The Best Assignment

Blog mahasiswa Universitas Brawijaya

Mesin Pemanen Jagung

Mesin Pemanen Jagung

Mesin panen  sendiri merupakan alat yang digunakan untuk mendukung budidaya selama masa panen dan pasca panen, dalam mesin pertanian mesin pemanen mempunyai arti besar yaitu:

  • Memberikan peran dalam pertumbuhan di sektor non pertanian
  • Meningkatkan kapasitas kerja sehingga luas tanam dan intensitas

tanam dapat meningkat

  • Meningkatkan kualitas sehingga ketepatan dan keseragaman proses dan hasil dapat diandalkan serta mutu terjamin.

 

Jagung atau Zea mays  sendiri adalah tanaman komoditas terbesar kedua setelah beras,  maka dari itu persentase lahan untuk penanaman jagung besar, dalam hal ini penanaman jagung membutuhkan alat-alat pemanen yang efisien dan ekonomis. Jagung merupakan tanaman semusim atau  (annual).

Mesin pemanen jagung merupakan langkah – langkah dan alat yang di butuhkan dalam rangka memanen dan pasca panen demi meningkatkan kualitas jagung. Untuk memenen jagung dapat dilakukan dengan dua cara:

  1.  Manual ( tenaga manusia)
  2.  Mesin (maize harvester)
  1. Secara manual jagung di panen dengan cara di petik dari batang dan pohonnya, setelah siap panen. Ada beberapa cara Ada beberapa cara unuk menentukan jagung telah masak:

–        daun jagung/klobot telah kering

–        berwarna kekuning-kuningan

–        ada tanda hitam di bagian pangkal tempat melekatnya biji pada tongkol.

Dengan cara manual ini cara memanen jagung hanya bisa dalam jumlah yang sedikit, lahan yang sempit, tidakbisa dilahan yang luas, karena kurang efisien.

Gambar 1: jagung telah siap panen

2. Dengan memakai mesin atau alat

selain dengan cara manual, memanen jagung dapat menggunakan alat mesin, mesin untuk memmanen jagung dapat di sebut pula dengan maize harvester. Alat ini seperti traktor yang digunakan untuk mengambil batang jagung secara luas, atau jumlah banyak.

                         

 

  • Mesin panen jagung dapat dibedakan berdasarkan hasil akhir pemanenan.

–   berupa tongkol jagung yang terpisah dengan biomassa batang dan daun dinamakan corn harvester atau corn combine harvester

–  apabila hasil akhir berupa potongan-potongan kecil (cacahan) seluruh biomassa jagung dinamakan ensilage harvester.

 

Proses pemanenan jagung sebagai berikut:

a)     Mengarahkan batang-batang jagung dalam suatu barisan ke dalam bagian pemotong batang jagung

b)     Memotong batang-batang jagung

c)     Mengangkut potongan batang-batang jagung

d)     Memisahkan tongkol dan biomassa lainnya seperti batang dan daun

e)    Mencacah biomassa batang dan daun

f)      Menampung tongkol atau meletakkannya di belakang mesin di atas tanah

g)    Mengalirkan cacahan biomassa batang dan daun jagung ke alat / kendaraan angkut di samping / di belakang.

Selain alat  proses pemanen jagung , ada pula alat yang digunakan dalam pasca panen pemanen yaitu

  1. alat pemipil ( corn sheller)
  2. alat pengering (bed dryer)

 

gambar 2. alat pemipil ( corn sheller)

 

Gambar 3. alat pengering (bed dryer)

 

 

 

 

 

 

Leave a Reply

CAPTCHA Image
*