Rss

Selamat Ulang Tahun Blogger Buku Indonesia

Satu-satunya komunitas yang telah saya ikuti dan belum ada keinginan untuk saya tinggalkan adalah Blogger Buku Indonesia. Sesuai namanya, komunitas ini adalah kumpulan blogger yang fokus pada dunia perbukuan. Dan hari ini, tepat enam tahun BBI mengudara di jagat dunia maya sebagai salah satu komunitas online yang sangat bergengsi #ahsek.

Pada postingan yang disinyalir akan sangat panjang ini, saya akan berbicara tentang beberapa hal. Saya sangat jarang menuliskan opini atau hal-hal lain diluar resensi buku. Tapi khusus hari ini, saya akan berbicara tentang apa yang telah, sedang, dan ingin saya alami dalam keluarga besar Blogger Buku Indonesia. Silakan dibaca ya…

Mula-mula, saya ingin bercerita tentang awal mula mengenal BBI. Tahun 2013 saya sempat nyasar di blog para member yang sedang menyelenggarakan Giveaway Hop dalam rangka ulang tahun BBI. Saat itu ingin ikutan tapi hampir semua host mewajibkan follow blog. Kala itu saya tidak tahu follow blog itu apa dan bagaimana. Akhirnya saya mundur nggak ikut. :(

Saya jadi kepo kenapa kok banyak orang bagi-bagi buku gratis. Selidik punya selidik, mereka adalah para anggota Blogger Buku Indonesia. BBI? Apa itu? Saya yang masih lugu hanya bisa menemukan akun twitter, website, dan fanpage. Mulai saat itu saya mengikuti beberapa postingan member melalui aggregator website sambil memahami tentang BBI. #ceileh

Hari kamis tanggal 10 Juli 2014 jam 15.31 WIB, saya kirim email permohonan bergabung dengan BBI. Saat itu BBI belum menerapkan jangka waktu pendaftaran alias bisa daftar kapan saja. Secara umum, seharusnya email saya bisa langsung direspon. Sayangnya, ada sedikit drama karena saya belum memperoleh kejelasan hingga dua bulan lebih. Kenapa ya?

Ternyata oh ternyata, email saya kemungkinan terdeteksi spam sehingga terhapus dari inbox membership BBI. Setelah bertanya di twitter Bebi, hari senin tanggal 15 September 2014 jam 13.17 WIB, saya apply ulang. Satu bulan lebih kemudian, hari rabu tanggal 22 Oktober 2014 pukul 13.00 WIB, saya sudah memperoleh nomor ID yaitu BBI 1410260. Senangnya~

Oh iya, saat itu saya menggunakan blog khusus mahasiswa yang disediakan oleh kampus saya. Sesungguhnya blog itu saya buat hanya untuk syarat verifikasi penerimaan beasiswa saja. Satu tahun kemudian, memang dasarnya saya malas membuat blog baru, akhirnya blog yang hanya berisi satu postingan saja itu saya rombak ulang menjadi blog khusus buku. Hehe.

Setelah menjadi anggota resmi BBI, satu hal yang saya rasakan adalah saya memiliki lingkungan sosial baru yang sama-sama memiliki hobi dan kesukaan yang sama. Meskipun hanya di dunia maya, saya sudah cukup bahagia. Saya juga menemukan orang-orang yang suka menimbun buku seperti saya. Saat itulah saya merasa menimbun bukanlah dosa. Ahaha.

Saat awal bergabung, saya tidak kenal sama sekali anggota generasi pertama ataupun yang seangkatan pada generasi kedua. Bergabungnya saya di grup whatsapp BBI regional Jatim akhirnya membuka jalan perkenalan saya dengan member BBI lain. Lambat laun saya dijebloskan ke grup whatsapp regional Joglosemar. Di grup ini, member yang ada sudah campur aduk berbagai domisili dan generasi. Perkenalan saya makin bertambah.

Awal tahun 2016, ikatan saya dengan Bebi semakin dalam karena ditunjuk sebagai tenaga bantu untuk mengurusi forum BBI yang akan diluncurkan awal bulan februari sebagai jalur komunikasi baru. Saya yang sudah tidak berstatus mahasiswa tentu saja menerima kesempatan itu dengan segala hormat. Meski sekarang forumnya sepi sekali. Maafkan saya :(

Bicara apa lagi ya, hmm. Oh iya, sejak awal bergabung hingga detik ini saya beberapa kali memperoleh buntelan buku melalui jalur BBI. Tidak terlalu banyak memang. Namun semuanya berkesan. Dari BBI pula saya bisa mencicipi menjadi host blogtour. Terima kasih kepada para pihak yang memberikan kepercayaan kepada saya.

Saya yang saat ini tidak seperti masa-masa sebelum dan baru bergabung BBI. Jujur saya katakan bahwa salah satu motivasi saya menjadi member BBI saat itu adalah ingin mendapat buntelan buku gratis. Baik lewat tawaran penerbit, penulis, ataupun kuis giveaway. Memang receh sekali alasannya, saya akui itu. Namun, lambat laun mindset saya berubah.

Menjadi anggota BBI bukan hanya perkara buku gratis. Menjadi member BBI bukan melulu tentang jadi blogger eksis. Menjadi bagian dari BBI artinya jadi salah satu penggiat literasi di Indonesia yang makin tergerus habis. Mungkin awalnya hanya sekadar hobi membaca dan menulis. Namun, virus membaca telah disebarkan melalui postingan member yang manis.

Sebelum postingan ini semakin panjang dan membosankan, lebih baik segera saya akhiri saja. Harapan saya dengan bertambahnya usia BBI tahun ini, semoga turut meningkatkan semangat membaca para member. Semoga semua anggota generasi pertama, kedua, ketiga, keempat, dan kelima bisa akrab dan saling menyemangati dalam menimbun mengisi blognya.

SELAMAT ULANG TAHUN BLOGGER BUKU INDONESIA!!

March Giveaway Hop 2017

Assalamualaikum. Semangat pagi!

Seperti yang sudah kamu baca di judul, hari ini hingga beberapa hari kedepan akan ada giveaway di blog Rico Bokrecension. Seperti yang sudah saya laksanakan tahun 2016 yang lalu, selain memperingati hari ulang tahun saya yang jatuh pada hari ini, saya ingin mengajak kamu yang sedang baca postingan ini untuk turut bahagia bareng saya!

Pada tahun 2017 ini, ada yang sedikit berbeda. Saya tidak mengadakan giveaway sendirian. Ada delapan orang teman-teman BBI (termasuk saya) yang mengadakan giveaway untuk merayakan hal spesial masing-masing yang terjadi di bulan Maret. Karena itulah nama perayaan kami kali ini bertajuk March Giveaway Hop!

Jadi, dalam March Giveaway Hop ini, akan ada dua jenis kuis. Pertama adalah kuis untuk memenangkan grand prize voucher buku senilai Rp200.000,- untuk DUA orang pemenang. Kamu cukup memecahkan dengan benar beberapa teka-teki untuk memenangkan grand prize. Namun sebelumnya, simak syarat dan ketentuannya dulu.

  1. Periode giveaway ini berlaku mulai tanggal 13 Maret 2017 hingga tanggal 19 Maret 2017.
  2. Peserta WAJIB share tentang giveaway ini melalui media sosial apapun dengan mencantumkan hashtag #MarchGiveawayHop dengan menyertakan link postingan giveaway milik salah satu host.
  3. Peserta WAJIB mengikuti aturan dari semua host. Untuk blog ini, kamu cukup follow twitter @richoiko saja. Sangat mudah kan?
  4. Setiap host akan memberikan clue yang jawabannya adalah nama suatu tokoh di buku tertentu. Tugas peserta adalah menebak NAMA LENGKAP tokoh yang dimaksud sang host. Total ada delapan riddle yang harus ditebak.
  5. Hanya peserta yang menjawab semua pertanyaan dari semua host yang memiliki kesempatan memenangkan hadiah utama.
  6. Peserta tidak diperkenankan multiple entry sehingga hanya boleh memasukkan jawaban sebanyak satu kali.
  7. Jawaban bisa dimasukkan melalui Google Form di bawah ini ataupun di blog lain setelah mendapatkan semua jawabannya. Silakan klik tautan berikut ini untuk mengetahui semua teka-teki dari host penyelenggara March Giveaway Hop.

Rico – Rico Bokrecension
Kristiana – Pelahap Kata
Rima – Pink’s Review
Rizky – Ky’s Book Journal
Agatha – My Book Note
Melisa – Surgabukuku
Annissa – Resensi Buku Nisa
Muthiah – Hanya Sebuah Komentar

Ingat ya, kamu harus menjawab semua pertanyaan dari semua host. Jawaban bisa kamu masukkan melalui link Google Form di atas atau di blog lain jika sudah menemukan semua jawabannya. Jangan lupa, kamu hanya memiliki kesempatan satu kali memasukkan jawaban. Berikut adalah teka-teki sangat mudah dari Rico Bokrecension yang harus kamu tebak:

Aku adalah tokoh utama laki-laki dari buku hantu rumah hijau. Nama lengkapku terdiri dari dua kata. Novel horror itu pernah diulas di blog ini dua tahun yang lalu. Siapakah aku?

Seperti yang sudah saya tuliskan sebelumnya, selain kuis utama berhadiah voucher di atas, blog Rico Bokrecension juga memberikan giveaway tambahan yang berhadiah empat paket buku untuk EMPAT pemenang dalam rangka March Giveaway Hop. Biar nggak penasaran, saya kasih tau deh isi paketnya. Semuanya adalah koleksi pribadi yang masih layak baca.

PAKET 1. Satrio Piningit oleh D. Soesetro; Kata-Kata Bijak Albert Einstein oleh Albert Einstein; Kanza Si Gadis Berkuda oleh Saiman Ian Mahesa; Four oleh Veronica Roth; Anak Kos Dodol oleh Dewi Rieka; Full Traveling Yuk! oleh Nisrina Lubis

PAKET 2. Dragon House oleh John Shors; The Entrepreneur Codes oleh Brad Hughes; Bukan Sekadar Kopi oleh Howard Behar; Humor Obat Stres oleh Joginder Singh; To Catch A Bride oleh Anne Gracie

PAKET 3. Mampir Mas! oleh Wahyudin; Ketawa Gila Ala Orang Kantoran oleh Vartiezem Van Nunen; Strive For Excellence oleh Ellies Sutrisna; I Feel Bad About My Neck oleh Nora Ephron; 101 Cerita Hikmat dari Negeri China oleh Lei Wei Ye

PAKET 4. Gigi Kelinci oleh Arifia Sekar Seroja; Cabe Rawit oleh Tim Redaksi Penerbit Arena; Ketika Setan Pun Menangis oleh Nuruddin Al-Hasyimi; The Lonely Planet Story oleh Tony & Maureen Wheeler; 101++ Ide Jitu Peluang Usaha oleh Tim Gemini Writer;

Untuk memenangkan paket buku tersebut, kamu cukup memastikan sudah follow twitter @richoiko. Kalau sudah, pilih paket hadiah yang kamu inginkan. Sertakan urutan nomor jika memilih lebih dari satu paket. Kemudian tinggalkan komentar di bawah postingan ini dengan format:

Nama Lengkap: ………
Akun Twitter: ………
Minat Paket Nomor: ………

Pengumuman akan saya update di postingan ini. Pemenang akan saya pilih sesuai suasana hati. Bisa secara random, bantuan orang lain, hitung kancing baju, atau apa saja. Pasti adil kok. Pemenang memperoleh hadiah sesuai urutan prioritas dan akan saya hubungi melalui direct message twitter. Selamat berpartisipasi! Semangat pagi! Wassalamualaikum.

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh dan selamat siang!

Akhirnya post ini bisa tayang juga. Pasti sudah banyak yang menunggu ya? Sebelumnya, perkenankan saya mengucapkan mohon maaf atas kendala yang terjadi selama berlangsungnya #MarchGiveawayHop ini, khususnya di blog Rico Bokrecension. Sebelum masuk ke nama pemanang, pada penasaran jawaban semua clue dari para host? Berikut kunci jawabannya. Silakan menebak kira-kira benar semua atau tidak.

Kitty – Pelahap Kata: The Cat In The Hat
Rima – Pink’s ReviewNathaniel Rahardja
Kiky – Ky’s Book JournalAlec Kincaid
Rico – Rico BokrecensionRico Novarda
Agatha – My Book NoteSaitou Yakumo
Melisa – Surgabukuku: Valerie
Nisa – Resensi Buku Nisa: Frankie Presto
Mute – Hanya Sebuah KomentarPatricia O’Sullivan & Isabel O’Sullivan

Banyak yang merasa clue nya sulit-sulit. Kalau mudah ya tidak ada tantangannya dong hehehe. Saya sih ingin semuanya menang. Tapi sayang ternyata hampir semua peserta tidak menjawab benar nama tokoh yang dimaksud semua host. Sehingga akhirnya terpilih dua orang yang berhak menjadi pemenang. Langsung saja, ini dia nama pemenangnya:

PEMENANG VOUCHER BUKU @Rp200.000,-
Nur Hafifah Aini | @yuki_yuchan
Arief NA | @rief_oxygen

Sedangkan pemenang paket buku di blog Rico Bokrecension, lagi-lagi saya akhirnya menggunakan jasa laman random dot org. Saya tidak sempat menghitung kancing baju ataupun cap cip cup kembang kuncup maupun meminta bantuan orang lain. Sesuai dengan urutan jawaban para peserta, berikut adalah nama-nama pemenang  yang berhak mendapatkan paket buku yang telah saya sediakan.

PEMENANG PAKET BUKU 1
Bety Kusumawardhani | @bety_19930114

.

PEMENANG PAKET BUKU 2
Ula | @chiipurai

.

PEMENANG PAKET BUKU 3
Eni Lestari | @dust_pain

.

PEMENANG PAKET BUKU 4
Erin | @RiienJ

Yak, selamat untung para pemenang. Bagi yang belum beruntung, jangan kecewa ya. Untuk pemenang giveaway tambahan dari host yang lain, silakan menunggu pengumuman di blog host yang bersangkutan. Terus berdoa agar kamu bisa memenangkan hadiah lainnya. Semua pemenang di atas akan saya hubungi melalui direct message twitter. Diwajibkan membalas pesan saya ya, jangan diabaikan. Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh dan sampai jumpa lagi!

Goodreads Reading Challenge 2016

Sebagai seorang pembaca dan blogger buku yang terbiasa dengan teknologi internet, sepertinya sudah wajib untuk bergabung dengan Goodreads. Agenda yang rutin diadakan oleh situs ini setiap tahunnya adalah tantangan baca yang diperuntukkan para penggunanya. Agenda tahun ini bernama 2016 Reading Challenge. Mekanismenya sih, pada awal tahun setiap user akan menentukan berapa jumlah buku yang akan dibaca selama setahun kedepan. Nantinya diakhir tahun akan diketahui apakah user tersebut sukses menyelesaikan target atau tidak.

Saya yang sudah bergabung dengan Goodreads tentu saja ikut ambil bagian dalam tantangan ini. Jangan tanya target saya, karena saya masih labil untuk menentukannya diawal tahun. Untung saja Goodreads memberikan kemudahan untuk revisi sehingga hasil akhir bisa dilihat di sini. Jumlah keseluruhan buku yang saya baca dan review ditahun ini adalah 88 buku, meningkat lima puluh buku dibanding tahun lalu. Langsung saja silakan klik judul bukunya untuk menuju halaman resensinya.

JANUARI

FEBRUARI

MARET

APRIL

AGUSTUS

OKTOBER

DESEMBER

Posting Bareng BBI 2016

Tahun 2016 ini, divisi Event dari Blogger Buku Indonesia menggelar tantangan Posting Bareng 2016 untuk para anggotanya. Durasi tantangan ini dimulai pada bulan Januari 2016 hingga Desember 2016. Sebagai salah satu member BBI, tidak afdhol dong kalau saya enggak ikutan. Terlepas bagaimana keberlanjutan saya menjalaninya, setidaknya saya kurang ikut meramaikan event khusus anggota eksklusif BBI ini *alibi. Sungguh disayangkan, ketidakcocokan tema PosBar dengan hasrat ataupun timbunan membuat saya hanya bisa mengikuti event ini pada bulan Maret 2016 pada tema #BBILagiBaca. Silakan klik judul bukunya untuk menuju halaman resensinya.

MARET

Comic Reading Challenge 2016

Seperti tahun 2015 yang lalu, tahun ini Shen Meileng juga mengadakan tantangan baca dan review komik berjudul Comic Reading Challenge 2016Mekanisme dan pelaksanaannya secara umum masih sama dengan tahun lalu. Hanya cara setor resensi dan indikator jumlah komik saja yang sedikit berbeda. Untuk tahun ini, level yang disediakan oleh Mei adalah tiga level yaitu Rookie (18 hingga 25 komik), Ultimate (25 sampai 34 komik), dan Supernova (lebih dari 35 komik). Seperti tahun lalu, saya memilih level paling awal terlebih dahulu yaitu Rookie. Apabila nanti bisa meningkat, saya update lagi. Bagi yang penasaran tentang syarat dan pelaksanaannya secara umum, saya cantumkan dibawah ini. Yang lebih rinci, silakan mampir ke blog Mei ya. Mari membaca dan meresensi komik!

  1. Peserta berdomisili Indonesia.
  2. Dimulai tanggal 1 Januari 2016 sampai 30 Desember 2016. Tanggal 31 Desember untuk merekap peserta serta untuk blog walking peserta. Untuk pendaftaran, dimulai dari 28 Desember 2015 sampai 18 Oktober 2016.
  3. Memposting challenge ini di blog dengan membuat direct link ke postingan ini dan memasang banner di atas pada side bar blog.
  4. Komik yang dibaca paperback/online, namun bukan berasal dari website gratis. Dan itu berarti Webtoon tidak diperbolehkan dalam challenge ini.
  5. Setiap postingan mencantumkan label ‘Comic Reading Challenge 2016′ agar mudah saat blog walking dan meninggalkan komentar.
  6. Wrap up challenge ini dilakukan 3 bulan sekali (Maret, Juni, September, Desember) dan pada masa ini akan dipilih satu orang yang reviewnya menjadi favorit yang akan diberikan hadiah berupa pulsa 25 ribu rupiah.
  7. Pada akhir tahun akan diundi pemenang tiap kategori yang masing-masing kategori mendapatkan uang tunai Rp.50.000,- dan pemenang akan diumumkan pada minggu pertama Januari 2017.
  8. Komik yang dibaca tidak terbatas hanya dari Jepang/Korea/Cina saja, tetapi dari seluruh dunia (Eropa, Amerika & Indonesia). Jika komik tersebut berseri, diharapkan mereview per buku (dari seri itu dimulai sampai selesai). Kalaupun komik serinya masih belum selesai ataupun mereview tidak sesuai dengan urutan seri tidak masalah
  9. Untuk kategori sendiri, masih tetap 3 kategori. Namun bedanya tahun ini jumlah entrinya jauh lebih sedikit dibandingkan tahun lalu. Dan tiap postingan, diharapkan mencantumkan banner kategori yang dipilih pada akhir postingan.
  10. Dan jika misalkan dalam pelaksanaan mereview nanti bisa melampaui kategori yang pertama dipilih, tidak perlu melapor. Lanjutkan saja, namun saat memposting review, banner kategori yang dicantumkan di akhir postingan harus dirubah & pada wrap up berikutnya, harus dijelaskan jika telah mengalami kenaikan kategori.

Meskipun saya tahu membaca komik tidak butuh waktu lama, tapi buanyak juga komik saya yang masih belum tersentuh. Untunglah bergabung menjadi member BBI bisa banyak memotivasi saya membaca timbunan itu. Apalagi komik sudah diperbolehkan di-review di blog. Di awal mengikuti tantangan ini, saya memilih level ROOKIE sebagai permulaan karena “hanya” meresensi 18 hingga 25 komik. Yah biar nggak terbebani banget lah ya untuk menyelesaikan review satu demi satu hehehe.

Update: Setelah berlalu sekitar dua bulan ditahun 2016, pada awal bulan Maret saya sudah meningkatkan level menjadi ULTIMATE dengan indikator resensi 25 hingga 34 komik. Hal ini dikarenakan saya telah memenuhi kriteria maksimal memmbuat resensi di level rookie hingga akhir bulan Februari. Semoga nanti bisa naik level lagi ya (aamiin), mengingat semangat meresensi harus dibuat konsisten agar tidak mudah kendor hehehe.

Update: Tidak seperti level pertama yang cukup jauh untuk dicapai, mengalami level kedua hanya bisa dirasakan sekejap saja (menurut saya). Buktinya, pada paruh akhir bulan Maret saya sudah mencapai level ketiga yaitu SUPERNOVA dengan meresensi 35 komik atau lebih dari itu. Praktis saya berada di level kedua tidak genap satu bulan lamanya. Jadi terhitung wrap up ini terbit, saya sudah permanen di level terakhir. yeay! Mari membaca dan meresensi sebanyak mungkin!

Untuk memudahkan (karena saya termasuk rada males #plak), saya membuat update wrap up yang digabung disini sekalian saja untuk satu tahun biar lebih mudah untuk diedit-posting ulang setiap saat hehe. Berikut daftar komik yang sudah saya buat resensi di blog ini untuk Comic Reading Challenge 2016. Silakan klik judul komik untuk menuju halaman resensinya masing-masing, atau bisa juga melalui menu Daftar Resensi.

JANUARI

FEBRUARI

MARET

APRIL

AGUSTUS

OKTOBER

DESEMBER

BBI Giveaway Hop 2016

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Halo semuanya! Apa kabar? Pasti baik dong. Kali ini saya membawa kabar gembira (lagi). Dalam rangka memperingati ulang tahun yang kelima komunitas saya tercinta, Blogger Buku Indonesia, maka ada agenda tahunan rutin yaitu Giveaway Hop! Intinya, giveaway hop ini adalah event giveaway yang diadakan oleh member BBI dalam waktu yang bersamaan.

Oleh karena itu, saya juga ingin berbagi sesuatu untuk sesama dengan turut menyemarakkan acara ini. Sebagai penyemangat, saya bocorkan dulu hadiah-hadiahnya ya. Tidak ada yang masih segel, karena semuanya memang koleksi pribadi. Tapi jangan khawatir, saya jamin masih sangat layak dibaca kok. Ini dia daftar hadiahnya secara berurutan (maaf kualitas gambar yang blur):

★★

PAKET 1

Hercólubus atau Planet Merah oleh V.M. Rabolu; China Undercover oleh Chen Guidi & Wu Chuntao; Terorisme & Fundamentalisme Agama oleh Ahmad Jainuri, Zainuddin Maliki, Syamsul Arifin, dkk; Seeing Beyond the Wrinkles oleh Charless Tindell; Holocaust – Fakta atau Fiksi oleh Stephane Downing

PAKET 2

Manipulasi Foto dengan Adobe Photoshop CS oleh Hasto Suprayogo; Membuat Toko Online dengan Multiply oleh Ollie; Super Dahsyat Indra Keenam oleh Wisnawan Pamungkas; Langkah Jitu Memulai Bisnis dari Nol oleh Bambang Suharno; The Ciputra Way oleh Andrias Harefa & Eben Ezer Siadari; Hercolubus or Red Planet oleh V.M. Rabolu; Agar Menjual Bisa Gampang oleh Andrias Harefa

PAKET 3

Perempuan Multikultural oleh Edi Hayat & Miftahus Surur; Crayon Shinchan (Jilid 35) oleh Yoshito Usui; Inner Beauth Wonderful Woman oleh ASM, Munawaroh, & Floriberta Aning S; Kumpulan Cerita Terbaik Miiko (Jilid 1) oleh Ono Eriko; …Dan Mereka Hidup Bahagia Selamanya oleh Wendy Paris; sampul buku bahan kain Girls In The Dark

PAKET 4

Nasihat Bagi Hamba Allah oleh Syekh Muhammad Nawawi Ibnu Umar Al-Jawi; Ternyata Akhirat Tidak Kekal oleh Agus Mustofa; Konsep-Konsep Dasar di dalam Alquran oleh Harun Yahya; Menuai Bencana oleh Agus Mustofa; Hercolubus or Red Planet oleh V.M. Rabolu; Lemah Iman oleh Muhammad Sholeh Al-Munajjid; Adab & Tata Krama dalam Islam oleh Muhammad Ahmad ‘Abud

SYARAT DAN MEKANISME

Mohon segala peraturan (yang sangat mudah ini) diperhatikan dengan cermat. Karena partisipan yang tidak memenuhi ketentuan tidak akan memiliki kesempatan memenangkan hadiah.

  1. Periode giveaway ini berlaku mulai tanggal 15 April 2016 hingga tanggal 21 April 2016 jam 23.59 WIB.
  2. Siapapun boleh mengikuti giveaway ini, dengan catatan harus memiliki alamat kirim di Indonesia yang terjangkau oleh biro ekspedisi JNE atau POS Indonesia.
  3. Follow twitter richoiko. Karena update informasi dan apapun saya tuangkan di sana. Jangan sampai ketinggalan berita ya.
  4. Pilih paket hadiah yang kamu inginkan, minimal satu dan maksimal semuanya (iya, semuanya!). Sertakan urutan nomor hadiah yang kamu mau.
  5. Biar adil, pemenang saya tentukan lewat undian dengan bantuan random dot org. Pemenang mendapatkan hadiah sesuai urutan prioritas. Apabila sudah diakui pemenang yang lain, maka akan diberikan urutan pilihan selanjutnya. Semoga jelas ya.
  6. Pengumuman saya usahakan posting pada tanggal 22 April 2016. Pemenang akan saya hubungi langsung melalui DM twitter. Mohon konfirmasi maksimal 2×24 jam ya. Kalau tidak ada kabar, saya akan pilih pemenang baru.
  7. Kalau sudah melengkapi persyaratan di atas, silakan tinggalkan komentar di bawah postingan ini dengan format sebagai berikut:

Nama Lengkap: ………

Akun Twitter: ………

Minat Hadiah Nomor: ………

Nah, sekian informasi giveaway di blog Rico Bokrecension. Terima kasih sudah membaca postingan ini sampai akhir. Daripada sia-sia udah baca lama, mending langsung ikutan deh, cukup follow-comment saja kok #nyengir. Yang pasti, bagi kamu yang sudah ikutan, saya doakan semoga menang.. (˘ʃƪ˘) Jika ada yang kurang jelas, jangan sungkan tanya melalui twitter.

Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh dan selamat pagi!

Akhirnya post ini bisa tayang juga. Pasti sudah banyak yang menunggu ya? Sebelumnya, perkenankan saya mengucapkan mohon maaf atas kendala yang terjadi selama berlangsungnya giveaway ini. Saya juga mengucapkan terima kasih pada 53 orang yang telah mengikuti #BBIGiveaway Hop 2016 di blog Rico Bokrecension. Akibatnya jadi agak makan waktu juga untuk merekap (dan ternyata ada satu orang yang tidak memenuhi syarat). Saya sih ingin semuanya menang, tapi kok ya jatah hadiahnya terbatas. Langsung saja, ini dia nama-nama pemenangnya:

PAKET 1
Celina F. Yuwono | @sampanbiru

PAKET 2
Nur Annisa | @YoshikuniNhora

PAKET 3
Ken Astri | @orion____

PAKET 4
Ade Delina Putri | @adedelinaputri

Yak, selamat untung para pemenang. Semuanya akan saya hubungi melalui direct message twitter. Diwajibkan membalas pesan saya maksimal tanggal 24 Maret 2016 pukul 09.00 WIB. Kalau tidak ada konfirmasi sama sekali, saya akan pilih pemenang baru. Bagi yang belum beruntung, jangan kecewa ya. Saya akan mengadakan giveaway lagi di blog ini. Kapan? Terus pantengin twitter saya dan blog ini saja deh :p

Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh dan sampai jumpa lagi!

Rico’s Birthday Giveaway 2016

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Halo semuanya! Apa kabar? Pasti baik dong. Kali ini saya membawa kabar gembira. Bukan, bukan ekstrak kulit manggis yang udah basi itu, tetapi saya mengadakan giveaway!! Alasannya sederhana, antara lain karena saya ulang tahun bulan ini. Hore! Nggak usah saya kasih tahu ya ultah keberapa. Selain itu juga saya sudah lulus kuliah. Wisudanya bulan November tahun lalu sih, tetapi anggap saja mulai tahun ini saya menyandang gelar baru.

Oleh karena itu, saya juga ingin berbagi sesuatu untuk sesama. Itung-itung biar blog saya lebih dikenal khalayak luas. Sebagai penyemangat, saya bocorkan dulu hadiah-hadiahnya ya. Yang jelas masih berbentuk buku kok. Semuanya memang koleksi pribadi. Tapi jangan khawatir, saya jamin masih sangat layak dibaca. Ini dia daftar hadiahnya secara berurutan:

HADIAH UTAMA

1. The Cuckoo’s Calling ~ Robert Galbraith

1. The Cuckoo’s Calling ~ Robert Galbraith

2. Demons at Deadnight ~ A & E Kirk

2. Demons at Deadnight ~ A & E Kirk

3. The Reintegrators ~ Will Weisser

3. The Reintegrators ~ Will Weisser

4. Sebastian Darke: Prince of Pirates ~ Philip Caveney & Punishing Miss Primrose ~ EM Brown

4. Sebastian Darke: Prince of Pirates ~ Philip Caveney & Punishing Miss Primrose ~ EM Brown

HADIAH HIBURAN

Hadiah ini merupakan buku-buku impor berbahasa Inggris dari Turki yang bertema Islam. Sifatnya opsional apakah kamu berminat atau tidak, jika ternyata tidak beruntung memperoleh hadiah utama diatas. Jumlahnya ada 20 buku sehingga saya pisahkan menjadi tujuh paket yang berisi dua hingga tiga buku (saya sesuaikan tingkat ketebalannya agar sama rata semuanya). Judul masing-masing buku adalah sebagai berikut:

Advice for The Muslim oleh Hüseyn Hilmi Işık; Belief and Islam oleh Hüseyn Hilmi Işık; Documents of The Right Word oleh Hüseyn Hilmi Işık; Endless Bliss (First Fascicle) oleh Hüseyn Hilmi Işık; Endless Bliss (Second Fascicle) oleh Hüseyn Hilmi Işık; Endless Bliss (Third Fascicle) oleh Hüseyn Hilmi Işık; Endless Bliss (Fourth Fascicle) oleh Hüseyn Hilmi Işık; Endless Bliss (Fifth Fascicle) oleh Hüseyn Hilmi Işık; Endless Bliss (Sixth Fascicle) oleh Hüseyn Hilmi Işık; Ethics of Islam oleh Hüseyn Hilmi Işık; Islam and Christianity oleh Hüseyn Hilmi Işık; Miftah-Ul-Janna oleh Hüseyn Hilmi Işık; Sahaba ‘The Blessed’ oleh Hüseyn Hilmi Işık; The Proof of The Prophethood oleh Hüseyn Hilmi Işık; The Rising and The Hereafter oleh Hüseyn Hilmi Işık; Answer to An Enemy of Islam oleh M. Sıddık Gümüş; Confessions of A British oleh Spy M. Sıddık Gümüş; Islam's Reformers oleh M. Sıddık Gümüş; Why Did They Become Muslims? oleh M. Sıddık Gümüş; The Sunni Path oleh Ahmed Cevdet Paşa

Advice for The Muslim oleh Hüseyn Hilmi Işık; Belief and Islam oleh Hüseyn Hilmi Işık; Documents of The Right Word oleh Hüseyn Hilmi Işık; Endless Bliss (First Fascicle) oleh Hüseyn Hilmi Işık; Endless Bliss (Second Fascicle) oleh Hüseyn Hilmi Işık; Endless Bliss (Third Fascicle) oleh Hüseyn Hilmi Işık; Endless Bliss (Fourth Fascicle) oleh Hüseyn Hilmi Işık; Endless Bliss (Fifth Fascicle) oleh Hüseyn Hilmi Işık; Endless Bliss (Sixth Fascicle) oleh Hüseyn Hilmi Işık; Ethics of Islam oleh Hüseyn Hilmi Işık; Islam and Christianity oleh Hüseyn Hilmi Işık; Miftah-Ul-Janna oleh Hüseyn Hilmi Işık; Sahaba ‘The Blessed’ oleh Hüseyn Hilmi Işık; The Proof of The Prophethood oleh Hüseyn Hilmi Işık; The Rising and The Hereafter oleh Hüseyn Hilmi Işık; Answer to An Enemy of Islam oleh M. Sıddık Gümüş; Confessions of A British oleh Spy M. Sıddık Gümüş; Islam’s Reformers oleh M. Sıddık Gümüş; Why Did They Become Muslims? oleh M. Sıddık Gümüş; The Sunni Path oleh Ahmed Cevdet Paşa

SYARAT DAN MEKANISME

Mohon segala peraturan diperhatikan dengan cermat. Karena partisipan yang tidak memenuhi ketentuan akan didiskualifikasi dan tidak akan memiliki kesempatan memenangkan hatiku hadiah.

  1. Periode giveaway ini berlaku mulai tanggal 1 Maret 2016 jam 01.03 WIB hingga tanggal 12 Maret 2016 jam 23.59 WIB, dan hanya untuk kamu yang memiliki alamat kirim di Indonesia yang terjangkau oleh biro ekspedisi pengiriman paket JNE atau POS Indonesia.
  2. Follow twitter richoiko atau follow facebook Rico Martha. Kemudian promosikan GA ini melalui twitter atau facebook minimal satu kali dengan mention atau tag saya dan mencantumkan url giveaway ini. Isinya terserah kreativitas kamu saja. Share dari kamu tadi akan saya retweet & reply (di twitter) atau saya share & comment (di facebook) sesegera mungkin sebagai konfirmasi apakah kamu sudah menyelesaikan segala persyaratan yang ada. Jika ternyata ada beberapa syarat yang kurang kamu lakukan, saya konfirmasi lewat situ juga. Semoga jelas ya.
  3. Pilih hadiah utama yang kamu inginkan, minimal satu dan maksimal semuanya (iya, semuanya!). Sertakan urutan nomor hadiah yang kamu mau. Tapi nanti jika menang, kamu hanya bisa dapat satu hadiah saja (atau lebih? Doakan saja ada kejutan :) Tambahkan juga keterangan kamu berminat hadiah hiburan atau tidak, jika kamu gagal mendapat paket utama. Tenang saja, ongkos kirim saya yang nanggung sepenuhnya kok #rapikandasi.
  4. Nah ini tentang pemenang. Dengan asumsi peserta ada buanyak (aamiin), kemungkinan pemenangnya juga berbeda. Pemenang saya tentukan lewat undian dengan bantuan random.org. Pemenang mendapatkan hadiah sesuai urutan prioritas. Apabila sudah diakui pemenang yang lain, maka akan diberikan urutan pilihan selanjutnya. Makanya pilih yang banyak saja hehe. Semoga jelas ya.
  5. Pengumuman saya usahakan posting pada hari ulang tahun saya (hayoo tebak tanggal berapa! :) Yang jelas tidak jauh-jauh dari deadline giveaway ini kok. Pemenang akan saya hubungi langsung melalui media sosial dan email. Mohon konfirmasi maksimal 2×24 jam ya. Kalau tidak ada kabar, saya akan pilih pemenang baru.
  6. Kalau sudah melengkapi semua persyaratan diatas, silakan tinggalkan komentar di bawah postingan ini dengan format sebagai berikut (saya cantumkan contohnya):

Nama Lengkap: ………….

Alamat Email: ………….

Akun Twitter atau Facebook: ………….

Link Share: ………….

Minat Hadiah Utama Nomor: 1, 4, 2, 3 dan hadiah hiburan

Nah, sekian informasi giveaway perdana di blog Rico Bokrecension. Terima kasih sudah membaca postingan (yang sangat panjang) ini sampai akhir. Daripada sia-sia udah baca lama, mending langsung ikutan deh, cukup follow-share-comment saja kok #nyengir. Yang pasti, bagi kamu yang sudah ikutan, saya doakan semoga menang.. (˘ʃƪ˘) Jika ada yang kurang jelas, jangan sungkan tanya di twitter/facebook ya.

Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh dan selamat pagi!

Sebelumnya, perkenankan saya mengucapkan mohon maaf atas beberapa kendala yang terjadi selama berlangsungnya giveaway ini. Yang pertama adalah saya khilaf ketika posting giveaway justru membiarkan kolom komentar masih closed. Kemudian ada juga yang lapor loading post giveaway itu nggak sempurna sehingga kesulitan meninggalkan komentar. Beberapa orang juga mengalami masalah yaitu komentar yang telah di-submit malah tidak muncul. Maaf ya. Namun untunglah akhirnya bisa terselesaikan semua.

Oh iya, saya juga mengucapkan terima kasih pada 58 orang yang telah mengikuti Rico’s Birthday Giveaway. Tidak disangka bisa mendulang banyak sekali peminat padahal ini adalah giveaway perdana yang saya adakan di blog ini. Akibatnya jadi agak makan waktu juga untuk merekap. Saya sih ingin semuanya menang, tapi kok ya jatah hadiahnya hanya sebelas jadinya nggak cukup hehe. Langsung saja, ini dia nama-nama pemenang yang berhasil mendapatkan hadiah dari saya sesuai bantuan Random-dot-org:

Hadiah 1. The Cuckoo’s Calling ~ Robert Galbraith
Harisma Wardaniningtyas

Hadiah 2. Demons at Deadnight ~ A & E Kirk
Siti Nuryanti

Hadiah 3. The Reintegrators ~ Will Weisser
Muthia B

Hadiah 4. Prince of Pirates ~ Philip Caveney & Punishing Miss Primrose ~ EM Brown
Ulfa Nursyifa

Hadiah Hiburan Buku Islami dari Turki
Jenny Thalia Faurine
Yeyen Nursyipa
Humaira Balfas
Bintang Maharani
Hayfa Amirah Marantika
Cahyaningrum
Ashari Rahmawati

Yak, selamat untung para pemenang. Semuanya akan saya hubungi melalui media sosial dan e-mail. Diwajibkan membalas e-mail saya maksimal tanggal 15 Maret 2016 pukul 09.00 WIB. Kalau tidak ada konfirmasi sama sekali, saya akan pilih pemenang baru. Bagi yang belum beruntung, jangan kecewa. Saya akan mengadakan giveaway lagi di blog ini. Kapan? Silakan lihat sidebar blog ini ya. Ada giveaway sebagai rangkaian blogtour sebuah buku. Ingat dan catat tanggalnya biar tidak ketinggalan.

Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh dan sampai jumpa lagi!

Goodreads Reading Challenge 2015

Sebagai seorang pembaca buku yang kekinian, terlebih sebagai blogger buku yang terbiasa dengan teknologi internet, sepertinya sudah wajib untuk bergabung dengan Goodreads, situsnya para kutu buku di seluruh dunia. Disini tak hanya memberikan informasi mengenai buku-buku yang telah beredar di masyarakat, namun juga ada forum diskusi dan berita-berita tentang dunia buku yang sedang hits.

Agenda yang rutin diadakan oleh situs ini setiap tahunnya adalah tantangan baca yang diperuntukkan para penggunanya. Agenda tahun ini bernama 2015 Reading Challenge. Mekanismenya sih, pada awal tahun setiap user akan menentukan berapa jumlah buku yang akan dibaca selama setahun kedepan. Nantinya di akhir tahun akan diketahui apakah user tersebut sukses menyelesaikan target atau tidak. Hasil akhir punya saya ada di sini.

Saya yang sudah bergabung dengan Goodreads tentu saja ikut ambil bagian dalam tantangan ini. Jangan tanya target saya, karena saya masih labil untuk menentukannya diawal tahun. Untung saja Goodreads memberikan kemudahan untuk revisi jumlah. Dan akhirnya, saya bisa melaksanakan baca membaca buku pada bulan Januari, Februari, Maret, April, Oktober, November, dan Desember. Jumlah keseluruhan buku yang saya baca tahun ini adalah 38 buku. Langsung saja silakan klik judul bukunya untuk menuju halaman resensinya.

JANUARI

FEBRUARI

MARET

DESEMBER

 

Baca Bareng dan Opini Bareng BBI 2015

Tahun ini, divisi Event dari Blogger Buku Indonesia menggelar tantangan Baca Bareng dan Opini Bareng 2015 untuk para anggotanya. Durasi tantangan ini dimulai pada bulan Januari 2015 hingga Desember 2015. Sebagai salah satu member BBI, tidak afdhol dong kalau saya enggak ikutan. Terlepas bagaimana keberlanjutan saya menjalaninya, setidaknya saya sudah ikut meramaikan event khusus anggota eksklusif BBI ini *alibi.

Tantangan pertama adalah Baca Bareng yang diselenggarakan pada bulan Januari hingga Desember tahun 2015. Sederhananya, Baca Bareng ini adalah kegiatan membaca dan meresensi sebuah buku dengan tema tertentu dan posting di blog masing-masing pada tanggal yang telah ditentukan. Tema buku berbeda tiap bulannya, sedangkan judul buku juga tidak ada patokan yang mana, yang jelas masih masuk dalam tema bulan itu. Dari total 12 bulan, saya hanya sukses mengikuti bulan Februari dan Maret saja. Otomatis hanya dua buku yang dapat saya serahkan pada tantangan ini hiks. Silakan klik judul bukunya untuk menuju halaman resensinya.

FEBRUARI

MARET

*****

Tantangan lain yang diselenggarakan divisi Event BBI adalah Opini Bareng. Tantangan ini intinya memacu para anggota BBI untuk menuliskan opini mereka tentang suatu tema yang telah ditentukan setiap bulannya. Tujuannya sih biar ada variasi gitu mungkin ya di blog para member agar tidak isinya resensi melulu *kayak punya saya* hehehe. Namanya saja opini, jadi menuliskannya pun suka-suka dan tak ada ketentuan, yang penting masih terkait dengan tema yang diusung. Selama tahun 2015, saya hanya berpartisipasi pada bulan Januari, Februari, dan Maret. Otomatis hanya tiga opini yang dapat saya serahkan pada tantangan ini hiks. Bulan selanjutnya? *tutupmuka* Silakan klik judul post untuk menuju halaman opininya.

JANUARI

FEBRUARI

MARET

Yuk, Baca Buku Non Fiksi! 2015

Sebenarnya, tantangan baca ini sama saja dengan salah satu tantangan baca yang saya ikuti (penasaran, silakan klik menu yang ada diatas ya hehe). Namun saya ingin menuliskan rekap sesuai dengan tantangan perbukuan yang saya ikuti alias setiap tantangan ada posting tersendiri. Ya sudah, meskipun isinya sama, saya tetap menuliskannya agar tidak bingung digabung-gabung hehehe.

Nama tantangan baca ini adalah Yuk, Baca Buku Non Fiksi! 2015 yang diadakan oleh Kirana Reine Khanifa, salah seorang member Blogger Buku Indonesia. Konsepnya sederhana, hanya baca buku dengan jenis non fiksi apapun dan menyetorkan resensi ataupun komentar. Saya berhasil mengikuti tantangan ini dengan memilih kategori reviewer pada bulan Januari, Februari, dan November dengan total berjumlah lima buku. Langsung saja silakan klik judul bukunya untuk menuju halaman resensinya.

Non-Fiction Reading Challenge 2015

Sesuai macam isinya, seeara umum buku terbagi atas buku fiksi dan buku non fiksi. Baik fiksi ataupun non fiksi memiliki penggemar tersendiri. Saya sendiri bukan termasuk penggemar non fiksi garis keras, tetapi juga bukan pemuja buku fiksi 100%. Terkadang saya bisa menikmati bacaan non fiksi. Namun non fiksi yang saya sukai memang tidak semuanya sih. Textbook materi kuliah adalah salah satu jenis buku non fiksi yang kurang saya nikmati hahaha.

Salah seorang anggota Blogger Buku Indonesia bernama Evyta Ar sepertinya ingin mengakomodasi para pembaca buku non fiksi agar bisa makin giat menikmati bacaannya. Selain itu bisa juga untuk membuat para pecinta buku fiksi agar sesekali mencicipi buku yang berbeda jauh dengan kegemarannya selama ini. Untuk tantangan bernama Non-Fiction Reading Challenge 2015, saya hanya berhasil memberikan setoran pada bulan Januari, Februri, dan November dengan total berjumlah lima buku. Langsung saja silakan klik judul bukunya untuk menuju halaman resensinya.

Comic Reading Challenge 2015

Dahulu kala ketika saya masih anak-anak hingga remaja, saya terobsesi dengan namanya komik. Apapun judulnya dan siapapun komikusnya pasti saya embat. Novel yang notabene didominasi tulisan saja bukanlah selera saya saat itu. Pokoknya saya bisa terhibur kalau baca komik saja.

Akibatnya, saya rajin beli komik kalau kebetulan ada obralan di kota kecil saya ataupun saat diajak orang tua ke kota sebelah yang lebih besar. Soalnya di kota saya nggak ada toko buku (dulu). Ada sih abang-abang penjual majalah yang di pinggir jalan juga menyediakan komik, tapi itu komik bajakan yang kualitas cetakannya zzzzz. Sedangkan di kota besar sebelah sudah ada Gramedi* dan Togama* hehe.

Jadilah selama bertahun-tahun timbunan saya didominasi oleh komik. Baik lokal karya anak bangsa ataupun dari mancanegara. Meskipun saya tahu membaca komik tidak butuh waktu lama, tapi buanyak juga yang masih belum tersentuh. Untunglah bergabung menjadi member BBI bisa banyak memotivasi saya membaca timbunan itu. Apalagi komik sudah diperbolehkan direview di blog.

Lebih bahagia lagi, Shen Meileng pemilik blog The Cute Geek mengadakan challenge menarik yang berkaitan dengan komik untuk ahun depan. Apakah itu? Comic Reading Challenge adalah sebuah tantangan untuk membaca komik mulai 1 Januari 2015 hingga 31 Desember 2015.

Bentuk komik paperback ataupun e-book tidak masalah, yang penting bukan scanlation dari website gratis di internet. Karena saya masih belum mendata jumlah komik yang saya punya dan belum bisa menentukan akan membaca dan mereview berapa banyak, maka saya pilih kategori Rookie dulu dengan indikator 18 hingga 50 komik.

Jadi, bagi kamu penggemar komik atau yang punya banyak komik di timbunan, kenapa tidak ikut challenge ini saja? Syarat dan ketentuannya tidak sulit kok. Untuk info lebih lanjut bisa langsung meluncur ke sini. See you next year!

Buku tidak hanya novel, ada juga komik. Yah meskipun didominasi gambar dan minim tulisan, setidaknya komik membantu dalam tumbuh kembang minat baca, khususnya anak-anak, khususnya saya pribadi. Sejak kecil, selain baca majalah Bobo, Mentari, dan Bona Kreatif, saya merupakan pecinta komik garis keras. Kalau tidak salah komik pertama saya adalah Doraemon yang saat itu saya masih belum bisa membaca sekitar usia 4 tahun. Kemudian semakin lama semakin bertambah koleksi timbunan komik saya hingga saat ini.

Kegemaran saya yang suka membaca dan menimbun komik membuat banyak sekali yang belum saya baca. Kebanyakan orang berkata tidak membutuhkan waktu lama untuk membaca sebuah komik. Namun saking banyaknya, saya jadi males duluan untuk memulai. Untunglah, salah satu anggota BBi bernama Shen Mei Leng mengadakan tantangan bertajuk Comic Reading Challenge 2015. Tentu saja saya mengikuti tantangan ini. Hitung-hitung mengurangi timbunan (yang akhirnya tercatat urun setoran pada bulan Januari, Februari, Maret, April, dan Oktober saja). Jumlah komik yang dapat saya serahkan pada tantangan ini adalah 28 komik, yang artinya masuk dalam level ROOKIE. Silakan klik judul komiknya untuk menuju halaman resensinya.

Receh Untuk Buku 2015

apa yang kamu bayangkan saat mendengar atau melihat duit receh? lebih tepatnya duit koin? jaman modern sekarang ini, duit receh emang cenderung dilihat sebelah mata. mungkin karena nominalnya yang kecil dan sulit mendapatkan barang dengan harga yang senominal koin tersebut. meskipun ada koin Rp 1000, tetap saja belum bisa menghapus anggapan miring tentang recehan. padahal sebenarnya, jika dikumpulkan bisa lumayan banget lho dibelikan sesuatu.

hal inilah yang mungkin menginspirasi Maya pemilik blog Dear Readers. sebagai kutu buku yang hobi baca (dan beli) buku, salah satu kendala terbesar saat ingin membeli buku adalah harga buku saat ini yang tidak murah. rasanya bakal nyesek juga puluhan ribu lenyap dalam sekejap. tapi kemudian muncul pertanyaan, kenapa tidak menggunakan receh saja? project ini pun juga diadakan setahun jadi tidak terlalu terasa saat mengumpulkannya. menyadur langsung dari sini, peraturannya mudah saja kok:

  • Kumpulkan uang receh dari Januari-Desember
  • Jangan dihitung sampai akhir tahun 2015
  • Setelah semua uang terkumpul, belikan buku yang kamu inginkan/bukunya dihadiahkan ke orang  lain
  • Kalau mau ikut, bikin posting mengenai challenge ini di blog masing-masing (tidak harus blog buku) kemudian masukkan link dari postingan kamu di mr.linky
  • Pasang banner Receh Untuk Buku 2015

semoga sukses yah ini proyek. kan lumayan bisa menghadiahi diri sendiri dengan buku yang diidamkan di akhir tahun. toh kebiasaan menabung emang hal yang sangat bagus untuk dilakukan agar memperoleh uang cukup lumayan yang “rasanya” secara tiba-tiba. ayo semangat nabung biar bisa nimbun! *keplak

Koin adalah bentuk mata uang yang digunakan di Indonesia. Sepengetahuan saya, berbeda dengan uang kertas yang memiliki nominal seribu rupiah hingga seratus ribu rupiah, koin hanya memiliki nominal lima puluh rupiah hinga seribu rupiah saja. Nominal yang kecil dan bentuknya yang kurang ringkas apabila dibawa dalam jumlah banyak menimbulkan anggapan uang koin tidak lebih baik daripada uang kertas.

Anggapan seperti itu memang tidak bisa disalahkan sih. Namun uang koin tetap memiliki nilai yang terkandung. Apabila dikumpulkan, nilainya bisa sepadan dengan uang kertas. Nah, hal ini disadari oleh Maya Floria Yasmin untuk mengadakan tantangan menabung dan mengumpulkan uang receh alias koin itu tadi. Agenda ini bertajuk Receh Untuk Buku 2015.

Sebagai pembaca (dan pembeli) buku, harga yang mahal namun kemampuan finansial yang tidak sepadan membuat saya pribadi harus merelakan tidak membaca buku yang (mungkin) bagus. Oleh karena itu, tantangan ini melatih kedisiplinan diri untuk menabung dan memupuk rasa menghargai pada uang recehan *tsaah. Saya bukan orang yang gemar menyimpan receh di dompet, sehingga mengumplkan receh untuk belanja buku di akhir tahun seperti ini sangat baik buat saya.

Saya mengumpulkan dan menghitungnya setiap tiga bulan sekali. Hasilnya bisa dilihat pada foto diatas ini. Saya mendapatkan uang sebesar Rp13.000,- pada periode bulan Januari hingga Maret. Kemudian disusul sebesar Rp13.500,- pada periode bulan April hingga Juni. Selanjutnya ada uang sebesar Rp15.500,- pada periode bulan Juli hingga September. Dan penutup akhir adalah uang sebesar Rp14.500,- pada periode bulan Oktober hingga Desember. Sehingga selama tahun 2015 saya mengumpulkan uang berjumlah Rp56.500,- saja.

Sedikit? Ah saya rasa tidak juga. Karena saya mengumpulkan dalam bentuk recehan koin, jadi terasa sangat besar jumlahnya. Kemudian saya ngacir untuk membelanjakan uang tersebut. Lirik sana lirik sini di Toga Mas (dan hitung dengan cermat), akhirnya saya mencomot buku If I Stay karangan Gayle Forman. Eh ternyata ada obral di lantai bawah dan saya ambil buku The Thirteenth Tale oleh Diane Setterfield.

If I Stay harga sesudah kena diskon adalah Rp36.550,- sedangkan The Thirteenth Tale adalah Rp20.000,- karena obral. Total belanja kali ini adalah Rp56.550,- Yah ternyata saya nombok lima puluh rupiah. Eh ternyata, di kasir saya dapet pembulatan kebawah sehingga hanya perlu bayar Rp56.500,- saja! Hore! Pas dengan jumlah tabungan recehan saya. Senang sekali bisa beli buku tapi tetap tidak mengganggu kondisi uang dompet hehe. Semoga tahun depan ada lagi ya.

New Author Reading Challenge 2015

Setelah ketinggalan berpartisipasi dalam challenge ini tahun lalu, akhirnya saya bisa ikut meramaikan salah satu reading challenge blogger buku. New Author Reading Challenge 2015 ini dipersembahkan oleh Mbak Ren pemilik blog Ren’s Little Corner. Tahun lalu saya hanya bisa manyun karena baru pertengahan tahun tahu challenge ini.

Inti dari tantangan ini sih sebenarnya sederhana, yaitu membaca buku dari penulis baru. Yang dimaksud “baru” disini bukan saja berarti benar-benar penulis yang muncul di tahun 2015, tetapi juga penulis yang karyanya baru kita baca. Saya mau ambil level Easy dulu deh, dengan menyelesaikan 1 hingga 15 buku penulis yang baru saya baca karyanya.

Untuk kategori tambahan, saya pass dulu. Mungkin nanti kalau saya mengetahui saya bisa mencapai kategori tambahan, baru akan saya ambil hehehe. Oh iya kalau mau ikutan, langsung cek di postingan ini ya. Mari lahap karya orang baru, karena siapa tahu muncul pengetahuan baru!

Dalam dunia literasi, peran penulis sangatlah penting. Ia bagaikan komunikator yang memberikan sesuatu kepada pembaca sebagai komunikan melalui tulisan. Banyak orang yang sudah piawai merangkai kata dengan indah sehingga dinobatkan sebagai penulis terkenal. Penulis seperti ini akhirnya menjadi selebriti di dunia perbukuan, baik nasional ataupun mancanegara. Seperti halnya dunia entertainment, banyak pula pendatang baru dalam profesi yang serupa, yaitu menjadi penulis dengan karyanya masing-masing. Penulis-penulis baru ini memiliki kesempatan menjadi selebriti seperti halnya penulis terkenal yang lebih dahulu berkecimpung dalam dunia literasi.

Sebagai pembaca, terkadang ada istilah cocok-cocokan dengan karya penulis tertentu. Ada yang sudah merasa klop dan kurang berkenan mencoba hasil karya penulis lain yang belum pernah ia cicipi. Alasan klasik takut kecewa dan tidak puas selayaknya penulis yang ia sukai sering diucapkan pembaca seperti ini *uhuk. Oleh karena itu, Renanda Puspita, salah seorang anggota Blogger Buku Indonesia, mengajak para pembaca untuk mencoba mencicipi karya penulis baru melalui New Author Reading Challenge 2015.

Istilah “baru” yang dimaksud dalam tantangan baca ini bukan hanya penulis yang baru pertama kali menelurkan karya secara massal, namun juga pada karya penulis yang belum pernah dibaca bukunya oleh pembaca. Dengan demikian, bukan tidak mungkin akan muncul penulis favorit lain yang disukai serta pengetahuan dan pemahaman menikmati berbagai macam karya yang berbeda gaya akan semakin terasah. Saya mengikuti tantangan ini pada bulan Januari, Februari, Maret, November, dan Desember. Jumlah buku yang dapat saya serahkan pada tantangan ini adalah sepuluh buku saja, yang artinya masuk dalam level EASY. Langsung saja silakan klik judul bukunya untuk menuju halaman resensinya.

Indonesian Romance Reading Challenge 2015

IRRC is back! Setelah sebelumnya agak khawatir IRRC tidak akan hadir dikarenakan host sebelumnya sudah tidak bisa melanjutkan, ternyata ada host pengganti untuk challenge ini. Sang blogger itu adalah Syifa pemilik blog a, Greedy Bibliophile. Secara konsep, saya menyukai challenge ini. Karena selain mendukung penulis-penulis lokal untuk berkembang, terkadang romance dari karya anak bangsa lebih bisa relate dengan saya. Baik itu setting maupun kebiasaan para tokohnya.

Syarat dan ketentuan challenge ini tidak berbeda jauh dengan sebelumnya. Hanya ada sedikit ketentuan khusus yang tentu membuat challenge ini tak hanya menantang, namun juga mengasyikkan. Untuk permulaan, saya memilih Fling dulu dengan membaca 1 hingga 5 buku romansa Indonesia.

Saya memang tidak muluk-muluk dengan pemilihan level. Toh pada akhirnya juga fungsi challenge seperti ini untuk menghabiskan timbunan. So, tunggu apa lagi? Kalau kamu tertarik mengikuti tantangan ini, bisa langsung meluncur ke postingan ini untuk mengetahui info selengkapnya. Cintai produk Indonesia, baca karya anak bangsa, dengan romansa yang menakjubkan!

Dunia hidup manusia tidak pernah lepas dari problematika asmara dalam dada. Cinta merupakan anugerah terindah yang bisa dirasakan oleh manusia berakal dan berperasaan. Dari satu kata ini, bisa muncul berbagai perasaan, kejadian, ataupun hal-hal yang tidak disangka-sangka. Dari cinta bisa muncul hal baik ataupun buruk yang dialami oleh setiap insan manusia. Oleh karena itu, buku fiksi sebagai sarana hiburan juga tidak jarang mengangkat cinta sebagai pondasi garis besar ceritanya. Tidak terkecuali para penulis Indonesia yang menuliskan kisah-kisah hidup berbalutkan nuansa cinta dalam karya-karya yang telah diterbitkan.

Asy-syifaa Halimatu Sa’diah, sesama anggota BBI, menggalakkan tantangan baca buku bernama Indonesian Romance Reading Challenge 2015. Diharapkan sih tantangan ini bisa turut serta melestarikan rasa cinta pada karya anak bangsa dalam negeri. Sebenarnya saya bukan penggemar fanatik novel cinta sih. Tetapi saya juga tidak anti dengan bacaan bertema beginian. Jadi, tidak ada salahnya saya ikut meramaikan. Dan hasilnya? Saya hanya ikut sumbangsih pada bulan Februari, Maret, dan Desember saja. Jumlah buku yang dapat saya serahkan pada tantangan ini adalah empat buku saja *nyengir* yang artinya masuk dalam level FLING. Langsung saja silakan klik judul bukunya untuk menuju halaman resensinya.

Opini Tentang Alur Cerita Bareng BBI 2015

Maret – Alur Cerita

Halo halo halo. Berjumpa lagi dalam rubrik opini bareng BBI. Tema untuk bulan Maret 2015 kali ini adalah ALUR CERITA. Sebuah kisah dalam buku, khususnya cerita fiksi memiliki alur sebagai runtutan waktu kejadian. Menurut sepengetahuan saya dan hasil googling *uhuk*, alur cerita ada beberapa macam.

Mungkin kebanyakan kawan-kawan pembaca pada umumnya mengetahui alur itu ada alur maju, mundur, cantiik dan campuran. Namun kali ini saya tidak akan membahas itu. Saya ingin membahas alur yang menurut saya cukup unik dan nggak banyak, yaitu alur rapat dan alur renggang. Apakah itu? Mari kita simak bersama sesuai ilustrasi gambar dibawah ini.

ALUR RENGGANG

Saya mengasosiasikan pegas untuk alur ini. Pegas yang renggang memiliki banyak ruang kosong diantaranya. Hal ini juga berlaku pada alur cerita. Dimana antara satu kejadian atau konflik dengan kejadian atau konflik yang lain tidak memiliki keterkaitan yang kuat, bahkan tidak ada hubungan sama sekali. Apabila salah satu kejadian ini dihilangkan, susunan inti cerita masih bisa dimengerti dan tidak membuat bingung pembaca.

Sebagai contoh adalah begini: Seorang pemuda SMA yang bangun kesiangan dan terlambat sekolah. Ia grasak-grusuk mandi, sarapan, dan berangkat bagai dikejar setan. Tak disangka, di tengah jalan ia menginjak tali sepatunya sendiri yang lupa diikat dan membuatnya terjatuh di tanah becek bekas hujan semalam. Hal ini mengakibatkan seragamnya menjadi kotor. Sesampainya di sekolah, gerbang sudah ditutup yang ini artinya dia tak bisa masuk sekolah sampai jam pelajaran berikutnya.

Nah, cerita diatas bisa saya kategorikan memiliki alur renggang. Kejadian terjatuh karena tali sepatu sehingga membuat baju seragam kotor itu apabila dihilangkan, ceritanya tetap bisa dimengerti. Bukankah dikatakan sejak awal ia bangun kesiangan sehingga telat masuk sekolah? Meskipun tidak ada tragedi tali sepatu pun, ia tetap telat dan gerbang sekolah sudah ditutup. Ini yang disebut dengan alur renggang.

Alur renggang pada umumnya saya temukan pada buku-buku dengan tema ringan, misalnya genre komedi. Buku dengan isi seperti ini biasanya hanya mengutamakan sisi yang lucu sehingga banyak selipan-selipan kocak yang kalau dipikir-pikir nggak nyambung-nyambung banget dengan inti ceritanya. Buku seperti ini juga boleh banget di-skip-skip-skip beberapa halaman jika penasaran dengan endingnya.

Namun penulis harus pintar-pintar dalam menggunakan alur ini. Soalnya jangan sampai kejadian nggak penting itu mendominasi keseluruhan cerita sehingga inti yang misalnya bisa dicapai dari A ke C jadi harus terlalu panjang sampai Z gara-gara hal itu. Apalagi jika penulisannya nggak enak dan membosankan, tentu jadi bikin bete dan kehilangan nafsu membaca.

Saya pernah mengalaminya kok. Baca buku komedi berjudul *beep* hasil karya *beep* malah jadi kesal sendiri karena selipan-selipan yang seharusnya bisa jadi ice breaking justru nggak bermutu sama sekali. Udah gitu penulisannya buruk pula. Blahh! Jadi, untung-untungan sih kalau nemu alur begini. Bisa jadi hiburan ditengah konflik kisah, bisa pula jadi penyulut emosi jika tidak pas penempatannya.

ALUR RAPAT

Alur ini juga seperti pegas yang rapat sehingga sedikit menyisakan ruang kosong diantaranya. Begitu pula dengan alur cerita. Alur rapat ini diindikasikan dengan satu kejadian atau konflik saling berkaitan dengan kejadian atau konflik yang lain. Apabila salah satu kejadian ini dihilangkan, maka runtutan cerita dan makna keseluruhannya akan sulit dipahami.

Misalnya saja begini: Seorang karyawati yang tidak bisa berenang sedang berjalan santai menuju kantor. Karena kurang memperhatikan jalan, ia terpeleset kulit pisang dan kecebur empang di samping jalan raya. Melihat si wanita hampir tenggelam, pemuda yang kebetulan lewat segera nyemplung dan menyelamatkan si wanita sekaligus memberi pertolongan pertama. Tak disangka, pemuda yang memberikan P3K itu adalah cinta masa SMA si karyawati. Kemudian cerita berlanjut mengenai romansa kedua insan Tuhan ini.

Bisa diperhatikan apabila salah satu kejadian, saya contohkan tragedi kulit pisang di pinggir jalan itu dihilangkan, maka pertemuan si karyawati dengan sang pemuda tidak akan terjadi. Kalaupun bisa terjadi, tentu akan memerlukan kejadian baru yang berbeda dengan adegan terpeleset itu. Ini yang disebut alur rapat.

Alur rapat menurut saya sangat cocok diaplikasikan pada kisah bergenre thriller ataupun detektif. Karena setiap kepingan kejadian ataupun konflik merupakan serpihan puzzle untuk memahami kejadian berikutnya. Apabila sudah memahami semuanya, ketika membaca bagian ending akan terasa sangat memuaskan karena pembaca tidak melewatkan satu bagianpun.

Namun, alur rapat ini menuntut fokus yang cukup tinggi dan pikiran tidak boleh terdistraksi sedikitpun saat membaca. Karena apabila lengah sebentar saja, misalkan melamunkan masa lalu bersama mantan #eh, maka pembaca harus membaca ulang bagian tertentu agar bisa memahami kejadian berikutnya.

Saya juga pernah mengalaminya. Saat asyik membaca, pikiran saya melamunkan mantan tetapi mata masih tetap membaca tulisan. Waktu ngelamunnya selesai, 3 halaman yang saya baca tidak saya ingat apa isinya sehingga saya harus membaca ulang. Masih mending 3 halaman. Kalo 30 halaman gimana coba (eh buset itu ngelamun apa ngimpi hahaha). Grrrh.

LEBIH BAIK MANA?

Hmm kedua jenis alur yang saya sebutkan diatas memiliki keunggulan dan kelemahan masing-masing kok. Rasanya sulit jika saya harus memilih diantara keduanya dikarenakan aplikasi alur rapat maupun renggang memberikan nuansa tersendiri bagi sebuah cerita.

Yang jelas, lagi-lagi kembali pada penulisan sih. Mau pakai rapat atau renggang juga tergantung kepiawaian penulis dalam merangkai kata-kata sehingga pembaca tetap nyaman membaca kata demi kata yang dituliskan di setiap lembarnya.

Saran saya, kalau memang lagi suntuk dan kurang fokus untuk mendalami suatu judul, pilih buku yang ringan bertema renggang saja. Sebaliknya, kalau punya banyak waktu dan lagi santai, bisa memilih buku dengan alur rapat agar konsentrasi bisa terpusat pada bacaan. Lantas, yang mana kesukaanmu? Mari ngobrol di kotak komentar! (҂’̀⌣’́)9

Opini Tentang Karakter Tokoh Utama Bareng BBI 2015

Februari – Karakter Tokoh Utama

Haloo. Berjumpa lagi dengan pojok Opini Bareng BBI. Tema bulan Februari 2015 adalah: KARAKTER TOKOH UTAMA. Semua cerita dalam buku, khususnya buku fiksi, memiliki sebuah pusat sebagai titik fokus. Titik tersebut dinamakan tokoh utama. Tokoh ini tidak melulu berupa seorang manusia. Bisa hewan, tumbuhan, alien, dan lain sebagainya. Tetapi masih manusialah yang mendominasi peran tokoh utama dalam setiap kisah di dalam buku.

Kalaupun menggunakan makhluk lain, penulis harus dituntut kreatif dengan memberikan “sentuhan manusia” kepada makhluk non-manusia yang ia jadikan tokoh utama. Hal ini bertujuan agar pembaca yang notabene adalah manusia bisa lebih mengerti pemikiran atau perilaku sang tokoh. Misalnya hewan yang bisa berbicara atau tumbuhan yang bisa berjalan. Dalam dunia nyata, manusia (ambil contoh diri kita sendiri) memiliki kehidupan yang beraneka rupa. Terkadang sedih, sesekali bergembira, pernah merasa marah, atau bisa juga mengalami nestapa. Para pujangga bilang hidup itu keras. Tapi hidup yang sulit bukan berarti tidak bisa bahagia.

Hidup dalam dunia fiksi memang sesuka hati penulisnya. Tetapi penulis juga membutuhkan pembaca untuk menikmati hasil karyanya. Apalah arti tulisan megah dan menyentuh tanpa ada yang membacanya. Salah satu hal yang bisa membuat nyaman saat membaca adalah mengenai karakter tokoh utama. Tidak dapat dipungkiri, tokoh utama haruslah menarik agar pembaca tidak bosan dan bisa membaca hingga halaman terakhir. Berikut perbandingan karakter tokoh utama yang saya jadikan acuan untuk menikmati sepak terjang sang tokoh dalam keseluruhan cerita.

ANTAGONIS vs PROTAGONIS

Misalnya saya dihadapkan pada pilihan cerita tentang gadis lugu yang suka membantu sesama tiba-tiba mendapat warisan sejuta dolar dari nenek renta atau cerita tentang pengedar narkoba yang dituntut pemimpinnya menyelundupkan sepuluh kilo ganja dari Indonesia ke Namibia. Kisah mana yang akan saya baca?

Hmm, segala hal di dunia ini memang terdiri dari baik dan buruk ataupun benar dan salah tergantung perpektif yang digunakan. Sebagai pembaca, saya lebih mudah untuk nge-judge tokoh tertentu baik atau jahat berdasarkan deskripsi dan gambaran yang dituliskan penulisnya melalui untaian kata-kata. Tokoh yang baik hati dan berbudi pekerti luhur memang mudah disukai pembaca. Akibatnya tokoh protagonis banyak mendominasi berbagai buku cerita.

Mungkin saya sudah bosan dengan tokoh baik di sebuah cerita, sehingga saya lebih menyukai tokoh utama memiliki watak jahat dan tidak terpuji. Bukannya saya mendukung tindak kejahatan lho ya. Namun dengan menggunakan tokoh antagonis sebagai tokoh utama, saya merasa aura tegangnya bisa lebih terasa. Bukankah segala perilaku tidak terpuji selalu menghasilkan ketegangan saat dilakukan tokohnya? Jadi, kesimpulannya saya lebih tertarik membaca kisah si pengedar narkoba.

KESEMPURNAAN vs KETERBATASAN

Misalnya lagi, saya dihadapkan pada dua pilihan kisah. Yang pertama tentang seorang eksekutif muda yang ramah dan berbudi luhur dengan karir cemerlang hendak mencari calon istri yang tepat untuk menemaninya hingga tua nanti. Yang kedua adalah kisah seorang wanita pegawai toko kecil yang suka teledor, berparas biasa dan tidak memiliki tubuh proposional mengikuti sebuah kencan online agar bisa bertemu the prince charming. Pilihan mana yang saya pilih?

Kedua kisah tersebut memiliki hal menarik masing-masing. Namun saya lebih memilih cerita si wanita. Alasannya? Menurut saya, sesuatu hal yang tidak sempurna merupakan pondasi konflik yang bisa diangkat. If everything is perfect, then what? Iya sih konflik memang tidak melulu dipicu dari karakter tokoh utama. Tapi kan namanya tokoh utama, mau tidak mau dia pasti terjun dalam konflik utama. Jadi segala macam keterbatasan yang dia miliki akan menjadi bibit konflik baru yang menarik dalam kesatuan cerita.

Kehidupan yang sudah serba sempurna, misalnya bergelimang harta dan hidup bahagia akan membuat saya bosan. Namun, berbeda dengan adanya beberapa kerikil kehidupan yang bisa menjadi bibit konflik, itu menjadi hal lain. Mungkin itu alasannya cerita Cinderella sangat beken. Coba kalau cerita sang pangeran yang diangkat, pasti memble deh.

Karena sudah males buntu ide apa lagi yang mau saya tulis, jadi saya hanya menyuguhkan dua perbandingan saja. Pada dasarnya, saya bukanlah orang yang pemilih dengan tokoh utama. Mau dia manusia, hewan, hantu, atau benda tak bernyawa sekalipun, itu tidak masalah. Mau dia pendiam, cerewet, pemarah, pemurung, bahkan psikopat, itu juga tak jadi soal. Yang jelas saya menuntut adanya KONSISTENSI dari penulis yang bersangkutan.

Contohnya di awal kisah, penulis sudah menjelaskan tokoh utama ini pendiam. Tapi kemudian di halaman berikutnya, tokoh ini dideskripsikan memiliki kebiasaan memotong pembicaraan orang dan suka mengeluh. Inilah yang saya namakan tidak konsisten. Kecuali di awal kisah sudah ada pernyataan yang menyebut tokoh ini plin-plan, itu pengecualian ya.

Memiliki beberapa sifat itu boleh saja. Tetapi jangan sampai sifat tersebut saling bertolak belakang. Jadinya kan membingungkan dan bikin ilfil. Kehidupan tokoh utama yang miskin sengsara atau bahagia kaya raya juga tak jadi hal penting buat saya. Asalkan sesuai dengan kebutuhan cerita itu sendiri, saya bisa menerima apapun hidup si tokoh utama itu.

Sejauh ini saya belum pernah membaca buku yang tokoh utamanya tidak saya sukai. Semuanya ada hal unik tersendiri mengapa mereka dinobatkan menjadi tokoh utama dalam kisahnya masing-masing. Saya akhirnya juga menyukai mereka dalam cara yang berbeda. Paling-paling yang membuat saya sebal adalah gaya bercerita penulis yang bertele-tele atau tidak membuat nyaman saat membaca. Jadi, tokoh mana yang jadi pilihanmu? Mari chit-chat di kolom komentar :D

Opini Tentang Ekspektasi Bareng BBI 2015

Januari – Ekspektasi

Komunitas blogger buku terkece se-Indonesia Raya a.k.a BBI memiliki sebuah agenda tahunan untuk para anggotanya. Salah satu agenda itu adalah Posting Bareng, yaitu ketika seluruh member yang berniat mengikuti event ini, akan posting suatu hal yang memiliki tema sama dalam waktu serentak jam 9 pagi.

Tahun 2015 ini, Posting Bareng dibagi menjadi dua bagian, yaitu Baca Bareng dan Opini Bareng. Jika Baca Bareng menuntut member yang berpartisipasi nge-posting review buku yang bertema tertentu, Opini Bareng lebih bebas dan fleksibel. Info lebih lanjut bisa dicek & ricek disini yah.

Tema bulan Januari 2015 adalah: EKSPEKTASI. Menurut sepemahaman otak saya, ekpektasi berarti perkiraan. Ekspektasi dibagi dua yaitu ekspektasi tinggi atau harapan baik dan ekspektasi rendah atau harapan buruk. Ekspektasi muncul ketika suatu hal belum terjadi alias di masa depan, namun sudah mulai muncul sejumlah clue. Contoh: saat langit mendung, saya berekspektasi akan hujan. Atau ketika saya tidak belajar untuk ujian esok hari, maka saya berekspektasi nilai saya akan jeblok. Begitu pula dengan dunia perbukuan yang erat kaitannya dengan pembaca buku.

Sebelum membeli atau membaca sebuah buku, sadar atau tidak, sengaja atau tidak, seringkali muncul ekspektasi terhadap calon buku yang akan kita beli atau baca. Baik tinggi ataupun rendah. Lantas, bagaimana ekspektasi itu tercipta? Sepengetahuan dan menurut pengalaman pribadi saya, ekspektasi ketika hendak membeli atau membaca buku dapat muncul karena hal berikut ini:

SAMPUL alias COVER

Saya kurang sreg dengan istilah “don’t judge by its cover”. Mengapa? Karena hal itu membuat kreativitas desainer sampul menjadi tumpul. Padahal seharusnya pewajah sampul harus benar-benar ahli menyampaikan isi buku dalam sebuah desain yang lugas, mengena, dan memikat. Bukankah cover adalah hal paling pertama yang dipandang konsumen? Kalau cover saja tidak menarik, tentu rasa enggan membaca isinya juga akan muncul. Intinya, sampul bagus bisa menambah tingkat ekspektasi menjadi meningkat. Begitu pula sebaliknya.

BLURB

Tulisan dibagian sampul belakang buku dinamakan blurb. Saya enggan menyebutnya sebagai sinopsis, karena kadang ada yang bukannya tertulis ringkasan isi buku, namun justru testimonial dari para pembaca (biasanya tokoh atau media massa ternama). Salah satu fungsi utama blurb adalah mengajak calon pembeli untuk segera membawa buku ke kasir ataupun membuat seseorang tertarik membacanya. Oleh karena itu, blurb yang ciamik dan menawarkan kelebihan isi buku adalah sebuah hal penting dalam rangka membangun ekspektasi yang tinggi.

PENULIS

Untuk poin ketiga ini khusus berlaku bagi konsumen yang sudah membaca karya yang lain dari penulis yang sama. Istilahnya sudah kenal gaya tulisannya. Bagi yang kebetulan menyukai tulisan penulis tersebut, tentu akan memiliki ekspektasi tinggi ketika sang penulis menelurkan karya baru. Namanya penggemar, pasti akan langsung membeli karya dihasilkan penulis idolanya tanpa banyak pertimbangan. Berbeda jauh dengan orang yang kurang tertarik dengan gaya sang penulis. Entah kecewa ataupun memang bukan genre kesukaan. Meskipun ada karya baru dan (katanya) bagus, ia tidak serta merta akan membeli atau membacanya begitu saja. Karena ia tak akan mau kecewa untuk kedua kali. Sehingga ia akan picky membaca karya dari penulis yang bersangkutan.

TANGGAPAN PEMBACA LAIN

Salah satu kebiasaan menjadi blogger buku adalah menuliskan resensi atas buku yang telah dibaca. Khususnya di BBI, mudah sekali dijumpai resensi yang positif atau negatif para anggota. Banyaknya pembaca yang menyukai sebuah buku yang sama, mereka akan menulis resensi yang positif. Akibatnya, menjamurnya resensi seperti ini bisa menjadikan ekspektasi tinggi untuk blogger yang belum membaca bukunya. Begitu pula sebaliknya, jika banyak beredar resensi negatif dari sebuah karya, sedikit banyak bisa memberi sumbangsih dalam membangun ekspektasi rendah orang lain yang masih belum membaca karya tersebut.

Pada akhirnya, keempat sebab munculnya ekspektasi itu akan bermuara pada satu hal, yaitu PEMBUKTIAN. Apakah ekspektasinya yang tinggi itu benar? Ataukah ekspektasi rendah justru menjerumuskan? Satu-satunya cara adalah dengan cara membaca buku tersebut. Ingat, membaca adalah kegiatan personal. Artinya semua kembali ke selera masing-masing. 100 orang yang memuji buku X, belum tentu kita juga menyukainya, bukan? 100 orang menghina buku X, siapa tahu kita justru menikmatinya, kan? Perbedaan itu indah lho, guys!

Apakah ekspektasi itu buruk? Tidak juga kok. Namun sesekali cobalah untuk membeli atau membaca buku tanpa ekspektasi sama sekali (tinggi atau rendah). Saya sarankan melakukannya saat obralan biar nggak gitu nyesek kalau kecewa hehehe. Percayalah, sensasinya lebih plong. Maksudnya plong untuk memuja muji karya tersebut ketika kita menyukainya, ataupun plong untuk mencerca dan menghina karya yang ternyata mengecewakan. Tapi ingat, harus dituliskan secara santun dan berimbang jika dituangkan dalam resensi, ya. Hehehe.

Ekspektasi sesungguhnya bisa menjadi patokan apakah uang dan waktu yang akan kita habiskan untuk membaca buku tersebut sepadan. Semua orang tentu tidak mau membuang waktu dengan percuma hanya untuk membaca karya yang tidak disukai. Setiap pembaca tentu berharap ketika ia sudah menutup halaman terakhir, akan ada sebuah kepuasan batin dan kebahagiaan karena ia merasa tidak sia-sia menghabiskan waktu dan sekian rupiah demi membaca buku yang (akhirnya) disukai. Akhir kata, jangan berekspektasi terlalu rendah jika tak ingin puas dan jangan berekspektasi terlalu tinggi jika tak ingin kecewa.

Goodreads Reading Challenge 2014

Goodreads sebagai salah satu tempat berkumpulnya para kutu buku seluruh dunia (dalam dunia maya, tentu saja) juga memiliki sebuah tantangan yang menarik. Di awal tahun, setiap akun Goodreads bisa menentukan akan membaca berapa buku dalam satu tahun. Acuan angka inilah yang akan menjadi tolok ukur kesuksesan membaca selama satu tahun. tantangan ini dinamakan 2014 Goodreads Reading Challenge.

Yang perlu diingat adalah, jangan sampai lupa meng-update progress bacaan pada Goodreads. Karena dari situlah bisa dipantau jumlah buku yang selesai dibaca seperti yang tersaji di sini. Saya memiliki prinsip akan membuat review dari setiap buku yang saya baca. Silakan klik pada judul buku untuk menuju halaman review masing-masing. Enjoy it guys! Berikut 45 buku-buku yang saya baca dan review di 2014:

AGUSTUS

SEPTEMBER

NOVEMBER

DESEMBER

BBI Review Challenge 2014

Tidak hanya Goodreads saja yang punya Goodreads Reading Challenge, tapi BBI pun punya BBI Review Challenge. Event BRC ini merupakan event challenge tahunan resmi dari BBI yang diselenggarakan oleh Divisi Event BBI. Peserta yang boleh ikutan tentu saja hanya member BBI yang telah resmi terdaftar.

Pada tahun 2014, ada 7 level pilihan yang bisa dipilih. Lagi-lagi karena saya baru tahu challenge ini di pertengahan tahun, jadi saya memilih level Lexile Reader yaitu mereview 21 hingga 45 buku. Oh iya, buku-buku yang ada di daftar ini sama dengan yang saya capai pada Goodreads Reading Challenge. Berikut adalah hasil review saya:

AGUSTUS

SEPTEMBER

NOVEMBER

DESEMBER

Baca dan Posting Bareng BBI 2014

Blogger Buku Indonesia punya agenda tahunan namanya Posting Bareng. Intinya sih setiap anggota yang mau berpartisipasi, akan ngeposting review buku dengan tema yang sama dalam waktu yang sama pula. Karena saya baru join BBI per bulan Oktober 2014, jadi saya nggak bisa ikut PosBar bulan-bulan sebelumnya.

Setelah membaca tema PosBar bulan Oktober hingga Desember, saya hanya bisa ikut bulan November. Soalnya saat lihat-lihat timbunan, hanya tema bulan November lah yang bukunya saya punyai. Maklum saya orangnya males beli kalau masih ada timbunan hahahaha. Jadi inilah 1 buku yang saya review untuk PosBar BBI 2014. Semoga tahun depan saya bisa lebih aktif lagi.

Indonesian Romance Reading Challenge 2014

Salah satu tantangan membaca (dan review) yang saya ikuti di tahun 2014 adalah IRRC (Indonesian Romance Reading Challenge). Beruntung Mbak Sulis pemilik blog Kubikel Romance, sang host, membuka pendaftaran dari 1 Januari 2014 hingga 30 November. Jadi saya bisa ikutan meskipun telat. Itulah alasan saya jadi pendaftar terakhir di challenge ini.

Jadi saya memilih level First Date yaitu membaca dan mereview 6 hingga 10 buku. Apakah berhasil? Tentu saja dong *bangga*. Apakah sampai naik level? Err..sayangnya enggak. Maklum saya juga sibuk bikin buku. Buku itu berjudul skripsi *aduh ketahuan usia saya deh*. Sekalian mohon doa ya agar itu tugas akhir bisa selesai :’( *halah malah numpang mohon doa*

Aduh malah curcol dan cerita kemana-mana. Maafkan saya ya pembaca *sujud*. Jadi nih, saya berhasil membaca dan me-review 8 buah buku romance Indonesia. Silakan klik pada judul bukunya untuk menuju halaman review. Buku-buku tersebut adalah sebagai berikut:

Sebenarnya saya masih ada sih buku romance asli Indonesia di timbunan. Tapi masih belum sempat tersentuh. Rencananya mau saya ikutkan pada IRRC 2015. Tapi ternyata Mbak Sulis tidak bisa menjadi host untuk tahun depan karena kesibukan yang kian padat. Kecewa sih, tapi ya apa boleh buat. Kan kasihan Mbak Sulis juga kalau sampai kegiatannya terganggu. Thanks for this great challenge, Mbak Sulis! Finally, thats my recap of this challenge. And I’m still hoping this challenge will be back next year. Aamiin (˘ʃƪ˘)