibat Hima memasukkan segala hal yang ia lihat ke dalam keranjang dan mengeluarkan barang-barang yang sudah dipilih oleh Misae sebelumnya.

Uuugh, tenaga dan waktu habis terbuang percuma. Ayo, kita buru-buru belanja. (Halaman 105)

Jilid ke-36 komik ini sudah mulai fokus dengan sebuah isu besar, tidak hanya keseharian Crayon dan keluarga Nohara yang itu-itu saja. Kali ini dengan menghadirkan dunia kendo, olahraga tradisional Jepang, membuat komik ini kerasa Jepangnya. Saya juga baru tahu ternyata ada aliran macam-macam untuk olahraga kendo. Kali ini yang menjadi lawan Crayon di turnamen kendo untuk anak-anak adalah seorang anak bernama Yoyogi yang berasal dari perguruan kendo aliran ekstrim.

Oh iya, salah satu bentuk vulgar komik ini adalah tidak adanya sensor alat kelamin pria, eh alat kelamin Crayon dink. Jadi sejak jilid pertama hingga kali ini, sudah banyak sekali “gajah” milik Crayon dipampang dimana-mana. Namun yang membuat heran (atau bersyukur sih seharunya), pada salah satu panel memperlihatkan alat kelamin Crayon yang sudah disensor pakai mode buram. Sayangnya setelah itu, lha kok ya beredar lagi “gajah” Crayon dengan terbuka. Sayang sekali sih hanya sekali penyensorannya (yang saya juga tidak tahu apakah ini sensor dari sononya atau dari penerbit).

Penilaian Akhir:


goodreads badge add plus

Crayon Shinchan (Jilid 35)

covershinchan35

Judul: Crayon Shinchan (Jilid 35)

Komikus: Usui Yoshito

Penerbit: PT. Indorestu Pacific

Jumlah Halaman: 122

Terbit Perdana: 2004

Kepemilikan: Cetakan Pertama, 2004

ISBN: 9799374677

cooltext-blurb

Crayon Shinchan adalah seorang anak TK berusia 5 tahun yang sangat nakal dan konyol. Kenakalannya melebihi anak-anak seusianya, sehingga sering membuat masalah pada orang-orang disekitarnya termasuk keluarga, guru, dan teman-temannya. Bagi para penggemar komik, Crayon Shinchan sangat pas untuk melengkapi koleksi. Jangan sampai ketinggalan untuk mengikuti kisah-kisahnya yang jenaka pada buku ini dan pada seri-seri berikutnya.

cooltext-review

Saya agak sedih karena kelewatan jilid ke-34. Hal ini dikarenakan mulai jilid ke-33 yang lalu, jadwal terbit komik ini tidak bisa diprediksi. Kalau sebelumnya sebulan sekali sudah terbit, mulai jilid ke-33 sudah random. Jadi maafkanlah saya yang lompat resensinya ke jilid ke-35. Yasudah pokoknya awal komik ini dibuka dengan Kamu Pasti Bisa! Latihan Kenjutsu Memang Berat Koq! yang memiliki empat cerita. Adalah seorang Kertua Perkumpulan Kendo bernama Kenta Musashi, yang terpesona dengan “kehebatan” Crayon sehingga bermaksud menjadikannya atlet kendo profesional.

Bila saya mendidik anak berbakat seperti Crayon ini, saya yakin suatu saat impian saya akan jadi kenyataan!! (Halaman 8)

Bagian kedua berjudul Lahirnya Kembali Legenda Sales Lady! Urimakuriyo Telah Kembali!! yang terdiri atas delapan cerita menceritakan seorang salesgirl yang mirip laki-laki. Mbak-mbak ini pernah muncul duluu sekali di jilid awal-awal. Kali ini ia bertekad menjual sesuatu pada keluarga Crayon, karena dimasa lalu Crayon telah membuatnya mengalami kegagalan dalam pekerjaan. Tak disangka rumah pertama yang ia jumpai adalah rumah keluarga Nohara.

Hush! Tidak sopan! Orang ini Cuma kelihatan seperti laki-laki, tapi mungkin dia perempuan. (Halaman 25)

Kelas Ski TK. Setelah Ski Juga Senang Loh! merupakan bagian ketiga yang memiliki delapan cerita. Kali ini, TK Aksi tempat Crayon bersekolah melakukan tamasya musim dingin dengan bermain ski. Sayangnya, Crayon yang tergabung dalam kelompok Ibu Matsuzaka yang bermain di tempa tinggi justru terpisah dengan menuju grup mahasiswi. Alhasil Crayon tersesat dan membuat panik seluruh rombongan TK Aksi, mulai dari Ibu Yoshinaga, Ibu Matsuzaka, Pak Kepala Sekolah, hingga teman-teman Crayon yang lain.

Terima kasih. Tapi kita tetap disini dan mari berdoa supaya anak itu pulang dengan selamat. (Halaman 80)

Bagian selanjutnya berjudul Cerita Tambahan. Apa Betul Ada Kejadian Seperti Ini! Dongeng Jaman Heisei yang terdiri atas tiga cerita spesial. Yang saya sukai adalah cerita ketiga berjudul “Papa Dimana?!” yang mengisahkan Papa yang lelah dengan kesehariannya dan berkeinginan menjadi capung. Di sisi lain, terdapat mitos bahwa apabila ada empat orang yang bersin, buang gas, sendawa, dan menguap bersamaan, satu permintaan akan terkabul. Disaat yang bersamaan, Mama bersin, Crayon buang gas, Hima bersendawa, dan Putih menguap. Dan benar sekali, akhirnya Papa menjadi capung betulan! Wah bagaimana nasib Papa yah?

Hentikan!! Sudah hidup di rumah sempit, sekarang makin sempit di kandang serangga! Tidak mau!! (Halaman 105)

Bagian penutup komik ini adalah cerita khusus berjudul Masuk SD! Walaupun Saya Baru Kelas 1 SD, Tapi Terkenal di Sekolah Loh! dengan judul cerita Pencil Crayon Bag. 4. Seperti judulnya (yang lagi-lagi favorit saya) mengisahkan keseharian Crayon di Sekolah Dasar (pura-puranya sih). Kali ini ia berhadapan dengan seorang berandalan kelas 5 SD bernama Daizo Ijime karena secara sengaja (atau tidak?) menjahili adiknya. Skibatnya sepulang sekolah Crayon “bertarung” dengan Daizo. Namun pada akhirnya, hasil akhir berbalik dan menguntungkan Crayon (selalu yee).

Yang lain tidak boleh lapor ibu guru! Yang lapor, pasti tahu akibatnya!! (Halaman 117)

Hal yang paling minus dari komik Crayon Shinchan mulai jilid yang lalu adalah ketidakjelasan waktu terbit (eh, sudah saya kemukakan ya? biarlah dobel). Bagaimana tidak, sudah jelas terlihat pada identitas buku di awal komik terbitnya adalah tahun 2004, saja. Tanpa bulan, tanpa hari apalagi tanggal. Bahkan saya bertanya pada tukang majalah langganan saya waktu itu kapan terbitnya, ia juga tidak tahu karena sudah mulai acak dan tentatif ini terbitnya komik.

Anyway, komik ini sudah mulai membawa angin segar akan lingkungan dan tokoh baru yang dialami oleh Crayon. Yak benar, dunia kendo dengan guru bernama Kenta Musashi sepertinya akan menghiasi komik ini selama beberapa jilid kedepan. Saya masih belum bisa menerka bagaimana jalan hidup Crayon di arena latihan milik Kenta. Namun dilihat dari sifat dan karakter Kenta yang sama nyentriknya dengan Crayon, tentu akan memberikan hiburan tersendiri dalam komik ini hehehe.

Satu hal yang juga selalu saya favoritkan dalam beberapa jilid terakhir komik ini adalah masa Crayon di Sekolah Dasar. Meskipun cerita ini hanya sebagai cerita selingan yang tidak jadi cerita reguler, saya justru suka melihat kehirupan Crayon yang telah lulus TK. Salah satu hal yang membuat saya bingung adalah sifat dan fisik Crayon yang tidak berubah sama sekali. Masih tetap suka wanita cantik, tetap suka mainan, dan tetap tidak bisa fokus pada pelajaran. Heran juga bagaimana dia bisa masuk SD negeri. Ah lanjut jilid selanjutnya saja aah~

Penilaian Akhir:


goodreads badge add plus

Crayon Shinchan (Jilid 33)

covershinchan33

Judul: Crayon Shinchan (Jilid 33)

Komikus: Usui Yoshito

Penerbit: PT. Indorestu Pacific

Jumlah Halaman: 122

Terbit Perdana: 2004

Kepemilikan: Cetakan Pertama, 2004

ISBN: 9799374618

cooltext-blurb

Crayon Shinchan adalah seorang anak TK berusia 5 tahun yang sangat nakal dan konyol. Kenakalannya melebihi anak-anak seusianya, sehingga sering membuat masalah pada orang-orang disekitarnya termasuk keluarga, guru, dan teman-temannya. Bagi para penggemar komik, Crayon Shinchan sangat pas untuk melengkapi koleksi. Jangan sampai ketinggalan untuk mengikuti kisah-kisahnya yang jenaka pada buku ini dan pada seri-seri berikutnya.

cooltext-review

Lagi-lagi jilid kali ini dibuka dengan satu cerita spesial berjudul Malaikat Crayon – Ayo Hentikan Rencana H-E-E. Ceritanya Crayon dan tiga orang “malaikatnya” yaitu Yoshinaga, Matsuzaka, dan Akeo sedang menghadapi teror dari seseorang yang melawan sebuah peraturan negara. Mengambil setting tahun 2XXX dimana telah diberlakukan peraturan dilarang menampilkan pornografi pada media apapun, Crayon dan lainnya harus berurusan sengan orang yang mengaku sebagai erorist. Apakah erorist itu? Yang jelas bukan orang error” #plak.

Mengubah dunia yang menderita karena peraturan “Pelanggaran Pornography” menjadi dunia erotik!! (Halaman 9)

Rumah Baruku Hampir Selesai! Senang Sih, Tapi Perpisahannya… dengan jumlah lima cerita merupakan judul pada bagian kedua. Jadi ceritanya ini dalam detik-detik menjelang rumah keluarga Nohara selesai direnovasi. Selain itu, Omata juga sedang menanti detik-detik akan melamar kekasihnya. Bahkan untuk acara lamaran ini, Omata mendatangkan staff khusus dari Republik Morodashi untuk mempersiapkan segalanya. Bahkan Crayon juga ikut dilibatkan. Syangnya, prosesi lamaran harus mengalami sedikit masalah akibat ayah Omata datang tiba-tiba dan memarahinya karena tidak menuruti orang tua.

Jangan membuatku malu!! Di negara kita, orangtualah yang memutuskan calon pengantin untuk anak-anaknya!! (Halaman 21)

Bagian ketiga dalam jilid kali ini berjudul Kejadian Hebat dalam Kasus Pengintaian!? Klimaks yang Mengejutkan!! yang memiliki lima cerita. Seperti judulnya, kali ini detektif (atau polisi sih?) Nigariya dan Oda akhirnya berhasil menemukan sang pengedar narkoba kelas kakap, Steroid Mazuo dengan perantara Lisa Aspirin. Sayangnya, penangkapan Mazuo tidak semudah yang dibayangkan. Hal ini dikarenakan bos pemimpin Mazuo bermaksud membunuhnya karena Mazuo dianggap berkhianat. Dampak lebih jauhnya, Apartemen Matazure harus menerima akibatnya.

Tadi kau berkata “Ayo kabur bersamaku”, apa maksudnya? Apa yang kau lakukan? (Halaman 41)

Karena suatu alasan (lihat di jilid ini ya hehe), seluruh penghuni Apartemen Matazure menginap di rumah keluarga Nohara selama beberapa waktu yang tertuang pada bagian berjudul Asyik! Rumah Barunya Selesai! Kembali ke Hari-Hari Penuh Badai Seperti Dulu!! Sepuluh cerita di dalamnya memuat hari-hari keluarga Nohara yang mencoba beradaptasi dengan rumah yang baru (direnovasi). Namun entah karena begitu kerasan dengan Apartemen Matazure, kebiasaan tidur keluarga Nohara masih belum berubah.

Ganti pakaian apa ini? Lepas piyamanya dulu, baru pakai bajunya. (Halaman 83)

3 Rangkaian Edisi Ekstra yang Menarik! “Komputer, Pensil, Manusia Kotoran!?” yang berjumlah tiga cerita spesial menjadi akhir jilid ke-33 ini. Lagi-lagi saya menyukai cerita saat Crayon menjadi murid SD yang berjudul Pensil Crayon Bag. 3. Cerita dibuka sesaat setelah bel masuk berbunyi, grup Crayon harus menelan kekecewaan karena terlambat lagi. Bukannya segera ke kelas, Crayon justru masih mencari loker sepatu dan sempat-sempatnya salah masuk kelas karena guru yang cantik.

Nohara, kamu memang keterlaluan. Paling tidak ingatlah kelasmu sendiri! Kelasmu adalah 1-1. Ayo katakan: Baik. (Halaman 112)

Agak sedih membaca jilid kali ini. Bukannya saya sedih karena rumah keluarga Nohara telah berdiri tegak, melainkan saya sedih karena hari-hari di Apartemen Matazure sudah berakhir. Saya suka dengan orang-orangnya, perilaku dan sifatnya, dan tentu saja segala kekonyolannya. Meskipun saya menduga para penghuni ini akan muncul sesekali dalam jilid berikutnya, tentu porsinya tak sebanyak lima jilid sebelumnya. Ah saya gagal move on :(

Oh iya sau hal yang menggembirakan saat membaca jilid ini adalah sudah menyebutkan harga barang dengan menggunakan yen, alias tidak dikonversi menjadi rupiah, lengkap dengan simbol ¥! Akhirnya setelah berkali-kali saya kecewa dengan konversi mata uang yang seenak udelnya penerjemah di jild-jilid awal, kali ini saya bisa bernapas lega. Meskipun saya lupa berapa kurs yen terhadap rupiah, saya senang karena dengan ini lebih terasa nuansa Jepang mulai jilid ini.

Yang agak membuat saya mengernyit adalah penggunaan kata yang tidak sesuai EYD yaitu kata “Koq” di beberapa halaman. Aduh mungkin tahun 2004 masih nge-trend istilah alay sehingga huruf “k” berubah menjadi “q” dalam tulisan. Tapi seharusnya sih jangan seperti itu ya, meskipun ini adalah komik komedi. Seharusnya penggunaan yang baik dan benar yang sedemikian rupa tetap memberikan humor yang pas dan tidak membosakan. Tapi satu kesalahan itu masih tertutupi dengan asyiknya jilid ini kok.

Penilaian Akhir:


goodreads badge add plus

Crayon Shinchan (Jilid 32)

covershinchan32

Judul: Crayon Shinchan (Jilid 32)

Komikus: Usui Yoshito

Penerbit: PT. Indorestu Pacific

Jumlah Halaman: 122

Terbit Perdana: 2003

Kepemilikan: Cetakan Pertama, 2003

ISBN: 9799374553

cooltext-blurb

Crayon Shinchan adalah seorang anak TK berusia 5 tahun yang sangat nakal dan konyol. Kenakalannya melebihi anak-anak seusianya, sehingga sering membuat masalah pada orang-orang disekitarnya termasuk keluarga, guru, dan teman-temannya. Bagi para penggemar komik, Crayon Shinchan sangat pas untuk melengkapi koleksi. Jangan sampai ketinggalan untuk mengikuti kisah-kisahnya yang jenaka pada buku ini dan pada seri-seri berikutnya.

cooltext-review

Kali ini Crayon Shinchan sudah memasuki jilid ke-32 yang saya baca. Tidak seperti jilid-jilid sebelumnya, di awal buku sudah dibuka dengan satu halaman spesial mengenai Inilah Penghuni Apartemen Matazure. Usui-san sepertinya mengerti untuk memberikan sedikit gambaran tentang susunan penghuni di apartemen yang keluarga Nohara huni. Kemudian bersambung ke bagian Petualangan Buri-Buri Zaemon – Legenda Ikan Duyung dari Ooarai yang merupakan cerita spesial. Ada yang ingat dengan Buri-Buri Zaemon? Sebelumnya ia disebut Buri-Buri Ajaib.

Kali ini ia dan Crayon berpetualang dengan membantu seorang duyung bernama Medaka yang ingin berteman dengan putri cantik bernama Shira. Sayangnya, ayahnya bernama Raja Plankton bermaksud menikahkan Shira dengan pilihannya. Di lain pihak, menteri kerajaan bernama Menteri Black Bus ingin melakukan kudeta pada kerajaan yang dipimpin Raja Plankton. Wah kira-kira bagaimana nasib Medaka ya?

Makhluk ini rupanya pura-pura jadi manusia untuk merencanakan pembunuhan. (Halaman 11)

Rumah Keluarga Nohara Sedang Direnovasi!? Saya, Si Pekerja yang Suka Membuat Tertawa dengan komposisi delapan cerita merupakan bagian selanjutnya setelah petualangan Medaka. Kali ini Pak Onigawara harus dirawat di rumah sakit karena terlalu lelah bekerja sehingga mengalami kejang. Tak disangka, disana ia jatuh cinta dengan suster kepala bernama Hakuino Tenko sehingga ia tidak konsen mengerjakan renovasi setelah keluar dari rumah sakit. Wah, terus nasib rumah keluarga Nohara bagaimana ya?

Kalau tidak jujur pada diri sendiri, tidak akan mendirikan rumah dengan lancar. (Halaman 22)

Bagian selanjutnya adalah kumpulan cerita di musim dingin dengan judul Dengan Kehangatan Keluarga, Rasa Dingin Pun Hilang Lenyap!! berjumlah tujuh buah. Yang saya sukai adalah ketika Nana dan Masao bermain luncuran, ada dua orang anak kecil jahat yang merebut papan luncuran Masao. Merasa terdzolimi, Nana langsung menantang kedua anak tersebut adu bermain ski dengan Crayon yang kebetulan lewat. Aduh Nana pintar sekali memanfaatkan teman ya hahaha.

Crayon mau menantang kalian bermain ski. Kalau Crayon menang, kembalikan papan luncurannya ya. (Halaman 69)

Prinsip Dasar Pengintaian Adalah Kesabaran! dengan jumlah lima cerita merupakan bagian selanjutnya. Fokus tokoh yang bermain adalah penghuni kamar 205, sepasang detektif yang menyelidiki pengedar narkoba bernama Steroid Mazuo, melalui keberadaan kekasihnya, Lisa Aspirin. Setelah lama menunggu, detektif Nigariya dan Oda menemukan bahwa Lisa telah kembali ke apartemennya yang eksklusif, yang berlokasi tepat di seberang kamar 205. Sayangnya, sebuah salah paham kecil membuat kedua detektif ini bertengkar hebat.

Kau punya masa depan cerah!! Kau adalah laki-laki yang dibutuhkan bagi kepolisian Jepang!! Kalau aku bicara ini itu, itu artinya saya sedang minta tolong!! (Halaman 88)

Himawari yang Semakin Populer!! Saya Juga Tidak Boleh Lengah Ya? dengan jumlah enam cerita casual dan satu cerita spesial berjudul Sticker Hipnotis Puchi Akuma menjadi penutup komik jilid ke-32 ini. Saya menyukai cerita spesial ini dimana menghadirkan masalah yang dialami oleh Crayon yang membenci keluarganya sendiri. Sampai-sampai ada seorang(?) iblis jahat yang memberikan Crayon lima stiker ajaib yang bisa melenyapkan keluarganya. Apakah Crayon akan terus melakukan hal yang diharapkannya itu?

Kau ingin melenyapkan keluargamu kan?! Dengan Sticker Hipnotis ini, keluargamu bisa berubah menjadi makhluk lain. (Halaman 116)

Saya tetap menyukai format baru komik Crayon Shinchan yang memiliki delapan halaman berwarna di bagian awal. Seolah saya membaca komik yang tidak hanya hitam putih berharga murah meskipun hanya sekejap. Oh iya, semakin kesini saya juga menyadari bahwa Usui-san menyisipkan pesan moral untuk pembaca komik ini melalui berbagai kisah yang dituliskan. Meskipun tidak meninggalkan gaya kocak khas Usui Yoshito dan hal-hal vulgar, saya sangat mengapresiasi bahwa komik ini tidak hanya menghibur, namun juga memberikan manfaat.

Satu hal yang membuat kurang nyaman adalah (lagi-lagi) mengenai penerjemahan bahasa. Saya agak terganggu saja sih tentang adanya penggunaan aku dan saya yang tidak konsisten. Apabila digunakan untuk orang yang berbeda dan situasi yang berbeda pula, saya akan memakluminya. Namun jika yang mengucapkan orangnya sama, ditujukan orang yang sama, dalam situasi yang hanya berselang 2 panel (karena ini komik), mosok ya berbeda. Saya sih lebih suka jika konsisten saja penggunaannya. Namun demikian, saya suka sekali dengan cover menarik yang menghadirkan semua penghuni Apartemen Matazure. Apalagi Yaku Tsukuri waah. Lanjut baca berikutnya aah~

Penilaian Akhir:


goodreads badge add plus

Crayon Shinchan (Jilid 31)

covershinchan31

Judul: Crayon Shinchan (Jilid 31)

Komikus: Usui Yoshito

Penerbit: PT. Indorestu Pacific

Jumlah Halaman: 122

Terbit Perdana: Agustus 2003

Kepemilikan: Cetakan Pertama, Agustus 2003

ISBN: 9799374545

cooltext-blurb

Crayon Shinchan adalah seorang anak TK berusia 5 tahun yang sangat nakal dan konyol. Kenakalannya melebihi anak-anak seusianya, sehingga sering membuat masalah pada orang-orang disekitarnya termasuk keluarga, guru, dan teman-temannya. Bagi para penggemar komik, Crayon Shinchan sangat pas untuk melengkapi koleksi. Jangan sampai ketinggalan untuk mengikuti kisah-kisahnya yang jenaka pada buku ini dan pada seri-seri berikutnya.

cooltext-review

Komik Crayon Shinchan jilid ke-31 kali ini dibuka dengan bagian berjudul Sandiwara Kehidupan Crayon Adalah Dewa Cinta yang memiliki lima cerita pendek. Cerita kali ini mengambil tokoh sampingan dari Apartemen Matazure yaitu Omata, yang membantu Kepala Sekolah TK aksi memperbaiki kandang ayam. Tak disangka dalam perjalanan pulang, ia dan Crayon berjumpa dengan Nanako dan Shinobu. Pertemuan kali ini membuat Omata jatuh cinta dengan gadis pujaannya. Siapakah dia?

Kalau di Jepang, sebaiknya jangan terlalu terus terang, misalnya nyatakan dengan puisi. (Halaman 11)

Bagian selanjutnya lagi-lagi adalah cerita khusus dua buah dalam bagian berjudul Crayon Shinchan! Edisi Naik Kelas. Kalau Aku Murid SD… Saya pribadi lebih suka cerita pertama berjudul Pencil Crayon yang menggambarkan kehidupan Crayon sebagai murid SD. Kali ini ia dan kelompok perjalanan berangkat-pulang sekolah yang dipimpin Hatogaya harus meruntuhkan rekor 10 tahun tidak pernah terlambat. Namun demikian, cerita ini berujung manis karena Hatogaya tidak sekaku yang digambarkan dan Crayon juga tahu cara membalas budi.

Wah, Hatogaya (burung merpati), hari ini terlambat ya. (Halaman 32)

Bagian ketiga adalah sepuluh cerita pendek dalam bagian berjudul Mari Beramai-Ramai Pergi ke Pantai! Pesta Musim Panas. Jadi intinya kali ini Jepang dilanda musim panas yang hebat. Oleh karena itu, keluarga Nohara dan sebagian penghuni Apartemen Matazure pergi ke pantai. Semua itu adalah ide Koyuki Susan sampai-sampai harus meminjam mobil pada anaknya. Namun demikian, masa-masa liburan di pantai tidak semulus yang dibayangkan.

Lautan, tempat yang membuat laki-laki menjadi romantis. Lautan, tempat yang membuat laki-laki menjadi liar. (Halaman 73)

Bagian keempat adalah dua cerita spesial pada bagian Tidak Takut Pada Masalah Apapun! Tersenyumlah Impianku! Cerita pertama yang menjadi favorit saya adalah Sang Menantu dimana Crayon kali ini adalah seorang gadis yang hendak diperistri seorang anak konglomerat kaya raya bernama Uju Ing Natsuhiko. Padahal Natsuhiko telah dijodohkan. Meski demikian, sambil menunggu hari pernikahan, Crayon menginap di rumah keluarga Uju Ing sementara Natsuhiko harus pergi kelar kota. Wah kira-kira bagaimana nasib Crayon selanjutnya ya?

Semuanya. Alis yang seperti rumput laut, mata yang seperti permen, mulutnya yang mungil, wajahnya yang sedikit mirip kue. (Halaman 94)

Yaku Tsukuri Bertekad Menjadi Bintang Film! Bisakah Lolos Audisi? Bersemangatlah! adalah judul bagian terakhir dengan komposisi lima cerita. Seperti judulnya, semua cerita disini mengisahkan perjuangan Yaku, penghuni Apartemen Matazure kamar 201, mengikuti audisi sebagai bintang film. Bahkan saking bulatnya tekad (atau saking putus asanya), ia meminta Crayon membantunya berlatih. Hanya dengan upah sebatang coklat, akhirnya Crayon bersedia mengajari Yaku agar menjadi pribadi yang percaya diri tanpa menggunakan make up. Wah lantas bagaimana hasil akhirnya ya?

Sejak itu, aku tahu kalau aku menjadi oran lain, aku pasti bisa. Maka aku bertekad menjadi bintang film. (Halaman 105)

Secara umum jilid ini masih didominasi oleh kehidupan dalam lingkup Apartemen Matazure. Yah meskipun ada juga sih cerita di TK, di rumah yang direnovasi, dan cerita spesial, namun saya lebih penasaran dan terhibur pada cerita kehidupan Apartemen Matazure. Oh iya, pada jilid ini juga muncul lagi ibu muda yang ingin berguru pada Misae, Atsuko, yang selalu bilang “jadi” diawal ucapannya. Bahkan Atsumi sang anak pun ikut-ikutan.

Tabir kehidupan para penghuni apartemen Matazure juga mulai terungkap sedikit demi sedikit secara bergiliran. Setelah jilid sebelumnya mengungkap latar belakang Yonro, kali ini ada Koyuki Susan dan Yaku Tsukuri yang mendapat porsi lebih banyak untuk menyelami latar belakang kehidupannya. Saya pribadi terhibur soalnya kehidupan mereka ternyata tidak sekaku dan sebiasa yang saya bayangkan alias unik banget. Lanjut baca jilid berikutnya aah..

Penilaian Akhir:


goodreads badge add plus

Crayon Shinchan (Jilid 30)

covershinchan30

Judul: Crayon Shinchan (Jilid 30)

Komikus: Usui Yoshito

Penerbit: PT. Indorestu Pacific

Jumlah Halaman: 122

Terbit Perdana: Juni 2003

Kepemilikan: Cetakan Pertama, Juni 2003

ISBN: 9799374464

cooltext-blurb

Crayon Shinchan adalah seorang anak TK berusia 5 tahun yang sangat nakal dan konyol. Kenakalannya melebihi anak-anak seusianya, sehingga sering membuat masalah pada orang-orang disekitarnya termasuk keluarga, guru, dan teman-temannya. Bagi para penggemar komik, Crayon Shinchan sangat pas untuk melengkapi koleksi. Jangan sampai ketinggalan untuk mengikuti kisah-kisahnya yang jenaka pada buku ini dan pada seri-seri berikutnya.

cooltext-review

Komik Crayon Shinchan sudah mencapai jilid 30 yang saya baca, jadi kali ini saya bisa me-review jilid ini. Seperti yang sudah saya ungkapkan pada resensi jilid yang lalu, kehidupan di Apartemen Maatazure akan mendominasi kehidupan sehari-hari Crayon dan keluarga Nohara yang lain. Kali ini bagian pertama berjudul Crayon Adalah Tetangga yang Baik! Dibuka dengan empat cerita pendek. Yang pertama menceritakan kegelisahan Yonro menunggu hasil pengumuman hasil ujian masuk universitas Todai. Tentu saja detik-detik mendebarkan ini digangu oleh Crayon. Wah kira-kira bisa lolos atau tidak ya?

Benar, rumahku! Seharian keluar masuk rumahku, lalu kau anggap rumahmu? Makanya ku bilang, kau ini anak kecil yang aneh!! (Halaman 17)

Himawari Akhir-Akhir Ini Semakin Nakal dengan komposisi empat cerita yang masing-masing berjumlah dua halaman merupakan bagian kedua. Empat cerita ini menggambarkan Hima yang bertingkah laku aneh akibat keturunan kakaknya. Salah satunya adalah ketika Papa dan Mama bertengkar, Hima tiba-tiba menangis sambil melihat mereka berdua. Padahal air mata itu bukanlah akibat pertengkaran kedua orang tuanya.

Hima… Maaf ya… Mengagetkanmu sampai menangis… Kami tidak akan bertengkar lagi! (Halaman 29)

Bagian ketiga adalah sepuluh cerita dengan judul besar Rumah Kontrakanku yang Sekarang. Jadi, akibat bencana dahsyat tempo hari, rumah keluarga Nohara direnovasi dengan meminta bantuan seorang kontraktor bernama Onigawara. Sang pemilik ini didampingi oleh anak perempuannya, Kanna, dan seorang pekerja laki-laki, Koji. Sayangnya, sifat buruk Pak Onigawara yang mudah emosi karena hal remeh membuat pekerjaan menjadi tersendat-sendat.

Pokoknya hari ini kau harus bicara dengan Pak Onigawara, suruh dia mempercepat pekerjaannya! (Halaman 37)

Bagian selanjutnya berjudul Himawari Sangat Lincah! Bayi Super Mengacak-Acak Rumah lagi-lagi menampilkan Himawari dengan keunikan tingkah lakunya dalam empat cerita terpisah. Yang saya sukai adalah ketika Mama ingin membereksan rumah dengan menggunakan vacuum cleaner, Hima ingin agar (maaf) pantatnya disedot oleh alat tersebut. Aduuh Hima, perilakumu benar-benar tidak wajar sebagai seorang balita.

Semua gara-gara Crayon mengajarkan yang buruk-buruk, benar-benar menyebalkan… (Halaman 79)

Mama Terkejut! Ibu Muda Minta Berguru adalah bagian selanjutnya yang terdiri atas lima cerita pendek. Kisah ini dibuka ketika Mama dan Crayon dan Hima sedang berada di sebuah mall. Seperti biasa, Crayon berlaku nakal dengan menempelkan upil (kotoran hidung) ke pantat Mama, dalam sekian detik, Mama memberi hukuman kepadanya. Kejadian ini disaksikan oleh seorang ibu muda, Atsuko Katsuzoko, sehingga ia bermaksud berguru pada Mama agar bisa menangani anaknya, Atsumi, yang sama nakalnya dengan Crayon. Waah.

Begini, caramu menangani anak amat bagus! Benar-benar hebat! Walau aku juga punya anak, tapi tidak seperti kau. Aku tak bisa mengatasinya. (Halaman 100)

Bagian penutup jilid ini adalah Tidur yang Menyenangkan. Kami Adalah Keluarga Pemimpi dengan komposisi dua cerita. Saya suka cerita pertama yang berjudul “Mama tersayang, Misae” ketika Mama merasa capek dan bosan sekali dengan kesehariannya mengurus rumah dan merawat anak-anak. Sampai pada akhirnya ia berharap menjadi bayi agar tidak perlu repot mengurus rumah tangga. Tak disangka, harapan Mama terkabul! Wah lantas bagaimana nasib selanjutnya ya?

Kenapa aku merasa bosan merawat dua anak lucu ini? Bodoh sekali… (Halaman 109)

Jilid kali ini mengusung kehidupan keluarga Nohara di lingkungan Apartemen Matazure termasuk dengan para penghuni lainnya. Saya paham bahwa Usui-san ingin memberikan penyegaran agar kehidupan sosial keluarga Nohara tidak itu-itu saja. Lagipula, penghuni lain memiliki sifat dan karakter yang unik dan berbeda-beda. Tapi satu kesamaannya, tetap kocak! Yang unik dan menariknya lagi adalah sikap hormat penduduk negara Morodashi, dalam hal ini diwakili oleh Omata, penghuni kamar 206, dan pengawalnya. Sikap hormat ini sama persis dengan sikap alien setan abu-abu di jilid ke-6.

Oh iya janan lupa juga adanya bagian tentang perkembangan rumah keluarga Nohara yang sedang direnovasi. Saya awalnya mengira rumah ini akan tiba-tiba selesai direnovasi tanpa ada expose yang lebih jauh. Eh ternyata, lha kok ya ada drama juga dibalik proses pembangunan rumah yang terkena bencana ini. Eh tetapi kok rada mustahil ya renovasi rumah yang meledak hanya ditangani tiga orang saja.

Yang aneh menurut saya adalah pada Yonro. Saya kurang tahu apakah ini kesalahan penerjemah atau memang dari sononya. Dikisahkan bahwa Yonro baru saja masuk universitas *ups spoiler* tetapi ia sudah sibuk mengerjakan skripsi. Saya tidak tahu apakah mahasiswa bari di Jepang sudah wajib mengerjakan skripsi, ataukah ini maksudnya adalah tugas kuliah biasa.entahlah, biar Yonro yang menjawab *eh. Penulisan yang tidak sesuai EYD juga banyak saya temukan. Tetapi saya males nyatet karena asyik menikmati cerita bergambarnya hehe.

Penilaian Akhir:


goodreads badge add plus

Crayon Shinchan (Jilid 29)

covershinchan29

Judul: Crayon Shinchan (Jilid 29)

Komikus: Usui Yoshito

Penerbit: PT. Indorestu Pacific

Jumlah Halaman: 122

Terbit Perdana: April 2003

Kepemilikan: Cetakan Pertama, April 2003

ISBN: 9799374456

cooltext-blurb

Crayon Shinchan adalah seorang anak TK berusia 5 tahun yang sangat nakal dan konyol. Kenakalannya melebihi anak-anak seusianya, sehingga sering membuat masalah pada orang-orang disekitarnya termasuk keluarga, guru, dan teman-temannya. Bagi para penggemar komik, Crayon Shinchan sangat pas untuk melengkapi koleksi. Jangan sampai ketinggalan untuk mengikuti kisah-kisahnya yang jenaka pada buku ini dan pada seri-seri berikutnya.

cooltext-review

Crayon Shinchan masih berlanjut hingga jilid ke-29. Waah nggak terasa sudah banyak juga sejak kemunculan perdananya. Kali ini dibuka dengan bagian berjudul Re..? Ne..? Ta.. ♡ Himawari yang Bawel yang memiliki delapan cerita. Tidak seperti judulnya, tidak semua cerita mengisahkan tentang Himawari. Yang saya sukai justru kisah tentang Mama yang khawatir akan keberadaan Crayon yang masih di luar rumah padahal cuaca sedang tidak bersahabat. Ternyata Crayon sedang berada di rumah Masao.

Celana ini biasanya membungkus gajah kecil milik Masao, sekarang harus membungkus gajah kecil milikku. (Halaman 15)

Bagian kedua adalah dua cerita spesial yang dirangkum dalam bagian berjudul Bagaimana Crayon di Sekolah Dasar? Wah, Pasti Merepotkan!? Kisah pertama saya sukai karena menceritakan Crayon yang sudah masuk SD. Sepertinya ini hanya imajinasi komikus sih. Karena aslinya kan Crayon masih TK. Tapi tak apa sebagai angan-angan saat Crayon sudah SD. Jadi SD tempat Crayon bersekolah menerapkan berangkat-pulang bersama kelompok. Saat itu Crayon tergabung dalam kelompok yang dipimpin anak perempuan kelas 4 SD bernama Hatogaya.

Ini ada sejarahnya, sudah 10 tahun berturut-turut grup ini tidak pernah terlambat, saya akan terus mempertahankannya. (Halaman 42)

Bagian ketiga adalah Gas Meledak!! Nohara Sekeluarga Mengungsi yang memiliki lima cerita. Pada suatu malam yang disertai hujan badai, rumah keluarga Nohara tertimpa bencana yaitu sebuah baliho menabrak jendela. Oleh karena itu esok harinya Papa memperbaiki jendela. Tak disangka, Mama merusakkan lantai dapur dan parahnya lagi Crayon menyalakan lilin di dekat gas elpiji. Tentu saja, rumah keluarga Nohara meledak. Akibatnya, mereka semua harus mengungsi sampai rumah selesai direnovasi.

Ya, kita harus bersyukur, masih dapat apartemen murah yang ada dapurnya walaupun toiletnya pakai toilet umum. (Halaman 57)

Bagian selanjutnya adalah cerita spesial berjudul Walaupun Seperti Palsu, Tapi Asli! Crayon yang Bernyali Besar yang memiliki dua cerita. Saya menyukai cerita kedua berjudul Malaikat Crayon dan Gank. Cerita ini hampir mirip dengan konsep Charlie’s Angels, dimana kali ini Ibu Yoshinaga, Ibu Matsuzaka, dan Ibu Akeo yang menjadi “angels” dan Crayon menjadi “Charlie” yang nyentrik. Misi mereka kali ini adalah memberantas penjahat yang berupaya membuat bumi menjadi dingin dengan mengumpulkan orang tua yang memiliki selera humor tinggi. Wah terus bagaimana ya?

Jadi semua manusia akan tua. Dan bumi ini bisa jadi dingin, dalam 3 tahun akan menjadi lautan es, menakjubkan. (Halaman 87)

Penampilan Luar yang Norak…!? Penghuni Apartemen Matazure yang Bahagia adalah bagian terakhir komik jilid ini yang memiliki tujuh cerita. Sebagai orang yang baru pindah di apartemen yang bernama Apartemen Matazure, Mama bermaksud berkenalan dengan para tetangga agar bisa lebih akrab. Mereka menempat kamar 202 sehingga Mama dan Crayon dan Hima bermaksud keliling. Ternyata penghuni apartemen semuanya unik-unik. Mulai dari Yaku Tsukuri yang tertutup di kamar 201, mahasiswa yang sibuk belajar bernama Yonro di kamar 203, orang asing Omata di kamar 207, dan dua detektif di kamar 205. Namun Mama baru sadar bahwa kamar 204 selalu kosong padahal menurut Oyasan, si pemilik apartemen, kamar itu ada penghuninya bernama Koyuki Susan.

Nyonya jangan khawatir, kami hanya main jakenpong saja, lalu suami anda mabuk, saya bawa pulang. Tidak ada apa-apa kok! (Halaman 100)

Saya suka banget jilid ke-29 ini! Semua dikarenakan adanya babak baru dalam kehidupan Crayon, khususnya keluarga Nohara. Ya benar sekali, rumah yang terkena bencana bertubi-tubi hingga puncaknya meledak karena gas elpiji sungguh diluar perkiraan saya. Meskipun saya heran kok bisa mereke berempat tidak mati padahal persis ada di dekat tabung gas, hal itu tidak jadi masalah. Ya iya lah, kalau mereka wafat, tamat juga dong ini komik.

Saya juga merasa bab kehidupan keluarga Nohara di apartemen Matazure akan semarak dan tidak berlangsung cepat. Lihat saja awalnya sudah dibuka dengan kekonyolan dan salah paham yang beruntun ketika Mama dan Crayon berkenalan dengan penghuni di kamar lain. Bahkan Oyasan (saya belum tahu siapa nama induk semang apartemen ini), juga turut andil mengalami hal-hal menjengkelkan karena keluarga Nohara. Tidak sabar menunggu kelanjutannya!

Penilaian Akhir:


goodreads badge add plus

Crayon Shinchan (Jilid 28)

covershinchan28

Judul: Crayon Shinchan (Jilid 28)

Komikus: Usui Yoshito

Penerbit: PT. Indorestu Pacific

Jumlah Halaman: 122

Terbit Perdana: Februari 2003

Kepemilikan: Cetakan Pertama, Februari 2003

ISBN: 9799374448

cooltext-blurb

Crayon Shinchan adalah seorang anak TK berusia 5 tahun yang sangat nakal dan konyol. Kenakalannya melebihi anak-anak seusianya, sehingga sering membuat masalah pada orang-orang disekitarnya termasuk keluarga, guru, dan teman-temannya. Bagi para penggemar komik, Crayon Shinchan sangat pas untuk melengkapi koleksi. Jangan sampai ketinggalan untuk mengikuti kisah-kisahnya yang jenaka pada buku ini dan pada seri-seri berikutnya.

cooltext-review

Pada edisi Crayon Shinchan jilid ke-28 kali ini. Ada sedikit yang berbeda, yaitu sebagian halaman full-colour!! Yah meskipun hanya satu halaman paling depan dan tujuh halaman cerita pertama, tetapi hal ini menjadi hal yang patut diapresiasi. Langsung saja, jadi pada cerita pertama kali ini mengambil judul Shinchan Nohara – Detektif Shinchan (Lukisan Leonardo da Vinci yang Tertanam di Tembok). Benar sekali, ini adalah cerita khusus dimana Crayon, sang detektif yang ahli mengembalikan barang yang dicuri. Musuh kali ini adalah Si Cakar Kucing yang mencoba mencuri lukisan Buah Labu.

Si Cakar Kucing? Bukankah itu adalah tiga gadis cantik kakak beradik pencuri benda seni yang terkenal? (Halaman 5)

Cerita kedua lagi-lagi cerita spesial yaitu Penemuan Langka Prof. Kitayono – Mesin Penepat Jadwal yang mengambil tokoh profesor nyentrik. Jadi kali ini beliau menciptakan mesin yang ditempel ke badan, yang bisa diatur dengan remote control agar si pemakai dapat otomatis menjalankan jadwa yang telah disusun sebelumnya tanpa bisa membantah. Crayon yang penasaran turut mencoba satu alat yang tersisa ketika ditinggal profesor ke toilet.

Bukan ini… Walau bukan bakpao kari, tapi tangan masih bergerak sendiri (Halaman 16)

Golf vs Piknik Keluarga? Perang Besar Keluarga Nohara di Pagi Hari dengan jumlah sebelas judul cerita tersendiri menjadi bagian ketiga susunan komik ini. Suatu hari, keluarga Nohara sudah mempersiapkan piknik keluarga pada hari minggu. Sayangnya, pada malam hari sebelum hari-H, Papa mendapatkan tugas dari bosnya untuk menemani klien bermain golf. Tak ayal hal ini menjadi prahara keluarga Nohara dimalam hari. Saya suka ketika akhirnya Mama dan Crayon serta Hima piknik sendirian tanpa Papa dalam judul Musuh Jalan Sempit.

Darimana ibu beranak bodoh itu? Piknik di lapangan golf? Aku ingin tahu seperti apa suaminya! (Halaman 40)

Bagian selanjutnya adalah dua cerita khusus yang terangkum dalam judul Dapatkah Kau Menghadapi Ketakutan Ini? Aku Sudah Tak Tahan Lagi! Dari dua cerita khusus ini, saya menyukai cerita pertama berjudul Video Kaset yang Menyeramkan. Pada cerita ini dikisahkan adanya sebuah video yang sedang booming di lingkungan keluarga Nohara. Mulai dari Michi dan Yoshirin, tetangga keluarga Nohara yang menyebalkan, ibu-ibu yang suka bergosip dengan Mama, bahkan sampai Masao juga. Ternyata video itu menyimpan hal yang misterius.

Kau harus lihat film ini, aku juga meminjamkannya ke Nana dan Kazama. Mereka berdua telah “tersihir” (Halaman 70)

Komik ini ditutup dengan bagian berjudul  Liburan Musim Panas yang Terik! ♡ Ke Pantai Bersama Kak Nanako yang terdiri atas sepuluh cerita dengan judul sendiri-sendiri. Saya menyamakan dengan jududl bagiannya saja ya, yaitu cerita dengan judul Wisata Ke Pantai. Kali ini Nanako bermaksud mengajak Crayon berwisata ke pantai saat liburan. Mengetahu hal ini, Crayon senang bukan main karena menganggap bisa berduaan dengan Nanako. Namun ternyata keadaan yang terjadi sungguh diluar dugaan Crayon.

Mama, jangan-jangan ketika pulang nanti, Nanako akan… Memanggilmu Mama. (Halaman 102)

Seperti yang saya sebutkan diawal resensi diatas, terdapat delapan halaman warna yang terbagi atas satu halaman paling depan dan tujuh halaman pada isi cerita pertama. Hal ini sungguh memanjakan mata. Soalnya warna yang digunakan bukan hanya terpusat pada pakaian ataupun fisik tokoh, namun juga latar belakangnya pun juga ada warna tersendiri. Yang saya sukai juga adalah penggunaan warna yang kontras dan ngejreng antara satu panel dengan panel lainnya sehingga tidak monoton.

Oh iya saya agak kurang paham dengan (lagi-lagi) terjemahan komik ini. Pada cerita kedua tentang Mesin Penepat Jadwal, Crayon menggunakan alat tersebut dan salah satunya harus berjuang mati-matian agar tidak makan paprika. Yang saya tanyakan bukan paprikanya, melainkan bentuk makanannya. Disebutkan bahwa Crayon ingin makan bakpao rasa kari, namun terjebak dengan rasa abon paprika. Tetapi kok bentuk makanannya nasi? Bisa disendok lagi? Apakah memang ada makanan di Jepang yang namanya bakpao namun wujudnya nasi? Entahlah saya juga tidak tahu.

Penilaian Akhir:


goodreads badge add plus

Crayon Shinchan (Jilid 26)

covershinchan26

Judul: Crayon Shinchan (Jilid 26)

Komikus: Usui Yoshito

Penerbit: PT. Indorestu Pacific

Jumlah Halaman: 122

Terbit Perdana: November 2002

Kepemilikan: Cetakan Pertama, November 2002

ISBN: 9799374405

cooltext-blurb

Crayon Shinchan adalah seorang anak TK berusia 5 tahun yang sangat nakal dan konyol. Kenakalannya melebihi anak-anak seusianya, sehingga sering membuat masalah pada orang-orang disekitarnya termasuk keluarga, guru, dan teman-temannya. Bagi para penggemar komik, Crayon Shinchan sangat pas untuk melengkapi koleksi. Jangan sampai ketinggalan untuk mengikuti kisah-kisahnya yang jenaka pada buku ini dan pada seri-seri berikutnya.

cooltext-review

Crayon Shinchan masih berlanjut hingga jilid ke-26. Kali ini bagian awal dibuka dengan kumpulan sembilan cerita casual yang memiliki judul sendiri-sendiri namun terangkum dalam satu judul besar yaitu Keluarga Nohara Menjadi Model Lukisan. Seperti judul bagian besarnya, saya menyoroti kisah yang berjudul Pameran Lukisan. Jadi ceritanya Crayon, Mama, dan Himawari pergi ke sebuah pameran lukisan karena kebetulan pameran tersebut gratis. Tak disangka, sang pelukis bernama Hui Yuen Ceng Mei melihat mereka bertiga dan berniat menjadikan mereka sebagai model lukisan. Namun akibat Crayon yang bertindak aneh-aneh, semuanya jadi hancur lebur.

Oh ya, guru adalah seorang wanita yang terhormat, harap kalian jangan berlaku yang tidak-tidak di depannya. (Halaman 31)

Bagian kedua yang berjudul Kisah-Kisah Menarik di Dunia merupakan gabungan dua judul cerita khusus yang menampilkan Crayon dan lainnya menjadi tokoh karakter yang berbeda. Saya menyukai cerita kedua berjudul Pendekar Shinchan vs Si Jari Emas Gin dimana Crayon menjadi pendekar pengembara bersama Buri-Buri Ajaib. Ditengah perjalanan, Crayon dimintai bantuan oleh seorang gadis yang ingin melindungi ayahnya, sang pembuat sushi, agar terhindar dari pembunuh bayaran lawan pertandingan.

Kurasa pembunuh tadi diutus oleh lawan perlombaan kali ini. Sushi Sua Ca, ia pasti akan kembali datang untuk membunuh Ayah! (Halaman 59)

Pesta Pernikahan Ibu Yoshinaga dan Pak Ishizaka yang terdiri atas tiga judul merupakan bagian ketiga dalam komik ini. Seperti judulnya, akhirnya Ibu Yoshinaga akan melangsungkan pernikahan dengan kekasihnya selama ini. Sayangnya, pada cerita terakhir berjudul Ketakutan Menjelang Pernikahan, Ibu Yoshinaga masih ragu akan keputusannya bersedia dipinang Ishizaka, bahkan hingga hari-H pernikahan. Tetapi untunglah berkat Crayon, keraguan Ibu Yoshinaga telah sirna dan pernikahan bisa dilanjutkan kembali.

Tak lama lagi aku akan menikah. Harusnya aku merasa gembira, tapi kenapa ya… Aku malah merasa takut… (Halaman 73)

Bagian keempat memiliki judul Legenda Shinchan! Tak Ada yang Tak Mungkin dalam Kamusku yang terdiri atas dua judul cerita spesial. Saya menyukai cerita pertama yaitu Shinchan Anak Balita Ajaib yang mengisahkan Crayon sebagai seorang penyihir di kerajaan langit. Peraturan dunia penyihir yang memperbolehkan anak usia lima tahun turun ke bumi membuatnya merengek agar bisa turun ke dunia manusia. Sesampainya disana, ia bertemu dengan Kazama yang meski awalnya marah-marah akhirnya terpaksa menampung Crayon di rumahnya.

Menyebalkan! Kehidupan manusia dan penyihir tidak sama, manusia sangat sibuk. (Halaman 87)

Lima judul cerita casual selanjutnya terangkum dalam bagian berjudul Nona Kecil yang Merepotkan Saya! Meskipun headline-nya nona kecil, isinya tidak hanya tentang “nona” saja. Justru saya tergelak dengan cerita Crayon yang pergi membeli makanan akibat Mama sedang sakit datang bulan dalam judul Toko Makanan. Proses membeli makanan ini berlangsung dramatis karena melibatkan pegawai toko yang emosi beserta istrinya. Namun demikian, ada sebuah hal mengharukan di akhir cerita ini.

Ah, tunggu sebentar, aku pertimbangkan dulu, kaki kanan atau kiri ya? Itu selalu menjadi masalah untukku. (Halaman 108)

Pada kesempatan kali ini, saya masih bisa dibuat tertawa lepas pada dialog saling hina antara Nana dengan Masako pada bagian kedua. Saya kurang mengerti sih hubungan atara mereka berdua. Karena meskipun seringkali terlibat cekcok dan menjelek-jelekkan, mereka tetap bermain bersama dalam kumpulan Crayon, Kazama, Masao, dan Bo. Nah kali ini Masako berkata “dasar orang biasa” dan “manusia tidak berkelas” kepada Nana. Meskipun terkesan (memang) merendahkan lawan bicara, Nana selalu memiliki senjata untuk menghina balik.

Mulai dari “gadis kaya norak” kemudian “nona besar yang tidak waras” hingga “gadis kaya jelek” diungkapkan Nana dalam komik jilid ini. Bahkan pengawal Masako (ya benar, dia punya pengawal pribadi karena tajir banget), Hideki, disebut kawan Nana sebagai “pengawalnya juga tidak beres” karena sering berlaku sesuai kehendak Masako.

Namun demikian, komik ini menarik karena pada jilid ini saya bisa merasakan bagaimana mengharukannya Ibu Yoshinaga yang bisa menikah dan memasuki babak baru dalam hidupnya. Bahkan lokasi pernikahan yang dipilih membuktikan betapa beliau tidak ingin berbahagia sendirian pada momen sekali seumur hidup ini. Aah saya jadi pengen nikah juga *eh.

Penilaian Akhir:


goodreads badge add plus