Selalu menggali serta konsentrasi pada talenta diri, ialah kunci dari keberhasilan seorang. Perihal ini sudah dibuktikan oleh salah satunya pianis muda Indonesia, Jonathan Kuo (16). Usaha keras Jonathan kembali memperoleh animo. Namanya sudah terdaftar menjadi Young Steinway Artist di Steinway and Sons Hamburg, Jerman.

Baca Juga : Genre Musik Terpopuler dan Genre Lagu Terpopuler

Titel itu adalah titel yang didambakan oleh juta-an pianis dalam dunia. Sedang Jonathan sendiri adalah pianis muda pertama di Lokasi Asia Tenggara, yang belumlah sampai Pendidikan resmi di konservatorium music. Perihal ini tentu saja adalah perolehan besar, tidak cuma untuk Jonathan serta keluarga, tapi ikut mengharumkan nama Indonesia.

Menjadi perayaan keberhasilannya, satu konser recital solo bertopik Steinway & Sons Present Young Steinway Artist Gala Concert akan diselenggarakan di Aula Simfoni Jakarta, Minggu 7 Oktober yang akan datang. Nanti, Jonathan akan menunjukkan bagaimana kelincahan jemarinya menari-nari diatas tuts, bersama dengan iringan musik dari grup orkestra dibawah pimpinan konduktor, Iswargia R Sudarno.

Baca Juga : Penyenyi Wanita Terbaik dengan Penyanyi Indonesia Terbaik

Pria kelahiran Bandung, ini mengatakan jika formasi piano classic yang dia mainkan kelak adalah level paling sulit yang sempat dia mainkan. Sebutlah saja, Piano Concerto No 1 gubahan Tchaikovsky serta Mozart Piano Concerto No. 27.

“Seperti makanan, repertoar ini seperti nasi tumpeng. Sejak dahulu saya telah kagum pada Piano Concerto No 1 yang berdurasi seputar 40 menit, serta sekarang saya ditantang untuk memainkannya. Ini yang paling sulit, sebab waktu dan kompleksitas suara yang dimainkan,” katanya waktu didapati di Lokasi Jakarta Selatan, Jumat (31/8).

Konsentrasi serta selalu berlatih tiada merintih dikerjakannya sehari-hari. Untuk konser ini, Jonathan, berlatih kira-kira enam sampai delapan jam satu hari.

Baca Juga : Penyanyi Terbaik

“Kadang tetap berlatih saat berjam-jam membuat tubuh saya capek. Akan tetapi, tetap ada ibu yang memberi dukungan serta memberi pijitannya. Jadi, ini ialah salah satunya dorongan paling besar untuk masih semangat,” papar pria yang sudah memahami musik classic semenjak umur 7 tahun ini.