RSS
 

Prinsip Perumusan Masalah Penelitian Kualitatitf

20 Jul

Prinsip Perumusan Masalah Penelitian Kualitatitf

 

a. Prinsip yang berkaitan dengan teori dari dasar

Peneliti sebaiknya senantiasa menyadari bahwa perumusan masalah dalam sebuah penelitian kualitatif didasarkan atas upaya menentukan teori dasar-dasar sebagai acuan. Perumusan masalah penelitian kualitatif disini hanyalah sebagai ancang-ancang arahan, pembimbing atau acuan pada usaha untuk menemukan masalah yang sebenarnya, karena masalah yang sesungguhnya akan ditemukan ketika peneliti kualitatif sudah berada dan mulai melakukan penelitian, bahkan peneliti kualitatif sedang meneliti sebuah data.
Perumusan masalah disini adalah sebuah aplikasi dari asumsi bahwa sesuatu penelitian kualitatif tidak mungkin dimulai dari sesuatu yang hampa.

b. Perumusan yang berkaitan dengan tujuan

Pada dasarnya inti hakikat penelitian kualitatif terletak pada upaya penemuan dan penyusunan teori subtantif yang bersumber pada data. Selain dari hanya sekedar penemuan teori yang baru itu lebih dari hanya sekedar menguji teori yang sedang berlaku dengan menyadari bahwa segala macam kekurangan yang dilakukan peneliti, tetapi juga hasil sebuah penelitian tersebut dapat menjadi kahzanah keilmuan yang bermanfaat dalam dunia pengetahuan.

c. Prinsip hubungan factor

Fokus sebagai sumber masalah penelitian merupakan rumusan masalah yang terdiri atas dua atau lebih factor yang menghasilkan tanda-tanda tanya atau kebingungan dan factor-faktor tersebut dapat berupa konsep, peristiwa, pengalaman, atau fenomena.

d. Focus sebagai wahana untuk membatasi study

Seorang peneliti pasti memilki satu orientasi teori penelitian atau pardigma sendiri yang barang kali dari pengetahuan sebelumnya ataupun berdasarkan pengalaman. Penelitian kualitatif bersifat terbuka, artinya tidak mengharuskan peneliti menganut satu orientasi teori atau paradigm tertentu, pilihan subjektif peneliti dihargai sekali dalam sebuah penelitian.

e. Prinsip yang berkaitan dengan criteria inklusi dan eklusi-eklusi

Perumusan masalah yang bagus dilaksnakan sebelum peneliti terjun ke lokasi penelitian dan mungkin di sempurnakan diawal sebuah penelitian dan disini peneliti akan memebatasi data yang relevan atau data yang tidak relevan. Masalah yang dirumuskan secara jelas dan tegas akan menjadi alat yang ampuh guna mendapat data yang relevan.
f. Prinsip yang berkaitan dengan bentuk dan cara perumusan masalah
Contoh-contoh perumusan masalah yang telah disajikan ternyata menawarkan tiaga bentuk perumusan masalah, yaitu :
  • Secara diskusi, cara penyajiannya adalah dengan dalam bentuk pernyataan secara deskriptif namun perlu diikuti denagn pertyaan-pertanyaan,
  • Proporsional, yakni secara langsung menghubungkan factor-faktor dalam hubungan logis dan bermakna yang disajikan dalam bentuk deskriptif atau pengungkapannya langsung dalam bentuk pertanyaan-pertanyaan penelitian,
  • Secara gabungan, yakni terlebih dahulu disajikan dalam bentuk diskusi, kemudian ditegaskan lagi dalam bentuk proporsional.
g. Prinsip sehubungan dengan posisi perumusan masalah 
Posisi yang dimaksudkan adalah kedudukan rumusan masalah untuk merumuskan masalah diantara unsure-unsur yang lain. Unsur-unsur penelitian yang erat kaitannya dengan rumusan masalah adalah latar belakang masalah, tujuan acuan teori, metode penelitian.
h. Prinsip yang berkaitan dengan hasil penelaahan kepustakaan 
Prinsip yang perlu dipegang oleh peneliti kualitatif adalah bahwa penelitian kualitatif perlu membiasakan diri agar dalam merumuskan masalah peneliti senantiasa disertai dengan penelaahan kepustakaan yang terkait. Oleh karena pada dasarnya perumusan masalah itu tidak dapat dipisahkan dari penelaahan kepustakaan, maka begitu rumusan masalah akan lebih tajam.
i. Prinsip yang berkaitan dengan penggunaan bahasa
Pada waktu menulis laporan atau artikel tentang hasil penelitian dan ketika merumuskan masalah hendaknya peneliti kualitatif mempertimbangkan ragam pembaca sehingga rumusan masalah yang diajukan dapat di sesuaikan dengan tingkat kemampuan menyimak para pembaca.
j. Melakukan survey pendahuluan 
Tujuan melakukan survey pendahuluan adalah memastikan bahwa topic inquiry ada data lapangannya dan setelah melakukan penjajakan peneliti dapat mengenal dan melihat feasibiltas lapangan dari sisi keadaan, situasi, latar, dan konteksnya, sehingga penelitian kualitatif dapat mempersiapkan diri, mental maupun fisik serta mempersiapkan keperluan yang diinginkan.
 
Comments Off on Prinsip Perumusan Masalah Penelitian Kualitatitf

Posted in Pendidikan