Archive for January, 2019

Kontrak Wanna One dengan Swing Entertainment sekarang ini sudah sah selesai. Walau demikian salah satunya anggota yaitu Kim Jae Hwan, diberitakan akan meneruskan pekerjaan dengan mengawali kiprah solo dibawah naungan agensi itu.

Baca Juga : Cara Bermain Gitar dan Bermain Gitar Untuk Pemula

Diambil dari Soompi, Rabu (9/1/2019) kegiatan solo Kim Jae Hwan akan diurus oleh Swing Entertainment dan di dukung oleh Stone Entertainment.

Ke-2 agensi ada dibawah naungan CJ ENM, yang sudah menanda tangani kontrak eksklusif dengan Kim Jae Hwan pada tahun 2017 yang lalu.

“Sesudah diskusi panjang dengan Stone Music Entertainment, Kim Jae Hwan, serta Swing Entertainment, Kim Jae Hwan akan meneruskan kegiatan promo di hari esok dengan Swing Entertainment,” catat perwakilan Swing Entertainment dalam pengakuan sah.

Baca Juga : Cara Mudah Bermain Gitar dengan Cara Bermain Kunci Gantung

“Swing Entertainment akan memberi dukungan penuh perubahan musikal Kim Jae Hwan atas pekerjaan solo di hari esok. Stone Music Entertainment akan memberi dukungan penuh Kim Jae Hwan, yang sudah tinggalkan kesan-kesan mendalam menjadi penyanyi penting Wanna One,” lanjut agensi.

Tidak hanya melaunching pengakuan sah, Swing Entertainment pun buka beberapa account sosial media sah Kim Jae Hwan seperti fan cafe, Twitter, serta Instagram.

Simak Pula : Bermain Kunci Gantung Untuk Pemula dengan Bermain Kunci Gantung Gitar

Warna fandom Kim Jae Hwan pun sudah dipastikan serta sekarang fan cafe Kim Jae Hwan tengah menghimpun beberapa ide nama fandom dari beberapa pengagum. Akan diambil 5 nama terunggul serta hasil akhir akan di bisa lewat voting dari beberapa fans.

Eelco sekeluarga akan memutuskan untuk keliling dunia dengan mengendarai mobilnya. Perjalanan juga diawali dengan menelusuri Malaysia. Eelco serta keluarga keliling dunia gunakan Pajero Sport berpelat nomer Jakarta. Satu keluarga turut dibawa semua. Eelco Koudijs (Bapak), Vryedta Ilfia Koudijs (Ibu), bersama putri-putra mereka Raneshsya Abelona serta Bramantyo Aditya.

“Kami dikejar deadline keberangkatan sebab agenda trip melewati China telah fixed, tidak dapat mundur kembali. Serta agenda itu terkait dengan pengiriman mobil dari Jakarta ke Pontianak dan dari Kuching ke Port Klang. Meleset 1 hari saja akan berefek panjang,” catat Eelco.

“Sebetulnya kami masih tetap perlu waktu minimum 3 minggu untuk mengakhiri semua persiapan, tetapi memang tidak ada pilihan. Waktu kami banyak terbuang karena coba semua pilihan dalam pilih mobil yang akan kami pakai. Hingga pada saat pilihan telah tidak ada tidak hanya memakai Cappuccino (panggilan untuk mobilnya), waktu sangatlah minim sesaat pengurusan surat-surat dan melakukan modifikasi mobil harus tetap dikerjakan.

Baca Pula : Teknik Dasar Melodi Gitar dan Memahami Teknik Dasar Melodi

Ini yang sangat kuras tenaga, pikiran dan waktu diwaktu yang begitu pendek itu,” lebih Eelco. Serta, sesudah hampir 2 minggu kurang tidur, pas tanggal 13 Juli 2018, Eelco serta keluarga mengawali perjalanan panjang bersejarah. Mereka akan melewati setidaknya 35 negara dalam 1 tahun.

“Jam 03.00 WIB pintu rumah diketuk, waktu dibuka beberapa rekan-rekan dari Caldera memberikan kejutan. Mereka hadir jam 03.00 pagi untuk menolong mengusung semua barang, memasukkan ke mobil serta meluncur cepat ke arah Bandara. Thanks god …, that’s what real friends are like,” narasi Eelco.

“Cappuccino telah pergi terlebih dulu 5 hari yang lantas dengan memakai kapal roro serta telah datang dengan aman di Pontianak. Kami berempat terbang menyusul ke Pontianak dengan memakai Garuda jam 05.00 WIB pagi hari. Tiada pertolongan rekan-rekan Caldera, tentu kami akan ketinggalan pesawat. Sampai di pesawat, Kami berempat tertidur kecapekan di pesawat,” tuturnya. Pada akhirnya mereka datang di Pontianak. Mobil mereka juga telah menanti di kapal.

“Semua mobil telah diambil pemiliknya, cuma tersisa Cappuccino di dalam kapal tsb. Proses serah terima berjalan cepat serta tiada masalah. Kami langsung masukkan semua barang dalam Cappuccino. Ketentuan kirim barang dengan memakai kapal roro ialah, semua barang harus terkunci rapi. Bila ada barang yang bergeletakan di dalam mobil, biasanya akan hilang,” kata Eelco.

“Tidak dapat semua barang kami kunci di dalam mobil, sebab peti tempat semua “harta karun”, nyatanya pembuatnya salah ukuran. Perlu penambahan 3 hari untuk bikin yang baru. Jadi peti pergi bersama dengan kami, Karena itu barang yang kami bawa serta dipesawat banyak sekali serta konsekuensinya overweight.

Jam 10.00 pagi, semua masalah packing darurat diatas kapal roro telah tuntas, kami langsung melaju ke arah perbatasan Indonesia – Malaysia, Entikong lewat trans Kalimantan. Jalan trans Kalimantan waktu sekarang telah tambah lebih mulus di banding beberapa tahun lantas waktu saya turut team “Women Across Borneo”. Waktu itu ada banyak jalanan dengan medan yang rusak serta aspalnya juga banyak yang berlubang. Dahulu, berasa sekali ketidaksamaan muka Malaysia serta Indonesia di area perbatasan ini,” imbuhnya.

Menurut gagasan keluarga Eelco, mereka mesti menguber waktu untuk dapat sampai Kota Kuching sebelum jam 17.00, supaya bisa menyerahkan mobil pada pihak cargo. Sebab Cappuccino harus turut kapal kembali dari Kuching ke arah Port Klang. Prediksi waktu tempuh Pontianak Kuching ialah 7 jam, jadi memang waktu keluarga Eelco sangat-sangat ketat. Lebih sisi yang susah di Malaysia adalah melalui perbatasan.

“Bagaimana juga kami berupaya menguber waktu serta menyopir bergantian tiada istirahat, nyatanya kami baru dapat sampai border (Entikong) jam 16.30 sore. Berlari-lari mengatur cap keluar Indonesia di passport serta carnet (passport spesial mobil) di petugas yang berlainan telah habiskan waktu 15 menit. Tersisa waktu 15 menit kembali untuk menguber masuk Malaysia,” tuturnya.

Baca Pula : Teknik Melodi Gitar Untuk Pemula dengan Membaca Notasi Drum

“Waktu kami masuk gerbang imigrasi Malaysia petugas telah siap-siap tutup. Cap untuk masuk Malaysia di passport kami telah tuntas, tinggal cap di passport Cappuccino yang belumlah. Petugas telah tutup rolling door, serta mukanya telah mulai kurang ramah.

Untung saatnya pas-pasan, walau harus melawan muka kurang ramah petugas. Kami selekasnya kontak ke pihak cargo jika kami tidak dapat on time datang di Kuching, sebab dari Entikong ke arah Kuching memerlukan waktu 1,5-2 jam. Untungnya pihak cargo bermurah hati. Mereka mengijinkan untuk terima mobil sampai sabtu keesokannya sangat lamban pkl 12.00 siang,” tuturnya.

Masih tetap dapat bernafas lega, tetapi masih menguber perjalanan ke kota Kuching yang tersisa 2 jam mengemudi, keluarga Eelco juga begitu capek serta tegang. Tetapi masih harus ditempuh dengan bersukur. Bayangkan bila pihak cargo tidak ingin terima mobil yang digunakannya untuk keliling dunia.

“Kami datang di kota Kuching pkl 20.30. Langsung cek in di Majestic Riverside Hotel, makan malam cepat serta tidur kecapekan. Bangun pagi hari dengan tubuh yang masih tetap pegal-pegal serta lemas. Sesudah makan, harus langsung re-packing cepat serta mengantarkan Cappuccino ke pihak cargo. Nyatanya packing banyaknya barang supaya bisa terkunci di dalam peti dimobil, sangat tidak gampang. Kami baru dapat mengakhiri packing jam 11.00 siang. Langsung melaju ke arah cargo,” tuturnya.

“Tetapi ada yang aneh, nama kantor cargo itu berlainan dengan nama kantor yang sampai kini kami kontak. Keanehan makin berasa, sesudah kami berikan Cappuccino, sang staff menuturkan jika kapal baru akan jalan tgl 17 Juli (seharusnya tgl 15 Juli 2018), mobil sendiri baru dapat masuk kapal tgl 16 pagi, waktu itu masih tetap tgl 14 Juli pagi. Lantas mengapa kami harus diburu-buru sampai kami demikian tegangnya.

Perihal yang lain, bila agenda kapal mundur, bagaimana dengan agenda kami. Itu bermakna agenda kami pun beralih banyak, sebab mundur 2 hari dari gagasan sebelumnya. Banyak dari gagasan yang harus dirombak serta itu tidak gampang,” imbuhnya. Tidak semulus yang prediksi, sebab memang ada-ada saja petugas yang ‘nakal’.

“Keliatannya, petugas di cargo yang pertama ‘bermain belakang’ serta menyerahkan kami pada temannya di perusahaan cargo lainnya. Karena itu kami tidak dapat turut sesuai dengan agenda awal, tetapi turut di kapal yang berlainan. Memprotes kami tidak digubris, bila kami tidak senang, ya silahkan mencari kapal lainnya serta mengingat itu memerlukan waktu jadi peluang kami akan agenda kapal yang lebih mundur kembali. Jadi ya, sangat terpaksa tutup mulut dengan jengkel. Sore itu kami butuhkan dengan utak atik lagi rencana kami serta mengendalikan gagasan baru sebab menambahkan hari yang menggantung tiada Cappuccino,” katanya.

Simak Juga : Cara Membaca Notasi Drum dan Membaca Notasi Drum Untuk Pemula

“Tanggal 15 Juli 2018, kami miliki penambahan waktu di Kuching. Karena itu berpeluang untuk lihat Rainforest World Music Festival 2018 sepanjang hari penuh di Serawak cultural village, satu taman dengan contoh2 rumah Dayak dari 9 suku Dayak yang berlainan. Festival music yang mengagumkan menurut kami.

Beralih dari 1 stage ke stage yang lain yang tampilkan pemusik-pemusik dunia yang begitu bagus itu betul-betul menyenangkan. Raneeshya begitu ketertarikan untuk dapat lihat semua stage. Stage yang sangat menarik ialah waktu Flamenco yang datang dari Spanyol bekerjasama dengan musisi dari Rajahstan, begitu mengagumkan. Beberapa musisi banyak yang tidak dapat berbahasa Inggris, tetapi dalam tempo 30 menit mereka dapat membuahkan pertunjukkan yang begitu mengagumkan. Ini menuturkan jika music ialah bahasa Universal,” imbuhnya.

Perjalanan di Kuching pada akhirnya ditutup dengan keliling Kuching. “Hari selanjutnya, kami berpeluang untuk sightseeing kota Kuching. Ke Semanggoh Wildcare Centre serta River Front. Buat anak-anak, lihat Semanggoh Rehabilitation Centre, dimana beberapa Orang Utan yang diselamatkan dari tangan manusia.

Dilepaskan di rimba sesudah disiapkan untuk dapat menyesuaikan dengan lingkungan rimba, sebetulnya, betul-betul perihal yang positive. Mengerti kehidupan orang utan serta bedanya dengan kera / monyet perihal yang lain yang bagus untuk pengetahuan mereka,” imbuhnya.

Agnez Mo sukses masuk jadi salah satunya nominator di iHeartRadio Music Arwards 2019. Dia minta suport pada penggemarnya supaya jadi pemenang. Hal tersebut dikatakan Agnez Mo melalui Instagram pribadinya. Dia pun memberi langkah untuk memberi dukungan.

Baca Juga : Belajar Kunci Gantung Gitar dan Cara Belajar Kunci Gantung

JUST GOT THIS AMAZING NEWS! IHeart Radio Awards 2019!! And guess who just got nominated! Vote vote vote. thanks for all ur dukungan. Pls find out how to vote on @the.agnation #indonesia #represent #AGNEZMO iHeartRadio Music Awards akan kembali diselenggarakan tahun ini. Di nominasinya ada nama Agnez Mo sampai Ariana Grande.

Gagasannya, iHeartRadio Music Awards 2019 diselenggarakan di Microsoft Theater, Los Angeles, Amerika Serikat pada 14 Maret 2019, seperti yang diterangkan dalam halaman resminya, Kamis (10/1/2019). Arena penghargaan itu miliki 36 nominasi. Di dalamnya ada salah satunya musisi Indonesia, Agnez Mo.

Baca Juga : Belajar Kunci Gantung Untuk Pemula dengan Belajar Kunci Dasar Gitar

Bukan sekedar itu, beberapa nama besar yang lain ikut juga mengambil sisi. Tidak hanya Ariana Grande, ada pula Shawn Mendes, Post Malone, Maroon 5 sampai Ed Sheeran. Tidak hanya nominasi yang telah diumumkan, ada pula Best Tur, Cap of the Year, Most Thumbed Up Song of the Year serta Mos Thumbed Up Artist of the Year.

Arena Penghargaam Akademi Film Inggris yang ke-10 akan diselenggarakan pada 10 Februari yang akan datang. Akan tetapi, sebelum pemenangnya diumumkan langkah penting ialah untuk tahu siapapun yang masuk nominasi.

Simak Juga : Cara Belajar Kunci Dasar Untuk Pemula dan Gambar Kunci Dasar Gitar

Rincian pendek nominasi belakangan ini drilis lewat Facebook serta Twitter.Ada 12 kelompok termasuk juga aktris-aktris calon pemenang Aktres Terunggul seperti Olivia Colman, Rachel Weisz serta Emma Stone. Sesaat ‘Roma’ garapan sutradara Alfonso Cuarón sukses masuk tujuh nominasi sekaligus juga, sama dengan ‘A Star Is Born’.

Sesudah John Legend serta Chance The Rapper, sekarang giliran Lady Gaga yang bicara tentang R Kelly. Berkaitan dengan masalah pelecehan seksual yang dikerjakan oleh R Kelly, bintang ‘A Star is Born’ itu sekarang mengakui menyesal sempat bekerja bersama dengan vokalis R&B itu.

Baca Juga : Belajar Petikan Gitar dan Petikan Kunci Dasar Gitar

Pengakuan itu dituangkan dalam satu kicauan di account Twitter pribadinya Dengan info, “Saya berdiri di samping siapa saja yang sempat jadi korban dari pelecehan seksual,” dia juga mengungggah surat terbuka.

“Saya beridir di belakang perempuan-perempuan itu sekitar 1000 %, meyakini mereka, memahami kesakitan serta kesusahan mereka, serta rasakan semestinya nada mereka didengar serta dipandang serius,” bukanya.

Baca Juga : Cara Mudah Belajar Petikan Gitar dengan Cara Stem Gitar

Dalam suratnya, Lady Gaga menuturkan jika lagu yang ia bikin bersama dengan R Kelly pada 2013 ialah satu kekeliruan. Dia menjelaskan itu ialah waktu gelap dalam kehidupannya serta saat itu dia tengah terasa geram.

“Jika saya dapat serta bicara pada diriku yang lebih muda, saya akan katakan kepadanya untuk pergi mencari pertolongan dengan therapy,” tulisnya. Lebih jauh, Lady Gaga menjelaskan jika lagu itu akan dihapus dari service streaming yang memuatnya. Dia pun janji tidak akan kembali bekerja bersama dengan R Kelly.

Simak Juga : Cara Mudah Stem Gitar dengan Cara Stem Gitar Yang Benar

“Saya punya niat untuk meniadakan lagu itu dari iTunes serta beberapa service streaming yang lain serta tidak akan kembali bekerja bersama dengannya,” katanya dalam surat. Lady Gaga serta R Kelly sempat bekerja bersama dalam lagu ‘Do What U Want’ yang launching pada 2013. Kedua-duanya sempat juga tampil di Saturday Night Live serta American Music Awards.

Dengar ’11 Januari’ sudah pasti tidak asing kembali kan, Bun? Ditambah lagi jika bukan hits andalan Band Gigi yang launching beberapa tahun lantas ya. Dikisahkan Armand bila lagu itu mempunyai makna spesial, yakni untuk kembali kenang tanggal pernikahannya dengan Dewi Gita.

Yap, pas ini hari, 11 Januari 2019, Armand Maulana serta Dewi Gita rayakan lagi tahun pernikahan mereka yang ke-25. Melalui seperempat era, banyak lika-liku persoalan rumah tangga yang ditemui Armand serta Dewi Gita. Akan tetapi, kedua-duanya dapat melewatinya serta bertahan sampai sekarang ini, Bunda.

Baca Pula : Belajar Melodi Gitar dengan Cara Belajar Melodi Gitar

Penyanyi bernama komplet Tubagus Armand Maulana itu menikah dengan Dewi Gita sebelum membangun band GIGI. Saat itu, Armand telah menjajaki dunia tarik nada dengan profesional. Dua tahun sebelum menikah, persisnya pada tahun 1992, Armand telah meluncurkan album solo Kau Masih Milikku. Demikian diambil dari situs sah Trinity Optima.

Berlainan dengan Armand, Dewi Gita memulai karier menjadi penari. Sedang dunia seni tarik nada mulai ditekuninya waktu umur 18 tahun. Keterkaitan Dewi Gita dalam dunia seni tidak hanya di bagian musik serta tari. Dewi pun menjajal dunia peranan serta bermain sinetron.

Sesudah menikah dengan Armand Maulana, Dewi Gita pilih untuk konsentrasi mengatur suami serta anaknya, Naja Dewi Maulana yang lahir pada Oktober 2001. Walau saling menekuni dunia tarik nada, kedua-duanya baru lakukan duet pada tahun 2014 dengan judul Seperti Legenda.

Tidak dikit usaha yang dikerjakan Dewi serta Armand untuk mengawasi keselarasan rumah tangga. Dikutip detikcom, Dewi Gita nyatanya miliki rahasia spesial untuk mengawasi bahtera perkawinan. Menurut dia, perihal yang sangat terpenting ialah kesabaran. Dia pun mengaku suaminya, ialah figur pria yang miliki karakter egois tambah tinggi. “Jadi saya terima, tetapi sampai kini jika saya yang emosi, ia yang mengalah. Sesudah saya tenang baru semua dibicarakan,” katanya.

Simak Juga : Cara Mudah Belajar Melodi dengan Panduan Chord Gitar

Diluar itu, salah satunya yang menurut dia terpenting ialah masih mengingat awla perjalanan cinta mereka. Kedua-duanya membina rumah tangga dari sejak bawah. Bahkan juga sempat diwarnai dengan beberapa jenis permasalahan, yang selanjutnya bisa menyambung cinta mereka, Bun. So sweet setelah ya!

“Sabar saja sich sangat yah. Jika ada permasalahan sedapat mungkin tidak ada orang ke-3 sebab akan keluar dari visi dan misi kita. Jadi kita sudah prinsip dari pertama,” katanya.Waktu lalu mendekati lagi tahun perak pernikahanya, Dewi Gita pun membetulkan jika membina serta menjaga rumah tangga tidak segampang yang dibayangkan.

“Ada yang katakan 10 tahun di neraka, ya itu betul-betul saja. Kita di kasih yang pahit, kita diberi manis alhamdulillah. Kita diberi yang asam, ya bayangin saja perasaan manis. Jadi asam manis kan enak yah. Yang terpenting kita bersukur, misi kita dari pertama menikah itu hidup berdua,” kata Dewi Gita.

Selain itu Armand memberikan, yang terpenting ialah keimanan pada Tuhan. Jika ada keluh kesah tentu ada Tuhan yang dengar serta lihat.Diulang tahun pernikahan yang ke-25, Armand serta Dewi Gita merencanakan mengadakan konser bersamanya.

Dalam keterangannya, konser itu akan dikasih judul ‘1 Hati 1 Cinta’. Diadakannya konser itu bermula dari inspirasi Armand untuk rayakan pernikahan perak mereka. Dalam konser, Armand akan bicara mengenai cintanya pada Dewi serta ruang-ruang hidupnya.

“Awalannya kebetulan saya fikir sama Dewi 25 tahun dapat melalui bareng pernikahan ini. Apakah namanya, angkanya bagus selalu dipikir lebih dalam kembali nyatanya banyak ide yang dapat dikeluarkan serta dipersembahkan buat beberapa orang. Ya telah kelak 25 tahun, 11 Januari kita membuat konser saja. Kita percaya diri lah, sebab dari Dewi banyak ide yang dikeluarkan,” jelas Armand. Untuk promo konser, beberapa artis dalam negeri lakukan video sekitar pernikahan semasing. So sweet, Bun!

Baca Juga : Belajar Chord Gitar dan Gambar Chord Gitar

Persiapan musik sendiri sudah dikerjakan mereka semenjak dua bulan lamanya. Di konser itu, Armand Maulana tidak akan cuma berdampingan dengan Dewi Gita. Beberapa musisi akan ikut jadi sisi di konser itu, seperti GIGI, RAN, Marion Jola sampai Electroma. Konser itu gagasannya akan diselenggarakan di Ciputra Artpreneur, Kuningan, Jakarta Selatan. Bahagia anniversary! Abadi selalu Armand serta Dewi Gita, sukses pun konsernya.