Oct

11

Posted by : Raden Octa | On : 11 October 2014

Jombang – Trash is a problem for the environment every year has always been a discussion in the community. Problems arising from the complexity always, from the flood to the recycle process difficult. All already know that plastic garbage merupakah a range of the most difficult problems to overcome in addition to liquid waste. 

Plastic waste is waste that is broken down by bacteria difficult to take many years. The more people who use plastic for their daily needs. Among them is the use of plastic packaging products for food and other necessities are innumerable. Consequently pile of plastic waste into a serious problem among environmentalists.

So some solutions ranging sought by environmentalists, one of which is recycle it into a craft that has high economic value. How to make a useless waste pastik could be a field to increase revenue. Creative recycling efforts are included in billowing Permai Housing Complex, Jombang, East Java. Mothers PKK in the Housing Complex became inspiration to overcome the dangers of plastic waste. With Mrs. Ani worked together as craftsmen Mustikaningrum recycling invite other mothers to utilize the waste. Packaging of food products that have been used are collected and set apart to be used as an item.

Here are some of the work of Mothers PKK billowing Permai Housing Jombang: (by Radenews)

Wallet from Rafia ropes

Wallet from Rafia Ropes

Tas Unik dari Anyaman Pastik

Unique Bag form Plastic

 

Vas Bunga Gulungan Koran Majalah

Vas from Magazine Trash

Bros dari Sampah Dapur

Bros from Kitchen Trash

Tissue Traveller Pack

Tissue Traveller Pack

 

 

Mineral Water Pack

Mineral Water Pack

 THANKS FOR SAVE OUR EARTH

Sep

25

Posted by : Raden Octa | On : 25 September 2014

Malang – Street Photography boleh diartikan sebagai aliran fotografi yang keseluruhan obyeknya diambil di jalanan dan kehidupan sehari-hari dan didalam fotonya memiliki arti dan sebuah seni. Kebanyakan fotografi jalanan memberikan aksen humanis dan candid, sehingga kesulitan didalamnya adalah bagaimana mendapat sebuah momen yang tepat untuk memperoleh hasil maksimal dalam sebuah hasil jepretan. Bagi masyarakat Indonesia sendiri street photography mulai mendapat sorotan, dimana banyak sekali hal yang bisa dipotret di realita kehidupan sehari-hari. Mulai dari seorang tukang becak, petani, anak sekolah, bahkan seorang pengemis tak luput dari jepretan kamera.

Salah satu contohnya adalah foto berikut ini :

Street Photography Malang 1

Street Photography Malang

Kebanyakan dari effect yang diberikan pada street photography adalah BW atau hitam putih karena memang lebih terkesan tajam foto yang dihasilkan. Namun tak jarang juga yang menggunakan effect bulb pada foto jalanannya pada kondisi malam hari dengan fokus suatu obyek dan menggunakan lensa fix sebagai senjata andalannya. Beberapa diantara foto menggunakan effect bulb lampu sebagai backgroundnya adalah sebagai berikut :

wahyustalun

Street Photography Blitar

Ada juga beberapa yang menggunakan effect campuran yaitu penggabungan antara warna hitam putih atau desaturate dengan warna. Dengan menitik beratkan warna pada obyek yang menjadi fokus sehingga warna lebih hidup. Beberapa diantaranya yang bisa dicontohkan adalah sebagai berikut :

Street Photography Malang II

Street Photography Malang II

Nah, itulah tadi beberapa contoh dan penggunaan street photography pada kehidupan sehari-hari. Inti dari kesemuanya adalah bagaimana menciptakan sebuah momen yang memiliki sebuah arti dalam suatu foto serta membuat memiliki komposisi isi yang bercerita dalam suatu foto tersebut. Terima kasih. (raden)

Sep

24

Posted by : Raden Octa | On : 24 September 2014

Malang – Hari ini adalah hari yang sangat berkesan bagi kami warga pertanian Indonesia. Pasalnya hari ini merupakan hari tani nasional yang selalu kami peringati setiap tahunnya. Banyak sekali acara yang dipersiapkan untuk memeriahkannya, mulai dari membuat poster hingga tanda tangan masal. Tak jarang beberapa dari kami para Mahasiswa menggunakan momen ini untuk melakukan aksi demonstrasi. Bukan sebagai bentuk rusuh namun bentuk curahan hati kami para insan pertanian Indonesia.

Indonesia merupakan negara agraris dan terkenal di belahan bumi ini sebagai negara swasembada beras dulunya. Namun saat ini kita hanya bisa melakukan impor kebutuhan pertanian. Ironis memang, mengingat sumberdaya pertanian dan tenaga petani yang berlimpah di Indonesia. Dengan ini kami sungguh sedih, martabat bangsa Indonesia yang tersohor sebagai negeri penghasil beras dan lumbung pangan dunia, kini terseok-seok menghadapi dirinya sendiri.

Tani, Indonesia, Jaya

Selamat Hari Tani Nasional

Padahal bila pemerintah mengerti teknologi dan mau mengembangkannya bersama puta bangsa, saya yakin Indonesia akan jaya seperti masa silam. Teknologi di bidang pertanian ditingkatkan, kebutuhan petani dipenuhi, bisa menjadi jembatan antara civitas akademis dengan para petani di lapang. Sehingga kelak lahan pertanian tidak serta merta berubah menjadi sebuah lahan perumahan belaka. Namun bisa menjunjung hargat dan martabat seorang petani.

Saya yakin bila kita semua bisa saling membantu, maka nantinya Indonesia akan menjadi negeri yang mandiri, sejahtera para petani, dan panutan untuk luar negeri. Majulah terus wahai pertanianku, jadilah tonggak terdepan untuk kebanggan bangsamu. Wujudkan cita-citamu selama ini, buka kembali puing-puing kisahmu yang lalu. Hadirkan kebahagiaan untuk kami semua para penguasa negeri. (raden)

Nov

14

Posted by : Raden Octa | On : 14 November 2013

 

pengolah_limbah

Unit Pengolahan Limbah (www.setkab.go.id)

Konstituen yang terkandung di dalam limbah yang mengalir di dalam pusat pengolahan limbah tersebut antara lain adalah bahan organik, nitrogen, P2O3, K, Na, Cl, Ca, Mg, Fe, Mn, Sg. Dengan kadar BOD awal 1500 mg/L, debit aliran rata-rata yaitu 0,30 m3/detik, dan kadar BOD akhir yang diinginkan adalah 90 m3/detik.

Adapum desain unit pengolahan limbah untuk industri tersebut dapat dilihat pada lampiran 1.  Pada desain unit pengolahan ini terdapat fungsi dari masing-masing bagian diantaranya kolam penampung yaitu untuk menampung limbah awal, activated sludge tank, trickling filter (two stage), dan bak penampungan akhir.

Berikut adalah dimensi dan urutan unit pengolahan:

Bak Penampungan Awal

Jumlah bak = 1 bak

Air limbah yang akan dilakukan pengolahan = 0,3 m3/detik = 25920 m3/hari

Waktu tinggal air limbah dalam bak (Retention Time) air limbah dalam bak = 1 hari

Volume air limbah dalam bak = 25920 m3/hari x 1 hari = 25920 m3

Volume bak (10-20%) lebih besar dibanding volume air, maka volume bak = 1,15 x 25920 m3 = 29808 m3

Kedalaman bak diasumsikan = 3,5 meter

Luas bak = 25920 m3 / 3 m = 8640 m2

Bak berbentuk segiempat, maka dapat ditetapkan panjang 108 m x 107 m

Pemasangan bak, 2 meter dibawah tanah dan 0,8 meter diatas tanah

 Bak Activated Sludge

Jumlah bak = 1 bak

Debit (Q) = 0,3 L/detik = 25920 L/hari

Kedalaman (h) = 25 meter

Panjang = 35 meter

Lebar = 25 meter

Retention time = 5 hari

Efisiensi = 60%

BOD in = 1500 mg/L = 150 g/m3

BOD eff = 520 mg/L = 52 g/m3

Beban BOD di dalam air limbah = 25920 L/hari x 150 g/m3 = 3888000 g/hari = 38888 kg/hari

Jumlah BOD yang dihilangkan = 0,6 x 3888 kg/hari = 2332,8 kg/hari

Beban BOD per volume media yang diinginkan = 1,5 kg/m3 hari

Volume media yang diperlukan = 3888 : 1,5 = 5832 m3

Volume media = 40% dari volume reaktor actevated sludge yag diperlukan =  m3

Total volume efektif activated sludge = 25 x 35 x 25 = 21875 m3

Tebal dinding = 25 cm

Kebutuhan oxygen di dalam reactor activated sludge sebanding dengan BOD yang dihilangkan

Kebutuhan teoritis = jumlah BOD yang dihilangkan = 2332,8 kg/hari

Faktor keamanan ditetapkan ± 2,5

Kebutuhan O2 teoritis = 2,5 x 2332,8 kg/hari = 5832 kg/hari

  Trickling Filter (TF)

Jumlah bak = 2 bak

Debit (Q) = 0,3 L/detik = 25920 L/hari

Kedalaman (h) = 2 meter

Diameter = 20 meter

Volume = 628 m3

Perbandingan resirkulasi  R/Q = 1

Digunakan jenis two stage dengan kriteria desain:

Hidrolik loading = 10 – 60  m3/m2.hari

Organik loading = 1 – 2 kg/m3.hari

TF pertama berjumlah 1 bak

TF kedua berjumlah 1 bak

Perhitungan TF pertama:

Yo = 25920 L/hari x 520 mg/L x 1 lb / 454 g = 29688,1 lb/hari

Kontrol hidrolik loading (HL) = Q/A =

Kontrol organik loading (OL) = So x Q/V =

Volume TF (V) = 628 x

Faktor resirkulasi (F) =  =

Perhitungan efisiensi TF (E1) =

BOD effluent = (1 – 0,16) x 520 = 436,8 mg/L

Perhitungan TF kedua:

Yo    = Yo (1 – E1)

= 29688,1 lb/hari (1 – 0,16)

= 24938,004 lb/hari

Kontrol organik loading (OL) = So x Q/V =

Perhitungan efisiensi TF kedua (E1) =

–        Bak Penampungan Akhir

Jumlah bak = 1 bak

Air limbah yang akan dilakukan pengolahan = 0,3 m3/detik = 25920 m3/hari

Waktu tinggal air limbah dalam bak (Retention Time) air limbah dalam bak = 1 hari

Volume air limbah dalam bak = 25920 m3/hari x 1 hari = 25920 m3

Volume bak (10-20%) lebih besar dibanding volume air, maka volume bak = 1,15 x 25920 m3 = 29808 m3

Kedalaman bak diasumsikan = 3,5 meter

Luas bak = 25920 m3 / 3 m = 9936 m2

Bak berbentuk segiempat, maka dapat ditetapkan panjang 108 m x 107 m

Pemasangan bak, 2 meter dibawah tanah dan 0,8 meter diatas tanah

 

Dibuat oleh :

Raden Octa Ferdyan   105100201111012

Annisa Rastika Indra  105100200111052

Andika Fathrurozzi     105100200111055

Tius Angga Rizaldy     105100201111006

Ardiyana Dwi S             105100200111024

Background-New.jpg

Jul

03

Posted by : Raden Octa | On : 3 July 2013

Blogmetrics

Malang – Blog merupakan sarana untuk menyampaikan informasi baik secara suntingan maupun asli dari penulis. Dan kita ketahui semua bahwa blog sekarang sudah mulai dikenal, terutama di kalangan mahasiswa seperti di Universitas Brawijaya. Hampir setiap mahasiswa kini telah memiliki blog ub. Lewat blog ini mereka dapat menyampaikan informasi mengenai mata kuliah yang diajarkan hingga tugas dan lain sebagainya. Tak hanya itu untuk meningkatkan gairah mahasiswa di bidang IT, UB setiap tahun selalu menyelenggarakan blog competition yang hadiahnya lumayan besar. Khusus bagi staf pengajar dan mahasiswa di Universitas Brawijaya.

Hal ini tentunya sangat menunjang informasi di lingkup UB dan dampaknya sangat positif di mata publik. Namun tahukah kalian, bahwa efek positif dari blogmetrics ini disalahgunakan oleh beberapa oknum yang sengaja menjadikannya sebagai ajang untuk mendulang keuntungan. Seperti yang saya jumpai di fakultas depan rektorat. Bagaimana seorang oknum staff administrasi mampu memberikan semua informasi baik nilai maupun informasi akademik dalam sebuah blognya. Dan hanya di blog oknum tersebutlah seluruh mahasiswa harus mengaksesnya. Padahal seharusnya segala informasi yang mengenai hal akademik maupun sebagainya di lingkup Fakultas harusnya tersampaikan melalui website resmi fakultas tersebut. Namun inilah yang terjadi, website fakultas hanya digunakan sebagai mendia promosi dan informasi standar fakultas belaka.

Bayangkan saja apabila segala informasi tersebut bisa diakses melalui search engine?? Tentu segala informasi pribadi tentang nilai dan lain sebagainya bisa diunduh dan disebarkan dengan mudah tanpa sepengetahuan sang oknum. Ini tentu sangat merugikan mahasiswa dan ujung-ujungnya mahasiswa lah yang menjadi kambing hitam akibat ulah salah satu oknum tersebut.

Kedepan diharapkan kepada semua bloggers baik staf pengajar/pegawai bisa memanfaatkan fasilitas blog UB ini sebagaimana mestinya, bukan memanfaatkannya sebagai ajang mendulang hadiah dari kompetisi BLOGMETRICS yang diadakan oleh kampus kita tercinta ini. Terima Kasih

HIDUP MAHASISWA, HIDUP RAKYAT INDONESIA

Jun

14

Posted by : Raden Octa | On : 14 June 2013

UB

Malang – Berikut ini adalah struktur kepengurusan HIMATETA Universitas Brawijaya :

Ketua Himpunan : Jannur Majesty

Sekretaris Umum : Dian Yulianti

Bendahara Umum : Litapuspitasari

Ditjen Kesekretariatan : Putri Hella A

Ditjen Dana & Usaha : Dwita Septiani

PSDM : Siti Desiree

Infokom : Raden Octa Ferdyan

Litbang : Nur Aulya Fauziyah

Kaderisasi : Ristu Adi P

PI : Panggulu

DIRJEN AGEENT : Prehardi Suryo

DIRJEN ROBOTIC : Ryan Maulana

DIRJEN LINGKUNGAN : Fauziyah Rohmatulaili

Sekian dan Terima Kasih. (BRAVO TEP)

May

04

Posted by : Raden Octa | On : 4 May 2013

DIKLAT MK MAP

FTP – Jurusan Keteknikan Pertanian Universitas Brawijaya memiliki sebuah komunitas robotika yang diberi nama ACRO singkatan dari Agricultural Robotics. Berdiri sejak 7 tahun silam, ACRO sudah melanglang buana di berbagai event nasional seperti KRCI, KRSI, dan yang terakhir ROBOBOAT. ACRO kini diketuai oleh ABDUR ROSYID BAHADURI mahasiswa Teknik Pertanian angkatan 2010. Untuk mengenal lebih jelas profil ACRO bisa dilihat di Laboratorium Mekatronika FTP UB berbagi pengalaman di bidang robotika.

Diklat mikrokontroler kali ini membahas tentang teknologi tepat guna dalam bidang pertanian. Bagaimana merancang sebuah green house yang otomatis untuk mengatasi perbedaan suhu dan cahaya. Alat ini nantinya akan diaplikasikan untuk memudahkan para petani khususnya menghadapi proses pasca panen. Hanya membutuhkan alat sederhana seperti minimum sistem, sensor cahaya, sensor suhu, dan beberapa program tersendiri. Dengan harga tiket yang tidak terlalu mahal membuat acara ini dibanjiri peserta, sehingga panitia menyiapkan tiket tambahan untuk mengatasi hal tersebut. Rencananya diklat tersebut akan berlangsung pada pukul 07.00 WIB di Gedung F.4.4 Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Brawijaya, dan dihadiri langsung oleh Dekan Fakultas Teknologi Pertanian beserta staff. (RADEN)

Jan

05

Posted by : Raden Octa | On : 5 January 2013

MALANG – Brawijaya sebagai kampus paling modern di Malang, tentu merupakan kiblat dari berbagai Perguruan Tinggi di Malang dan Indonesia tentunya. World Class Enterpreneur University adalah slogan yang selalu di elu-elukan disini. Brawijaya memang terkenal dengan kampus yang selalu mendidik mahasiswanya menjadi seorang entrepreneur nantinya. Hal ini  dikarenakan oleh jumlah lapangan kerja yang semakin sempit sehinga perlu ditanamkannya jiwa entrepreneur pada semua lulusan UB. Banyak sekali event yang dilakukan Brawijaya untuk mendukung program ini seperti melakukan seminar nasional hingga program PKM (Program Kreativitas Mahasiswa). Dalam seminar sendiri UB selalu mengedepankan tema yang bersifat Enterpreneur dengan mengundang pemateri yang telah sukses meramu bisnis, agar ilmunya bisa ditularkan kepada mahasiswa. Dan program PKM menjadi salah satu yang digandrungi mahasiswa UB saat ini. Mulai dari PKM tentang Penelitian, Teknologi, Karya Cipta, Pengabdian Masyarakat, hingga tentang Kewirausahaan. Mereka lebih menyukai program ini karena biaya yang dikeluarkan sedikit dan hasil yang didapatkan atau didanai lebih besar. Kejadian ini berimbas terhadap prestasi kampus UB tercinta, dimana perwakilan UB selalu mendapat juara dalam kejuaran PIMNAS yang diselenggarakan DIKTI.

 

“PKM selalu kami nanti setiap tahunnya, karena memang sangat membantu sekali dalam perkembanga jiwa entrepreneur untuk mahasiswa. Dan kami juga berharap program ini selalu ada setiap tahunnya agar kami bisa terus mengasah kemampuan dan bisa membanggakan Brawijaya kedepannya.” ucap Kelompok Bisnis ABC FTP UB Agus kepada RADEN NEWS.

 

Di ulang tahunnya yang ke-50 ini Brawijaya terus melakukan perubahan. Mulai dari sarana dan prasarana kampus yang terus dilakukan perbaikan. Pembangunan terus dilakukan sebagai upaya mendukung kreatifitas mahasiswa. Seperti pembangunan gedung-gedung baru, pembuatan resapan air di jalan kampus, dan tak kalah juga adalah perkembangan di dunia maya dengan menggandeng banyak partner kerja seperti google dan wordpress. Hal positif ini diharapkan bisa mendongkrak rating UB di Indonesia dan di dunia.

 

Dibalik kesempurnaan ini tentunya ada beberapa kekurangan yang ada di Brawijaya sendiri, seperti kurangnya lahan parkir di UB. Banyak dari mahasiswa yang menilai bahwa mereka kesulitan mendapatkan tempat parkir sehingga terkadang jalan utama pun menjadi solusi. Ironis memang melihat tanda dilarang parkir yang terpampang di sepanjang jalan utama, malah menjadi lahan parkir.

 

“Kami terpaksa parkir disini lantaran di fakultas sudah terlalu padat dengan kendaraan bermotor.” keluh salah seorang mahasiswi yang tidak mau menyebutkan namanya.

 

Entah trik atau apa dari Brawijaya untuk mengurangi kendaraan bermotor. Memang hal ini sangat positif apabila nantinya banyak mahasiswa yang lebih memilih menaiki sepeda ke kampus daripada kendaraan bermotor. Tetapi harus ada konsekuensi seperti diberikannya sarana dan prasarana pendukung seperti area parkir sepeda dan apresisasi khusus kepada pengendara sepeda agar nantinya bersepeda menjadi pilihan utama mahasiswa

 

Tak cukup disitu, tentang karcis parkir UB pun tergolong mahal. Sekali masuk di Brawijaya harus membayar seribu rupiah. Dan yang menjadi sorotan adalah bagaimana penjaga karcis di UB yang melakukan pemukulan spion apabila ada yang tidak membayar karcis.

 

“Saya pernah dipukul spionnya saat melewati gerbang kampus, padahal saya ini kuliah bayar bukan gratis, masa masuk kampus aja harus bayar?.” Keluh salah seorang mahasiswa kepada RADEN NEWS.

 

Hal tersebut membuat sebagian besar mahasiswa mengeluh. Mereka kuliah disini tidak murah, namun untuk masuk ke kampus mereka sendiri mereka harus bayar. Seharusnya pihak pengelola kampus lebih respek menaggapi hal ini. Misalnya sosialisasi pembayaran karcis masuk UB yang bisa disertakan saat dilakukan pembayaran SPP atau mekanisme yang lain. Karena semua fasilitas kampus juga bersumber dana dari mahasiswa. Mahasiswa berhak meminta hak yang mereka mesti dapat.

 

Semoga kedepannya Brawijaya lebih memikirkan nasib para mahasiswanya ketimbang menggemborkan programnya. Dan walaupun demikian saya tetap bangga telah menjadi bagian di Universitas Brawijaya Malang ini. Karena disinilah masa depan saya dan mulai dari sinilah semua itu saya bangun. Happy Birthday My Campus Wish You All the Best.

 

By RADEN NEWS

Jan

05

Posted by : Raden Octa | On : 5 January 2013

MALANG – Warung makan murah selalu menjadi trendsetter di kalangan mahasiswa. Terutama menu yang mereka incar berkisar antara 4ribu hingga 5ribu rupiah. Dimana ada warung murah disitu ramai berjejer motor mahasiswa yang rela antri untuk mendapatkan sepiring nasi murah. Salah satunya adalah Wahyu mahasiswa Fakultas Ilmu Administrasi UB yang mengaku lebih memilih warung ini ketimbang warung makan yang lain lantaran harga yang ditawarkan lebih murah dan rasanya pun tak kalah dengan restoran mahal.

 

Mulanya mereka belum mengerti tempat-tempat warung tersebut, namun setelah mengenal kota Malangmereka mulai mencari-cari dimanakah tempat makan ang terjangkau. Hanya berbekal uang sepuluh ribu rupiah saja mereka sudah mendapatkan lauk yang banyak plus minumnya.

 

“Di Malang semua makanannya murah, saya sering cerita pada teman-teman saya di kampong yang heran dengan kehidupan disini yang dikiranya serba mahal.” ucap Putri mahasiswa FTP UB sembari sedikit tertawa kecil.

 

Bisnis warung makan murah ini adalah pilihan bisnis yang menjanjikan di wilayah Malang. Karena iklim mahasiswa yang selalu ramai dan tidak pernah surut. Apalagi sekarang bisnis ini sudah menjamur dimana-mana. Apalagi di daerah Kampung Kerto yang menjadi pusat kost mahasiswa. Tak sulit menemui warung makan murah mulai dari model prasmanan hingga warung makan padang.

 

“Mahasiswa selalu ramai dating ke warung ini, karena disini semua menu yang ditawarkan sangatlah murah untuk para mahasiswa.” kata Pemilik Warung Makan di daerah Jalan Senggani kepada RADEN NEWS.

 

Apabila hal ini terus berlangsung, bisa dipastikan semakin banyak pula calon Mahasiswa yang memilih hidup di Malang ketimbang didaerah lain. Animo yang membumbung ini seharusnya ditanggapi oleh pemerintah setempat. Kredit usaha kecil untuk warung ini harusnya lebih diprospek kedepannya. Kedepannya tentu bisnis ini akan semakin menjamur di Malang, dan menimbulkan dampak positif untuk Pemerintah sendiri dan bagi warga Malang juga khususnya.

 

By : RADEN NEWS

Jan

05

Posted by : Raden Octa | On : 5 January 2013

MALANG – Pengalaman menjadi anak kost merupakan hal yang paling membanggakan se Indonesia Raya. Kenapa hal itu bisa terjadi? ya karena dari kehidupan menjadi anak kost adalah tonggak awal kemandirian seseorang. Jauh dari orang tua akan membentuk pribadi seseorang yang memiliki decission tinggi.

Disini akan kita jumpai berbagai karakter manusia dari berbagai daerah pula. Mulai dari logat bahasa, tutur kata, hingga ekspresi kebudayaan. Beradaptasi adalah langkah selanjutnya. Dimana seorang berusaha meletakkan dirinya dalam berbagai karakter. Berusaha mendapatkan banyak teman dengan banyak kulturasi budaya.

Tetapi ada sebagian hal yang lucu dari kehidupan anak kost yaitu bagaimana manajemen keuangan yang tergolong ngirit. Bagaimana tidak, seorang anak kost akanberusaha mengelola uangnya dalam sebulan dengan berbagai macam cara. Yaitu, membeli makan yang enak pada awal bulan dan tengah bulannya makan yang harga 5ribu tetapi ironisnya di akhir bulan seorang mahasiswa pasti akan menjadikan mie instant sebagai menut utama dalam setiap makannya.

Inilah yang akan menjadi cerita di akhir kehidupan kampus kelak. Setelah toga disematkan pada masing-masing sarjana. Nantinya kenangan ini akan selalu terkenang hingga maut menjemput. (sedikit lebay).

by RADEN NEWS