Sumber Kekuasaan

30 November 2017

Nama : Ananta Dharma Setyawan

NIM : 155020207111009

  1. Ada berapa sumber kekuasaan ?

Sumber kekuasaan menurut John Brench dan Bertram Raven, yaitu :

  1. Kekuasaan menghargai (reward power)

Kekuasaan yang didasarkan pada kemampuan seseorang pemberi pengaruh untuk memberi penghargaan pada orang lain yang dipengaruhi untuk melaksanakan perintah. (bonus sampai senioritas atau persahabatan)

  1. Kekuasaan memaksa (coercive power)

Kekuasaan berdasarkan pada kemampuan orang untuk menghukum orang yang dipengaruhi kalau tidak memenuhi perintah atau persyaratan. (teguran sampai hukuman).

  1. Kekuasaan sah (legitimate power)

Kekuasaan formal yang diperoleh berdasarkan hukum atau aturan yang timbul dari pengakuan seseorang yang dipengaruhi bahwa pemberi pengaruh berhak menggunakan pengaruh sampai pada batas tertentu.

  1. Kekuasaan keahlian (expert power)

Kekuasaan yang didasarkan pada persepsi atau keyakinan bahwa pemberi pengaruh mempunyai keahlian relevan atau pengetahuan khusus yang tidak dimiliki oleh orang yang dipengaruhi. (professional atau tenaga ahli).

  1. Kekuasaan rujukan (referent power)

Kekuasaan yang dimiliki oleh seseorang atau kelompok yang didasarkan pada indentifikasi pemberi pengaruh yang menjadi contoh atau panutan bagi yang dipengaruhi. (karisma, keberanian, simpatik dan lain-lain).

 

  1. Politik yang saya pernah lakukan :
  • Human relationship : dalam kejadian ini saya melakukan untuk mempengaruhi rekan saya untuk mencapai tujuan yang saya impikan dan rekan saya impikan, dengan cara melakukan beberapa membujuk rekan saya untuk bisa bernegosasi dengan menentukan apa saja yang diperlukan dalam mencapai hasil yang memuaskan yang telah dirancang oleh kami.

 

  1. Ketika tidak memiliki jabatan structural bagaimana mempengaruhi orang lain untuk mencapai tujuan :

Saya akan melakukan dengan cara mempelajari target atau orang yang akan saya pengaruhi, dengan megetahui sifat-sifat apa saja yang yang disukai dan tidak disukai, dan melakukan survei kepada orang yang kita ingin pengaruhi dengan menanyai atau berbincang-bincang dengan itu akan lebih mudah mempengaruhi walaupun tidak memiliki jabatan structural.

Virtual Leadership dan ide-ide kreatif

30 November 2017

Nama : Ananta Dharma Setyawan

Nim : 155020207111009

1. A. Virtual Leadership adalah salah satu upaya untuk mengontrol performa sebuah tim sekalipun sang pemimpin tidak hadir secara fisik di antara mereka. Mungkin mereka hanya sekali saja bertemu, atau bahkan mungkin tidak pernah bertemu.

B. Pernah, pada saat itu saya mau mengajak teman-teman saya untuk mengerjakan tugas kuliah bersama tetapi gagal dikarnakan sulit menentukan waktu yang tepat untuk melakukan hubungan virtual leadership karena kesibukan teman-teman saya yang berbeda dan juga keterbatasan sinyal jika terjadi trouble provaider.

2.Pengertian leader member exchange (LMX) sebagaimana pendapat para ahli Morrow, et al (2005, p. 682) bahwa “leader member exchange merupakan peningkatan kualitas hubungan antara supervisi dengan karyawan akan mampu meningkatkan kerja keduanya. Namun realitasnya, hubungan antara karyawan dan supervisi dapat dikelompokkan pada dua hubungan yaitu hubungan yang baik dan hubungan yang buruk.

3.A. Saya akan menjelaskan rute berangkat dari tempat tinggal saya menuju kampus. Tempat tinggal saya atau rumah saya berada di di daerah sawojajar, biasanya jarak tempuh menuju kampus universitas brawijaya memakan waktu sekitar 25 menit hingga 30 menit bila perjalanannya dilakukan secara santai dan jika perjalanan dengan terburu-buru hanya memakan waktu 15 menit. Perjalanan dimulai dari keluar komplek sawojajar dan melewati berbabagai usaha-usaha seperti ruko penjual pulsa dan rumah makan yang berada disana dan beberapa meter ada pemberentian lampu merah saya berbelok kiri untuk melanjutkan beberapa menit perjalanan saya menuju kampus, lalu beberapa menit kemudian saya melewati lapangan rampal dan berjalan terus kemudian saya juga melewati rumah sakit umum dan lanjutkan kembali hingga melwati hutan kota malabar dan terus berjalan dan berbelok-belok hingga melewati universitas malang dan kemudian melanjutkan perjalan hingga sampai menuju kampus dan berputar balik di depan universitas politeknik untuk menuju masuk kegerbang dekat fakultas vokasi di jalan veteran.

B. rute baru yang akan saya lewati adalah saya melewati sama dengan perjalanan yang saya telah diceritakan diawal tadi tetapi saya tidak melewati lapangan rampal tetapi saya melawati tempat latihan tantara sekodam, dan kemudian saya melewati tempat Pendidikan smp 5 malang. Lalu terus berjalan hingga sampai di pemberentian lampu merah kemudian saya berjalan terus yang berjarak beberapa meter hingga berbelok kiri untuk melewati gang yang padat penduduk, saya menggunakan kendaran sepeda motor karena jika menggunakan kendaraan beroda empat tidak bias masuk karna jalan yang sempit dan hanya bisa di lalaui oleh kendaraan beroda dua dikarna melewati jempatan layang yang kecil yang biasanya disebut warga sekitar jempatan pelor dan kemudian setelah melewati jempatan rute selanjutnya sama dengan rute yang biasanya saya lewati .

C. bagaimana saya berfikir kreatif biasanya saya mereflesikan otak saya seperti bersantai-santai dan bermain game yang tidak terlalu berfikir untuk menimbulkan pemikiran kreatif dan saya biasanya merunung untuk berfikir ide-ide kreatif yang akan saya buat atau saya lakukan.

D. bagaimana menyimpan ide-ide kreatif biasanya jika ide-ide kreatif itu tiba-tiba muncul dipikiran saya. Saya akan langsung mencatat di buku jika membawanya atau di note smartphone saya jika saya lagi berada diluar dan tidak membawa buku catatan.

E. tokoh kreatif keren yang saya pilih adalah walt Disney karena Disney sering berbicara tentang berapa banyak waktu yang ia habiskan untuk mengembangkan ide-idenya. Ia sering kali merenungkan ide-ide tersebut selama beberapa tahun, membangun, memperbaiki, menyesuaikan, berbagi dengan yang lain, menerima masukan, dan terkadang mewujudkan tujuan-tujuannya yang begitu berani. Disney bermimpi tentang masa depan, kemudian merencanakan bagaimana menghubungkan visinya dengan kenyataan dalam suatu cara. Pada waktu yang sama ia menginspirasi para pekerjanya, para artis, para imagineer, dan eksekutif untuk membangun masa depan. Ia bernegosiasi dengan partner bisnisnya, pemimpin industri, dan pemerintah untuk memuluskan jalan demi meraih tujuannya. Untuk menjadi efektif, Disney telah mempertimbangkan dampak kerjanya dari banyak sudut pandang. Setelah kematian Disney pada tahun 1966, karakter-karakternya dan semua peninggalan Disney (seperti Disneyland) masih tetap hidup sampai sekarang dan terus menghibur banyak orang. Disney telah lama pergi namun ide-ide dan kreasinya masih merajai dunia hiburan dan bisnis.

 

 

leadership

11 September 2017

Proses kepimpinan

Kepemimpinan adalah fondasi terpenting pada sebuah organisasi. Kepemimpinan berbicara tentang bagaimana seseorang dapat mempengaruhi dan menginspirasi orang lain. Bagaiama seseorang bisa membuat orang lain mau belajar dan bekerja ekstra dengan ikhlas. Banyak orang mengatakan, kemampuan pemimpin berhubungan dengan bakat tetapi yang pasti, kepemimpinan adalah keterampilan yang perlu dilatih bukan hanya dipelajari ilmu dan teorinya.

Seorang pemimpin berbeda dengan manajer meskipun keduanya sama-sama memahami bisnis organisasinya dengan baik. Seorang pemimpin bertanggung jawab dalam menetapkan visi organisasi, konsep bisnis, rencana, serta program untuk mencapai target organisasi. Sementara manajer bertanggung jawab dalam penerapan dan pencapaiannya.

Kepemimpinan bersifat kreatif, atraktif, dan berhubungan dengan ketangkasan. Kepemimpinan melihat jauh kedepan dan dari luar organisasi, bukan hanya dipermukaan dan didalam organisasi.

Lima peranan penting seorang pemimpin dalam organisasi, yakni:

  1. Menciptakan visi
  2. Membangun tim
  3. Memberikan penugasan
  4. Mengembangkan orang
  5. Mengevaluasi bawahan/anggota

Saya akan menceritakan pengalaman saya saat pertama kali mempelajari kepemimpinan ini saat duduk di bangku SMP yaitu saat saya beergabung dalam organisasi kepramukaan, yang menjadikan saya sebagai dewan galang. Disitu saya mempelajari bagaimana caranya saya dan anggota penggalang yang lain memiliki jiwa kebersamaan. Mengajari saya kemampuan untuk bekerja sama dalam masyarakat sehingga menimbulkan rasa gotong royong, saya juga dituntut untuk memotivasi pada semua anggota agar menimbulkan rasa perencanaan dengan matang sehingga mewujudkan kegiatan yang mendekati sempurna. Selain itu saya juga harus mengembangkan hubungan yang baik antara masyarakat atau anggota yang lainnya.

Tidak hanya dibangku SMP saja di perumahan, saya juga mengikuti organisasi muda-mudi yang ada dikomplex saya. Saya sadar bahwa dalam memiliki jiwa kepimpinan maka kita bisa membantu sebuah kelompok atau organisasi yang kita ikuti untuk mencapai tujuannya. Dan bisa menasehati, mendorong, mengarahkan, membimbing, mengatur, mengajak anggota dalam kelompok atau organisasi kelompok atau organisasi untuk lebih bersemangat dan berusaha untuk mencapai tujuan organisasinya.

Tidak hanya berhenti disitu, kedepannya saya akan mempelajari kepemimpinan ini ketika saya sudah bekerja. Karna kepemimpinan dilingkungan kerja ini akan sangat berinovatif. Ketika akan menemui banyak perbedaan pada seseorang, baik dalam segi usia, pemikiran, tempat asal, dan lainnya. Dan maka dari itu kita harus mampu mengatur dengan baik dan tetap sopan santun walau pun banyak perbedaan pada setiap orangnya.

 

Hello world!

11 September 2017

Selamat datang di Student Blogs. Ini adalah posting pertamaku!