Mengucap Syukur dan Bersukacita dalam Setiap Keadaan

Posted: 16th December 2012 by Rani Rehulina Tarigan in Just Story

Mengejar materi dan menjadi nomor satu adalah usaha yang selalu dilakukan manusia untuk mencapai kebahagiaan. Namun pada kenyatannya keadaan akan tetap sama. Namun arti kebahagiaan yang sesungguhnya tidak pernah di temukan hingga manusia merasa puas. Pertanyaannya  : kapan manusia puas???

Banyak hal yang bisa kita lakukan untuk dapat bahagia, kebahagiaan dapat kita rasakan saat kita menyukuri setiap berkat  Tuhan yang kita rasakan setiap hari. Bahagia dapat dilakukan olehh siapaun termasuk dengan pekerjaan apapun.

Barang siapa yang memiliki dua helai baju, hendaklah ia membagikannya kepada orang yang tidak punya dan barang siapa mempunyai makanan maka ia berbuat juga demikian (Lukas 3:11). Jangan Menagih lebih banyak dari apa yang telah di tentukan bagimu (Lukas 3: 13), dan Jangan merampas dan memeras dan cukupkanlah dirimu dengan gajimu (Lukas 3:14).

tidak perduli seberapa besar jabatan, apa pekerjaan dan bagaimana status keadaan. bahagia itu sederhana dan semua orang memiliki kesempatan yang sama. Ada penampakan yang sangat kontras perbedaannya saat melihat orang tidur dengan pulas di emberan jalan dan ada juga yang tidur di hotel bintang 5 dengan gelisah. Manusia berbahagia menurut cara pandangnya masing-masing. jadi, Nikmati dan Besyukurlah dengan apa yang engkau miliki. Karna kita sama di mataNya.