Jadi Panitia Penyelenggara KKN? Lakukan 5 Persiapan Penting Ini 

Jadi Panitia Penyelenggara KKN? Lakukan 5 Persiapan Penting Ini 

Kebanyakan mahasiswa semester menengah akan sibuk mencari jasa sewa bus pariwisata, namun bukan untuk liburan bersama teman satu kampus. Melainkan untuk keperluan KKN atau Kuliah Kerja Nyata yang tentu sifatnya wajib. KKN ini merupakan salah satu tahapan penting agar mahasiswa belajar membaur dan bersosialisasi dengan masyarakat luas.

Persiapan Menjelang KKN

Ketika ditunjuk menjadi panitia dari kelompok KKN yang sudah dipilih oleh pihak kampus, maka pastikan untuk mempersiapkan segala hal dengan baik. Adapun persiapan penting yang tidak boleh dilewatkan meliputi:

1.    Mempersiapkan mental

Persiapan pertama sebelum menjadi panitian KKN adalah mempersiapkan mental terlebih dahulu, dan termasuk persiapan personal. Mengapa dibutuhkan? Sebab KKN tidak hanya berlangsung satu atau dua hari namun paling minim 2 bulan bisa pula lebih. Nantinya tidak hanya melibatkan lingkungan kampus lagi melainkan lingkungan baru di tengah masyarakat.

Kenali KKN secara detail seperti apa, bisa mencari informasinya di berbagai media atau konsultasi dengan kakak tingkat maupun dosen. Semakin tahu KKN itu apa dan bagaimana di lapangan maka semakin mudah menghadapinya. Sebab secara mental sudah siap dan sebaiknya persiapan ini dilakukan jauh-jauh hari agar tidak gugup apalagi sampai keteteran.

2.    Melakukan survei lokasi

Mayoritas KKN dilakukan di daerah atau lokasi yang terpencil di mana ada banyak permasalahan yang bisa dijadikan pembahasan atau proyek. Namun tidak harus demikian, bergantung pada kondisi suatu daerah. Jika memang dekat dengan kampus atau kota tempat tinggal tentu tidak menjadi masalah.

Hanya saja wajib melakukan survei terlebih dahulu, supaya bisa mengetahui apakah suatu lokasi ideal dijadikan titik KKN atau sebaliknya. Ada kalanya perlu membandingkan beberapa lokasi dan bisa menggunakan sewa bus pariwisata agar lebih nyaman berkeliling. Lakukan survei dan kunjungan ke petugas desa terkait sehingga bisa dibantu untuk mengurus segala administrasi yang diperlukan.

3.    Belajar membuat proposal dan laporan

Jika sebelum KKN sudah aktif di organisasi kampus maka dijamin urusan surat-menyurat, membuat proposal, dan sebagainya sudah fasih. Namun bagaimana jika belum pernah berurusan dengan hal-hal tersebut? Maka bisa belajar dari sekarang sebelum hari H, sebab proses KKN sejak awal sampai akhir selalu melibatkan beberapa dokumen.

Mulai dari surat-menyurat khususnya jika menjadi bagian koordinator posko maupun koordinator kecamatan. Selain itu perlu membuat proposal untuk diajukan ke kampus maupun ke petugas desa di lokasi KKN yang dipilih. Dilanjutkan dengan membuat laporan, karena kegiatan apapun yang dilakukan selama KKN wajib dituangkan menjadi laporan tertulis.

4.    Mempersiapkan segala kebutuhan selama KKN berlangsung

KKN akan berjalan selama beberapa bulan, pastikan perlengkapan pribadi tidak terlupakan untuk dipersiapkan. Kebutuhan pribadi ini meliputi pakaian, peralatan mandi, perlengkapan tidur, dan lain sebagainya. Khusus untuk pakaian pastikan memilih dengan benar dan dijamin sopan apalagi nantinya akan praktek di lokasi yang bukan wilayah sendiri.

5.    Melatih kemampuan bicara di depan publik

Perlu diakui selama KKN khususnya jika menjadi panitian inti dijamin akan lumayan sering berkomunikasi di depan publik. Entah untuk menyampaikan urusan KKN ke petugas desa sembari bertatap muka langsung. Maupun ditunjuk untuk mengisi ceramah maupun menyampaikan sambutan di sebuah acara yang diadakan lokasi KKN itu sendiri. Maka kemampuan bicara di depan publik sudah tentu perlu diasah.

KKN idealnya dipersiapkan dengan matang dan sudah dimulai jauh-jauh hari sehingga siap menghadapinya dengan maksimal. Lakukan tips di atas agar KKN berjalan lancar dan pertimbangkan untuk memakai layanan sewa bus pariwisata , supaya sampai lokasi dengan nyaman dan selamat.

Posted in PARIWISATA by Oktaria Putri at February 20th, 2020.