Archive for April, 2011

Mekanisme akses data pada Hardisk dan format data pada hardisk

Thursday, April 7th, 2011

-Mekanisme kerja hardisk

Proses baca tulis dilakukan oleh lengan head dengan media Fisik magnetic .Head hardisk melakukan konversi bits ke pulse magnetik dan menyimpannya ke dalam platters, dan mengembalikan data jika proses pembacaan dilakukan. Hard disk memiliki “Hard platter” yang berfungsi untuk menyimpan medan magnet.Pada dasarnya cara kerja hard disk adalah dengan menggunakan teknik perekaman medan magnet. Cara kerja teknik magnet tersebut memanfaatkan Iron oxide (FeO) atau karat dari besi, Ferric oxide (Fe2O3) atau oxida lain dari besi. 2 oxida tersebut adalah zat yang bersifat ferromagnetic , yaitu jika didekatkan ke medan magnet maka akan ditarik secara permanen oleh zat tersebut.

Berikut mekanismenya secara bertahap:

  • Spindle memiliki sebuah penggerak yang disebut spindle motor, yang berfungsi untuk memutar pelat harddisk dalam kecepatan tinggi. Perputaran ini diukur dalam satuan rotation per minute (RPM). Makin cepat putaran tiap menitnya, makin bagus kualitas harddisk tersebut. Ukuran yang lazim kita dengar adalah 5400, 7200, atau 10.000RPM.
  • Sebuah peranti baca-tulis elektromagnetik yang disebut dengan heads ditempatkan pada kedua permukaan pelat. Heads berukuran kecil ini ditempatkan pada sebuah slider, sehingga heads bisa membaca data/informasi yang tersimpan pada pelat dan merekam informasi ke dalam pelat tersebut.
  • Slider ini dihubungkan dengan sebuah lengan yang disebut actuator arms. Actuator arms ini sendiri dipasang mati pada poros actuator, di mana seluruh mekanisme gerakan dari actuator ini dikendalikan oleh sebuah papan pengendali (logic board) yang mengomunikasikan setiap pertukaran informasi dengan komponen komputer yang lainnya. Antara actuator dengan karena keduanya dihubungkan dengan sebuah kabel pita tipis. Kabel inilah yang menjadi jalan instruksi dari dan ke dalam pelat harddisk.
  • Jumlah pelat masing-masing harddisk berbeda-beda, tergantung dari ukuran/daya tampung masing-masing pelat dan ukuran harddisk secara keseluruhan.
  • Sebuah pelat harddisk pada umumnya memiliki daya tampung antara 10 atau 20gigabyte (GB). Sebuah harddisk yang berkapasitas total 40GB berarti memiliki 2 pelat, sedangkan bila berukuran 30GB, ia memiliki dua buah pelat berukuran 10 dan 20GB atau tiga buah pelat berukuran 10GB. Masing-masing pelat harddisk mampu menangani/menampung puluhan juta bit data. Data-data ini dikelompokkan ke dalam kelompok-kelompok yang lebih besar, sehingga memungkinkan pengaksesan informasi yang lebih cepat dan mudah.
  • Masing-masing pelat memiliki dua buah head, satu berada di atas permukaan pelat, satunya lagi ada di bawah head. Dari sini ketahuan bahwa harddisk yang memiliki tiga buah pelat misalnya (rata-rata sebuah harddisk memang terdiri atas tiga pelat) memiliki total enam permukaan dan enam head.
  • Masing-masing pelat memiliki kemampuan merekam dan menyimpan informasi dalam suatu lingkaran konsentris yang disebut track (bayangkan track ini seperti lintasan dalam suatu arena perlombaan atletik).
  • Masing-masing track terbagi lagi dalam bagian-bagian yang lebih kecil yang disebut sektor (sector). Nah, setiap sektor dalam tracktrack harddisk ini mampu menampung informasi sebesar 512 bytes.
  • Sektor-sektor dalam sebuah harddisk ini tidak dikelompokkan secara mandiri tetapi dikelompokkan lagi dalam sebuah gugusan yang lebih besar yang disebut cluster. Apa fungsi peng-cluster-an ini? Tak lain adalah untuk membuat mekanisme penulisan dan penyimpanan data menjadi lebih sederhana, lebih efisien, tidak berisiko salah, dan dengan demikian memperpanjang umur harddisk.
  • Sekarang kita ambil contoh ketika kita tengah menjalankan sebuah program spreadsheet pada komputer kita. Ketika kita memasukkan data ke dalam program spreadsheet, di sana terjadi ribuan atau bahkan jutaan pengaksesan disk secara individual. Dengan demikian, memasukkan data berukuran 20megabyte (MB) ke dalam sektor-sektor berukuran 512 byte jelas akan memakan waktu dan menjadi tidak efisien.

Untuk mengefisienkan pekerjaan, inilah yang dilakukan berbagai komponen dalam PC secara bahu-membahu.

06_External-Memory.pdf

Thursday, April 7th, 2011

William Stallings

Computer Organizationand Architecture

7th Edition

Chapter6External

Memory

 

to see more , click here

05_Internal-Memory.pdf

Thursday, April 7th, 2011

Semiconductor Memory

• RAM

– Misnamed as all semiconductor memory israndom access

– Read/Write

– Volatile

– Temporary storage

– Static or dynamic

to see more , click here

mekanisme akses data dab format data pada HD DVD

Thursday, April 7th, 2011

Proses Baca Hardisk
Saat sebuah sistem operasi mengirimkan data kepada
hard drive untuk direkam, drive tersebut memproses
data tersebut menggunakan sebuah formula matematikal
yang kompleks yang menambahkan sebuah bit ekstra
pada data tersebut.Bit tersebut tidak memakan tempat:
Di kemudian hari, saat data diambil, bit ekstra tersebut
memungkinkan drive untuk mendeteksi dan mengkoreksi
kesalahan acak yang disebabkan oleh variasi dari medan
magnet di dalam drive tersebut. Kemudian, drive
tersebut menggerakkan head melalui track yang sesuai
dari platter tersebut. Waktu untuk menggerakkan head
tersebut dinamakan “seek time”. Saat berada di atas
track yang benar, drive menunggu sampai platter
berputar hingga sector yang diinginkan berada di bawah
head. Jumlah waktu tersebut dinamakan “drive
latency”. Semakin pendek waktu `seek` dan `latency`,
semakin cepat drive tersebut menyelesaikan

Semua disk mempunyai lengan yang mampu bergerak keluar masuk pada kumparan dan piringan yang berputar sehingga terbentuk jarak-jarak radial yang berbeda. Pada setiap radial yang berbeda dapat ditulis. Track track itu sendiri merupakan serangkaian lingkaran konsentrik di sekitar kumparan. Lebar sebuah track tergantung pada headnya dan seberapa akurat head tersebut ditempatkan secara radial. Data dikirim ke memori ini dalam bentuk blok, umumnya blok lebih kecil kapasitasnya daripada track. Blok – blok data disimpan dalam disk yang berukuran blok, yang disebut sector.t rack biasanya terisi beberapa sector, umumnya 10 hingga 100 sector tiap tracknya.
HD DVD (singkatan dari High-Definition/Density DVD) adalah densitas dihentikan tinggi optik disk format untuk menyimpan data dan video high-definition . Didukung terutama oleh Toshiba, HD DVD ini diharapkan menjadi penerus standar DVD format. Namun, pada bulan Februari 2008, setelah berlarut-larut optik perang format disk definisi tinggi dengan saingan Blu-ray , Toshiba ditinggalkan format, mengumumkan hal itu akan tidak lagi mengembangkan atau memproduksi HD DVD player atau drive. Namun, HD DVD disk fisik spesifikasi (tapi bukancodec ) yang masih digunakan sebagai dasar untuk CBHD (Cina Blue High-Definition Disc) dahulu disebut CH-DVD. HD DVD Group Promosi dibubarkan pada tanggal 28 Maret 2008.

Upaya untuk menghindari perang format

Artikel utama: Definisi Tinggi perang format cakram optik

Sama seperti VHS vs Betamax perang format kaset video pada akhir 1970-an dan awal 1980-an, HD DVD bersaing dengan format saingan Blu-ray Disc . Pada tahun 2008, produsen konten besar dan pengecer utama mulai menarik dukungan mereka untuk format.

Dalam upaya untuk menghindari perang format mahal, Blu-ray Disc Association dan DVD Forum berusaha merundingkan kompromi pada awal 2005. Salah satu isu adalah bahwa Blu-ray perusahaan ingin menggunakan platform berbasis Java untuk interaktivitas ( BD-J berdasarkanSun Microsystem ‘Jawa standar TV), sementara HD DVD perusahaan ingin menggunakanMicrosoft ‘s “IHD” (yang menjadi HDi ). Masalah lain adalah format fisik dari disk itu sendiri. Negosiasi berjalan perlahan-lahan dan akhirnya terhenti.

Pada tanggal 22 Agustus 2005, Blu-ray Disc Association dan DVD Forum mengumumkan bahwa perundingan untuk menyatukan standar mereka telah gagal. Rumor muncul bahwa perundingan itu terhenti, umum, alasan yang sama tentang ketidakcocokan format fisik dikutip. Pada akhir September, Microsoft dan Intel bersama-sama mengumumkan dukungan mereka untuk HD DVD.

Hewlett Packard (HP) mencoba untuk menengahi kompromi antara Blu-ray Disc Association dan Microsoft dengan menuntut bahwa Blu-ray menggunakan Microsoft HDi bukan BD-J dan mengancam untuk mendukung HD DVD sebagai gantinya. Namun, Blu-ray Disc Association tidak setuju untuk menuntut HP.

Teman-penarikan Toshiba dari format yang berakhir perang format, membuat saingan Blu-ray Disc format dominan untuk cakram video definisi tinggi.