Unexpected Sertifikat TOEFL

Selamat malam teman-teman..

Hari ini aku akan mulai share apa-apa saja yang aku harus dan sudah aku lakukan di semster 14 ini.

Update cerita untuk hari ini adalah, dulu sekitar tahun 2016 an aku sudah pernah ikut tes TOEFL di ITP UB. Nah setelah ditelaah ternyata kita cuma punya satu kesempatan buat tes, untuk S1 setahu aku ternyata tidak dipermasalahkan dapat skor berapa asal sudah ada bukti pernah mengikuti tes TOEFL. Karena tesnya aku ngerasa udah lama banget dan ga yakin sertifikat aku masih ada, selama beberapa bulan kemarin aku masih berpikir untuk tes TOEFL lagi supaya juga dapet sertifikat yang terbaru misalkan tes nanti dapet skor diatas 450.  Sekitar seminggu yang lalu akhirnya aku dateng ikut antri di INBIS buat ikut tes toefl jalur standby, belum beruntungnya dapet nomor antrian yg belakang dan sampai gelombang kedua hari itu pun sangat tidak mungkin nomor aku bisa masuk buat ikut tes hari itu. Jadwal tes selanjutnya kebetulan besok tanggal 26 Maret, terus kepikiran kalo memang skor toefl aku yang dulu sudah ada di siam, otomatis secara legal aku ga bisa lagi ikut tes toefl secara gratis karena nanti di sistem bakal muncul kalo aku sudah pernah menggunakan 1 kesempatan tes toefl gratis dari ub. Karena daripada terjadi hal yang tidak diinginkan kalo nanti nekat ikut jalur standby atau malah ngulang dan nilai aku dibawah 450 maka aku putuskan buat tanya ke BLC ub di inbis, fyi, skor toefl aku di siam 480 an jadi sebenernya sayang banget kalo harus ngulang dengan tidak adanya keyakinan kalo bakal dapet nilai diatas 450 lagi hehe. Sampe disana nanya ke mbak receptionisnya dan mbaknya jawab, semua hasil sertifikat ada di fakultas masing-masing dan kalo untuk jenjang s1 pakai hasil tes toefl itu masih bisa. Okelah, balik ke kampus, ke akademik dan tanya ke petugas akademik. Jadi untuk ngambil hasil tes TOEFL yang sudah masuk ke akademik itu, ada di meja akademik absensi dan sertifikat-sertifikatnya. Lihatlah di absensi tes toefl tahun 2016 dan Alhamdulillah memang ada namaku dan sertifikatnya pun masih anteng aja di sana. Alhamdulillah banget satu obstacle sudah terpenuhi.

 

Buat teman-teman yang belum tes TOEFL mending segera meskipun semester akhir masih setahun lagi gaada salahnya antisipasi dan menghindari waktu mepet karena setahu aku butuh 2 – 3 bulan dari waktu tes sampai sertifikat sudah bisa diambil di fakultas, belum lagi kalo daftar online dan nunggu jadwal tes keluar. Kalo yang masih lama boleh lah sambil santai nunggu jadwal keluar. Tapi kalo memang mau cepet bisa pakai jalur standby.

What’s now

Barusan aku ganti judul blog ini karena memang sedang sesuai dengan kondisi aku saat ini. Sebelumnya aku belum bisa cerita banyak mengenai apa yang terjadi sebelum-sebelum ini sampai aku masih ada di tempat sekarang ini. Yang jelas sekarang aku betul-betul sedang menjalani kuliah di semester 14 yang mana semster terakhir jika memang belum emenuhi semua syarat sudah pasti AUTO DO di akhir semster ini.

 

Entah kenapa tiba-tiba kepikiran buat sedikit berbagi apa yang aku kerjakan sekarang-sekarang ini, berharap bisa bermanfaat buat siapaun yang membaca posting ku ini. Mungkin ada juga dari kalian di posisi yang sama seperti aku. Aku berharap kita semua bisa selalu semangat dan tidak mudah menyerah untuk semuanya. Dan buat adik2 tingkat semoga apa yang akan aku ceritakan selanjutnya bisa jadi motivasi supaya lebih rajin lagi kuliahnya. Amin ya Robbal alamin.

 

Sekian dulu pengantar cerita yang bisa aku tulis. Mungkin besok atau lusa aku mulai up date apa-apa aja yang sedang aku kerjakan, apa saja yang harus aku kerjakan. Mungkin bisa jadi referensi teman-teman yang sedang di semester akhir juga.

 

Wassalam..

See u <3

Tugas 3 PWPLT

Karena masih ngambil mata kuliah dan butuh 3 sks, malah dapetnya yg 4 sks. Tada.. dapetlah mata kuliah Pengelolaan Wilayah Pesisir dan Lut Terpadu. Alhamdulillah masih dapet kelas biarpun krs nya telat pas tanggal kprs. Maka dari itu belum sempet dapet tugas 1, cari jurnal, dapet minggu kedua cari jurnal lagi langsung doble buat nutupin nilai di minggu pertama.

Tugas 1 dan 2 ngga aku upload karena berantakan banget, masih belum nemu metode yang pas buat translate jurnal secara cepat. Jurnal ke 3 ini yang lumayan lah bisa aku share ke kalian. Silahkan dicek ya,

Download Link : https://drive.google.com/open?id=0B98i5q-D0NkkdjJLTWkyQVl5LVk

Awal bikin blog ini pengennya diisi dengan tugas2 kuliah maupun laporan yang sangat menumpuk pas kuliah dulu. Namun untuk beberapa waktu ada hambatan. Belum sempat rajin posting tugas-tugas, harddisk laptop rusak total dan alhasil semuanya hilang. Disaat yang bersamaan dengan keadaanku yang tidak stabil. Jadilah ganti judul blog supaya bisa menyesuaikan dengan apa yang akan aku posting setelah ini. Mungkin ga akan jauh beda dengan blog ku yang pertama, mungkin akan aku isi dengan opini atau puisi, sedikit cerita hidup maupun ha-hal yang membuat aku ingin untuk tetap mengingatnya nanti. Bisa kalian lihat di blog ku yang pertama kapsulwaktucitra.blogspot.com. Isinya cukup useless namun sangat berarti untuk aku.

 

Sangat menyenangkan untuk bisa menggunakan otakku lagi untuk menulis setelah sebelumnya aku bahkan tidak tahu apa yang harus aku pikirkan karena pikiranku terganggu, sedikit guncangan mental yang cukup membuatku untuk istirahat sebentar dari dunia perkuliahan. Yang terpenting sekarang adalah harus menjaga kesehatan jasmani maupun rohani, karena terkadang kita hanya memikirkan kesehatan fisik saja sehingga tak memperhatikan pikiran dan perasaan yang juga butuh suplemen seperti perasaan bahagia, perasaan menyenangkan dan perasaan-perasaan yang dapat membuat mental kita bisa mempertahankan motivasi-motivasi yang ada agar dapat menjalani segala tanggung jawab kita dengan penuh kesadaran.

 

Sangat membingungkan mungkin membaca tulisanku kan? hehe. Tidak apa-apa, mungkin di postingan selanjutkan akan aku bahas lagi mengenai mengapa aku menulis seperti itu. Semoga hari ini bisa menjadi hari yang lebih baik. Amin ya Allah.

 

Aquaculture tecnology

[youtube]http://www.youtube.com/watch?v=usdwEzkbut4[/youtube]

Melihat banyaknya peluang di dunia akuakultur, para pembudidaya mulai menekankan kepada para petani untuk turut andil dalam program budidaya perairan. Teknologi yang sudah mumpuni untuk menghasilkan produk pun dikerahkan agar proses dapat berjalan cepat sehingga target ekonomi yang diinginkan juga mampu diraih.

Starting Point!

Memulai sesuatu tak akan pernah lupa dari niat kita memulai sesuatu itu. Ketika kita sudah memutuskan untuk memilih, pada hakikatnya dengan sekuat tenaga kita harus melakukan berbagai upaya untuk mempertanggungjawabkan segala kewajiban yang kita tanggung atasnya. Memulai sesuatu tidak lah mudah, kita semua tahu. Bahkan tak jarang kita sangat malas untuk memulai sesuatu itu, padahal kita tahu kita harus melakukannya. Untuk hal-hal kecil pun sangat malas. Lalu bgaimana bila itu terjadi.

Kita mencari berbagai motivasi untuk bisa membangkitkan jasmani kita untuk bergerak. Untuk alasan apa kita melakukannya harus jelas. Karena tanpa adanya alasan, sangat malas sekali untuk mealkukannya jika pada akhirnya hanya akan membawa kesia-siaan pada diri kita. Kecuali memang kita pada dasarnya rela untuk melakukan hal sia-sia. siapa yang tahu? Siapa yang mau?