…an insanely-normal girl …

Blog mahasiswa Universitas Brawijaya

Tugas Survei Tanah dan Evaluasi Lahan

Kelompok 8:

  1. Nadya Fatmayanti                  (115040201111174)
  2. Novita Inka Sari W                  (115040201111019)
  3. Nur Trias Wijayanti                (115040201111028)
  4. Nhora Sandria Manurung      (115040200111184)

Kelas L – Agroekoteknologi 2011

 

Berikut ini link tugas Survei Tanah & Evaluasi Lahan per minggunya

Tugas STELA _ minggu 1

Tugas STELA _ minggu 2

Tugas STELA _minggu 3

Tugas STELA_minggu 4

Tugas STELA_minggu 5

Si Horta, Boneka Media Tanam yang Imut dan Edukatif

Hi, kali ini saya ingin berbagi sedikit tentang Boneka Horta dari Bogor. Boneka Horta ini adalah boneka unik, kreatif, edukatif terbuat dari serbuk kayu dan jika disiram air bisa tumbuh rambut dari rumput.. Dapat dijadikan sebagai pembelajaran cinta lingkungan pada anak.. Juga cocok untuk souvenir.

Cara perawatan dari boneka ini sangat mudah. Cukup dengan disiram setiap hari dan kemudian jika rumputnya tumbuh tinggi, bisa dipotong dengan bentuk sesuka hati. Hal ini tentunya dapat mengasah kreativitas dan imajinasi anak untuk semakin inovatif dan tentu saja cinta lingkungan. Selain itu juga dapat menjadi hiasan ruangan yang unik.

Dengan Rp.20.000,00 saja (belum termasuk ongkos kirim) boneka lucu ini dapat menjadi milikmu! Ayo buruan order, yaa…

Tertarik?? Silakan lihat macam-macam bentuk dari Boneka Horta ini:

Boneka Horta "Wisuda"

Boneka Horta "Macan"

Boneka Horta "Kucing"

Boneka Horta "Sapi"

Boneka Horta "Kura-Kura"

Boneka Horta "Panda"

Boneka Horta berbentuk "ikan"

 

Bila berminat untuk order, bisa menghubungi saya via social networking di twitter: @nuttdiia atau Facebook saya. Terima kasih :)

 

*P.S: posting ini hanya untuk keperluan tugas, i don’t mean to sell it. :D

referensi http://hortadoll.blogspot.com/2008/12/bh-boneka-horta.html

Begonia

rangkaian bunga begonia

Begonia sering disebut sebagai tanaman hias yang berasal dari Brazil. Namun, ada juga yang menyatakan sebagai tanaman asal Benua Amerika, tepatnya di dataran tinggi Andes. Meski demikian, begonia pada dasarnya merupakan tanaman yang dapat tumbuh alami di berbagai daerah, termasuk yang beriklim tropis seperti Indonesia.

Sementara, berdasarkan beberapa literatur, sejarah tentang begonia berawal pada tahun 1681, saat seorang hakim sekaligus administrator dari Prancis bernama Michael Begon yang ditugaskan ke daerah jajahan di Kepulauan Antilles guna mengatasi kerusuhan yang terjadi. Usai menangani pekerjaannya, Begon kembali pulang dengan membawa beberapa jenis tanaman baru yang belum dikenal publik. Begon lantas memperkenalkan tanaman itu kepada beberapa ahli botani di Eropa. Untuk menghargai jasa Begon, maka tanaman hias temuan itu diberi nama Begonia.

Perkembangan Begonia di Indonesia masih belum secemerlang tanaman hias lain. Popularitas tanaman hias daun, seperti anthurium atau putting, hingga kini belum berimbas kepada Begonia. Padahal kenyataannya, begonia mempunyai keindahan yang tidak kalah mempesona.

Tampilan daun tanaman yang satu ini begitu dekoratif. Bukan hanya bentuk daunnya yang sangat beragam, warnanya pun bermacam-macam. Kecantikan dedaunan begonia memang membuat tanaman ini disukai dari masa ke masa. Meski karakter daun begonia begitu mencolok, namun ada juga beberapa jenis tertentu yang mempunyai bunga-bunga cantik. Kecantikan bentuk bunga-bunga begonia terasa makin sempurna dengan warna-warninya yang juga beragam pada tiap jenis, ada pink, putih, ungu muda, hingga oranye.

 

Begonia di Indonesia

Indonesia memiliki beragam jenis Begonia spesies (disebut juga begonia alam, yaitu jenis begonia yang belum dikawinsilangkan). Habitat aslinya terutama di hutan-hutan di daerah pegunungan, sehingga masih banyak jenis begonia alam yang belum dikenal. Indonesia diperkirakan memiliki lebih dari 200 jenis begonia alam yang tersebar di Pulau Jawa, Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, dan Irian. Jumlah terbanyak terdapat di Irian, sebanyak 70 Jenis.

Keragaman dan keunikan jenis Begonia alam di Pulau Irian membuat banyak ilmuwan mancanegara tertarik untuk mengeksplorasi begonia di kawasan ini. Di sana, ada Begonia brevirimosa yang berukuran besar dengan bentuk daun indah, warna merah keperakan, serta memiliki corak daun bergaris dan loreng. Ada juga begonia berukuran mungil seperti Begonia seratippetala dan Begonia bipinnatipida.

Begonia tumbuh subur di tanah humus yang kaya nutrisi. Tanaman hias ini menyukai tempat lembab dan terlindungi, biasanya berupa habitat hutan tropis dengan udara yang sejuk dan dingin. Tempat hidup begonia alam umumnya mudah dijangkau. Begonia alam terdapat pada hutan primer, pegunungan, tempat terlindung dan lembab, pinggir hulu sungai, dan kawasan di sekitar air terjun.

 

Kegunaan Begonia

Selain sebagai tanaman hias, beberapa jenis begonia berakar rimpang dapat dimanfaatkan sebagai tanaman obat untuk menyembuhkan demam dan sifilis (penyakit raja singa). Ada juga begonia yang mengandung zat yang berfungsi sebagai obat sakit perut (pencahar). Getah yang keluar dari batang salah satu jenis begonia yang berasal dari Asia bisa digunakan untuk membersihkan senjata tajam. Selain itu, ada Begonia glabra yang berkhasiat sebagai obat untuk menyembuhkan luka baru.

Daun, batang, dan bunga begonia mengandung sopanin. Daunnya juga mengandung tanin, sedangkan batang dan bunganya juga mengandung flavonoida dan polifenol. Salah satu jenis begonia, yaitu Begonia fimbristipula berkhasiat untuk menurunkan demam, meredakan batuk, dan obat penghilang rasa sakit ketika datang bulan. Di Cina, Begonia fimbristipula sudah diolah menjadi minuman segar berbentuk teh dengan rasa agak pahit.

Masyarakat Jawa Barat mengenal Begonia multangula dan Begonia robusta dengan nama hariang atau asam-asam (dinamakan demikian karena rasanya asam), yang sering digunakan sebagai pengganti asam untuk membuat sayur.

 

Sistematika dan Morfologi

  1. Sistematika
  • Kingdom               : Plantae (tumbuh-tumbuhan)
  • Divisi                   : Spermatophyta
  • Subdivisi            : Angiospermae (tumbuhan berbiji tertutup)
  • Kelas                     : Dikotiledoneae (biji berkeping dua)
  • Ordo                     : Cucurbitales
  • Famili                    : Begoniaceae
  • Genus                   :Begonia
  • Spesies                : + 1600 spesies

2. Morfologi: Begonia dapat dikenali dengan mudah karena memiliki ciri-ciri spesifik, yaitu berupa terna tegak, semak, atau menjalar. Batang begonia mengandung air, letak daun tersebar, dan memilki daun pelindung yang mudah rontok. Ciri khas lain, bentuk daunnya selalu asimetris (begoniifolia).

Daun

Ciri khas daun dari semua jenis begonia adalah bentuknya asimetris (begoniifolia), sehingga jika dilipat atau dibelah menjadi dua bagian, bentuk dan ukuran daun tidak sama. Sifat ini merupakan pengaruh faktor genetik. Ciri khas ini membuat begonia dapat dibedakan dengan mudah dari tumbuhan lain.

Bentuk daunnya beragam, antara lain oval (lonjong) seperti pada Begonia hispidissima, menjari (palmate) seperti pada Begonia luxurians, seperti daun palem pada Begonia luxurians, seperti terompet pada Begonia rex “Fiji Island”, seperti spiral pada Begonia rex “Silver Circle”, berbentuk seperti daun paku, berumbai-rumbai, atau bercelah dalam.

 

  • Ukuran Daun

Daun begonia ada yang berukuran besar seperti daun Begonia heracleifolia, Begonia acida, dan Begonia manicata. Ada juga yang berukuran sedang seperti daun Begonia listada  dan Begonia sanguena serta berukuran kecil sedperti daun Begonia dregei, Begonia foliosa, Begonia obscura, dan Begonia bipinnatifida.

  • Warna Daun

Ada begonia yang berwarna cerah seperti hijau, perak, atau perpaduan beberapa jenis warna seperti pink, merah, ungu, abu-abu, dan hitam.

  • Ketebalan Daun

Begonia memiliki daun dengan ketebalan yang beragam. Ada yang tipis seperti kertas (chartaceous), misalnya tekstur daun Begonia obcusa, agak tebal (coriaceous), hingga tebal. Ada juga yang berair dan agak rapuh (fleshy). Daun yang tebal memiliki banyak daging, dapat menyimpan air, dan menyimpan karbohidrat. Misalnya daun Begonia rex.

Bunga

Begonia umumnya berbunga majemuk (inflorescentia). Bunga begonia muncul di ketiak daun (axillaris) atau di ujung batang (terminal). Begonia ada yang memiliki tipe berbunga tak terbatas (inflorescentia racemosa), yaitu bunga mekar berturut-turut mulai dari bawah ke atas. Sementara beberapa jenis begonia memiliki bunga dengan tipe berbunga yang terbatas (inflorescentia cymosa), yaitu bunga mekar mulai dari sumbu pokok atau ibu tangkai (dari tengah ke pinggir).

Sebagian besar begonia alam memiliki bunga dengan warna sederhana, seperti putih atau pink. Sementara begonia eksotik memiliki bunga dengan variasi warna yang beragam. Ada yang kuning, seperti warna bunga Begonia prismatocarpa, Begonia scutifolia, dan Begonia hirsutula yang berasal dari Afrika.

Selain itu, ada juga yang berwarna oranye, merah, putih, ungu, belang, hingga berupa perpaduan beberapa jenis warna. Begonia eksotik dengan warna bunga yang mencolok biasanya dimiliki Begonia tuberosa.

Bunga begonia bisa berupa bunga tunggal atau bunga majemuk dan berkelamin tunggal atau ganda. Bunga jantan memiliki 2-4 tenda bunga dan banyak benangsari. Sementara, bunga betina memiliki 2-5 tenda bunga dengan calon bakal buah “bersayap” atau tidak

Buah

Selain sebagai alat perkembangbiakan, buah dapat digunakan sebagai alat identifikasi. Begonia memiliki tipe buah yang unik. Sebagian besar buah begonia mengering setelah masak fisiologis, “bersayap”, berongga, atau “bertanduk”. Warna buah begonia beragam, mulai dari putih, pink, kuning, oranye, merah, hijau, hingga cokelat. Berbagai bentuk buah begonia yaitu:

  • Begoniastrum
  • Diploclinium, misalnya buah Begonia acetosaI dan Begonia “Silver Queen”.
  • Sphenanthera, misalnya buah Begonia longifolia dan Begonia muricata.
  • Reichencheimia, misalnya buah Begonia venosa.
  • Platycentrum.
  • Coelocentrum, misalnya buah Begonia bowerae “Bethlehem Star”, Begonia auriculata, dan Begonia heracleifolia “Ben Lexcen”.
  • Parvibegonia.
  • Pleiothece.
  • Petermannia, misalnya buah Begonia heracleifolia “King of Prussia” dan Begonia cucullata.
  • Leprose Alicida.

 

Berikut ini adalah hasil googling saya tentang gambar-gambar berbagai jenis begonia. Indah sekali ya? :)

 

Referensi:

Anonim. 2012. Begonia. http://en.wikipedia.org/wiki/Begonia. Diakses 29 April 2012 (online).

Hartutiningsih & M. Siregar. 2008. Mengenal dan Merawat Begonia. Jakarta: AgroMedia Pustaka.

Suryani, Tri Vivi. 2010. Begonia: Daun Menawan, Bunga Rupawan. Yogyakarta: Penerbit Kanisius.

Khasiat Kulit Buah Manggis

Khasiat Kulit Buah Manggis

Manggis merupakan tanaman buah berupa pohon yang berasal dari hutan tropis yang teduh di kawasan Asia Tenggara, yaitu hutan belantara Malaysia atau Indonesia. Dari Asia Tenggara, tanaman ini menyebar ke daerah Amerika Tengah dan daerah tropis lainnya seperti Sri Lanka, Malagasi, Karibia, Hawaii, dan Australia Utara. Tidak hanya segar di dalam, kulit buah manggis juga memiliki banyak manfaat bagi kesehatan tubuh dan kecantikan.

Sejak berabad-abad yang lalu, manggis telah dimanfaatkan penduduk Asia Tenggara untuk mengobati inflamasi dengan cara diminum seperti teh. Berdasarkan penelitian, buah manggis mempunyai bahan aktif biologi yang sangat kaya antioksidan yang tinggi dengan aktivitas yang sangat kuat, selain vitamin, poli-saccharides, stillbenes. Di samping itu buah manggis sangat unik karena mempunyai tambahan bioaktif yang hebat pada kulitnya. Zat tersebut adalah sekumpulan molekular biologi yang sangat aktif dalam kulit manggis yang berwarna ungu, yaitu Xanthones.

Xanthone mampu meringankan wasir atau sembelit, karena dapat meredakan sakit dan pembengkakan akibat peradangan. Antioksidan manggis dapat menghilangkan penyakit kulit kering bersisik kronis (neurodermatitis). Kandungan antiperadangannya dapat mengurangi sisik dan gatal akibat penyakit kulit.

Selain itu, Fungsi xanthones adalah menjelajah seluruh tubuh, menetralkan radikal bebas, sehingga tubuh kita menjadi lebih bersih dan lebih sehat daripada sebelumnya Xanthones yang terdapat dalam kulit manggis mempunyai sifat sebagai anti kanker, anti inflammatory, anti mikroba, menurunkan cholesterol dan lain-lain seperti :

* Antiviral
* Antifungal
* Antiparasitic
* Antiallergen
* Membantu mengurangi tekanan darah
* mengurangi rasa lelah
* Mencegah sakit maag kambuh
* Dapat membantu mengurangi berat badan.
* Ketahanan tubuh
* Kesehatan jantung
* Mencegah diare
* Pengurang rasa sakit
* Analgesik
* Anti-parkinson
* Anti-Alzheimer (Anti kepikunan dini)
* Antidepressant
* Meredakan demam.

 

Referensi:

Anonim. 2012. Manfaat Jus Kulit Manggis. http://mrwindu-back2nature. blogspot. com/2011/ 12/manfaat-jus-kulit-manggis.html. Diakses 29 April 2012 (online).

Anonim. 2012. Mengapa Buah Manggis?. http:// xamthonejakarta.com /search/ fungsi-kulit-manggis/. Diakses 29 April 2012.

Holistic Health Solution. 2011. Khasiat Fantastis Kulit Manggis. Jakarta: Grasindo.

Paramawati, Raffi. 2010. Dahsyatnya Manggis untuk Menumpas Penyakit. Jakarta: AgroMedia Pustaka.

 

Katy Perry – The One That Got Away Chords + tutorial video

Hi, just want to share about one of my favorite songs, enjoy :)

 

D

Summer after high school when we first met

A

We make up in your Mustang to Radiohead

Bm                                                                                 G

And on my 18th birthday, we got matching tattoos

D

Used to steal your parents’ liquor and climb to the roof

A

Talk about our future like we had a clue

Bm                                                                  G

Never plan that one day I’d be losing you

 

(*)

D                                       A

In another life, I would be your girl

Bm                                                         G

We keep all our promises, be us against the world

D                                             A

And in another life, I would make you stay

Bm

So I don’t have to say you were the one that got away

G

the one that got away…

 

D

I was June and you were my Johnny Cash

A

Never one without the other we made a pact

Bm                                                                                         G

Sometimes when I miss you, I put those records on

D

Someone said you had your tattoo removed

A

Saw you downtown singing the blues

Bm                                                      G

It’s time to face the music, I’m no longer your muse

to (*)

A                                                             Bm               G

All these money can’t buy me a time machine

A                                             Bm                G

Can’t replace you with a million rings

A                                                     Bm             G

I should have told what you meant to me

‘Coz now I pay the price

to (*)

 

- or download the pdf version here -

YouTube Preview Image

i don’t own the video, credit to @EasyTabber on Youtube

Kultur Jaringan (Tissue Culture)

Dalam bahasa asing kultur jaringan disebut sebagai tissue culture. Kultur adalah budidaya dan jaringan adalah sekelompok sel yang mempunyai bentuk dan fungsi yang sama. Berarti, kultur jaringan merupakan cara pembudidayaan jaringan tanaman menjadi tanaman kecil yang mempunyai sifat seperti induknya.

Kultur jaringan akan lebih besar presentase keberhasilannya bila menggunakan jaringan meristem. Jaringan meristem merupakan jaringan muda, yang terdiri dari sel-sel yang aktif membelah, berdinding tipis, belum mempunyai penebalan zat pektin, plasmanya penuh dan vakuolanya masih kecil-kecil.

Usaha pengembangan tanaman dengan kultur jaringan merupakan usaha perbanyakan vegetatif tanaman yang dikatakan masih baru. Namun, saat ini sudah banyak sekali penemuan-penemuan tentang ilmu pengetahuan kultur jaringan dalam bidang pertanian, biologi, farmasi, kedokteran, dan sebagainya.

Kegunaan utama dari kultur jaringan adalah untuk mendapatkan tanaman baru dalam jumlah banyak dalam waktu yang relatif singkat, yang mempunyai sifat fisiologi dan morfologi sama persis dengan tanaman induknya. Dari teknik ini diharapkan pula memperoleh tanaman baru yang bersifat unggul.

Teknik kultur jaringan sampai saat ini memang belum biasa dilaksanakan oleh para petani, baru beberapa kalangan pengusaha swasta saja yang sudah mencoba melaksanakannya, karena pelaksanaan teknik kultur jaringan memang memerlukan keterampilan khusus dan harus dilatarbelakangi dengan ilmu pengetahuan dasar tentang fisiologi tumbuhan, anatomi tumbuhan, biologi, kimia, dan pertanian. Dengan demikian jelas akan amat sulit diterima oleh kalangan petani biasa.

Selain itu, pelaksanaan teknik kultur jaringan mutlak memerlukan laboratorium khusus, walaupun dapat diusahakan secara sederhana (dalam ruang yang terbatas), namun tetap membutuhkan peralatan yang memadai. Biaya untuk mewujudkan perbanyakan tanaman secara in vitro ini juga sangat mahal, kecuali kita dapat meramu mediumnya sendiri. Bila kita terpaksa harus membeli medium yang sudah jadi (dalam kemasan) jelas akan sangat mahal, sebab medium yang sudah jadi masih harus diimpor dari luar negeri. Apalagi bila kita masih harus membeli sarana untuk perlakuan isolasi dan fusi protoplas yang tentu biayanya akan lebih besar.

Berikut ini adalah beberapa jenis kultur jaringan:

  1. Jenis kultur jaringan Meristem culture, yaitu  jenis teknik kultur jaringan dengan menggunakan eksplan (bagian tanaman) dari jaringan muda atau meristem.
  2. kultur jaringan Pollen atau anther culture, yaitu teknik kultur jaringan dengan menggunakan eksplan dari serbuk sari atau benang sari.
  3. Kultur jaringan Protoplast culture, yaitu teknik kultur jaringan dengan menggunakan eksplan dari protoplasma (sel hidup yang telah dihilangkan dinding selnya).
  4. Kultur jaringan Chloroplast culture, yaitu teknik kultur jaringan dengan menggunakan eksplan kloroplas untuk keperluan memperbaiki sifat tanaman dengan membuat varietas baru.
  5. Kultur jaringan Somatic cross atau silangan protoplasma, yaitu penyilangan dua macam protoplasma menjadi satu, kemudian dibudidayakan hingga menjadi tanaman yang mempunyai sifat baru.

Agar berhasil dengan baik ketika akan melakukan kultur jaringan, terdapat beberapa syarat yang harus diperhatikan, antara lain sebagai berikut.

  1.  Pemilihan eksplan Kultur jaringan

Eksplan adalah bagian dari tanaman yang digunakan dalam kulturisasi. Eksplan ini menjadi bahan dasar bagi pembentukan kalus (bentuk awal calon tunas yang kemudian mengalami proses pelengkapan bagian tanaman, seperti daun, batang, dan akar). Sebagian eksplan sebaiknya dipilih pucuk muda tanaman dewasa yang diketahui asal-usul dan varietasnya, tidak terinfeksi penyakit, dan jenisnya unggul.

2. Penggunaan media Kultur jaringan yang cocok

Media yang cocok memengaruhi pertumbuhan eksplan yang telah ditanam untuk menjadi plantlet (tanaman kecil). Media yang baik, harus memenuhi syarat nutrisi yang diperlukan eksplan untuk tumbuh dan berkembang. Oleh karena itu, di dalam media kultur jaringan ditambahkan berbagai macam mineral, vitamin, sumber karbohidrat, dan zat pengatur tumbuh (hormon)

3. Keadaan Kultur jaringan yang aseptik dan pengaturan udara yang baik.

Semua tahapan yang dilakukan dalam kultur jaringan harus dilakukan secara aseptik. Hal ini guna menghindari kontaminasi oleh jamur maupun bakteri. Oleh karena itu, sterilisasi eksplan ke dalam medium dilakukan di dalam laminar air flow cabinet (Gambar 2.15) untuk mencegah kontaminasi. Penyimpanan kultur juga harus di dalam ruangan dengan suhu, pencahayaan, dan pengaturan udara yang baik.

Untuk lebih jelasnya, proses kultur jaringan secara singkat dapat disimak melalui video berikut (credit to: @biotechonline on Youtube)

YouTube Preview Image

 

Referensi:

Alfiansyah, Muhammad. Teknik Kultur Jaringan Tumbuhanhttp://www.sentra-edukasi.com/2011/06/teknik-kultur-jaringan-tumbuhan.html. Diakses 26 April 2012.

Hendaryono, Daisy P. Sriyanti & Ari Wijayani. 1994. Teknik Kultur Jaringan. Jakarta: Kanisius

 

Newport Rock on Piano

Hari itu, tepat tanggal 2 Oktober 2010, merupakan hari yang menegangkan buatku. Bagaimana tidak? Pada Sabtu malam hari itu aku tampil di Empire Palace Surabaya untuk mengikuti sebuah kompetisi Piano Klasik yang bertajuk “Indonesia Open Veranza Piano Competition 2010″.

Malam itu aku masuk kategori Intermediate III, kategori 14-16 tahun  (ya pada saat itu aku kan masih 16 tahun :D ). Benar-benar tidak disangka, aku harus maju dengan nomor urut 1. Waduh! Paniknya bukan kepalang. Benar-benar beban mental, hehehe.

Tapi bagaimanapun juga, aku harus naik ke atas panggung setelah dipersilakan MC. Bismillah…

Lagu yang aku mainkan merupakan salah satu lagu favoritku. Newport Rock. Lagunya asik. Pengennya goyangin badan kalo dengerin, hehehe. Partiturnya juga masih aku simpen sampe sekarang. Pengen rasanya main lagu ini lagi. Tapi, karena aku kuliah jauh dari rumah, jadi yaa kadang hanya bisa memutar rekaman videonya saja. Hehe. Maklum, mahasiswa rantau tanggung :D (Sidoarjo – Malang kan deket) hehehe

Back to the story… 

Setelah tampil aku benar2 merasa lega.Ternyata not bad, lah dapet tampil pertama. Seenggaknya perasaan sudah rileks dan lega, tanpa harus tegang lagi. Tapi tetap saja hatiku ciut melihat peserta-peserta berikutnya tampil. Mereka semua memainkan lagu2 yang durasinya lebih lama dan tentu tingkat kesulitannya jauh lebih tinggi. Perasaan minderku sudah tak bisa kubendung lagi (eaaaa :D DD). Padahal jika dibandingkan dengan laguku, hmmmm mungkin tak sampai serumit mereka. Tapi yah, semuanya aku kembalikan pada Tuhan. Jika malam itu memang bukan rezekiku, setidaknya aku kan dapat pengalaman baru. hehe. Jadi yaah, aku nikmati saja, lah. Yang penting aku sudah menampilkan yang terbaik. Asek :D D

Tak terasa, semua peserta kategori Intermediate III sudah tampil. Saatnya pengumuman pemenang!!

Deg..Deg..Deg..

Hatiku deg2an menanti pengumuman ini. Meski sebenarnya cukup pesimis, sih. Rasanya nggak mungkin namaku disebut. Hehe. Apalagi melihat peserta lain yang begitu hebatnya memainkan komposisi mereka. Yah, mungkin beberapa ada yang miss di sana-sini, tapi overall mereka semua keren2, lah… Apalagi setelah tau ada yang bela-belain datang dari luar kota, seperti Jakarta, Yogyakarta, bahkan Medan. Wah, masa iya aku bisa dapet posisi di antara para pianis-pianis hebat itu. Nggak mungkin dong, kalo mereka nggak hebat? Pasti jauh-jauh dari luar kota mereka berangkat dengan persiapan yang betul-betul matang. Tapi yaah, berdoa untuk yang terbaik saja lah.

Satu demi satu, juara-juara dari kategoriku malam itu dipanggil MC untuk naik ke panggung dan menerima piala. Mulai dari juara Harapan III, Harapan II, Harapan I, juara III, dan juara II.

Sudahlah. Pupus harapan ini.

Dari semua juara yang sudah dipanggil, namaku tidak disebut. Aku menyerah. Nggak papa, deh nggak menang :) Nggak papa :) (padahal ya hampir nangis juga, sih). Hehehe.

 

 

 

“Ayah, ibu, nggak papa ya kalo nggak menang…”kataku pada orangtuaku yang begitu setia menemaniku di malam itu.

“Tunggu dulu, lah… Juara 1-nya belum diumumkan…”balas ayah.

“Pesimis, yah…”jawabku.

Ibu dan ayahku malah tersenyum. “Feeling ibu kok seneng ya? Pasti ada sesuatu, deh.”ucap ibuku.

“Maksudnya, bu?”

tiba-tiba, aku mendengar MC mengumumkan, “Untuk juara 1, Nadya Fatmayanti, dengan lagu Newport Rock!!!”serunya diiringi tepuk tangan hadirin.

Aku shocked. “APA??? Kok bisa???”

Rasanya badan ini kaku. Beku. Nggak bisa bergerak. Saking nggak percayanya. Bagaimana bisa namaku dipanggil sebagai juara 1? Ya Allah, ini anugerah luar biasa. Hehehe.

Kemudian MC memanggil namaku yang kedua kali (mungkin karena di panggilan pertama aku nggak langsung ke panggung gara2 masih shocked, hehe). “Nadya Fatmayanti, juara 1 kategori Intermediate III?”

Aku tersentak kaget.

“Ayo buruan maju!”seru ayah dan ibuku.

me + 1st place trophy

“Eh, iya iya. hehe”
Aku pun segera bangun dari dudukku dan berjalan menuju panggung.

Kemudian penyerahan piala pada para pemenang.

WoW!! Benar-benar pengalaman yang luar biasa. Padahal aku sama sekali tidak menyangka akan menang. Terima kasih Ya Allah… Dukungan moril dan materiil yang tiada putus dari kedua orangtuaku.. :’)

Nggak sia-sia juga latihan kerasku selama 2 bulan terakhir untuk menyiapkan materi kompetisi malam itu. Terima kasih juga untuk guru pianoku, Bu Widyowati yang udah sabar membimbingku.

Hmm, kangen rasanya dengan moment-moment itu… Aku ingin kembali ke moment itu.. Tapi dengan padatnya aktivitas kuliah, yaa aku harus bisa memprioritaskan, lah. Setidaknya, untuk saat ini kuliahku lebih utama buatku.

Benar-benar unforgettable moment deh :)

YouTube Preview Image

Hello world!

Selamat datang di Student Blogs. Ini adalah posting pertamaku!