DSS

June 12th, 2010

ARTI DSS
DSS sebagai sebuah system yang memberikan dukungan kepada seorang manajer, atau
kepada sekelompok manajer yang relative kecil yang bekerja sebagai team pemecah
masalah, dalam memecahkan masalah semi terstrukitur dengan memberikan informasi
atau saran mengenai keputusan tertentu. Informasi tersebut diberikan oleh laporan
berkala, laporan khusus, maupun output dari model matematis. Model tersebut juga
mempunyai kemampuan untuk memberikan saran dalam tingkat yang bervariasi

CARA PENGGUNAAN INFORMASI DARI DSS
Pada dasarnya dua pengguna informasi dari DSS oleh manajer, yaitu untuk
mendefinisikan masalah dan memecahkan masalah tersebut. Pendefinisian masalah
adalah usaha definisi dari pendekatan system. Ia juga berkaitan dengan fase intelegensi
yang di kemukakan oleh simon. Selanjutnya manjer menggunakan informasi untuk
memecahkan masalah yang telah diidentifikasi. Hal ini merupakan usaha pemecahan
menurut poendekatan sistim dan berkaitan denga fase disain dan pemilihan.
Pada umumnya, lapaoran berkala dan khusus digunakan terutama dalam usaha definisi,
dan simulasi dalam usaha pemecahan
Laporan berkala dapat di rancang untuk menidentifikasi masalah atau masalah yang
kemungkinan besar akan muncul, manjer juga melakukan query terhadap database untuk
menemukan masalah atau mempelajari lebih  jauh lagi mengenai masalah yang telah di
identifikasi. Simulasi dapat juga membuka masalah yang tersembunyi, karna kelemahan
cenderung akan kelihatan menonjol ketika operasi perusahaan diubah secara matematis.
Laporan berkala dan khusus dapat juga membantu manajer untuk memecahkan masalah
dengan cara mengidentifikasi keputusan alternative, mengevaluasi dan memilih
alternative tersebut, dan memberikan informasi lanjutan.         Pengalokasi sumber,  dengan peranan sebagai pengalokasi sumber (resorce
alocator), manajer diharapkan mampu menentukan pembagian sumber organisasi kepada
berbagai unit yang ada misalnya pembuatan keputusan untuk menetapkan anggaran
operasi tahunan.
         Negosiator,  dalm peran sebagai negosiator  (negotiator), manajer mengatasi
perselisihan yang muncul dalam perusahaan dan perselisihan yang terjadi antara
perusahaan dan lingkungannya. Contohnya melakukan negosiasi kontrak baru dengan
serikat pekerja.

DSS (Decision Suport system)
Pengembanag DSS berawal pada akhir tahun 1960-an dengan adanya pengguna computer
secara time-sharing (berdasarkan pembagian waktu). Pada mulanya seseorang dapat
berinteraksi langsung dengan computer tanpa  harus melalui spesialis informasi. Time-
sharing membuka peluang baru dalam penggunaan computer.
Tidak sampai tahun 1971, ditemukan istilah DSS, G Anthony Gorry dan Michael S. Scott
Morton yang keduanya frofesor MIT, bersama-sama menulis artikel dalam jurnal yang
berjudul “A Framework for Management  Information System” mereka merasakan
perlunya ada kerangka untuk menyalurkan aplikasi computer terhadap pembuatan
keputusan manajemen.
Gorry dan Scott Morton mendasarkan kerangka kerjanya pada jenis keputusan menurut
Simon dan tingkat manajemen dari Robert N. Anthony. Anthony menggunakan istilah
Strategic palnning, managemen control dan operational control (perencanaan strategis,
control manajemen, dan control manajemen).

JENIS DSS
Usaha berikutnya dalam mendefinisikan konsep DSS dilakuikan oleh Steven L. Alter.
Alter melakukan study terhadap 56 sistem penunjang keputusan yang digunakan pada
waktu itu, study tersebut memberikan pengetahuan dalam mengidentifikasi enam jenis
DSS, yaitu :
Retrive information element (memanggil eleman informasi)
Analyze entries fles (menganali semua file)
Prepare reports form multiple files (laporan standart dari beberapa files)
Estimate decisions qonsquences (meramalkan akibat dari keputusan)
Propose decision (menawarkan keputusan )
Make decisions (membuat keputusan)

TUJUAN DSS
Dalam DDS terdapat tiga tujuan yang harus di capai yaitu :
        Membantu manajer dalam pembuatan keputusan untuk memecahkan masalah semi
terstruktur
         Mendukung  keputusan  manajer, dan bukannya mengubah atau mengganti
keputusan tersebut
         Meningkatkan  efektivitas  menajer  dalam  pembuatan  keputusan,  dan  bukannya
peningkatan efisiensi
Tujuan ini berkaitan dengan tiga prinsip dasar dari konsep DSS, yaitu struktur masalah,
dukungan keputusan, dan efektivitas keputusan. PEMBUATAN KEPUTUSAN
Dalam pembuatan keputusan ada dua orang yang mengartikan artian pembuatan
Keputusan yaitu Simon dan Mintzberg
1.    Keputusan menurut Simon
Dalam bukunya terbitan Tahun 1977, simon menguraikan istilah keputusan menjadi
Keputusan terprogram dan Keputusan tak terprogram  Keputusan terprogram yaitu
bersifat berulang-ulang dan rutin. pada suatu tingkat tertentu dan  prosedur telah di
tetapkan untuk menanganinya sehingga ia dianggap suatu denovo (yang baru) setiap kali
terjadi.
Keputusan tak terprogram yaitu bersifat baru, tidak terstruktur, dan biasanya tidak urut.
Ia juga menjelaskan bahwa dua jenis keputusan tersebut hanyalah kesatuan ujung yang
terangkai secara hitam putih, sifatnya begitu kelabu atau tak jelas, namun demikian
konsep keputusan terprogram dan tak terprogram sangatlah penting, karna masing-
masing memerlukan teknik yang berbeda.

Kontribusi Simon yang lain adalah penjelasan mengenai empat fase yang harus di jalani
oleh Manajer dalam menyelesaikan masalah, fase tersebut adalah :
Aktivitas intelegensi, yaitu mencari kondisi dalam lingkungan yang memerlukan
pemecahan
Aktivitas disain, yaitu menemukan, mengembangkan, dan menganalisis kemungkinan
tindakan yang akan dilakukan.
Aktivitas pemilihan, yaitu menentukan cara tindakan cara tertentu dari beberapa cara yang
sudah ada.
Aktivitas peninjauan kembali, yaitu memberikan penilaian  terhadap pilihan yang telah
dilakukan.

2.    Keputusan menurut Mintzberg
Mintzberg terkenal dengan teorinya mengenai peranan manajerial, teori ini
mengemukakan sepuluh peranan manajerial  yang terbagi dalam tiga kategori, yaitu
interpersonal, informasional, desisional.
Peranan informasonal mengemukakan bahwa manajer mengumpulkan dan menyebarkan
informasi, dan peranan desisional mengemukakan bahwa manajer menggunakan
informasi dalam pembuatan berbagai jenis keputusan.
Ada empat peranan desisional menurut mintzberg :
         Pengusaha,  ketika manajer berperan sebagai pengusaha (entrepreneur) maka
peningkatan hal ini yang bersifat permanent diabadikan sebagai organisasi.
        Orang yang menangani gangguan,  ketika menajer berperan sebagai orang yang
menangani gangguan (disturbace handler), maka ia akan memecahkan masalah yang
belum di antisipasi. Ia membuat keputusan untuk merespon gangguan yang timbul seperti
perubahan ekonomi, ancaman dari pesaing, dan adanya peraturan pajak baru.

kapan kita tidak perlu menhadap kiblat?

June 3rd, 2010

Menghadap Kiblat Yang dimaukan dengan kiblat adalah Ka’bah.

Dinamakan kiblat karena manusia menghadapkan wajah mereka dan menuju kepadanya.

Orang yang Melihat Ka’bah dan yang Tidak Melihatnya Bagi orang yang shalat dalam keadaan dapat melihat Ka’bah maka wajib baginya shalat menghadap persis ke Ka’bah, seperti keadaan orang yang shalat di Masjidil Haram. Adapun orang yang tidak bisa menyaksikan Ka’bah secara langsung karena negerinya jauh dari Makkah misalnya, maka wajib baginya menghadap ke arah Ka’bah. Dalam hal ini perkaranya lapang, dalam arti bila seseorang shalat dalam keadaan menyimpang sedikit dari arah kiblat maka hal itu tidak menjadi masalah. Karena tetap saja ia dikatakan menghadap ke arah kiblat,

Kapan Gugur Kewajiban Menghadap Kiblat?

Menghadap kiblat sebagai salah satu syarat shalat yang harus dipenuhi dapat gugur pewajibannya dalam keadaan-keadaan berikut ini: 1. Shalat tathawwu’ (shalat sunnah) bagi orang yang berkendaraan, baik kendaraannya berupa hewan tunggangan ataupun berupa alat transportasi modern seperti mobil, kereta api, dan kapal laut.

AREMA ga punya ATURAN

June 2nd, 2010

Arema Indonesia (dulu: Arema Malang) adalah sebuah klub sepak bola yang bermarkas di kota Malang, Jawa Timur, Indonesia. Arema didirikan pada tanggal 11 Agustus 1987, Arema mempunyai julukan “Singo Edan” . Mereka bermain di Stadion Kanjuruhan dan Stadion Gajayana. Arema Indonesia adalah tim sekota dari Persema Malang. Sejak berganti pemilik dari PT Bentoel Investama, Tbk ke konsorsium di tahun 2009. secara resmi Arema Malang, berganti nama menjadi Arema Indonesia.

Sejak hadir di persepak bolaan nasional, Arema telah menjadi ikon dari warga Malang Raya (Kota Malang, Kabupaten Malang, Kota Batu) dan sekitarnya. Sebagai perwujudan dari simbol Arema, hampir di setiap sudut kota hingga gang-gang kecil terdapat patung dan gambar singa. Kelompok suporter mereka dipanggil Aremania dan Aremanita (untuk pendukung wanita).

permasalahannya jadi suporter sih oke-oke saja, tapi ya jangan melanggar peraturan lah, apalagi sok-sokan mengebut dan blagu, memang ga ganggu orang apa kalo gitu,

nah pesen saya..

Lek konvoi sing tertib yo rek, ojo sampe rese.. Jaga nama baik Aremania di kota sendiri, kasi jalan buat yang mau ke rumah sakit, ato pulang kantor dan berkumpul sama kluarga di rumah.. Masio ketemu PLAT L ga usa anarki.. Nggilani lek anarki2 barang.. Aremania cinta damai, Oyi! Salam satu Jiwa!

🙂

Kereta api Penataran

May 31st, 2010

kereta ini adalah kereta api ekonomi yang memiliki jalur dari blitar ke surabaya, biasanya saya naik kereta ini untuk pergi ke surabaya, ada beberapa hal yang menarik yang ada di kereta ini..

1. pedagang yang kebanyakan orang jawa, 🙂 pedagang asongan yang mulai semeraut ini kalo tidak segera ditindak maka kereta ini semakin penuh dengan pedagang, sudah tau lebar jalan kurang dari setengah meter, ditambah penuhnya penumpang yang berdiri tetap saja di paksa jualan, apa mau seperti sapi? “kepala keluar melongo mencari udara bebas” mooo

2. kipas angin yang tidak menyala… “panazz”

3. pemeriksaan karcis yang tidak menyeluruh, ada saja penumpang yang tidak menunjukkan karcis.

4. seringnya kereta terlambat.

dan masih banyak lagi, seharusnya kalau indonesia mau maju, harus dibenahi dulu transportasi masal yang murah dan manusiawi, dengan transportasi yang murah dan nyaman akan meningkatkan pengguna kereta, dan akhirnya jalan menjadi tidak macet, apalagi jalan yang di depannya lapindo itu tuh.. ^_^

Tugas Analisa Regresi

May 25th, 2010

file ini berisi soal dan jawaban untuk asumsi yang melandasi analisis regresi

bisa di download di

anreg

laporan praktikum 4(analisis ragam)

May 25th, 2010

download aja gih, gratis kok, hehehe…

analisis ragam.pdf

Data warehouse and OLAP

May 23rd, 2010

Data warehouse didefinisikan sebagai kumpulan subyek data yang terintegrasi, bervariasi, dan non volatile. definisi lain dari data warehouse sebagai gabungan dari beberapa sistem yang terintegrasi dan didesain untuk menyediakan informasi yang dibutuhkan untuk pengambilan keputusan. Data warehouse juga dapat didefinisikan dengan dua asumsi implisit, yaitu:

1. Sebuah database yang mendukung sistem pendukung keputusan dan di-maintain secara terpisah dari database operasional perusahaan

2. Sebuah database yang mendukung pemrosesan informasi dengan menyediakan platform yang terintegrasi dan data historis untuk melakukan analisis.

Fungsi utama dari data warehouse adalah menyediakan data untuk mendukung pembuatan keputusan. Dalam beberapa kasus jenis-jenis dari aplikasi yang telah digunakan misalnya untuk sistem informasi eksekutif (executive information system). Data warehouse juga menyediakan berbagai data sebagai input untuk menunjang suatu bisnis dalam melakukan proses analisa bisnis. Ada beberapa karekteristik yang dimiliki oleh sebuah data warehouse, yaitu:

1. Orientasi Subyek.

Suatu data warehouse didesain dan dibangun secara khusus dari database transaksional berdasarkan keperluan perusahaan, semisal data warehouse untuk kastemer, sales, dan lain-lain. Hanya data yang benar-benar diperlukan yang dimasukkan kedalam database.

2. Integrasi data.

Untuk mendapatkan informasi yang diinginkan, data yang ada dalam data warehouse akan dibangun dari beberapa macam sistem yang ada diperusahaan. Kemudian data tersebut ditransformasi dan diload. Karena itu ketika disimpan ke dalam data warehouse data tersebut akan diintegrasikan sehingga hanya ada satu cara dan atribut dengan format dan unit yang sama.

3. Nonvolatile Pada database transaksional,

operasi yang dilakukan adalah operasi update (insert, delete, dan update). Sedangkan dalam data warehouse metode ini tidak digunakan. Data disimpan ke dalam data warehouse pada periode waktu tertentu setelah dilakukan beberapa perhitungan (calculation) dan rangkuman (summary).

4. Setiap unit data akan relevan dengan waktu tertentu

Setiap data yang dimasukkan ke data warehouse pasti memiliki dimensi waktu. Dimensi waktu ini dipergunakan sebagai pembanding dalam perhitungan untuk menghasilkan laporan yang diinginkan. Selain itu, dengan menggunakan dimensi waktu pembuat keputusan dapat mengenal kecenderungan (trend) dan pola dari suatu data.

Teknik Pemodelan Data Warehouse Data warehouse dan OLAP dibangun berdasarkan multidimensional data model. Pada model ini diperlukan tabel fakta dan tabel dimensi. Tabel fakta berisi fakta numerik yang memiliki ciri-ciri : panjang, kurus, dan besar, serta sering berubah dan berguna untuk mengukur (measure). Sedangkan tabel dimensi berisi kolom yang bersifat desktiptif, kecil, pendek, dan lebar yang berguna untuk filtering (menyaring) dan didasarkan pada atribut dimensi.

Dalam dimensional modeling, ada beberapa pendekatan yang digunakan untuk membuat data warehouse, yaitu:

1. Skema bintang (star schema)

Skema ini mengikuti bentuk bintang, dimana terdapat satu tabel fakta (fact table) di pusat bintang dengan beberapa tabel dimensi (dimensional tables) yang mengelilinginya. Semua tabel dimensi berhubungan dengan ke tabel fakta. Tabel fakta memiliki beberapa key yang merupakan kunci indek individual dalam tabel dimensi.

2. Skema bola salju (snowflake Schema)

Skema bola salju merupakan perluasan dari skema bintang dengan tambahan beberapa tabel dimensi yang tidak berhubungan secara langsung dengan tabel fakta. Tabel dimensi tersebut berhubungan dengan tabel dimensi yang lain.

3. Fact constellations

Pada skema ini terdapat beberapa tabel fakta yang menggunakan satu atau beberapa tabel dimensi secara bersama-sama sehingga jika digambarkan akan terlihat seperti sekumpulan bintang. Skema ini juga dikenal dengan galaxy schema.

Analisa Multidimensi Data

perlu diorganisasi dalam bentuk lain berupa data multidimensi yang dinamakan MOLAP (Multidimensional Online Analytical Processing) atau data relasional ROLAP (Relational Online Analytical Processing). Data disimpan dalam data warehouse dalam bentuk multidimensi dioptimasi untuk pencarian kembali (retrieval) untuk OLAP (Online Analytical Processing). Setelah itu dilakukan analisa multidimensi yang memberikan kemampuan untuk melakukan query dan membuat laporan (reporting). Suatu cara melihat data dengan multidimensi tersebut dikenal dengan nama kubus (cube). Kubus ini menjadi struktur OLAP yang utama yang digunakan untuk melihat data (view). Analisa menggunakan kubus ini memberikan fasilitas banyak dimensi untuk melihat data yang diinginkan. Sehingga memungkinkan untuk mengakses data dengan lebih mudah dan cepat untuk menjawab pertanyaan yang dikemukakan.

Operasi-operasi OLAP

Operasi-operasi yang terdapat pada OLAP antara lain :

1. Slicing dan Dicing Slicing dan dicing adalah operasi untuk melihat data sebagai visualisasi dari kubus. Dengan slicing dan dicing pengguna dapat melihat data dari beberapa perspektif. Pengguna dapat mengekstrak bagian dari data agregrated dan dapat memeriksa dengan detail berdasarkan dimensi-dimensi yang diinginkan. Data Agregrated merupakan data praperhitungan (precalculated) dalam bentuk rangkuman data (data summarized) sehingga query pada kubus (cube) lebih cepat. Slicing memotong kubus sehingga dapat memfokuskan pada perspektif yang spesifik (pada suatu dimensi). Sedangkan dicing memberikan kemampuan untuk melihat pemilihan data pada dua dimensi atau lebih. Yaitu dengan merotasi cube pada perspektif yang lain sehingga pengguna dapat melihat lebih spesifik terhadap data yang dianalisa.

1. Roll up dan drill down

Drill down dan roll up adalah operasi untuk melihat data global atau detail disepanjang level hiraraki dimensi. Roll up untuk melihat data secara global atau rangkuman (summary). Drill down memandu pengguna untuk memperoleh data yang lebih detail. Drill down ini biasa digunakan untuk menjawab pertanyaan atas suatu kasus tertentu. Misalnya untuk menjawab pertanyaan ketika sebuah summary number (rata-rata atau jumlah) di bawah atau di atas harapan.

Arsitektur Data Warehouse

Dalam pemilihan sebuah arsitektur data warehouse terlebih dahulu harus ditentukan dimana data warehouse ditempatkan dan juga dimana kendali kontrol data. Sebagai contoh data dapat ditempatkan di lokasi terpusat yang diatur secara terpusat (centralized global warehouse) atau data ditempatkan terdistribusi (distributed global warehouse). Secara fisik centralized global warehouse digunakan oleh semua organisasi. Sedangkan sebuah distributed global warehouse juga digunakan untuk semua organisasi tetapi distribusinya melalui beberapa lokasi fisik dalam organisasi.

Implementasi Data Warehouse

Beberapa pendekatan yang digunakan untuk mengimplementasikan arsitektur warehouse, yaitu secara bottom up, top down atau kombinasi antara keduanya.

1. Desain Implementasi Pendekatan Top Down

Langkah awal implementasi data warehouse dengan pendekatan top down adalah membangun sebuah data warehouse pada semua data perusahaan, setelah itu dilanjutkan dengan membangun data mart yang berisi data warehouse khusus yang merupakan bagian dari data warehouse yang dibangun sebelumnya.

2. Pendekatan Buttom Up

Implementasi bottom up dimulai dengan membangun data mart untuk menyelesaikan suatu permasalahan tertentu tanpa menunggu dari pengembangan infrastruktur yang telah lengkap. Ketika ada permasalahan yang lain, maka akan dibuatkan data mart baru. Begitu juga seterusnya. Selanjutnya bermacam-macam data mart tersebut digabungkan menjadi sebuah data warehouse.

3. Pendekatan kombinasi

Dalam beberapa kasus pendekatan tidak harus dengan bottom up atau top down tetapi juga bisa dilakukan dengan kombinasi keduanya. Hal ini untuk mencari alternatif yang terbaik sesuai dengan kebutuhan.

sms murah, bukan curang…

May 22nd, 2010

aplikasi ini ternyata bisa menghemat karakter sms, yang tadinya 1 sms hanya 160 karakter bisa dikompres secara kondisional,,

setelah saya gunakan memang berfungsi, ada syarat yang harus dipenuhi:

1. hp mendukung java MIDP 2.0

2. penerima dan pengirim sms harus menginstal aplikasi ini..

pasti anda bertanya-tanya jangan-jangan menggunakan GPRS untuk menggunakannya, ternyata tidak aplikasi ini bekerja dengan mengompres sms anda, jadi tetap menggunakan tarif resmi sms operator anda.

selamat mencoba..

aplikasi costfix

ketika bingung mau memposting

May 19th, 2010

saat bingung posting apa..

bingung mau posting apa

searching ke internet ga dapet apa-apa

mau copas takut nyinggung blog tetangga

hasil ga didapet ketika sendiri di gunung tuk bertapa

wordpresspun kosong entah kenapa

bingung karena tangan tak kuasa

diam sendiri bingung terasa…

Iptek dari sudut pandang umat islam

May 18th, 2010

mengapa ilmu pengetahuan yang sekarang ini berkembang cenderung menyengsarakan orang lain, ilmu pengetahuan itu sendiri bagi umat islam sudah berkembang begitu pesat dan mencapai kejayaannya, sekarang bagaimana kita sebagai generasi perubah bangsa, bisa kembali berjaya dibawah naungan islam..

berikut dilampirkan dalam bentuk presentasi, semoga bermanfaat..

IPTEK