Proses Interaksi Komponen Biotik Dan Abiotik Di Sekitar Coban Glotak, Wagir, Malang

Komponen abiotik (tak hidup) dan komponen biotik merupakan satu kesatuan yang keberadaannya saling mempengaruhi dalam biosfer. Adanya hubungan saling mempengaruhi (timbal balik) antar kedua komponen menciptakan keseimbangan dalam ekosistem, dimana ekosistem merupakan suatu kesatuan yang terdiri dari komponen abiotik dan komponen biotik. Dalam biosfer terdapat berbagai macam ekosistem, seperti ekosisitem laut, ekosisitem hutan, dan ekositem padang pasir.  Pada ekosistem, hubungan antar komponen yang satu dengan komponen lainnya tidaklah sederhana dan statis, tetapi mengalami perubahan dan sangat variatif. Salah satu contohnya,  ekosistem di daerah coban glotak yang terletak di kabupaten malang, kecamatan wagir, desa bedalisodo.

Coban glotak adalah sebuah wisata air terjun yang letaknya didalam hutan sehingga terdapat banyak komponen biotik dan abiotik yang ada disekitarnya. Coban glotak merupakan salah satu obyek wisata air terjun yang terletak di dalam hutan yang berada di derah wagir. Perjalanan menuju obyek wisata coban glotak masih tergolong susah. Hal ini karena akses menuju obyek tersebut belum dikelola dengan baik oleh pemerintah daerah. Namun, di daerah tersebut terdapat banyak komponen biotik dan abiotik yang cocok untuk observasi mengenai ekosistem hutan. Umumnya dalam ekosisitem akan terbentuk interaksi antar komponennya. Dalam hubungannya, interaksi terjadi antara makhluk hidup yang ada di sekitar air tejun dengan lingkungannya. Proses interaksinya ada yang menguntungkan, ada yang merugikan, dan ada juga interaksi yang tidak mempengaruhi satu dengan yang lainnya. Perbedaannya terletak pada kebutuhan makhluk hidupnya. Selain pengertian ekosistem sebagai reaksi timbal balik yang muncul akibat hubungan yang saling mempengaruhi antara faktor hidup dan tak hidup atau dengan lingkungannya, ada juga interaksi yang terjadi antara komponen hidup dan tak hidup. Interaksi tersebut terjadi akibat adanya kebutuhan dasar yang harus dipenuhi oleh komponen tak hidup. Sehingga akan terbentuk siklus yang berhubungan antar komponennya.

Umumnya, komponen hidup membutuhkan adanya interaksi untuk memenuhi kebutuhannya yang tidak dapat dipenuhi oleh dirinya sendiri. Kebanyakan makhluk hidup berinteraksi dengan makhluk hidup lainnya, dan interaksi dengan lingkungannya. Termasuk interaksi yang terjadi di daerah sekitar air terjun coban glotak. Dalam perjalanan menuju lokasi, dijumpai simbiosis yang hanya menguntungkan salah satu pihak sedangkan pihak yang lainnya dirugikan atau disebut simbiosis parasitisme, terjadi antara ulat dengan daun, tanaman benalu dengan inangnya, tali putri dengan inangnya serta rayap dengan pohon. Proses interaksi yang terjadi antara ulat dan daun meyebabkan daun berlubang karena ulat yang memakannya. Tanaman benalu pada inangnya serta tali putri dengan inangnya merupakan parasit pada tanaman yang ditinggalinya karena menghisap unsur air dan hara serta menyerap sari-sari makanan. Sedangkan interaksi antara rayap dan pohon menyebabkan lubang-lubang pada pohon dan terlihat rapuh. Selain terdapat simbiosis parasitisme, didaerah tersebut juga terdapat hubungan saling menguntungkan antara kedua pihak atau simbiosis mutualisme yang terjadi antara kupu-kupu dengan bunga. Dimana kupu-kupu memperoleh makanan berapa nektar dari bunga sedangkan bunga memperoleh keuntungan karena kupu-kupu membantu proses penyerbukan. selain contoh antara bunga matahari dan kupu-kupu terdapat juga simbiosis mutualisme antara jamur dan lumut kerak serta lumut dengan batu yang ada di sekitar air terjun coban glotak. Interaksi terjadi antara jamur dan lumut kerak karena jamur berfungsi sebagai pelindung dan penyerap air dan mineral sedangkan lumut kerak sebagai penyedia makanan melalui fotosintesis. Proses interaksi yang ketiga adalah proses simbiosis yang menguntungkan salah satu pihak sementara pihak lainnya tidak dirugikan maupun diuntungkan. Pada observasi yang kami lakukan di area coban glotak tidak ditemukan simbiosis komensalisme.

Proses interaksi yang terjadi antara komponen biotik dan abiotik tidak hanya simbiosis mutualisme, parasitisme, maupun komensalisme. Dalam ekosistem juga terjadi proses interaksi antara pemangsa atau predator dengan mangsanya atau prey atau biasa disebut predasi. Predasi di area coban glotak terjadi antara burung antara ulat. Dimana ulat merupakan mangsa bagi burung. Selain itu terdapat juga hubungan tidak saling mengganggu  antarorganisme pada habitat yang sama dan bersifat tidak menguntungkan dan tidak merugikan atau disebut netral seperti yang terjadi antara antara ulat dengan capung, antara kupu-kupu dengan rayap. Bermacam-macam proses interaksi yang terjadi diarea coban glotak menyebabkan adanya aliran energi dalam sistem tersebut. Selain aliran energi, terdapat juga struktur antara tingkat trofik, keanekaragaman biotik, serta siklus materi.

Komponen abiotik dan komponen biotik merupakan sustu kesatuan yang sulit dipisahkan. Keduanya akan mencapai titik keseimbangan di alam apabila proses alam yang terjadi tidak terdapat gangguan. Adanya interaksi yang terjadi, suatu ekosistem akan mampu mempertahankan kesimbangannya, apabila keseimbangan tidak terbentuk maka akan mendorong terjadinya dinamika perubahan ekosistem untuk mencapai keseimbangan yang baru. Berdasarkan proses interaksi kemudian akan muncul beberapa macam bentuk simbiosis. Simbiosis terjadi antara makhluk hidup dengan lingkungannya maupun dengan makhluk hidup lainnya. Simbiosis dapat saling menguntungkan kedua belah pihak yang berinteraksi (mutualisme), dapat merugikan salah satu pihak(parasitisme), menguntungkan satu pihak namun tidak merugikan pihak lain(komensalisme), dapat saling berebut (predasi), bahkan tidak mempengaruhi satu dengan lainnya(netral). Observasi menganai ekosisitem terutama ekosisitem hutan merupakan suatu pembelajaran yang dapat secara langsung kita mengerti. Observasi kali ini tidak hanya merupakan suatu tugas untuk mengetahui bagaimana interaksi yang membentuk simbiosis yang terjadi di air terjun coban glotak. Namun, juga merupakan perjalanan yang kemudian muncul tujuan lain yakni memperkenalkan secara detail tentang obyek wisata yang menawarkan pembelajaran biologi serta sebagai sarana rekreasi yang bernuansa alam. Walaupun akses yang ditempuh masih susah dan banyak terdapat lintah namun, hal tersebut merupakan tantangan keci untuk menuju ke air terjun coban glotak yang memiliki.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

DAFTAR PUSTAKA

Indien, Putri. 2013. Pengertian Simbiosis Macam-Macam Simbiosis dan Contohnya, (online), http://id.shvoong.com, diakses pada tanggal 18 juni 2013 pukul 19.00 WIB

Aryulina, Diah. 2004. Biologi 1. Jakarta: essis

Amelia, Dinda. 2011. Mengenal Contoh Simbiosis, (online), http://www.galeripustaka.com, diakses pada tanggal 18 juni 2013 pukul 19.30 WIB

Santoso, Dwi. 2013. Komponen dan Interaksi dalam Ekosistem, (online), http://galeripustaka.com, diakses pada tanggal 18 juni 2013 pukul 20.30 WIB

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

LAMPIRAN DOKUMENTASI

OBSERVASI COBAN GLOTAK

IMG_5338IMG_5371IMG_5370

IMG_5361215

1

1

3

 

Tags: , ,