Survey Tanah dan Evaluasi Tanah #M3

1. Dari pertemuan kedua kemarin saya mendapatkan beberapa hal baru seperti macam-macam metode survei tanah. Dalam pembagian lanskap ke dalam satuan peta terdapat dua pendekatan mendasar yaitu pendekatan sintetik dan pendekatan analitik. Pendekatan sintetik merupakan penentuan satuan spasial (peta) berdasarkan hasil pengamatan pada titik-titk pengamatan. Sedangkan pendekatan analitik merupakan pendekatan dengan melakukan pengamatan dan pengambilan sampel tanah.

Lalu ada pengertian-pengertian pada minggu ke 3 yaitu:

  • Single value adalah peta tanah yang hanya menyajikan karakteristik tunggal misalnya peta tekstur, peta kedalaman tanah, peta status hara dll, bukan peta tanah.
  • Matching adalah mencocokkan antara kualitas dan karakteristik lahan dengan persyaratan tumbuh tanaman.

 

2. Koleksi peta rupa bumi/topografi, geologi, peta tanah, dan peta penggunaan lahan masing-masing asal daerah anda.

  • Peta Rupa Bumi DKI Jakarta dan Kepulauan Seribu

 

Tahun: 2003

Pembuat: Badan Koordinasi Survei dan Pemetaan Nasional

Skala: 1:53.000

Proyeksi: Transverse Mercator

  • Peta Geologi DKI Jakarta dan Kepulauan SeribuTahun: 1992Pembuat: Pusat dan Penelitian Pengembangan GeologiSkala: 1:100.000Proyeksi: Transverse Mercator

     

  • Peta Tanah DKI Jakarta

Tahun: 2010

Skala: 1:2.200.000

Proyeksi:

  • UTM, Zone 48 North (Lokal)
  • Lintang – Bujur (Geografi)

 

  • Peta Penggunaan Lahan DKI Jakarta

Tahun: 2009

Pembuat: Perencana Tata Ruang Wilayah

Skala: 1:75.000

Proyeksi: Universal Transverse Mercator