…an insanely-normal girl …

Blog mahasiswa Universitas Brawijaya

Begonia

rangkaian bunga begonia

Begonia sering disebut sebagai tanaman hias yang berasal dari Brazil. Namun, ada juga yang menyatakan sebagai tanaman asal Benua Amerika, tepatnya di dataran tinggi Andes. Meski demikian, begonia pada dasarnya merupakan tanaman yang dapat tumbuh alami di berbagai daerah, termasuk yang beriklim tropis seperti Indonesia.

Sementara, berdasarkan beberapa literatur, sejarah tentang begonia berawal pada tahun 1681, saat seorang hakim sekaligus administrator dari Prancis bernama Michael Begon yang ditugaskan ke daerah jajahan di Kepulauan Antilles guna mengatasi kerusuhan yang terjadi. Usai menangani pekerjaannya, Begon kembali pulang dengan membawa beberapa jenis tanaman baru yang belum dikenal publik. Begon lantas memperkenalkan tanaman itu kepada beberapa ahli botani di Eropa. Untuk menghargai jasa Begon, maka tanaman hias temuan itu diberi nama Begonia.

Perkembangan Begonia di Indonesia masih belum secemerlang tanaman hias lain. Popularitas tanaman hias daun, seperti anthurium atau putting, hingga kini belum berimbas kepada Begonia. Padahal kenyataannya, begonia mempunyai keindahan yang tidak kalah mempesona.

Tampilan daun tanaman yang satu ini begitu dekoratif. Bukan hanya bentuk daunnya yang sangat beragam, warnanya pun bermacam-macam. Kecantikan dedaunan begonia memang membuat tanaman ini disukai dari masa ke masa. Meski karakter daun begonia begitu mencolok, namun ada juga beberapa jenis tertentu yang mempunyai bunga-bunga cantik. Kecantikan bentuk bunga-bunga begonia terasa makin sempurna dengan warna-warninya yang juga beragam pada tiap jenis, ada pink, putih, ungu muda, hingga oranye.

 

Begonia di Indonesia

Indonesia memiliki beragam jenis Begonia spesies (disebut juga begonia alam, yaitu jenis begonia yang belum dikawinsilangkan). Habitat aslinya terutama di hutan-hutan di daerah pegunungan, sehingga masih banyak jenis begonia alam yang belum dikenal. Indonesia diperkirakan memiliki lebih dari 200 jenis begonia alam yang tersebar di Pulau Jawa, Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, dan Irian. Jumlah terbanyak terdapat di Irian, sebanyak 70 Jenis.

Keragaman dan keunikan jenis Begonia alam di Pulau Irian membuat banyak ilmuwan mancanegara tertarik untuk mengeksplorasi begonia di kawasan ini. Di sana, ada Begonia brevirimosa yang berukuran besar dengan bentuk daun indah, warna merah keperakan, serta memiliki corak daun bergaris dan loreng. Ada juga begonia berukuran mungil seperti Begonia seratippetala dan Begonia bipinnatipida.

Begonia tumbuh subur di tanah humus yang kaya nutrisi. Tanaman hias ini menyukai tempat lembab dan terlindungi, biasanya berupa habitat hutan tropis dengan udara yang sejuk dan dingin. Tempat hidup begonia alam umumnya mudah dijangkau. Begonia alam terdapat pada hutan primer, pegunungan, tempat terlindung dan lembab, pinggir hulu sungai, dan kawasan di sekitar air terjun.

 

Kegunaan Begonia

Selain sebagai tanaman hias, beberapa jenis begonia berakar rimpang dapat dimanfaatkan sebagai tanaman obat untuk menyembuhkan demam dan sifilis (penyakit raja singa). Ada juga begonia yang mengandung zat yang berfungsi sebagai obat sakit perut (pencahar). Getah yang keluar dari batang salah satu jenis begonia yang berasal dari Asia bisa digunakan untuk membersihkan senjata tajam. Selain itu, ada Begonia glabra yang berkhasiat sebagai obat untuk menyembuhkan luka baru.

Daun, batang, dan bunga begonia mengandung sopanin. Daunnya juga mengandung tanin, sedangkan batang dan bunganya juga mengandung flavonoida dan polifenol. Salah satu jenis begonia, yaitu Begonia fimbristipula berkhasiat untuk menurunkan demam, meredakan batuk, dan obat penghilang rasa sakit ketika datang bulan. Di Cina, Begonia fimbristipula sudah diolah menjadi minuman segar berbentuk teh dengan rasa agak pahit.

Masyarakat Jawa Barat mengenal Begonia multangula dan Begonia robusta dengan nama hariang atau asam-asam (dinamakan demikian karena rasanya asam), yang sering digunakan sebagai pengganti asam untuk membuat sayur.

 

Sistematika dan Morfologi

  1. Sistematika
  • Kingdom               : Plantae (tumbuh-tumbuhan)
  • Divisi                   : Spermatophyta
  • Subdivisi            : Angiospermae (tumbuhan berbiji tertutup)
  • Kelas                     : Dikotiledoneae (biji berkeping dua)
  • Ordo                     : Cucurbitales
  • Famili                    : Begoniaceae
  • Genus                   :Begonia
  • Spesies                : + 1600 spesies

2. Morfologi: Begonia dapat dikenali dengan mudah karena memiliki ciri-ciri spesifik, yaitu berupa terna tegak, semak, atau menjalar. Batang begonia mengandung air, letak daun tersebar, dan memilki daun pelindung yang mudah rontok. Ciri khas lain, bentuk daunnya selalu asimetris (begoniifolia).

Daun

Ciri khas daun dari semua jenis begonia adalah bentuknya asimetris (begoniifolia), sehingga jika dilipat atau dibelah menjadi dua bagian, bentuk dan ukuran daun tidak sama. Sifat ini merupakan pengaruh faktor genetik. Ciri khas ini membuat begonia dapat dibedakan dengan mudah dari tumbuhan lain.

Bentuk daunnya beragam, antara lain oval (lonjong) seperti pada Begonia hispidissima, menjari (palmate) seperti pada Begonia luxurians, seperti daun palem pada Begonia luxurians, seperti terompet pada Begonia rex “Fiji Island”, seperti spiral pada Begonia rex “Silver Circle”, berbentuk seperti daun paku, berumbai-rumbai, atau bercelah dalam.

 

  • Ukuran Daun

Daun begonia ada yang berukuran besar seperti daun Begonia heracleifolia, Begonia acida, dan Begonia manicata. Ada juga yang berukuran sedang seperti daun Begonia listada  dan Begonia sanguena serta berukuran kecil sedperti daun Begonia dregei, Begonia foliosa, Begonia obscura, dan Begonia bipinnatifida.

  • Warna Daun

Ada begonia yang berwarna cerah seperti hijau, perak, atau perpaduan beberapa jenis warna seperti pink, merah, ungu, abu-abu, dan hitam.

  • Ketebalan Daun

Begonia memiliki daun dengan ketebalan yang beragam. Ada yang tipis seperti kertas (chartaceous), misalnya tekstur daun Begonia obcusa, agak tebal (coriaceous), hingga tebal. Ada juga yang berair dan agak rapuh (fleshy). Daun yang tebal memiliki banyak daging, dapat menyimpan air, dan menyimpan karbohidrat. Misalnya daun Begonia rex.

Bunga

Begonia umumnya berbunga majemuk (inflorescentia). Bunga begonia muncul di ketiak daun (axillaris) atau di ujung batang (terminal). Begonia ada yang memiliki tipe berbunga tak terbatas (inflorescentia racemosa), yaitu bunga mekar berturut-turut mulai dari bawah ke atas. Sementara beberapa jenis begonia memiliki bunga dengan tipe berbunga yang terbatas (inflorescentia cymosa), yaitu bunga mekar mulai dari sumbu pokok atau ibu tangkai (dari tengah ke pinggir).

Sebagian besar begonia alam memiliki bunga dengan warna sederhana, seperti putih atau pink. Sementara begonia eksotik memiliki bunga dengan variasi warna yang beragam. Ada yang kuning, seperti warna bunga Begonia prismatocarpa, Begonia scutifolia, dan Begonia hirsutula yang berasal dari Afrika.

Selain itu, ada juga yang berwarna oranye, merah, putih, ungu, belang, hingga berupa perpaduan beberapa jenis warna. Begonia eksotik dengan warna bunga yang mencolok biasanya dimiliki Begonia tuberosa.

Bunga begonia bisa berupa bunga tunggal atau bunga majemuk dan berkelamin tunggal atau ganda. Bunga jantan memiliki 2-4 tenda bunga dan banyak benangsari. Sementara, bunga betina memiliki 2-5 tenda bunga dengan calon bakal buah “bersayap” atau tidak

Buah

Selain sebagai alat perkembangbiakan, buah dapat digunakan sebagai alat identifikasi. Begonia memiliki tipe buah yang unik. Sebagian besar buah begonia mengering setelah masak fisiologis, “bersayap”, berongga, atau “bertanduk”. Warna buah begonia beragam, mulai dari putih, pink, kuning, oranye, merah, hijau, hingga cokelat. Berbagai bentuk buah begonia yaitu:

  • Begoniastrum
  • Diploclinium, misalnya buah Begonia acetosaI dan Begonia “Silver Queen”.
  • Sphenanthera, misalnya buah Begonia longifolia dan Begonia muricata.
  • Reichencheimia, misalnya buah Begonia venosa.
  • Platycentrum.
  • Coelocentrum, misalnya buah Begonia bowerae “Bethlehem Star”, Begonia auriculata, dan Begonia heracleifolia “Ben Lexcen”.
  • Parvibegonia.
  • Pleiothece.
  • Petermannia, misalnya buah Begonia heracleifolia “King of Prussia” dan Begonia cucullata.
  • Leprose Alicida.

 

Berikut ini adalah hasil googling saya tentang gambar-gambar berbagai jenis begonia. Indah sekali ya? :)

 

Referensi:

Anonim. 2012. Begonia. http://en.wikipedia.org/wiki/Begonia. Diakses 29 April 2012 (online).

Hartutiningsih & M. Siregar. 2008. Mengenal dan Merawat Begonia. Jakarta: AgroMedia Pustaka.

Suryani, Tri Vivi. 2010. Begonia: Daun Menawan, Bunga Rupawan. Yogyakarta: Penerbit Kanisius.

 

You can leave a response, or trackback from your own site.

5 Responses to “Begonia”

  1. oem software says:

    nmZ2ep I appreciate you sharing this blog post. Really Cool.

  2. rikichandra says:

    keyen

  3. riki chandra says:

    kak ada piper/jurnal begonia??
    aq mau penelitian begonia

  4. outlet says:

    An interesting dialogue is value comment. I think that it is best to write more on this topic, it may not be a taboo subject but typically individuals are not enough to talk on such topics. To the next. Cheers. http://louisvuittonreplicahandbagsonline.com http://lv-online-shop.net http://lovingguccishop.com

Leave a Reply

CAPTCHA Image
*