browser icon
You are using an insecure version of your web browser. Please update your browser!
Using an outdated browser makes your computer unsafe. For a safer, faster, more enjoyable user experience, please update your browser today or try a newer browser.

How facebook change the world

Posted by on 25 October 2016

kamu tau di Amerika sedang rame apa? jangankan kejadian di Amerika, dibelahan dunia lain yang engga terkenal sampe kejadian di luar angkasa aja aku bisa tau lho! (dari NASA) sakti kan?? iya internet memang sakti, bisa menghubungkan seluruh dunia dengan koneksi nya, kejadian apapun di dunia ini selama dia masuk internet semua orang bisa tahu, apalagi jika sudah viral di sosial media.

dan berkat internet juga aku jadi tahu kalo Arab Spring itu berawal dari kekecewaan orang karena protesnya tidak didengar kemudian memutuskan bakar diri karena frustasi.. tapi media bungkam, dan yang peduli akhirnya turun ke jalan menyuarakan keadilan, pemerintah takut massa semakin banyak jadi harus secepatnya untuk diredam, pukuli saja, tembak sekalian biar mereka takut dan tidak kembali lagi kejalan, beruntung kejadian itu bisa direkam dan disebarkan di sosial media, media mungkin bisa dibungkam tapi sosial media tidak, menyebar berita itu kemana-mana, hingga akhirnya mereka semua ikut turun ke jalan melihat dengan mata mereka bahwa apa yang tersebar adalah nyata, bukan rekayasa. siapa sangka aksi itu berujung penggulingan rezim otoriter korup yang selama ini berkuasa, dan efeknya bukan hanya di tunisia, keberhasilan kudeta menginspirasi banyak negara untuk melakukan hal yang sama, Mesir, Yaman, Syria adalah salah satunya.

The power of Social Media (dan middle class yang mengerti cara menggunakannya) ternyata bisa merubah dunia! kok bisa?

Internet (khususnya sosial media) membuat kita melihat lebih banyak, tanpa sosial media kita tidak pernah tau ke-tidak-beresan yang terjadi di dunia ini “Just because you didn’t see it, that doesn’t mean it never happened” , kekerasan, perang, kemiskinan, ketidaksetaraan, dan masalah-masalah lain muncul akibat kita lebih banyak tahu, karena ketika kita tidak tahu kita mungkin tidak akan pernah peduli karena merasa semuanya baik-baik saja, semuanya berjalan semestinya. dan kepedulian ini lah yang kita butuhkan untuk membangunkan kembali rasa kemanusiaan yang sudah mulai tumpul.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

CAPTCHA Image

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>