daftar pustaka:

akhuna’s panduan lengkap toko online

Salah satu cara membuat toko online adalah dengan menggunakan mesin blog seperti WordPress (WP). Hal ini disebabkan kelebihan WP yang bisa diinstall dengan beragam plugin dengan beragam fitur dan fungsi. Dalam hal toko online, ada plugin yang memang ditujukan untuk hal tersebut, yaitu plugin WP-eCommerce. Bagaimana caranya membuat toko online dengan WP-eCommerce? Ikuti langkah2nya berikut ini.

Pertama, anda download dulu plugin WP-Commerce dari Instinct Entertainment disini (asumsi anda sudah menginstal WP).

Kalo sudah, install dengan cara:

  1. Ekstrak dulu
  2. Kemudian copy ke direktory wp-content/plugins
  3. Login admin, klik menu Plugins disebelah kiri sehingga muncul halaman plugin
  4. Aktifkan WP Shopping Cart dengan mengklik activate.

aktif-wp-shopping-cart-akhuna

Sejauh ini anda sudah mempunyai plugin eCommerce, tetapi anda masih belum bisa menggunakannya, karena anda butuh template khusus untuk e-Commerce. Anda bisa mendapatkan template khusus eCommerce gratis dari billionstudio dengan mendownloadnya disini.

Setelah download selesai, anda aktifkan template Crafty cart dengan cara.

  1. Ekstrak file template dan copykan ke direktory wp-content/themes
  2. Login admin (jika belum login), klik menu Appearance di sebelah kiri sehingga muncul halaman template.
  3. Klik template Crafty Cart untuk mengaktifkannya. selesai.

Whoala.. toko online anda sudah jadi.

toko-jadi-akhuna

Tapi, tunggu dulu. Toko online anda masih kosong, masih belum ada produknya. Sebelum anda mulai menampilkan produk anda, anda masih harus melakukan beberapa settingan. Anda perhatikan di sebelah kiri anda halaman admin anda, ada tambahan menu Product seperti dibawah ini.

menu-produk-akhuna

Klik pada menu Settings, dan lakukan perubahan pada item Base Country dan Currency Settings. Pilih Indonesia untuk keduanya (itu jika anda mau menjual produk dengan target segmen lokal).

curr-setting-akhuna

OK, selesai. Sebenarnya masih ada beberapa setting yang perlu dilakukan, seperti payment option, tapi nanti bisa terlalu panjang postingannya. Insy di posting selanjutnya.

Nah, sekarang kita akan memasukkan produk perdana kita. Klik menu Manage Products sehingga muncul halaman Products. Dan masukkan deh, produk anda satu-persatu disana lengkap dengan gambar produk anda. Anda bisa bermain-main sendiri dengan plugin ini karena sangat mudah. Coba tambah group dan kategori produk anda secara mandiri, pasti bisa! Nih, screenshot hasil saya.

toko-jadi2-akhuna

" "

- pasih noordiansah - May 14, 2010

1. Jelaskan bagaimana hubungan E-Commerce terhadap supply chain management?

Jawab : E-commerce merupakan proses pembelian, penjualan, atau pertukaran informasi, produk dan jasa melalui jaringan komputer. Dengan adanya E-commerce ini perusahaan memperoleh manfaat salah satunya adalah peningkatan dalam rantai pasokan (supply chain). Sebelum adanya E-commerce, supply chain dilakukan secara sederhana atau tradisional, dan terakhir Retailer ,Wholesaler ,Producer , yaitu dari Supplier adalah Konsumen. Namun dengan adanya E-commerce rantai tersebut tidak berlaku lagi karena beberapa elemen dapat dihilangkan oleh E-commerce, antara lain: Consumer, proses ini disebut Disintermediation Producer Supplier in Direct Marketing, karena menghilangkan atau mengeliminasi semua komponen pihak penyalur yaitu Wholesaler dan Retailer. Consumer, yaitu proses wholesaler , Producer , Supplier Disintermediation of the Retailer. Dalam proses ini, Retailer dihilangkan. Electronic Intermediation on the Internet Producer Supplier Consumer, disebut Reintermediaton. Dalam proses ini, komponen-komponen penyalur digantikan fungsinya dengan saluran internet. Dengan adanya model baru supply chain melalui E-commerce perusahaan memperoleh beberapa manfaat, yaitu:

a) Dapat meningkatkan hubungan atau relasinya dengan konsumen secara langsung,

b) Mengurangi biaya dalam pengiriman atau penyaluran barang dari produsen konsumen.

c) Mengurangi waktu menunggu (idle time) karena baik barang baku maupun barang jadi

memiliki waktu lebih cepat.

d) Mengurangi biaya-biaya lain, seperti biaya komunikasi.

2. Jelaskan bagaimana E-Commece dapat mengurangi siklus waktu, meningkatkan kinerja karyawan dan memberikan dukungan terhadap fasilitasi pelanggan

Jawab : E-commerce merupakan proses pembelian, penjualan, atau pertukaran informasi, produk dan jasa melalui jaringan komputer. Karena E-commerce dilakukan melalui jaringan komputer, waktu dan tempat bukan lagi menjadi halangan dalam melakukan perdagangan. Seperti yang sudah diketahui oleh banyak orang, dengan suatu jaringan komputer, apapun itu jenisnya, kita sudah dapat berhubungan dengan banyak orang seberapapun jauhnya orang itu. Bila jarak sudah bukan menjadi halangan, maka secara otomatis masalah waktu pun juga teratasi. Hal ini juga terjadi dalam dunia perdagangan. Dengan adanya E-commerce, kita dapat melakukan transaksi perdagangan dengan siapa saja dan di mana saja sehingga masalah waktu dan jarak pun teratasi. Bagi pekerja, E-commerce pun sangat membantu dalam memperbaiki kualitas para pekerja. Mungjin sebelum adanya E-commerce, para pekerja harus berangkat ke kantor pagi sekali, dan pulang larut malam. Namun dengan adanya E-commerce, mereka tidak perlu berangkat pagi-pagi. Pekerjaan kantoran dapat dilakukan di rumah atau selama perjalanan ke kantor. Mereka juga tidak perlu lembur, karena pekerjaan dapat dilanjutkan di rumah atau dimana saja mereka terhubung oleh internet.,Bagi pelanggan, adanya E-commerce sangat membantu mereka di tengah-tengah kesibukan akitivitasnya. Dengan E-commerce, dalam memenuhi kebutuhannya, baik itu untuk keperluan sehari-hari atau keperluan untuk liburan, mereka tidak perlu repot-repot mendatangi langsung pasar atau toko atau supermarket yang menyediakan kebutuhannya. Cukup memesan di Internet, semua dapat terpenuhi. Mulai dari makanan, minuman, camilan, pakaian, mainan anak, keperluan rumah tangga, alat elektronik, gadget, hingga pemilihan paket liburan.

3. Bandingkan antara “marketplaces” dengan “marketspaces”. Apa keunggulan dan keterbatasan masing-masing!

Jawab : Marketplace adalah tempat bertemunya pembeli dan penjual untuk bertukar barang dan jasa dengan uang atau dengan barang dan jasa lain, secara nyata. Nyata di sini maksudnya adalah tempat atau pasar itu benar-benar ada, dapat dilihat dan dirasakan keberadaannya secara fisik.

Kelebihan:
1) Pembeli dan penjual bertemu langsung dan bertransaksi secara langsung.

2) Tidak perlu menggunakan alat bantu dalam berhubungan seperti jaringan atau koneksi internet dalam melakukan transaksi.

3) Pembeli menerima barang dan penjual menerima uang pembayaran saat itu juga,

ketika transaksi sedang berlangsung.

4) Mengurangi risiko terjadinya tindak kejahatan baik yang dilakukan pembeli ataupun penjual.


Kelemahan:
1) Memakan cukup banyak waktu, biaya dan tempat. Dengan kata lain tidak efisien.
2) Tidak fleksibel, karena pembeli dan penjual wajib bertemu di tempat yang disebut sebagai pasar.

Sedangkan Marketspace adalah tempat bertemunya pembeli dan penjual untuk bertukar barang dan jasa dengan uang atau dengan barang dan jasa lain, melalui media elektronik. Media elektronik yang dipakai adalah komputer yang dilengkapi dengan jaringan internet. Dengan demikian pasar dalam arti ini adalah pasar maya, yaitu pasar yang dirasakan ada keberadaannya tetapi tidak dapat dilihat secara kasat mata.


Kelebihan:
1) Efisien dan fleksibel karena pembeli dan penjual tidak saling bertemu secara langsung.

Atau dengan kata lain penjual dan pembeli dapat bertemu di mana saja, kapan saja.

2) Berazaskan kepercayaan yang tinggi.

3) Produk yang dibeli merupakan barang atau jasa dengan standar kualitas yang terbaik.

4) Kaya akan informasi

5) Mengurangi biaya perolehan atas suatu informasi yang berharga.


Kelemahan:

1) Risiko terjadinya tindak kejahatan yang dilakukan bai k pembeli maupun penjual

sangat tinggi.

2) Ketika transaksi sudah berlangsung, pembeli tidak langsung menerima barang yang dibeli, sedangkan penjual juga tidak menerima uang secara langsung.

3) Ancaman dari pihak-pihak luar sangat tinggi.

4) Perlu adanya tambahan biaya untuk alat-alat khusus sperti koneksi internet, modem,

dan sebagianya.

5) Perlu adanya pihak ketiga.

4. Bandingkan harga Sony digital Camera pada: shopping.com, mysimon.com, bottomdollar.com, bizrate.com, dan pricescan.com. Situs mana yang memberikan harga terbaik? Dimana anda mendapatkan informasi terbaik?

Jawab : Pada situs shopping.com harga yang ditawarkan adalah mulai $108 – $274 dari kurang lebih 7 toko online. Dari mysimon.com harga yang ditawarkan adalah serendah-rendahnya $149,99. Sedangkan dari bottomdollar.com harga yang ditawarkan adalah serendah-rendahnya $135, yang sama dengan harga yang ditawarkan bizrate.com. Dan dari pricescan.com harga yang ditawarkan adalah mulai dari $135.

Seluruh situs ini merupakan situs-situs yang memberikan perbandingan harga dari online store satu dengan online store lain. Dan tentunya mereka menampilkan harga-harga terendahnya. Semua memiliki fitur pencarian barang, barang yang paling dicari, dan kategori-kategori barang. Namun secara layout, saya lebih menyukai berbelanja di shopping.com. Selain layoutnya yang lebih menarik, shopping.com juga memberikan opsi browse product by brand sehingga konsumen tidak perlu mencari-cari via seach engine di situs tersebut.

5. Jelaskan bagaimana trust, kepuasan, loyalitas konsumen pada E-Commerce

Jawab : mengukur trust, kepuasan, dan loyalitas konsumen pada E-Commerce, semua tergantung dari pengalaman konsumen ketika bertransakssi melalui internet dan pihak produsen atau situs yang menyediakan transaksi lewat internet. Pelanggan yang merasa puas dengan layanan melalui E-commerce, konsumen tersebut akan lebih loyal dan percaya pada suatu situs penyedia kebutuhannya. Perlu diingat, kunci sukes di dalam melakukan E-commerce adalah Kepercayaan. Jadi, bila konsumen tidak percaya, khususnya keamanan bertransaksi melalui E-commerce, konsumen tidak akan loyal bahkan tidak mempercayai E-commerce sehingga mungkin saja kembali pada cara tradisional yaitu pada pasar secara fisik. Jadi trust, loyalitas, serta kepuasan konsumen pada E-commerce kembali pada pengalaman pribadi masing-masing konsumen ketika bertransaksi melalui media E-commerce. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa ada beberapa kelemahan E-commerce, antara lain:

a) Keamanan dan privasi yang dialami konsumen ketika melakukan suatu pembelian,

b) Kepercayaan dalam E-commerce baik pembeli maupun penjual itu sendiri,

c) Banyak peraturan dan kebijakan, termasuk pajak, masih belum jelas,

d) E-commerce menyangkut juga hubungan dengan Negara lain, oleh karena itu peraturan dalam negeri dan luar negeri belum tentu sama.

e) Hanya sebagian kecil konsumen yang melakukan pembelian melalui E- commerce, kebanyakan dari mereka masih menyenangi cara tradisional, yaitu datang langsung ke pasar untuk melihat langsung produknya, membeli dan menerima barang saat itu juga.

f) Kepercayaan masyarakat masih cukup rendah kepada E-commerce, akibat meningkatya kejahatan online (online fraud),

g) Keterbatasan bandwidth telekomunikasi,

h) Server Jaringan khusus (Special Web Server) membutuhkan alat-alat khusus yang akan menambah biaya dalam E-commerce.

i) Akses internet masih relatif mahal.

6. Jelaskan bagaimana penerapan segmentasi pada E-Commerce

Jawab : Pasar dapatv disegmentasi untuk meningkatkan persentase respon dan memperkirakan strategi pemasaran strategis yang menarik kelompok konsumen tertentu. Segmentasi pasar adalah sebuah proses pemisahan konsumen ke dalam beberapa kelompok untuk memimpin penelitian pasar, iklan, dan penjualan. Pasar konsumen dapat dipisahkan melalui beberapa cara, seperti melalui geografi, demografi, psikografi (gaya hidup), dan keuntungan yang diperoleh. Segmentasi dapat dibuat dengan bantuan alat seperti data modeling dan data warehousing. Setelah segmentasi ditetapkan maka perlu dibuat penelitian pasar. Penelitian pasar E-Commerce dapat dilakukan dengan beberapa metode, yaitu dengan metode konvensional dan dengan bantuan internet. Penelitian pasar dengan menggunakan internet biasanya lebih cepat, lebih efisien, dan memungkinkan para peneliti untuk mengakses konsumen yang lebih beragam secara geografis dibandingkan dengan yang ditemukan melalui survei offline. Selain itu, dengan web, peneliti pasar dapat melakukan pembelajaran yang sangat besar dengan biaya yang jauh lebih rendah bila dibandingkan dengan metode yang lain, karena dengan ukuran sampel yang lebih besar maka akan menghasilkan akurasi dan kemampuan prediksi yang lebih tinggi. Dengan melihat profil personal yang mencakup pengamatan perilaku dalam web, maka pelaku pasar akan dapat menjelaskan dan memprediksi perilaku pembelian online. Dalam penelitian pasar E-Commerce dapat diamati isi, desain, keamanan, dan faktor privasi dari penjualan secara online. Melalui survei, para peneliti mengetahui bahwa faktor paling signifikan yang mempengaruhi penjualan secara online adalah frekunsi update konten, informasi dari sebuah perusahaan, ketentuan untuk kepemilikan akun dan pasword individu, keamanan yang ketat, dan tersedianya privasi yang cukup.

7. Cari contoh 3 situs yang menerapkan B2B menggunakan E-Commerce. Berikan gambaran tentang situs-situs tersebut.

Jawab :

1. www.national-label.com merupakan situs dari produsen label terbesar pertama di Indonesia, yang telah berdiri sejak 1973. Perusahaan ini telah dipercaya oleh berbagai industri konveksi, sepatu, dan tas di Indonesia dan dunia untuk membuat dan mensupply label mereka. Adapun website ini lebih menyediakan contoh-contoh label, spesifikasi secara garis besar dan contact person saja. Sehingga bila suatu industri ingin memesan label, tidak bisa langsung dari website ini tapi harus mengemail atau menelepon contact personnya. Itupun belum bisa langsung tahu detail harganya.

2. Biznet.com adalah perusahaan yang fokus di bisnis telekomunikasi & multimedia. Biznet akan menyediakan layanan dan teknologi muktahir kepada penduduk Indonesia untuk mengurangi kesenjangan digital dengan negara berkembang lainnya. Biznet menawarkan keseluruhan jasa layanan yang berhubungan dengan Internet sesuai dengan permintaan anda, dengan harga yang kompetitif untuk jasa layanan Network, Internet, Hosting dan Voice. Customer Care dan Network Operation Center kami siap selama 24 X 365 untuk memastikan network selalu dalam kondisi terkoneksi pada saat tersibuk setiap waktu. dan dapat dihubungii melalui telephone, email atau live chat. Biznet Metro Fiber Optic Network dan Internet Network kami monitor setiap waktu untuk memastikan bahwa link network selalu terkoneksi untuk meningkatkan performance pelanggan kami. Ketika memasuki minimum performance, maka bandwidth akan ditambahkan untuk memastikan kualitas layanan. Biznet merupakan perusahaan teknologi, dengan komitmen untuk selalu melakukan inovasi pada produk dan jasa layanan dan investasi pada teknologi terakhir untuk meningkatkan layanan dan jangkauan network untuk mencapai seluruh pelanggan kami. Komitmen ini didukung oleh team Engineer terbaik, yang mayoritas berasal dari lulusan Universitas terkemuka di Indonesia dan luar negeri. Pada tahun 2006 Biznet Engineering Labs telah menciptakan Biznet Metro – Carrier Grade Metro Ethernet Network Pertama di Indonesia. Di tahun 2007, Biznet Engineering Labs meluncurkan Biznet Metro FTTH, jaringan Fiber Optic yang sampai ke perumahan & bisnis pertama di Asia Tenggara. Biznet Networks sudah terkoneksi secara langsung ke beberapa Tier-1 backbone dan Internet Exchange terkemuka di dunia untuk memberikan kecepatan dan rute yang singkat ke network yang ditujukan. Biznet juga sudah melakukan perjanjian direct peering dengan beberapa leading content provider lainnya di dunia.

3. Amazon.com

Berbagai macam barang terdapat di dalam situs ini. Tidak hanya lengkap, namun juga murah, hal yang menjadikan banyak orang tertarik untuk mengunjungi situs ini. Barang yang ditawarkan beragam, sebagai contoh DVD, buku, peralatan rumah tangga. Situs ini mempunyai fitur dan servis seperti Selling on Amazon, Amazon Exclusive, Partner Service, For Businesses, For Developers, For Advertiser

" "

- pasih noordiansah - Apr 23, 2010

Selamat datang di Student Blogs. Ini adalah posting pertamaku!

" "

- pasih noordiansah - Mar 19, 2010

>tugas 2
4 jenis situs yang melakakukan jasa peragangan
1.general store, adalah marketspace yang besar yang menjual semua tipe produk,
www.egrosir.com
www.agenggrosir.com
ual murah.multuply.com
www.tokopass.com
2. spesialstore mereka hanya menjual satu tipe atau beberapa tipe produk, seperti buku,bunga.anggur, mobil, atau hewan.
www.bukukita.com
www. gramedia.com
www.ponsel-online.com
www.nuansamusik.com
3.regional vs global
www.amazon.com
www.deltamusik.com.
www.shopiemarthin.com
www.cct-fashion.com

4.pure online vs

strawberrynet.com
www.tokobelanjaonline.com
www.shoppie martin.com
www.strawberry.com
pembahasan umum

Pada prinsipnya, e-Business kerap didefinisikan sebagai “aktivitas yang berkaitan secara langsung maupun tidak langsung dengan proses pertukaran barang dan/atau jasa dengan memanfaatkan internet sebagai medium komunikasi dan transaksi”. Perkembangan teknologi komputer dan telekomunikasi (teknologi informasi) yang sangat pesat dewasaini telah mengakibatkan terjadinya revolusi di dunia perdagangan dan industri. Jika dahulu transaksi bisnis yang harus dilakukan secara tatap muka (face-to-face), melibatkan sejumlah fasilitas dan sumber daya fisik (office and paper), dan mempertukarkan barang dan jasa terkait dengan uang kertas atau receh; maka pada saat ini transaksi serupa dapat dilakukan oleh siapa saja dan dari mana saja secara fleksibel (tanpa harus bertemu muka), dilakukan dengan menggunakan peralatan elektronik (komputer, personal digital assistant, dsb.) dan internet, dimana proses pembayaran dilakukan melalui mekanisme transfer informasi keuangan (credit card, digital money, dsb.). Para praktisi bisnis melihat fenomena ini sebagai suatu tawaran kesempatan untuk dapat meningkatkan kinerja bisnis dari berbagai segi secara signifikan, karena itu banyak sekali hal yang dilakukan seperti membuka toko-toko online seperti diatas

" "

- pasih noordiansah - Mar 19, 2010

>

E-Commerce atau bisa disebut Perdagangan elektronik atau e-dagang adalah penyebaran, pembelian, penjualan, pemasaran barang dan jasa melalui sistem elektronik seperti internet atau televisi, www, atau jaringan komputer lainnya. E-commerce dapat melibatkan transfer dana elektronik, pertukaran data elektronik, sistem manajemen inventori otomatis, dan sistem pengumpulan data otomatis(hendra w saputro-www.baliorange.web.id). Sementara itu,Kalakota dan Whinston mendefinisikan E-Commerce dari beberapa perpestik, yaitu:Dari perpestik komunikasi E-Commerse adalah pengiriman informasi, produk/jasa atau pembayaran melalui jaringan telefon atau jaringan komunikasi lainnya. Dari prespektif proses bisnis, E-Commerse adalahapliksi teknologi menuju otomatisasi transaksi bisnis dan work flow. Dari perpestik pelayanan, E-Commerse adalah alat yang digunakan untuk mengurangi biaya dalam pemesanan dan pengiriman barang, dan. Dari perpestik online,E-Commerse menyediakan kemampuan untuk menjual dan membeli produk serta informasi melalui serta melalui internet dan jaringan on line lainnya.

Struktur dan Klasifikasi e-Commerce

Dua tipe umum e-commerce:-business-to-consumer (B2C) : transaksi online terjadi antara perusahaan dengan konsumen individual

e-tailing: ritel online, biasanya B2C
-business-to-business (B2B): perusahaan melakukan transaksi online dengan perusahaan lain.
Infrastrukturnya
-Internet: jaringan global
-Intranet: jaringan milik perusahaan atau organisasi yang menggunakan teknologi Internet, seperti protokol Internet, browser Web, dsb.
-Extranet: jaringan melalui Internet yang menghubungkan beberapa intranet

Manfaat E-Commerse adalah sebagai berikut :
Manfaat bagi konsumen:
-Dimana saja – kapan saja”
-Lebih banyak pilihan produk dan jasa
-Harga lebih murah
-Pengiriman/pe- nyampaian segera
-Ketersediaan informasi
-Kesempatan berpartisipasi
-Wahana komunitas elektronik
-Personalisasi, sesuai selera
-Tidak dikenai pajak penjualan
Manfaat bagi perusahaan:
-Jangkauan global
-Pengurangan biaya operasi
-Perbaikan rantai pasokan
-Penambahan jam buka: 24/7/365
-Kustomisasi
-Model bisnis baru
-Spesialisasi vendor
-Kecepatan time-to-market
-Biaya komunikasi/koordinasi lebih rendah
-Efisiensi pengadaan
-Meningkatkan hubungan dengan konsumen
-Informasi yang up-to-date
-Tidak harus membayar pajak/biaya usaha fisik
Dsb.
Perkembangan e-commerce di Indonesia sendiri telah ada sejak tahun 1996, dengan berdirinya Dyviacom Intrabumi atau D-Net (www.dnet.net.id) sebagai perintis transaksi online. Wahana transaksi berupa mal online yang disebut D-Mall (diakses lewat D-Net) ini telah menampung sekitar 33 toko online/merchant. Produk yang dijual bermacam-macam, mulai dari makanan, aksesori, pakaian, produk perkantoran sampai furniture. Selain itu, berdiri pula http://www.ecommerce-indonesia.com/, tempat penjualan online berbasis internet yang memiliki fasilitas lengkap seperti adanya bagian depan toko (storefront) dan shopping cart (keranjang belanja). Selain itu, ada juga Commerce Net Indonesia – yang beralamat di http://isp.commerce.net.id/. Sebagai Commerce Service Provider (CSP) pertama di Indonesia, Commerce Net Indonesia menawarkan kemudahan dalam melakukan jual beli di internet. Commerce Net
Indonesia sendiri telah bekerjasama dengan lembaga-lembaga yang membutuhkan e-commerce, untuk melayani konsumen seperti PT Telkom dan Bank International Indonesia. Selain itu, terdapat pula tujuh situs yang menjadi anggota Commerce Net Indonesia, yaitu Plasa.com, Interactive Mall 2000, Officeland, Kompas Cyber Media, Mizan Online Telecommunication Mall dan Trikomsel.
Kehadiran e-commerce sebagai media transaksi baru ini tentunya menguntungkan banyak pihak, baik pihak konsumen, maupun pihak produsen dan penjual (retailer). Dengan menggunakan internet, proses perniagaan dapat dilakukan dengan menghemat biaya dan waktu.

Perkembangan e-Commerce di Indonesia pada tahun-tahun mendatang.
E-commerce sebetulnya dapat menjadi suatu bisnis yang menjanjikan di Indonesia. Hal ini tak lepas dari potensi berupa jumlah masyarakat yang besar dan adanya jarak fisik yang jauh sehingga e-commerce dapat dimanfaatkan dengan maksimal. Sayangnya, daya beli masyarakat yang masih rendah dan infrastruktur telekomunikasi yang tidak merata di daerah-daerah lainnya membuat e-commerce tidak begitu populer. Hal ini tak lepas dari jumlah pengguna internet di Indonesia yang hanya sekitar 8 juta orang dari 215 juta penduduk. Selain itu, e-commerce juga belum banyak dimanfaatkan oleh perusahaan-perusahaan di Indonesia.

Hambatan E-Commerse
-internet bust! Hancurnya bisnis Internet
-Infrastruktur telekomunikasi yang masih terbatas dan mahal
-Delivery channel
-Kultur dan Kepercayaan (trust)
-Security
-Munculnya jenis kejahatan baru
-Ketidakjelasan hukum
-Efek sampingan terhadap kehidupan

referensi
http://www.baliorange.web.id/pengertian-ecommerce/posting 10/2/10
budi rahardjo/seminarAkuntansi utama 2003/http://budi.insan.co.id

" "

- pasih noordiansah - Mar 11, 2010

  • Dosen

  • Kelas E-Commerse

  • Universitas Brawijaya