Archive for the ‘kuliah’ Category

12_Processor-Structure-and-Function.pdf

Monday, June 13th, 2011

CPU Structure
• CPU must:
—Fetch instructions
—Interpret instructions
—Fetch data
—Process data
—Write data

 

to see more , click here

Gambaran dan penjelaskan Struktur CPU 64 bit

Monday, June 13th, 2011

STRUKTUR CPU 64 BIT

Kemampuan komputer modern saat ini tidak didukung oleh arsitektur 32 bit. Oleh karena itu kini saatnya beralih ke arsitektur 64 bit.
Dengan struktur CPU ini, 64 bit dapat memproses lebih banyak data per siklus kerja. Aplikasi tertentu juga berjalan lebih cepat dengan data troughput yang lebih baik. Selain itu, sistem ini juga mendukung kapassitas RAM yang hampir tidak terbatas sehingga dapat dipergunakan oleh program secara penuh. Bila RAM cukup, software tidak perlu lagi menyimpan data pada hard disk yang tergolong lambat. Kinerja ini langsung terasa bila menjalankan aplikasi multimedia karena aplikasi ini umumnya cepat menghabiskan RAM sebesar 4 GB atau bahkan lebih. Agar sistem 64 bit berjalan cepat, Anda pun harus menggunakan software dan hardware yang mendukung.

Bila Anda pernah beralih ke Windows XP 64 bit, mungkin kenangan buruk tersebut masih terkenang kuat. Sistem 64 bit pertama dari Microsoft dengan nama Windows XP Professional x64 Edition ini sangat mengecewakan. Tidak ada aplikasi yang sesuai dan driver untuk perangkat tidak kompatibel. Para pengembang software sudah melakukan lompatan jauh sejak pengenalan Vista dan dengan Windows 7, tiba saat yang tepat untuk keluar dari masalah penurunan performa pada 32-bit.

Perangkat untuk 64 bit ini pun sudah tersedia sejak lama. Prosesor 64-bit pertama untuk pengguna pribadi sudah ditawarkan oleh AMD sejak 2003 dengan nama Athlon 64-bit dan chipset Opteron. Tidak lama kemudian kehadirannya disusul oleh Intel. Sejak saat itu, banyak hal yang dilakukan dan semakin banyak hardware yang kompatibel dengan 64-bit, antara lain prosesor Athlon 64, Athlon X2, Phenom, Sempron 64, Turion, semua Intel Core 2, Core i, serta berbagai CPU Celeron dan Pentium. Bila sudah siap untuk beralih ke Windows 7, sebaiknya Anda mencoba kekuata 64-bit ini.


LEBIH BANYAK RAM BERKAT 64 Bit

Sistem 32 bit sudah mencapai batasnya. Hardware terbaru hanya optimal bila menggunakan 64 bit.RAM yang dapat tersedia ditentukan address bus CPU. Dengan address bus 32 bit, kapasitas RAM maksimal hanya mencapai 4 GB. Untuk server, keterbatasan fisik ini sebagian dapat diatasi dengan sebuah trik. Namun, pada PC rumahan, tidak ada yang dapat dilakukan dan pengguna harus puas dengan RAM yang terbatas. Kapasitas 4 GB sebenarnya belum begitu besar karena sebagian dicadangkan untuk Windows, sebagian lagi untuk akses hardware, misalnya untuk graphics, soundcard, atau USB interface. Untuk program saja, sistem membutuhkan sekitar 2,5 sampai 3,2 GB secara efektif. Sebaliknya, dengan 64 bit, addressing RAM secara teoritis mencapai 16 Exabyte. Program-program dapat menggunakan RAM sebesar mungkin, sejauh berjalan dalam mode 64-Bit.

Alasannya, penggunaan RAM oleh software-software 32-bit juga terbatas, sama seperti sistemnya. Bila menjalankan banyak aplikasi sekaligus, sistem 64-bit memang paling cocok. Tiap software dapat memanfaatkan RAM maksimal sampai 4 GB. Praktik nya ternyata berbeda karena aplikasi RAM juga dibatasi. Sebagai contoh, Microsoft membatasi RAM pada Windows 7 Home Premium Version hanya sampai 16 GB, sedangkan pada Windows 7 Professional dan Ultimate hanya sampai 192 GB.

Perangkat untuk sistem 64-bit ini pun sudah tersedia sejak lama. Prosesor 64-bit pertama untuk pengguna pribadi sudah ditawarkan oleh AMD sejak 2003 dengan nama Athlon 64-bit dan chipset Opteron. Tidak lama kemudian, kehadiran nya disusul oleh Intel. Sejak saat itu, banyak hal yang dilakukan dan semakin banyak hardware yang kompatibel dengan 64-bit, antara lain prosesor Athlon 64, Athlon X2, Phenom, Sempron 64, Turion, semua Intel Core 2, Core i, serta berbagai CPU Celeron dan Pentium. Bila sudah siap untuk beralih ke Windows 7, sebaiknya Anda mencoba kekuatan 64-bit ini.

10_Instruction-Sets-characteristics

Tuesday, May 24th, 2011

William Stallings
Computer Organization
and Architecture
7th Edition
Chapter 10
Instruction Sets:
Characteristics and Functions

 

to see more , click here

instruction set Intel P4 . contoh program assembly, komentar fungsi perintah tiap baris

Tuesday, May 24th, 2011

Set instruksi adalah kode-kode dari instruksi-instruksi (instruction mesin) yang dapat diterjemehkan dalam bahasa mesin (machine language). Set instruksi tersebut yang nantinya menjadi bahan dasar dari proses CPU. Setiap CPU memiliki berbeda-beda set insruksinya tergantung dari bagaimana arsitektur CPU dibuat, seorang programmer akan kesulitan memprogram jika programmer tersebut tidak dapat mengetahui arsitektur CPU, karena set instruksi yang menjadi acuan seorang programmer untuk memprogram mesin tersebut. Set instruksi terdiri dari kode operasi (opcode)
Arsitektur 64 bit perama kali dikenalkan oleh AMD yang dikenal dengan AMD64 instruction. Kemudian Intel mengeluarkan set instruksi EM64T yang mampu mengimbangi set instruksi AMD64 dan mampu menjalankan proses-proses yang dilakukan oleh AMD64. pada generasi 64-bit set instruksi antara AMD dan Intel seperti terlihat pada table 3.4

Untuk mendukung Intel P4 (EM64T) register harus mempunyai:
=> 8 new 64 bit GPRs (General Purpose Registers)
=> Extention of 8 original, 32 bit GPRs to 64 bit
=> 8 new 128 bit registers for SSE and SSE2
=> instruction (SSE3 for Intel Xeon)

Memory Controller
Saat ini operasi processor sangatlah cepat dibandingkan dengan memori pada subsistem. Keseluruhan mamfaat dari hasil performa tersebut tidak dapat dicapai dengan mudah hanya dengan meningkatkan kecepatan atau performa dari processor. Intel mengunakan standar memori DDR SDRAM. Tetapi bagaimanapun Intel masih menggunkan arsitektur dari front-side-bus untuk menghubungkan kotrol memori yang terpisah,Intel Front-side-bus (FSB) dan Bandwidth. Ada tiga hal penting dalam arsitektur memori: Bandwidth, Latency, dan Scalability. FSB yang dimiliki intel adalah pararel 64-bit, menggunakan teknologi multi-drop yang membagi bandwidth antara processor dengan memori controller. Memori controller adalah terpisah dari processor dan penggunaanya tergantung dari design teknologi chipsetnya, pada umumnya mendukung sampai 32GB dari dual-chanel DDR SDRAM. Sebagian besar EM64T menggunkan 800Mhz FSB untuk berhubungan dengan processor dengan memori dan alat I/O. ini meningkatkan bandwidth maksimum sebesar 6,4GB/s, sebelunya intel manggunkan FSB 400Mhz atau 533MHz yang menghasilkan total bandwidth 3,2GB/s atau 4,3GB/s.
Intel Latency
Processor intel di buat untuk digunakan pada simetric multi-processing (SMP), yang artinya setiap propocessor memiliki waktu yang sama untuk mengkases memori. Memori latency adalah waktu yang digunakan processor untuk meminta data dari memori (berlaku pada semua jenis processor). Test yang dilakukan oleh HP (Hewlett Packard) intel Xeon memiliki 120ns.

Intel Scalability
Pada sistem single-processor, FSB sangatlah penting dalam meningkatkan kecepatan karena sumber memori dapat dibuat tanpa memerlukan tambahan processor. Pembagian FSB mengahasilkan frekuensi arbitrasi dan meningkatkan latency dan meningkatkan perfeorma serta menjadikan memori terpakai dengan baik.
Hyper-threading
Hypertreading merupakan teknologi terbaru dari EM64T yang merupakan metode yang bermaksud untuk menjaga pipeline tetap penuh. Normalnya processor hanya mengeksekusi instruksi dari satu set instruksi saja. Karena processor saat ini adalah superscallar (mempunyai pararel eksekusi dan eksekusi out-of-order), processor mengubah instruksi dan mengeksekusinya dengan out-of-order untuk menghasilkan pararel instruksi, processor intelmenggunkan instruksi pararel unutk mengeksekusi 3 instruksi per clock. Intel menggunkan hypertreading untuk mengeksekusi urutan instruksi secara pararel (multitreading pararelism). Intel membuat replika dari komponen sebuah processor yang mejadikan sebagai pointer, alokasi tabel register, dan register arsitektur lainnya. Intel meyebut komponen itu sebagai “architecture state” atau logical processor. Semua instruksi dibagi oleh masing masing logical processor tersebut, sehingga processor akan selelu dalam keadaan penuh dan optimal, karena processor ini mengijinkan mengeksekusi instruksi yang masuk dalam “logical procesor” dan proses ini secara signifikan akan meningkatan speed.

Pipeline
Pipeline adalah jalur yang dilewati oleh istruksiset,. Analogi yang dapat diambil adalah misal kita melihat kebakaran dan kita mengambil air dengan ember, jika kita seorang maka akan lama memadamkannya, tetapi jika kita terdiri dari beberapa orang dan tiap orang membawa ember dan berusaha memadamkannya, akan lebih cepat padam apinya, pipeline disini dianalogikan sebagai ember, semakin ember banyak maka akan semakin cepat api padam.

Prosesor saat ini menggunkan pipeline yang panjang guna meningkatkan kecepatannya, tetapi semakin panjang akan semakin berat jika terjadi crash ditengah jalan sehingga pipelineakan dikosongkan dan diulang kembali. Intel mencapai rentang kecepatan 3000MHz.

CONTOH PROGRAM ASSEMBLY
.386 // meminta assembler menggunakan set instruksi 386
model flat, stdcall // menentukan model memori untuk program
option casemap :none // membuat program menjadi case sensitive
// File-file yang harus disertakan dalam compiler
include \masm32\include\windows.inc
include \masm32\include\kernel32.inc
include \masm32\include\masm32.inc
includelib \masm32\lib\kernel32.lib
includelib \masm32\lib\masm32.lib
.data
ProgramText db “Hello World!”, 0 //db berarti ‘define byte’, menentukan ProgramText agar berisi tulisan “Hello World!”
BadText db “Error: Sum is incorrect value”, 0 //menentukan isi BadText
GoodText db “Excellent! Sum is 6”, 0 // menentukan isi GoodText
Sum sdword 0 ; inisialisasi Sum
.code
start:
// eax
mov ecx, 6 //mengisi ecx dengan angka 6
xor eax, eax //mengisi eax dengan angka 0
_label: add eax, ecx
dec ecx // menjumlahkan angka dari 0 sampai 6
jnz _label // memindahkan hasilnya ke _label
mov edx, 7 // mengisi edx dengan nilai _label
mul edx // mengalikan edx dengan 7
push eax // mendorong eax ke dalam stack
pop Sum // mengambil nilai eax dari stack dan memasukkan ke dalam Sum
cmp Sum, 147 //membandingkan nilai Sum dengan angka 147
jz _good //jika sama, menuju ke _good
_bad: invoke StdOut, addr BadText // inisialisasi _bad
jmp _quit // meloncat ke _quit
_good: invoke StdOut, addr GoodText // inisialisasi _good
_quit: invoke ExitProcess, 0 // inisialisasi _quit
end start // akhir program

09_Arithmetic

Thursday, May 12th, 2011

Arithmetic & Logic Unit
• Does the calculations
• Everything else in the computer is there
to service this unit
• Handles integers
• May handle floating point (real) numbers
• May be separate FPU (maths coprocessor)
• May be on chip separate FPU (486DX +)

 

to see more , click here

08_Operating-System-Support.pdf

Wednesday, May 11th, 2011

Operating System Services
• Program creation
• Program execution
• Access to I/O devices
• Controlled access to files
• System access
• Error detection and response
• Accounting

 

to see more , click here

Contoh Operating System. mekanismenya , keunggulanya , kendalanya

Wednesday, May 11th, 2011

Contoh Operating System :

1. Windows XP

2. Windows Vista

==> WINDOWS XP

Keunggulan Windows XP

• Microsoft Windows XP memiliki stabilitas yang tinggi terhadap sistem yang dimilikinya.

• Aplikasi yang dijalankan pada system Windows XP dapat dijalankan oleh komputer lain melalui internet.

• Dengan menggunakan Remote Assistence kita dapat memonitor kerusakan komputer yang terjadi pada komputer lain dari jarak jauh melalui internet.

• Memiliki sistem keamanan yang dapat digunakan untuk melindungi folder-folder khusus agar dapat digunakan oleh pemiliknya sendiri.

• Windows XP dapat digunakan untuk berbagi aplikasi secara real time ke seluruh dunia. Kekurangan Windows Xp

• Pihak Microsoft sangat membatasi kenyamanan pemakaian terhadap sistem operasi Windows XP ini dimana setiap pengguna harus melakukan aktivasi pihak Microsoft pada periode-periode tertentu.

• Tidak adanya Java Virtual Machine seperti generasi-generasi Windows sebelumnya.

==> Windows Vista

Kinerja Selama proses instalasi, Vista memberikan peringkat kepada keseluruhan kinerja perangkat lunak yang terdapat dalam sistem PC Anda. Skor akhir yang diberikan Vista mengindikasikan nilai terendah skor individual. Untuk Vista, Microsoft telah mengeluarkan driver untuk DVD-burner dan printer dari kernel. Faktor driver inilah yang selama ini diduga sebagai penyebab terjadinya crash pada Windows. Dari ujicoba yang telah dilakukan, kami dapat mengacungi jempol untuk perbaikan ini yang menjadikan Vista sebagai OS yang stabil dan dapat diandalkan.

Pada intinya, Windows Vista masih merupakan sistem operasi. Memiliki dua utama di belakang layar pekerjaan:

* Mengelola sumber daya hardware dan software, termasuk prosesor, memori, penyimpanan dan perangkat tambahan

* Membiarkan program untuk bekerja dengan perangkat keras komputer

Windows Vista’s GUI adalah sebuah 3-D interface yang disebut Windows Aero. Dari empat edisi Windows Vista, tiga – Home Premium, Business dan Ultimate – mendukung Windows Aero. Home Basic, yang paling skala-down edisi OS, menggunakan grafis yang kurang intensif bukan Aero GUI. Edisi yang lain juga dapat menggunakan GUI dasar ini, sehingga orang-orang dengan komputer lama yang tidak dapat mendukung banyak grafik 3-D masih dapat meng-upgrade ke Vista.

Keunggulan

* Tentu saja pengalaman baru menjelajah PC dengan rasa tridi (3D) yang canggih berkat Aero

* Perbaikan dan penambahan fitur-fitur, Vista juga menawarkan perbaikan yang pernah dijanjikan oleh pihak marketing Microsoft, yaitu apa yang mereka sebut “Clear, Confident, and Connected”.

* Lebih sedikit system-crash dibanding pada Windows XP

* Built-in Support Option yang memberikan keleluasaan lebih kepada pengguna Kendala

* Fitur-fitur canggihnya bekerja optimal hanya pada lingkungan Windows

* Belum dibarengi dengan diluncurkannya software yang secara eksklusif mendukung dan bersinergi dengan fitur-fitur Vista

* Terlalu banyak varian seri yang mungkin akan membingungkan calon pengguna

==> Kelebihan Windows Vista bila dibandingkan dengan Windows XP

* Lebih keren, menarik dan memukau dalam penampilan serta grafis lebih keren

* Pengalaman baru menjelajah PC dengan model 3D yang canggih berkat AERO

* Lebih aman, mudah dalam akses

* Video dapat menjadi wallpaper

* Lebih cepat dalam menjalankan program ( bila menggunakan memori besarkarena system di vista dimutakhirkan dengan algoritma efisien dalam menjalankan aplikasi)

* Mendukung partisi harddisk secara virtualisasi

* Banyak feature baru yang tidak ada di XP

* Perbaikan dan penambahan feature yang lebih canggih seperti Clear, Confident and Connected

* Built-in Support Option yang memberika keleluasaan lebih kepada user

* Mode pencarian file yang lebih mudah / live search

* Security lebih baik Kendala-kendala Windows Vista

Kekurangan Windows Vista secara umum adalah :

* Membutuhkan virtual memori yang besar, biasanya dapat digunakan pada Komputer dengan spec yang cukup tinggi bila spec Komputer minim akan terasa berat

* Ada beberapa aplikasi yang belum support di Vista (gak Compitible)

* Biasanya digunakan pada PC dengan spec yang cukup tinggi

07_Input-Output

Tuesday, May 3rd, 2011

Input/Output Problems

• Wide variety of peripherals

—Delivering different amounts of data

—At different speeds

—In different formats

• All slower than CPU and RAM

• Need I/O modules

 

to see more , click here

proses mekanisme dan proses komunikasi untuk 1 contoh devive input dan 1 contoh device output

Tuesday, May 3rd, 2011

proses mekanisme dan proses komunikasi untuk 1 contoh devive input dan 1 contoh device output :

Input device berfungsi sebagai media untuk memasukkan data dari luar sistem ke dalam suatu memori dan processor untuk diolah dan menghasilkan informasi yang diperlukan. Data yang dimasukkan ke dalam sistem komputer dapat berbentuk signal input dan maintenance input. Signal input berbentuk data yang dimasukkan ke dalam sistem komputer, sedangkan maintenance input berbentuk program yang digunakan untuk mengolah data yang dimasukkan. Jadi Input device selain digunakan untuk memasukkan data dapat pula digunakan untuk memasukkan program.

Contoh

Mouse
Mouse adalah salah unit masukan (input device). Fungsi alat ini adalah untuk perpindahan pointer atau kursor secara cepat. Selain itu, dapat sebagai perintah praktis dan cepat dibanding dengan keyboard. Mouse mulai digunakan secara maksimal sejak sistem operasi telah berbasiskan GUI (Graphical User Interface). sinyal-sinyal listrik sebagai input device mouse ini dihasilkan oleh bola kecil di dalam mouse, sesuai dengan pergeseran atau pergerakannya. Sebagian besar mouse terdiri dari tiga tombol, umumnya hanya dua tombol yang digunakan yaitu tombol kiri dan tombol kanan. Saat ini mouse dilengkapi pula dengan tombol penggulung (scroll), dimana letak tombol ini terletak ditengah. Istilah penekanan tombol kiri disebut dengan klik (Click) dimana penekanan ini akan berfungsi bila mouse berada pada objek yang ditunjuk, tetapi bila tidak berada pada objek yang ditunjuk penekanan ini akan diabaikan. Selain itu terdapat pula istilah lainnya yang disebut dengan menggeser (drag) yaitu menekan tombol kiri mouse tanpa melepaskannya dengan sambil digeser. Drag ini akan mengakibatkan objek akan berpindah atau tersalin ke objek lain dan kemungkinan lainnya. Penekanan tombol kiri mouse dua kali secara cepat dan teratur disebut dengan klik ganda (double click) sedangkan menekan tombol kanan mouse satu kali disebut dengan klik kanan (right click) Mouse terdiri dari beberapa port yaitu mouse serial, mouse ps/2, usb dan wireless

Output device adalah segala macam komponen hardware yang dapat menyampaikan informasi kepada user

Contoh output berserta mekanismenya

Printer atau pencetak adalah alat yang menampilkan data dalam bentuk cetakan, baik berupa teks maupun gambar/grafik, di atas kertas. Printer biasanya terbagi atas beberapa bagian, yaitu picker sebagai alat mengambil kertas dari tray. Tray ialah tempat menaruh kertas. Tinta atautoner adalah alat pencetak sesungguhnya, karena ada sesuatu yang disebut tinta atau toner yang digunakan untuk menulis/ mencetak pada kertas. Perbedaan toner dan tinta ialah perbedaan sistem; toner atau laser butuh pemanasan, sedangkan tinta atau inkjet tak butuh pemanasan, hanya pembersihan atau cleaning pada print-head printer tersebut.

Ada pula kabel fleksibel untuk pengiriman sinyal dari prosesor printer ke tinta atau toner. Kabel ini tipis dan fleksibel, namun kuat. Pada bagian belakang printer biasanya ada port paralel atau USB untuk penghubung ke komputer.

Perinter berdasarkan alat mekanik atau prose kerjanya yang digunakan, adalah.
Impact, printer secara bekerja dengan kertas dimana proses cetaknya dengan menggunakan jarum yang menghasilkan titik kotak (dot matrix).
Non Impact, printer yang bekerja secara mekanik, yaitu penyemprotan; dan elektronik pada media cetaknya.

Mekanisme akses data pada Hardisk dan format data pada hardisk

Thursday, April 7th, 2011

-Mekanisme kerja hardisk

Proses baca tulis dilakukan oleh lengan head dengan media Fisik magnetic .Head hardisk melakukan konversi bits ke pulse magnetik dan menyimpannya ke dalam platters, dan mengembalikan data jika proses pembacaan dilakukan. Hard disk memiliki “Hard platter” yang berfungsi untuk menyimpan medan magnet.Pada dasarnya cara kerja hard disk adalah dengan menggunakan teknik perekaman medan magnet. Cara kerja teknik magnet tersebut memanfaatkan Iron oxide (FeO) atau karat dari besi, Ferric oxide (Fe2O3) atau oxida lain dari besi. 2 oxida tersebut adalah zat yang bersifat ferromagnetic , yaitu jika didekatkan ke medan magnet maka akan ditarik secara permanen oleh zat tersebut.

Berikut mekanismenya secara bertahap:

  • Spindle memiliki sebuah penggerak yang disebut spindle motor, yang berfungsi untuk memutar pelat harddisk dalam kecepatan tinggi. Perputaran ini diukur dalam satuan rotation per minute (RPM). Makin cepat putaran tiap menitnya, makin bagus kualitas harddisk tersebut. Ukuran yang lazim kita dengar adalah 5400, 7200, atau 10.000RPM.
  • Sebuah peranti baca-tulis elektromagnetik yang disebut dengan heads ditempatkan pada kedua permukaan pelat. Heads berukuran kecil ini ditempatkan pada sebuah slider, sehingga heads bisa membaca data/informasi yang tersimpan pada pelat dan merekam informasi ke dalam pelat tersebut.
  • Slider ini dihubungkan dengan sebuah lengan yang disebut actuator arms. Actuator arms ini sendiri dipasang mati pada poros actuator, di mana seluruh mekanisme gerakan dari actuator ini dikendalikan oleh sebuah papan pengendali (logic board) yang mengomunikasikan setiap pertukaran informasi dengan komponen komputer yang lainnya. Antara actuator dengan karena keduanya dihubungkan dengan sebuah kabel pita tipis. Kabel inilah yang menjadi jalan instruksi dari dan ke dalam pelat harddisk.
  • Jumlah pelat masing-masing harddisk berbeda-beda, tergantung dari ukuran/daya tampung masing-masing pelat dan ukuran harddisk secara keseluruhan.
  • Sebuah pelat harddisk pada umumnya memiliki daya tampung antara 10 atau 20gigabyte (GB). Sebuah harddisk yang berkapasitas total 40GB berarti memiliki 2 pelat, sedangkan bila berukuran 30GB, ia memiliki dua buah pelat berukuran 10 dan 20GB atau tiga buah pelat berukuran 10GB. Masing-masing pelat harddisk mampu menangani/menampung puluhan juta bit data. Data-data ini dikelompokkan ke dalam kelompok-kelompok yang lebih besar, sehingga memungkinkan pengaksesan informasi yang lebih cepat dan mudah.
  • Masing-masing pelat memiliki dua buah head, satu berada di atas permukaan pelat, satunya lagi ada di bawah head. Dari sini ketahuan bahwa harddisk yang memiliki tiga buah pelat misalnya (rata-rata sebuah harddisk memang terdiri atas tiga pelat) memiliki total enam permukaan dan enam head.
  • Masing-masing pelat memiliki kemampuan merekam dan menyimpan informasi dalam suatu lingkaran konsentris yang disebut track (bayangkan track ini seperti lintasan dalam suatu arena perlombaan atletik).
  • Masing-masing track terbagi lagi dalam bagian-bagian yang lebih kecil yang disebut sektor (sector). Nah, setiap sektor dalam tracktrack harddisk ini mampu menampung informasi sebesar 512 bytes.
  • Sektor-sektor dalam sebuah harddisk ini tidak dikelompokkan secara mandiri tetapi dikelompokkan lagi dalam sebuah gugusan yang lebih besar yang disebut cluster. Apa fungsi peng-cluster-an ini? Tak lain adalah untuk membuat mekanisme penulisan dan penyimpanan data menjadi lebih sederhana, lebih efisien, tidak berisiko salah, dan dengan demikian memperpanjang umur harddisk.
  • Sekarang kita ambil contoh ketika kita tengah menjalankan sebuah program spreadsheet pada komputer kita. Ketika kita memasukkan data ke dalam program spreadsheet, di sana terjadi ribuan atau bahkan jutaan pengaksesan disk secara individual. Dengan demikian, memasukkan data berukuran 20megabyte (MB) ke dalam sektor-sektor berukuran 512 byte jelas akan memakan waktu dan menjadi tidak efisien.

Untuk mengefisienkan pekerjaan, inilah yang dilakukan berbagai komponen dalam PC secara bahu-membahu.