Archive for October, 2018

Invasion Tempos Chronicles Segera Mengentak Jakarta

Invasion Tempos Chronicles edisi ke-5 kembali ada di Jakarta pada 14 September yang akan datang. Berada di Hall B3 serta C3 JI-Expo, Kemayoran Jakarta, acara ini membidik 15.000 pengunjung. Tahun kemarin acara ini sukses mencapai pemirsa 12.000 orang.

Menjadi pelopor satu festival musik dance indoor paling besar serta termegah di Indonesia, Eurphorics persembahkan hiburan yang fantastis lebih dari sebatas tehnologi serta special effect, dengan sederetan DJ terkenal berkaliber nasional serta international dari bermacam jenis musik electronic di tiap-tiap tahunnya.

Baca Juga : Tips Memilih Drum dan Tips Membeli Drum

Invasion 2018 akan membawa invaders ke perjalanan yang bersejarah serta penjelajahan baru yang menarik dengan atmosfer di masa keemasan revolusi industri era 19 yang masih tetap memakai tenaga uap. Jaman Inggris di masa Victoria itu dipadukan dengan unsur-unsur fiksi ilmiah, fantasi, serta riwayat pilihan dengan sentuhan moderen tampilkan tehnologi atau pengembangan futuristik menjadi kebangkitan industrinya.

“Arah kami tiap-tiap tahun ialah untuk membuat festival musik sangat bermacam dalam dunia dengan membawa line up terunggul di kelasnya!,” kata Dany Setiawan, founder of Euphorics Events.

Baca Juga : Cara Merawat Drum dengan Tips Perawatan Drum

Invasion mengundang perhatian pencinta musik dance, karena di sinilah party goers dapat nikmati party indoor yang sengit bertabur DJ bagus internasional serta lokal, dapat dress up optimal, tidak butuh cemas akan cuaca serta dapat nikmati situasi yang ada dengan nyaman, bahkan juga diperlengkapi dengan team keamanan serta team medis.

Be The First! Berikut line up pertama dari invasion – Tempus chronicles ini yakni Yellow claw, Sam feldt -Live serta SnakeHips yang akan membuat akhir minggu beberapa party goers penuh dengan energy tinggi untuk berdansa! Yellow Claw akan membawakan single terbarunya untuk kali pertamanya dengan live di Jakarta.

Baca Juga : Cara Mudah Merawat Drum

Dutch Ganda Yellow Claw diketahui menjadi DJ dengan Explorasi sound yang sangat bermacam di Top 100 DJ dengan music elektronik seperti House, elektro serta Dub tahap yang dipadukan dengan music hiphop serta r&b . Group yang dibuat oleh Jim Aasgier serta Nizzle (atau Nils Rondhuis), populer dengan single mereka yang berjudul “Till its hurt” , “DJ Turn it Up” serta “Shotgun. Di tahun 2018 ini, mereka melaunching album ke tiga yang berjudul “New Blood” dengan single hits yakni “Villain” dengan Valentina, “Both of Us” dengan STORi, serta “Public Enemy ” satu kerjasama dengan Dj Snake.

Sam feldt – Live ialah salah satunya DJ yang selalu berkembang serta paling depan dalam industri musik, produser EDM Belanda berumur 23 tahun yang populer dengan remix House melodik, mixtape, serta kerjasama. Salah satunya karyanya di awalnya tahun 2015 ‘Show Me Love’, masuk di chart UK #4 serta single “The Devil’s Tears” ialah satu diantara 10 lagu sangat viral di Spotify.

Dengan Ciri-ciri melodi yang indah menggugah situasi serta emosi terkemas dalam jalur yang menarik, Sam siap tampil memikat dengan mainkan kombinasi alat musik Terompet , Saxophone serta Elektrik Gitarnya. Snakehips ialah ganda elektronik Inggris. Susunan terbagi dalam Oliver Lee serta James Carter. Mereka populer sebab single 2015 mereka, “All My Friends”. Di inspirasi oleh golden-era hip-hop serta R & B dengan tehnik produksi yang lebih moderen, Snakehips sudah membuat music ciri khas yang penuh perasaan serta manis .

Ariana Grande, Cara Unik Promosikan Album Baru

vokalis mempunyai langkah unik untuk memperkenalkan album terbarunya pada publik. Diantaranya ialah Ariana Grande (25) yang giat meluncurkan album ke empat bertopik, Sweetener. Untuk memberi dukungan albumnya itu, waktu lalu dia jual masker muka eksklusif dengan Lens Selfie Custom di Snapchat.

Baca Juga : Cara Bermain Piano dan Cara Bermain Piano Pemula

Dikutip Variety, lensa itu tampilkan masker muka dengan warna pastel, serta potongan lagunya berjudul Breathin dari album baru. Masker muka itu mulai di pasarkan ke publik pada Kamis (23/8), dengan harga US$ 20 (Rp 293.000).

Masker muka baru Ariana itu menandai pertama kalinya lens selfie augmented reality di Snapchat tampilkan tiruan merchandise album artis. Ini sangat mungkin pemakai coba dengan virtual sebelum beli.

Baca Juga : Cara Mudah Bermain Piano dan Kelebihan Drum Akustik

Lensa Snapchat Ariana ada untuk pemakai Snapchat di semua dunia. Pembelian ini diperlengkapi dengan akses ticket prapenjualan tour penting yang akan berjalan tahun depan. Diluar itu, konsumen setia di AS yang beli masker muka akan memperoleh tautan untuk mengambil album.

Untuk terhubung lensa, pemakai mesti buka Snapchat dengan camera pada model selfie serta mengetuk permukaan monitor untuk aktifkan carousel lens, lalu pilih simbol lens dengan masker muka sweetener serta not music.

Baca Juga : Kelebihan Drum Elektrik dengan Perbedaan Drum Akustik Elektrik

Semenjak masker ini di luncurkan, Ariana Grande dalam sosial media memberi animo pada fans yang sudah membelinya. Dia mengupload gambar serta video beberapa orang yang sudah memakai Lens Selfie Custom Sweetener itu.

 

Perubahan dunia digital yang berkembang cepat di Indonesia terakhir jadi sorotan generasi milenial. Lihat kesempatan itu, Promotor musik tanah air Adhitama Live coba mendatangkan satu pekerjaan yang menggabungkan unsur pola hidup masa digital anak anak muda jaman saat ini dalam seminar serta panggung konser musik bertopik “Digistyle Music Festival”.

Konser ini direncanakan akan diselenggarakan di Kuningan City Ballroom Jakarta pada 13 Oktober 2018 yang akan datang. Nandi Projosemedi perwakilan Adhitama Live menjelaskan, acara ini akan berlainan dari gelaran konser musik lainnya sebab akan berjalan seputar 10 jam.

Baca Juga : Kunci Dasar Piano dan Gambar Kunci Dasar Piano

“Tiap-tiap pemirsa yang sudah mempunyai ticket tidak sekedar hanya melihat konser musik akan tetapi mereka dapat ikuti seminar yang meningkatkan pengetahuan mereka terpenting dalam soal perubahan media sosial sekarang ini. Mereka dapat pilih sendiri sesuai dengan minat serta kemauan semasing,” papar Nandi dalam tayangan wartawan, Jumat (24/8).

Ditambahkan Nandi, beberapa tema menarik akan diberikan dalam seminar yang diselenggarakan di Digistyle Music Festival 2018 ini salah satunya “Facing Disruption for Millenials & Gen Z’ yang akan dikatakan oleh Abang Edwin (Ex Senior Community Manager Yahoo! SEA), “Exploring The Influence of Social Alat On Publishing” (oleh Akmal Nasery Basral, Pengarang Trilogi Imperia), dan beberapa materi menarik yang lain.

Baca Juga : Cara Belajar Piano

Selain itu beberapa pengunjung akan dapat melihat tampilan beberapa musisi seperti Tulus, Endah N Rhesa, Pusakata, Payung Teduh serta beberapa penampil lainnya.

“Generasi Z & Millenials yang dipandang Digital Native, di moment Digistyle Music Festival ini akan dimanjakan serta dimudahkan untuk nikmati konser musik, seminar ataupun bazaar, dan dapat nikmati serta rasakan hidangan unik berbentuk live streaming, drone, serta beberapa spot 3D yang menarik untuk berswafoto,” sambungnya.

Baca Juga : Belajar Piano Untuk Pemula dengan Tips Mudah Belajar Piano

Mengenai harga ticket untuk nikmati hidangan dalam “Digistyle Music Festival” ini sudah dapat didapat mulai ini hari di beberapa basis penjualan ticket, dengan Ticket Platinum Rp 750,000 (Theater Model), Gold Rp 500,000 (Theater Model), Festival Rp 300,000, Presale Festival 1, Rp 150,000, Presale Festival 2, Rp 200,000. Informasi komplet Digistyle Music Festival dapat disaksikan lewat account IG @adhitamalive serta FB Adhitama Live.

Anggun Raih Penghargaan Top 10 Billboard Dance Chart

Juara World Music Award serta juri Asia’s Got Talenta, Anggun, terima penghargaan Billboard chart untuk single-nya, What We Remember.

Baca Juga : Band Rock Legendaris dan Band Rock Indonesia

Lagu Anggun sudah mencapai rangking Top 10 Billboard dance chart di Amerika Serikat (AS) Februari lantas serta bertahan di tangga lagu saat 16 minggu beruntun.

Hal tersebut membuatnya menjadi artis kelahiran Indonesia yang lagunya sangat banyak menempati di tangga lagu Amerika selama riwayat. Anggun mengakui begitu bersukur lagu What We Remember bisa sampai posisi ke-8 di tangga lagu Billboard.

Baca Juga : Band Rock Terpopuler dan Lagu Terbaik Tentang Cinta

“Saya mengharap prestasi saya ini bisa memberikan inspirasi orang yang lain, seperti yang saya yakini jika artis Indonesia mempunyai talenta untuk mencapai pemirsa Internasional di semua dunia,” papar Anggun dalam info persnya, Selasa (28/8).

Sesudah pertunjukan live-nya yang memikat pada upacara pembukaan Asian Games lantas, Anggun akan ada di tv Italia untuk pertunjukan spesial pada 5 September 2018 yang akan datang.

Baca Juga : Lagu Terpopuler Tentang Cinta dengan Lagu Tentang Jatuh Cinta

Anggun akan kembali pada Jakarta untuk rekaman The Voice Indonesia dan terbang ke Singapura untuk ada pada program TV Asia’s Got Talenta bersama dengan peraih penghargaan Grammy, produser David Foster.

 

Jonathan Kuo Kembali Torehkan Prestasi

Selalu menggali serta konsentrasi pada talenta diri, ialah kunci dari keberhasilan seorang. Perihal ini sudah dibuktikan oleh salah satunya pianis muda Indonesia, Jonathan Kuo (16). Usaha keras Jonathan kembali memperoleh animo. Namanya sudah terdaftar menjadi Young Steinway Artist di Steinway and Sons Hamburg, Jerman.

Baca Juga : Genre Musik Terpopuler dan Genre Lagu Terpopuler

Titel itu adalah titel yang didambakan oleh juta-an pianis dalam dunia. Sedang Jonathan sendiri adalah pianis muda pertama di Lokasi Asia Tenggara, yang belumlah sampai Pendidikan resmi di konservatorium music. Perihal ini tentu saja adalah perolehan besar, tidak cuma untuk Jonathan serta keluarga, tapi ikut mengharumkan nama Indonesia.

Menjadi perayaan keberhasilannya, satu konser recital solo bertopik Steinway & Sons Present Young Steinway Artist Gala Concert akan diselenggarakan di Aula Simfoni Jakarta, Minggu 7 Oktober yang akan datang. Nanti, Jonathan akan menunjukkan bagaimana kelincahan jemarinya menari-nari diatas tuts, bersama dengan iringan musik dari grup orkestra dibawah pimpinan konduktor, Iswargia R Sudarno.

Baca Juga : Penyenyi Wanita Terbaik dengan Penyanyi Indonesia Terbaik

Pria kelahiran Bandung, ini mengatakan jika formasi piano classic yang dia mainkan kelak adalah level paling sulit yang sempat dia mainkan. Sebutlah saja, Piano Concerto No 1 gubahan Tchaikovsky serta Mozart Piano Concerto No. 27.

“Seperti makanan, repertoar ini seperti nasi tumpeng. Sejak dahulu saya telah kagum pada Piano Concerto No 1 yang berdurasi seputar 40 menit, serta sekarang saya ditantang untuk memainkannya. Ini yang paling sulit, sebab waktu dan kompleksitas suara yang dimainkan,” katanya waktu didapati di Lokasi Jakarta Selatan, Jumat (31/8).

Konsentrasi serta selalu berlatih tiada merintih dikerjakannya sehari-hari. Untuk konser ini, Jonathan, berlatih kira-kira enam sampai delapan jam satu hari.

Baca Juga : Penyanyi Terbaik

“Kadang tetap berlatih saat berjam-jam membuat tubuh saya capek. Akan tetapi, tetap ada ibu yang memberi dukungan serta memberi pijitannya. Jadi, ini ialah salah satunya dorongan paling besar untuk masih semangat,” papar pria yang sudah memahami musik classic semenjak umur 7 tahun ini.