Pengaruh China di Asia Tenggara (Sejarah)

Sejarah Asia Tengara dimulai pada permulaan zaman Paleolitikum. Budaya Asia Tenggara terjadi dari hasil perpaduan kebudayaan bangsa Asia Tenggara yang ada di sekelilingnya. Pada Zaman Dongso, Cina di bawah dinasti Ch’in (tahun 221 SM) memperlus daerahnya ke seluruh pantai selatan Cina. Pada waktu itu juga kekuasaan Ch’in sampai ke Vietnam. Sepeninggal kaisar Shin Huang Ti tahun 210 SM, kekuasaan dinasti Ch’in atas Vietnam berakhir.

Kehancuran dinasti Ch’in diikuti oleh suatu zaman hura-hura. Suakti Cina di bawah dinasti Han dengan ibukota di Ch’angan (sian) terletak d itepi sungai Wii, di buka hubungan Cina-India melalui Yunan dan Brima Utara. Hal ini dilakukan karena jalan sutra yang membentang di Asia Tengah sangat panjang, sulit dan sering diganggu permpok.

Hubungan Perdagangan dan Kebudayaan antara Cina dan Asia Tenggara itu mulai berlangsung pada masa pemerintahan kaisar Han Wu Ti (140-87 SM). Untuk memperlancar perdagangan dengan Asia Tenggara. Sebelum 126 SM barang-barang perdagangan dari negrai Cina dibawa oleh pra kafilah melalui Yunan dan Birma Utara. Dari situ, perjalanan ke india diteruskan lewat Sungai Brahmaputra dan Gangga sampai ke Bactria.

Hubungan antara Cina dan Asia Tenggara masa dinasti Han terbukti lebih merupakan hubungan dagang dan diplomatik. Pada umumnya kaisar Cina menganggap dirinya sebagai penaung dan pelindung kepada raja-raja di Asia Tenggara. Peran juga ditunjkan oleh raja-raja di Asia Tenggara yang mengirim duta-dutanya ke Cina.  Setelah dinasti Han Timur runtuh, Agama Budha mulai masuk dan berkembang pesat di China.

Pada tahun 414 M Fa Hien telah datang ke Taruma (Jawa Barat) dan menyatakan bahwa di Taruma tidak ada agama Budha. thun 97 M utusan Cina (Kan Ying) mencoba melalui jalan laut ke Romawi, tetapi terhenti di Teluk Persia. Sebelumnya melalui jalan darat (Jalan Sutera). Disebut Sutra karena 90% barang dagangan Cina ke Romawi berupa Sutra. Sedangkan orang Romawi mengirim gelas minum, perhiasan dan bahan pakaian wol.

Sejak tahun 166 M hubungan Cina-Romawi dilakukan melalui jalan laut, sehingga hubungan Cina-Asia Tenggara semakin ramai karena Asia Tenggara terletak di tengah jalan perdagangan internasional.

PENYEBARAN PENGARUH CINA DI ASIA TENGGARA

Pengaruh Cina di Asia Tenggara ada dua yaitu lewat darat dan laut. Daratan terjadi pada Vietnam. Setip kali dinasti Cina mengalami kejayaan, maka Vietnam menjadi jajahan Cina. Sebaliknya jika Cina merosot, maka Vietnam berjuang membebaskan diri dari Cina. Profil Negara Itulah sebabnya Vietnam termasuk wilayah Indocina, yaitu daerah yang dipengaruhi oleh India dan Cina. Khusus untuk Vietnam pengaruh Cina sangat dominan.

Banyak orang-orang Cina yang bermukim ke Asia Tenggara, terutama Asia Tenggara kepulauan seperti di singapura, Malaysia, Indonesia dan Filipina. Singapura didominasi oleh orang-orang Cina karena ras Cina lebih besar dari yang lainnya. Sementara itu jumlah orang Cina di Malaysia seimbang dengan orang-orang Melayu. Sedangkan orang Cina di Indonesia hanya minoritas tetapi mendominasi perekonomian Indonesia.