RSS
 

Jadi Freelancer ? Begini Cara Bikin Financial Plannya

15 Feb

Jadi Freelancer ? Begini Cara Bikin Financial Plannya – Dikutip berasal dari Sribulancer, angka freelancer di Indonesia terhadap tahun 2019 mengalami peningkatan sebesar 16% dibandingkan tahun sebelumnya. Hal ini tentu saja menjadi uraian bahwa profesi ini semakin lama semakin diminati, terutama oleh kalangan muda. Terlebih di zaman yang serba moderen ini.

Ada banyak sekali pekerjaan freelance yang dapat dijalankan full secara digital, layaknya freelance writer, freelance graphic designer, dan freelance didalam bidang web site development dan juga tetap banyak lagi lainnya.

Pekerjaan menjadi seorang freelancer memang menyenangkan, terutama gara-gara kami bebas menyesuaikan waktu kerja dan tidak terdapatnya tuntutan pekerjaan berasal dari atasan. Namun, pendapatan sebagai seorang freelancer sendiri tidak tetap. Alias bervariatif, terkait terhadap project yang dikerjakan. Semakin banyak pekerjaan yang dilakukan, maka bakal semakin besar pula penghasilannya.

Jadi Freelancer ? Begini Cara Bikin Financial Plannya

Oleh gara-gara itu, kami dituntut harus dapat berencana keuangan bersama lebih ketat lagi. Tujuannya, pasti saja supaya uang yang kami memiliki nantinya selamanya dapat mengcover biaya hidup. Bahkan, kala pendapatan menurun.

Nah, tersebut ini ada sebagian tips sebabkan rencana keuangan spesifik untuk para freelancer.

Buat tujuan pendapatan per bulannya
Secara umum, kami dapat membagi rencana keuangan kami menjadi 3 bagian. Yakni anggota pendapatan, living, dan saving. Agar dapat membelanjakan uang, kami harus terutama dahulu membuahkan uang tersebut, bukan?

Berbeda bersama karyawan yang selamanya beroleh gaji bulanan yang jumlahnya tetap. Seorang freelancer memiliki estimasi pendapatan yang tidak serupa tiap bulannya. Bisa saja lebih banyak dan barangkali saja lebih sedikit.

Nah, untuk menjadi impuls kerja. Ada baiknya kami sebabkan tujuan pendapatan minimum tiap tiap bulannya. Pastikan tujuan pendapatan tersebut dapat mengcover biaya hidup kami sepanjang sebulan penuh.

Contohnya, anda adalah seorang freelancer didalam bidang Web Designer. Anggap saja biaya hidup rata-rata bulananmu adalah Rp 4.000.000, maka anda dapat menjadikannya sebagai tujuan pendapatan minimum.

Dalam satu proyek pekerjaan, estimasi pendapatanmu adalah @Rp 2.000.000. Itu artinya, anda setidaknya harus beroleh 2 project.

Oh iya, itu adalah tujuan minimal ya. Bagaimana kecuali anda sukses beroleh lebih berasal dari 2 project per bulannya? Ya, itu terlalu bagus. Sisa uang berasal dari hasil pekerjaanmu, dapat anda jadikan sebagai dana darurat yang dapat anda memanfaatkan sewaktu-waktu. Terlebih kecuali suatu waktu nanti ternyata anda tidak dapat mencukupi targetmu.

Buat rincian pengeluaran bulanan
Tips sebabkan rencana keuangan setelah itu adalah bersama sebabkan rincian pengeluaran. Bagi seorang freelancer, sebabkan daftar biaya hidup ini terlalu penting. Hasil rekap biaya hidup bulanan ini dapat anda jadikan acuan sebagai tujuan pendapatan bulananmu.

Contoh biaya hidup pokok yang harus anda memperhatikan adalah :

Biaya daerah tinggal. Apakah telah memiliki rumah sendiri, tinggal bersama keluarga, atau menyewa tempat.
Biaya makan.
Biaya hiburan, layaknya rekreasi.
Biaya perawatan dan kebersihan tubuh. Contoh : sabun mandi, sampo, pasta gigi, dan sejenisnya.
Pakaian.
Cicilan. Baik hutang bank, kartu kredit, dan sejenisnya.
Dan sebagainya.
Membuat rincian pengeluaran ini bakal membuatmu mengerti biaya-biaya apa saja yang umumnya anda keluarkan dan mana saja pengeluaran yang dapat anda minimalisir. Selain itu, hal ini juga dapat mencegahmu untuk berbelanja hal-hal tak perlu. Ya! itulah gunanya sebabkan daftar pengeluaran rutin.

Buat dana darurat
Setiap kali anda memiliki pendapatan bulanan yang melebihi target, jangan langsung dihabiskan ya. atau langsung digunakan untuk berfoya-foya dan belanja suatu hal yang tak anda perlukan. Sekali-kali boleh, tetapi terlalu sering? Jangan!

Akan lebih baik kecuali anda menyisihkannya untuk dana darurat. Tujuannya, kecuali suatu waktu anda butuh sejumlah uang. Maka, anda tidak bingung lagi cari uang dimana. Kamu dapat langsung mengambil alih uang berasal dari dana darurat yang anda simpan.

Lalu, berapa besaran dana darurat yang baik itu? Hem, kecuali itu terkait terhadap keperluan tiap-tiap individu. Namun, anda direkomendasikan untuk memiliki dana darurat minimal 6X pengeluaran bulananmu.

Buat rekening lebih berasal dari Satu
Tips sebabkan rencana keuangan bagi para freelancer setelah itu adalah bersama mengatasi rekening-rekening bankmu. Kamu tidak direkomendasikan untuk memiliki hanya 1 account bank saja.

Minimal anda harus memiliki 3 rekening yang berbeda. Rekening pertama sebagai rekening tampungan untuk menampung semua pembayaran berasal dari klien. Rekening kedua, sebagai rekening pengeluaran. Dan rekening ketiga, untuk dana simpanan atau tabungan.

Jadi, semisal sesudah dikumpulkan sebulan anda beroleh Rp 6.000.000 (ada di rekening 1). Maka, anda dapat langsung mentransfer Rp 4.000.000 (sesuai kuantitas biaya hidup) ke rekening kedua. Dan sisanya, yang Rp 2.000.000 dapat anda masukkan ke didalam rekening penyimpanan.

Kamu hanya memiliki 1 rekening untuk semua jenis transaksi? Yuk, jadi saat ini beda-bedakan rekeningnya! Agar kau lebih ringan mengalokasikan uang yang anda miliki. Dan tentu saja supaya uang tersebut tidak tercampur bersama dana-dana lainnya.

Catat segala transaksi keuanganmu
Selanjutnya, anda dapat mencatat segala transaksi keuanganmu. Kamu dapat sebabkan catatan sederhana tentang segala jenis transaksi. Catat segala pemasukan dan pengeluaranmu. Dengan terdapatnya catatan pengeluaran yang pasti, maka anda dapat mereview lagi pengeluaranmu sepanjang sebulan.

Dari hasil catatan inilah, anda juga bakal lebih mengerti mana pengeluaran yang paling banyak anda keluarkan. Kamu juga dapat mereview ulang, seumpama pengeluaran mana yang tidak diperlukan supaya kedepannya dapat anda minimalisir.

Kumpulkan dan alokasikan uang kami peroleh sepanjang sebulan
Nah, bagi seorang freelancer. Menerima pendapatan tidak harus tunggu awal atau akhir bulan lho. Melainkan bebas, dengan kata lain kapan waktu gara-gara harus menyesuaikan pembayaran berasal dari klien. Nah, kadang waktu bayaran ini juga terpencar dengan kata lain tidak sekaligus menjadi satu gara-gara barangkali kliennya berbeda-beda.

Nah, gara-gara uangmu tidak langsung kumpul menjadi satu layaknya gaji bulanan. Maka, kadang-kadang anda menjadi khilaf atau jadi susah untuk mengalokasikan gajimu. Dalam hal ini anda dapat mengakalinya bersama sebabkan tanggal penarikan dana penghasilanmu.

Contoh, tanggal 4, 6, 16, 21, dan 30 anda terima pembayaran berasal dari klien tiap-tiap sebesar @Rp 1.000.000. Maka, didalam satu bulan anda bakal terima Rp 5.000.000.

Dalam periode bulan terjadi tersebut, anda dapat memilih tanggal 30 sebagai dana untuk langsung menarik dan mengalokasikan penghasilanmu bulan tersebut, Rp 5.000.000 itu. Cara ini bakal membuatmu lebih ringan laksanakan alokasi dana.

Kesimpulan
Itulah sebagian tips sebabkan rencana keuangan bagi seorang freelancer. Caranya jadi berasal dari membuat tujuan pendapatan bulanan, sebabkan rincian pengeluaran, sebabkan dana darurat, sebabkan lebih berasal dari 1 account rekening, mencatat segala transaksi sepanjang sebulan, dan menghimpun dana pendapatan tiap tiap bulan.

Meskipun cara-cara diatas terbilang lumayan sepele. Namun, bakal terlalu membantumu untuk menyesuaikan keuanganmu. Sekian pembahasan tentang tips sebabkan rencana keuangan bagi freelancer yang dapat kami bagikan kali ini.

 
Comments Off on Jadi Freelancer ? Begini Cara Bikin Financial Plannya

Posted in usaha

 

Tags: , , ,