RSS
 

Point of Purchase

18 Mar

 

 

 

P-O-P PERMANENT

 

maybelline

POP PERMANENT

teh

P-O-P Temporer

pop temporary

barbie

 

hotwheels

 

Media In Store

kleenex-shelf-ad-shelf-ad-homepage

 

In-Store L - belvita

 

 
 

Evaluasi Kemasan Produk “Ferrero Rocher” Dengan Menggunakan Model View

18 Mar

rittersport_background

a.   Visibilitas.

Terkait dengan kemampuan untuk menarik perhatian, misalnya warna cerah, ukuran, grafik dan bentuk yang baru.

Warna dari kemasan Ritter Sport ini menarik karena memiliki banyak warna disesuaikan dengan rasa dari produk. Warna- warna yang cerah dan menarik perhatian. Ukurannya 100gram sesuai dengan kebutuhan karena tidak terlalu banyak, ukuran kemasannya juga tidak memakan tempat karena tidak besar dan ribet. Bentuknya juga sederhana.

b.   Informasi.

Berhubungan dengan intruksi pemanfaatan produk, berbagai keunggulan, slogan-slogan, serta informasi tambahan yang dituliskan pada kemasan

Produk Ritter Sport ini memiliki informasi yang tidak berlebihan, karena hanya tertulis merek dan rasa dari coklat ini di bagian depan. Dibagian belakang tertulis bahan dan keunggulan coklat ini sebagai informasi tambahan.

c.   Daya Tarik Emosional.

Daya tarik ini berupa tampilan kemasan yang mengandung elegan, prestis, keceriaan, lucu, nostalgia dan sebagainya.

Kemasan dari Ritter Sport ini elegan karena kemasan depannya yang sederhana, tapi terlihat elegan. Hanya berisi sedikit tulisan yang perlu. Saat melihat mereknya Ritter Sport maka konsumen yang merasa sporty dan elegan pasti akan tertarik. Tetapi karena kemasan ini merupakan kemasan yang mencerminkan elegan sehingga terlihat kurang ceria.

d.   Daya/kemampuan untuk Dikerjakan (Workability).

Kemampuan kerja dapat berupa, kemampuan melindungi isi produk, kemudahan penyimpanan, kemundahan menggunakan produk, melindungi dari kerusakan dan ramah lingkungan.

Kemasan Ritter Sport ini tidak melindungi isi produk, karena setelah dibuka maka coklat ini harus segera dihabiskan atau disimpan di dalam plastik atau toples agar isinya terlindungi. Produk Ritter Sport ini kemasannya mudah dibawa- bawa karena kemasannya sederhana, dan tidak memakan tempat.

 
 

METODE ANGGARAN MARKETING COMMUNICATION

17 Mar

METODE ANGGARAN MARKETING COMMUNICATION

1. Affordable ( terjangkau )
Menetapkan anggaran promosi pada level yang dianggap manajemen mampu dikeluarkan perusahaan Hanya mengeluarkan sedikit dana, dari sisa dana operasional dan investasi
Mengabaikan dampak promosi pada penjualan.
Hanya mengandalkan pemasangan iklan.

2. Percentage of sales
Menetapkan anggaran promosi pada persentase tertentu dari penjualan sekarang atau yang diperkirakan/ menetapkan anggran promosi sebagai sebuah persentase dari harga jual per unit Mudah digunakan • Membantu manajemen memikirkan hubungan antara pengeluaran promosi, harga jual dan laba per unit
• Memandang penjualan sebagai sebab dari promosi dan bukannya sebagai hasil.
Metode ini hanya didasarkan pada ketersediaan dana, bukannya pada peluang yang ada
3. Competitive parity
Menetapkan anggran promosi untuk menandingi anggran para pesaing Membelanjakan sebesar belanja promosi pada pesaing sehingga membantu mencegah perang promosi.
Responsif terhdap kondisi pesaing Tidak selamanya valid, karena tidak semua perusahaan memiliki kebijakan yang sama
Kebutuhan promosi perusahaan kita belum tentu sama dengan kebutuhuan pesaing.
4. Objective and task
Membantu perusahaan secara focus menuju tujuan promosi perusahaan.
Menentukan tugas dan biaya yang diperlukan untuk mencapai tujuan promosi. Perusahaan sering sulit menentukan tugas apa yang dapat mencapai tujuan promosi.

BERIKLAN DI TELEVISI
1. Karakteristik Stasiun Televisi
Stasiun televisi yang menyiarkan khusus berita, Olahraga, Musik, atau film akan lebih menguntungkan advertiser, karena mereka bisa memilih stasiun tv yang sesuai dengan market. Untuk stasiun yang ber-rating tinggi, maka mematok biaya iklan tv cukup besar, sekitar 10 juta hingga 15 juta rupiah per 15 hingga 30 detik penayangan. Beda lagi tarif untuk tv lokal, biaya iklan tv hanya berkisar 50 ribu hingga 300 ribu rupiah per spot atau sekali tayang dengan durasi sekitar 30 detik.

2. Rating Program Acara
Semakin tinggi sebuah rating acara, maka semakin mahal biaya yang dibandrol untuk iklan tv, contohnya acara Termehek-mehek di Trans TV mematok harga iklan Rp 5,5 juta per slot durasi 30 detik

3. Jenis Penyiaran Acara
Untuk acara yang disiarkan secara tunda atau langsung juga terdapat perbedaan dalam biaya iklan tv yang dipasang. Untuk siaran langsung, harga yang dipatok lebih mahal dibandingkan siaran tunda
.
4. Jam Penayangan
Pada trafik penonton yang ramai akan dipasang biaya iklan tv yang lebih mahal dibandingkan jam tayang yang diperkirakan tidak ramai penonton. Seputar Indonesia Pagi RCTI mematok Rp 8 juta, untuk Petang Rp 16 juta, sementara malam hanya Rp 5 juta.

5. Peletakan Iklan
Letak antara iklan dan program acara juga mempengaruhi harga. Iklan yang diputar setelah program acara berlangsung akan dianggap sebagai posisi pasang iklan yang paling strategis sehingga dipasang harga lebih mahal dibandingkan iklan yang dipasang di antara iklan lain. Hal ini berkaitan dengan penonton yang suka mengganti chanel siaran ketika iklan berlangsung.

Apabila dikalkulasikan, maka rata-rata tarif iklan tv terbagi dalam dua jenis, tarif murah berkisar 50 ribu hingga 350 ribu rupiah per spot (durasi 15-30 detik) dan tarif mahal berkisar 6 juta hingga 16 juta rupiah per spot (durasi 15-30 detik).
BERIKLAN DI RADIO

Untuk iklan jenis radio spot biasa dengan durasi sampai dengan 60 detik, biaya iklan radio mencapai Rp 150.000,00/spot. Biaya iklan ini berlaku untuk waktu prime time yang berlangsung antara jam 5 sampai 10 pagi serta jam 1 sampai 7 sore. Untuk waktu regular time yang berlaku antara jam 10 sampai jam 1 siang serta jam 7 sore hingga 1 pagi dikenakan biaya Rp 120.000,00.

Berbeda dengan jenis iklan radio spot incidental special feature, untuk prime time dikenakan biaya sebesar Rp 165.00,00 sementara untuk regular time berbiaya sebesar Rp 150.000,00. sedikit lebih mahal daripada iklan radio spot biasa.

Berbeda jika Anda ingin pasang iklan jenis radio lips advertisement atau iklan baca yang dilakukan oleh penyiar, Anda bisa mendapatkan harga yang lebih murah yaitu Rp 85.000,00 untuk untuk waktu prime time serta Rp 65.000,00 untuk regular time.

Jenis iklan radio lain yang bisa Anda manfaatkan untuk promosi adalah sponsor program. Pasang iklan jenis ini tentu saja lebih efektif untuk promosi karena Anda bisa mendapat jatah waktu satu jam atau bahkan lebih. Jenis iklan ini biasanya berhubungan dengan penelpon, dimana penelpon diharuskan menyebutkan kata-kata yang ada kata yang berhubungan dengan promosi Anda. Karena efektif, biaya iklan jenis ini tentu saja lebih mahal yaitu Rp 4.000.000,00 / 60 detik untuk jangka waktu prime time serta harga Rp 3.500.000,00 / 60 menit untuk regular time.

 

BERIKLAN DI KORAN

 

 

No.

 

Nama Koran

Jumlah Baris Minimal

Jumlah Karakter Per Baris

Jumlah Total Karakter Minimal Per Iklan

Harga Iklan

 

Keterangan

Baris

Kolom

Display

(Harga Per Baris)

(Harga Per mmk)

(Harga Per mmk)

1.

Berita Kota

4

30

120

Rp. 14.000,-

Rp. 22.000,-

Rp. 25.000,-

Paket 1 Bln Rp.720 rb

2.

Bisnis Indonesia

3

42

126

Rp. 33.000,-

Rp. 33.000,-

Rp. 36.000,-

3.

Indo Pos

3

45

135

Rp. 17.000,-

Rp. 23.000,-

Rp. 26.000,-

4.

a. Kompas

b. Khusus

   Lowongan

3

3

30

30

90

90

Rp. 55.000,-

Rp. 60.000,-

Rp. 56.000,-

Rp. 67.500,-

Rp. 56.000,-

Rp. 67.500,-

5.

Koran Tempo

3

42

126

Rp. 27.000,-

Rp. 30.000,-

Rp. 34.000,-

6.

Lampu Merah

3

45

135

Rp. 14.000,-

Rp. 20.000,-

Rp. 18.000,-

7.

Media Indonesia

3

42

126

Rp. 28.000,-

Rp. 27.000,-

Rp. 48.000,-

8.

Pos Kota

4

30

120

Rp. 10.000,-

Rp. 18.000,-

Rp. 22.000,-

9.

Rakyat Merdeka

3

45

135

Rp. 16.000,-

Rp. 22.000,-

Rp. 29.000,-

10.

Republika

3

30

90

Rp. 20.000,-

Rp. 19.000,-

Rp. 42.000,-

Paket 3xRp.120 rb,

6x Rp.210 rb, 12xRp.340 rb, 25xRp.560 rb

11.

Suara Pembaruan

3

29

87

Rp. 27.000,-

Rp. 36.000,-

Rp. 36.000,-

12.

Warta Kota

3

42

126

Rp. 17.000,-

Rp. 20.000,-

Rp. 24.000,-

13.

Jakarta Pos

3

36

108

Rp. 35.000,-

Rp. 30.000,-

Rp. 34.000,-

14.

Pikiran Rakyat

3

25

75

Rp. 36.000,-

Rp. 19.000,-

Rp. 37.000,-

15.

Jawa Pos

3

25

75

Rp. 135.000,-

-

-

16.

Tabloid Otomotif

3

30

90

Rp. 30.000,-

-

-

17.

Tabloid Nova

3

30

90

Rp. 35.000,-

-

-

18.

Tabloid Motor Plus

3

30

90

Rp. 30.000,-

-

-

 

Catatan :

  1. Harga iklan di atas belum termasuk PPN 10%.
  2. Batas pengiriman materi iklan & pembayaran : Senin-Jum’at jam 15.00 WIB, Sabtu jam 10.00 WIB.
  3. Untuk surat kabar Daerah (Contoh: Pikiran Rakyat Bandung) harap dikonfirmasi terlebih dahulu via telp/SMS.
  4. Rumus cara perhitungan iklan baris adalah : Jumlah Baris x Harga Iklan Per Baris + PPN 10% x Durasi Penerbitan Iklan.

Contoh :  Perhitungan untuk POS KOTA dengan jumlah 4 baris (120 karakter)

4 x Rp.10.000,- + 10% (PPN) x 1 = Rp.44.000,-

  1. Rumus cara perhitungan iklan kolom adalah :

Jumlah Kolom x Harga Iklan x Tinggi Iklan (jika dalam cm, maka dikalikan 10 untuk jadi mm) + PPN 10% x Durasi Penerbitan Iklan

Contoh :  Perhitungan untuk POS KOTA ukuran 1 Kolom x Tinggi iklan 5 cm (5 cmx10 =50 mm)

                        1 Kolom x 50 mm x Rp. 18.000,- + 10% (PPN) x 1 = Rp. 990.000,-

 

 
 

STP IKLAN MILO

17 Mar
YouTube Preview Image

Tujuan mereka pada semua tahap siklus adalah dengan menggunakan sumber daya alam secara efisien, untuk mendukung berkelanjutan yang dikelola sumber daya useof terbarukan dan untuk menargetkan zero waste. Dengan cara ini, mereka berniat untuk merek mereka untuk berdiri untuk kelestarian lingkungan.

Positioning

Setelah memutuskan tujuan perusahaan dan strategi, Nestlé dapat menetapkan tujuan pemasaran untuk masing-masing produk, dalam hal ini produk individual yang Milo. Tujuan utama untuk Milo adalah untuk mempertahankan positionas yang nomor satu Malaysia menjual coklat merek minuman malt. Untuk mencapai hal ini, Nestlé telah mengembangkan strategi pemasaran yang akan memperhitungkan semua elemen dari bauran pemasaran. Ini akan melibatkan strategi individu untuk harga, pengembangan produk, promosi dan distribusi. Karena Nestle Milo adalah nama merek mapan, strategi ini harus fleksibel dan relevan dengan setiap generasi baru dari konsumen, tetapi pada saat yang sama, caremust besar diambil untuk tidak merusak persepsi dari produk dibangun selama puluhan tahun pemasaran.

Targeting

Segmen pasar terdiri dari sekelompok pelanggan yang berbagi satu set sama menginginkan. Pemasar tidak menciptakan segmen, tugas pemasar adalah mengidentifikasi segmen dan memutuskan mana yang akan menjadi target. Pemasaran segmen menawarkan beberapa keuntungan atas pemasaran massal. Perusahaan dapat menciptakan penawaran produk atau layanan yang lebih fine-tuned dan harga tepat untuk segmen sasaran. Perusahaan dapat lebih mudah memilih distribusi terbaik dan saluran komunikasi, dan juga akan memiliki gambaran yang lebih jelas dari pesaingnya, merupakan perusahaan yang mengejar segmen yang sama. Segmen pasar didasarkan pada pengamatan, analisis serta kita dalam pelanggan Nestle shoes. dapat diklasifikasikan menurut variabel-variabel berikut:

 
Segmentasi

• Daerah:

Umumnya orang lebih suka minum Milo sepanjang tahun. Tapi Nestle dapat segmen pasar atas dasar musim. Konsumsi dingin Milo turun selama musim hujan karena orang lebih memilih untuk memiliki hot Milo. Di daerah panas pola konsumsi tidak berubah banyak.

• Kota:

Konsumsi Milo lebih di kota-kota dibandingkan dengan desa-desa karena berbagai faktor seperti pendapatan dan tingkat pendidikan. Nestleshould lebih fokus pada pembuatan Milo tersedia di tempat wherepeople setiap bersedia dan mampu membeli.

• Usia:

Nestle dengan mudah dapat menargetkan berbagai kelompok umur. Yang paling penting dari kelompok-kelompok ini adalah anak-anak dan orang tua. Untuk anak-anak dapat introduceMilo dengan kandungan gizi tambahan seperti vitamin dan mineral. Bagi orang-orang tua itu sudah memiliki gizi klinis. Ini hanya perlu untuk mendapatkan produk yang dikenal di kalangan orang-orang ini.

• Gender:

Ini akan sangat bermanfaat bagi wanita sasaran karena mereka biasanya shopfor keluarga mereka. Jika mereka yakin bahwa Milo akan baik bagi keluarga mereka, mereka akan membeli.

• Pendapatan dan pekerjaan:

Orang akan membeli Milo ketika mereka memiliki sumber daya yang cukup moneter. Nestle harus menargetkan orang-orang di groups.People pendapatan yang lebih tinggi dengan pekerjaan kerah biru dapat ditargetkan dengan mengatakan bahwa Milo akan membantu mereka dalam rutinitas sehari-hari mereka. Hidup tahapan siklus juga dapat penting karena keluarga dengan kidswill muda ingin membeli Milo.

Psychographic segmentasi:

• Sosial kelas dan gaya hidup:

Orang-orang yang tergabung dalam kelas sosial yang lebih tinggi cenderung menghabiskan lebih banyak pada kemewahan dibandingkan dengan orang-orang di kelas bawah. Orang-orang semacam ini dapat dengan mudah ditargetkan karena mereka sangat sadar kesehatan. Nestle dapat mendorong orang-orang untuk membeli Milo yang kekurangan makanan yang kaya.

• Kepribadian:

Orang yang outdoorsy dan terlibat dalam olahraga juga dapat ditargetkan dengan penandaan merek dengan beberapa selebriti olahraga.

 
 

DATA STATISTIK KEPENDUDUKAN JAWA TIMUR

11 Mar

DATA STATISTIK KEPENDUDUKAN JAWA TIMUR TAHUN 2010

1. Menurut Jenis Kelamin

LAKI-LAKI PEREMPUAN
18.439.200 19.354.803

 

2. Menurut Usia :

USIA

JUMLAH (JIWA)

5-6

1 190 244

7-12

3 806 927

13-15

1 933 845

16-18

1 810 625

19-24

3 331 895

25-29

3 129 016

30-34

2 981 333

35-39

3 023 213

40-44

2 917 015

45-49

2 610 911

50-54

2 229 583

55-59

1 691 206

60-64

1 246 621

65-69

1 012 635

70-74

767 959

75-79

456 613

80-84

255 241

85-89

99 812

90-94

35 228

95+

22 925

3. Menurut Tingkat Pendidikan :

JENJANG PENDIDIKAN

JUMLAH (JIWA)

SD

11.508.824

SMP

6.958.691

SMA

6.864.100

Perguruan Tinggi

2.156.791

 

 

 
 

Iklan yang Kurang Etis

04 Mar
YouTube Preview Image
Menurut saya iklan klinik tongfang ini tidak etis, karena penyakit yang diperlihatkan sungguh penyakit yang sangat parah. kesannya pun terlalu berlebihan.
Menurut saya Iklan Klinik Tong Fang ini tidak jujur dan menyalahin undang- undang periklanan kesehatan.
Seluruh proses produksi, distribusi dan konsumsi pesan komunikasi merupakan hasil interaksi para pelaku, konsumen dan distributor komunikasi. Interaksi inilah yang mau tidak mau menempatkan proses komunikasi dalam kerangka tindakan manusia. Mana tindakan yang baik, mana tindakan yang buruk. Itulah point utama dari masalah etika
Setiap arahan dan aturan moral mempunyai nilai dan level kontekstualisasi pada tingkat individu, kelompok, komunitas atau sistem sosial yang ada. Dapat dikatakan bahwa etika pada level tertentu sangat ditentukan oleh arahan sistem sosial yang disepakati. Menentukan kualitas etika yang ditegakkan. Dilema moral atau pilihan moral selalu mempunyai masalah yang tidak begitu saja diselesaikan secara simplistik. Pilihan-pilihan etis harus berdasarkan kaidah norma atau nilai yang menjadi prinsip utama tindakan etis.

Etis

Berkaitan dengan kepantasan, Apakah iklan itu pantas untuk ditayangkan? secara etika memang iklan harus ah memuat sesuatu yang jujur tapi bukan berarti lalai dengan ke-etis-an iklan tersebut.

Estetis

Estetis berkaitan dengan kelayakan, kepada siapa iklan itu ditujukan siapa target marketnya, siapa target audiennya, kapan iklan terebut harus ditayangkan. Produsen rokok selalu menayangkan iklannya pada waktu-waktu dimana anak kecil sudah tidur. Ya.. Memang harus demikian, karena iklan itu hanya ditujukan untuk orang dewasa.

Estetika

Berkaitan dengan keindahan, seni. Selain etis, estetis iklan juga harus mengandung daya tarik seni, estetika. Agar iklan itu mach, dan tidak membosankan selain itu iklan dengan estetika yang baik, juga akan mengundang daya tarik khalayak (desire) untuk memperhatikan iklan tersebut dan kemudian melakukan action membeli dan menggunakan produk tersebut

 

 
 

Terence A. Shimp : Integrated Marketing Communication Part 3

03 Mar

PART 3 : PRODUK BARU dan NAMA MEREK, LOGO, KEMASAN DAN MATERI POP

BAB 7 KOMUNIKASI PEMASARAN DAN ADOPSI PRODUK BARU

BAB 8 NAMA MEREK, LOGO, KEMASAN, DAN MATERI POIN PEMBELIAN (P-O-P)

 

dowload .pdf

KOMUNIKASI PEMASARAN DAN ADOPSI PRODUK BARU” serta “NAMA MEREK, LOGO, KEMASAN, DAN MATERI POIN PEMBELIAN (P-O-P)

download .doc

KOMUNIKASI PEMASARAN DAN ADOPSI PRODUK BARU” serta “NAMA MEREK, LOGO, KEMASAN, DAN MATERI POIN PEMBELIAN (P-O-P)

 
 

Komunikasi Pemasaran yang Efektif

03 Mar

Komunikasi Pemasaran yang Efektif

 

Komunikasi Pemasaran Menurut Ahli

Kata komunikasi atau communication dalam bahasa Inggris berasal dari bahasa latin communis yang berarti sama dengan communico, communication, atau communicare yang berarti membuat sama. Istilah pertama (communis) adalah istilah yang paling sering disebut sebagai asal-usul kata komunikasi, yang merupakan akar-akar dari kata latin lainnya yang mirip.

  • Menurut Mulyana komunikasi menyarankan bahwa suatu pikiran, suatu makna, atau suatu pesan dianut secara sama.
  • Menurut Stanton yang dikutip oleh Djaslim Saladin dan Yevis Marti Oesman (2002 :194) komunikasi pemasara n adalah kombinasi dari penjualan tatap muka, periklanan, promosi penjualan, publisitas dan hubungan masyarakat yang membantu pencapaian tujuan perusahaan.
  • Menurut Saladin komunikasi pemasaran merupakan aktifitas yang berusaha menyebarkan informasi, mempengaruhi atau membujuk dan mengingatkan pesan sasaran atas perusahaan dan produknya agar bersedia menerima, membeli loyal pada produk yangditawarkan pada perusahaan yang bersangkutan
  • Sedangkan komunikasi pemasaran menurut Assuari adalah kombinasi strategi yang paling baik dari unsur-unsur promosi tersebut, maka untuk dapat efektifnya promosi dilakukan oleh suatu perusahaan, perlu ditentukan terlebih dahulu peralatan atau unsur  komunikasi apa saja yang sebaiknya digunakan dan bagaimana pengkombinasian unsur-unsur tersebut agar hasilnya dapat optimal.
  • Menurut Soemanagara, marketing communicationsadalah salah satu kegiatan komunikasi yang bertujuan untuk menyampaikan pesan dari komunikator (perusahaan) kepada komunikan (media) dengan menggunakan berbagai media, dan diharapkan dapat menimbulkan efek, yakni adanya perubahan, yakni perubahan pengetahuan, perubahan sikap, dan perubahan tindakan yang dikehendaki. Adapun jenis media yang digunakan adalah poster, banner, flyer, televisi, majalah, surat kabar, dan media-media lainnya

Marketing communications bertujuan untuk mencapai tiga tahap perubahan yang ditujukan bagi konsumen, yaitu :

  1. Tahap perubahan pengetahuan

Dalam perubahan ini, konsumen mengetahui keberadaan sebuah produk, untuk apa produk itu diciptakan, dan ditujukan kepada siapa. Dengan demikian, pesan yang disampaikan menunjukkan informasi penting dari produk itu.

  1. Tahap perubahan sikap

Menurut Sciffman dan Kanuk dalam buku John E. Kennedy dan R. Dermawan Soemanagara yang berjudul Marketing Communications, tahap kedua ini ditentukan oleh tiga unsur :

  1. Cognition/ kognisi ( pengetahuan)
  2. Affection/ afeksi (perasaan/sikap)
  3. Conation/ konasi (perilaku)

Jika ketiga komponen ini menunjukkan adanya kecenderungan perubahan, maka mungkin sekali akan terjadi perubahan sikap yang positif mengarah pada keinginan untuk mencoba produk. Semakin tinggi kesukaan terhadap suatu pesan sponsor, kemungkinan konsumen membeli produk tersebut.

  1. Tahap perubahan perilaku

Agar konsumen tidak beralih pada produk lain, dan terbiasa menggunakannya. Soemanagara menjelaskan komunikasi pemasaran yang efektif sangat menentukan keberhasilan pemasaran. Konsumen akan memahami pesan yang disampaikan, dan tertarik untuk membeli produk atau jasa yang ditawarkan jika pemasar melakukan komunikasi pemasaran yang efektif. Komunikasi pemasaran dapat diindentifikasikansebagai hal berikut :

  1. Mengidentifikasi pasar dan kebutuhan konsumen atau persepsi konsumen
  2. Menggambarkan dan mengoperasionalisasikan gambaran dari hasil tujuan target group
  3. Mengevaluasi sejauhmana perilaku yang tergambar diyakini dapat mencapi tujuan
  4. Mempertanyakan apakah ada penghalang (gap) antara harapan ideal dengan tampilan produk (performance).

 

Strategi Komunikasi Pemasaran

Strategi komunikasi pemasaran merupakan logika pemasaran dimana perusahaan berharapkan untuk menciptakan nilai pelanggan dan mencapai hubungan yang menguntungkan. Perusahaan memutuskan pelanggan mana yang akan dilayaninya (segmentasi dan penempatantarget) dan bagaimana cara perusahaan melayaninya (diferensiasi dan positioning).

Strategi komunikasi pemasaran yang tepat juga menghindarkan perusahaan dari kerugian yang disebabkan oleh kegiatan promosi yang efektif dan efisien. Makadari itu suatu kegiatan promosi yang efektif dan efisien dapat dimasukkan dalam bagian dari komunikasi pemasaran. Untuk menyampaikan sesuatu kepada konsumen pada pihak-pihak yang terkait, pemasar kini bisa memilih aktivitas komunikasi tertentu, sering disebut elemen, fungsi atau alat yang terutama terdiri dari periklanan, penjualan personal,humas dan publikasi, promosi penjualan, dan pemasaran langsung.

Bentuk dan harga produk, bentuk dan warna kemasan, fasilitas yang disediakan, suasana ruangan atau tempat yang nyaman, semuanya mengkomunikasikan sesuatu kepada pelanggan. Setiap brand contact membawa kesan yang bisa memperkuat atau justru memperlemah citra perusahaan dimata konsumen. Karena itu pemasar mesti memadukan keseluruhan bauran pemasaran agar dapat efektif memngkomunikasikan pesan dan positioning strategi yang konsisten kepada konsumen. Bauran promosi (promotion mix) juga disebut bauran komunikasi pemasaran (marketing communication mix) perusahaan merupakan paduan spesifik iklan, promosi penjualan, hubungan masyarakat, penjualan personal, dan sarana pemasaran langsung yang digunakan perusahaan untuk mengkomunikasikan nilai pelanggan secara persuasive dan membangun hubungan pelanggan.

 

 

download .doc

Komunikasi Pemasaran yang Efektif

download .pdf

Komunikasi Pemasaran yang Efektif

 

 

 
 

Tugas 1 Marketing Communication : Bentuk- Bentuk Promosi

18 Feb

BENTUK- BENTUK PROMOSI

Promosi merupakan kegiatan perusahaan mengkomunikasikan produknya kepada konsumen. Komunikasi ini bisa dilakukan dengan cara advertising atau periklanan, direct marketing atau pemasaran langsung , sales promotion atau promosi penjualan, personal selling, dan public relation. Beberapa hal yang harus diperhatikan dalam membuat komunikasi terhadap publik adalah pesan yang jelas, konsisten, dan berpengaruuh kuat terhadap perusahaan dan produk serta merknya.

 

  1. 1.      Advertising

Keputusan periklanan menjadi bagian yang kompleks karena lingkungan makro yang selalu berubah. Pengambilan keputusan periklanan berkaitan dengan penetapan tujuan, memutuskan seperti apa pesan itu seharusnya dan bagaimana menampilkan, memilih jenis-jenis media dan sarana apa yang digunakan, frekuensi penggunaan dan analisis efektifitas program periklanan :

1. Membangun, mengubah dan memperkuat kembali sikap konsumen

2. Model hirarki tiga tahap :

  • Pembelajaran, belajar, merasakan dan melakukan (atau kesadaran, pemahaman, keyakinan dan tindakan)
  • Pencirian-desonansi, orang didorong untuk membuat pilihan antara dua alternatif yang hampir sama dalam hal mutu dan harga.
  • Keterlibatan rendah, perubahan sikap karena kurangnya pengalaman mengenai produk. Kesadaran dan mengingat kembali adalah tujuan iklan yang cocok untuk situasi ini.

Strategi periklanan terdiri dari :

 

  1. 2.     Personal Selling

Personal selling adalah komunikasi langsung (tatap muka) antara penjual dan calon pelanggan untuk memperkenalkan suatu produk kepada calon pelanggan dan membentuk pemahaman pelanggan terhadap produk sehingga mereka kemudian akan mencoba dan membelinya.

Sifat-sifat personal selling antara lain :

  • Personal confrontation, yaitu adanya hubungan yang hidup, langsung, dan interaktif antara 2 orang atau lebih.
  • Cultivation, yaitu sifat yang memungkinkan berkembangnya segala macam hubungan, mulai dari sekedar hubungan jual beli sampai dengan suatu hubungan yang lebih akrab.
  • Response, yaitu situasi yang seolah-olah mengharuskan pelanggan untuk mendengar, memperhatikan, dan menanggapi.

Oleh karena sifat-sifat tersebut maka metode ini mempunyai kelebihan antara lain operasinya lebih fleksibel karena penjual dapat mengamati reaksi pelanggan dan menyesuaikan pendekatannya, usaha yang sia-sia dapat diminimalkan, pelanggan yang berminat biasanya langsung membeli, dan penjual dapat membina hubungan jangka panjang dengan pelanggannya. Namun karena menggunakan armada penjual yang relatif besar, maka metode ini biasanya mahal. Di samping itu, spesifikasi penjual yang diinginkan perusahaan mungkin sulit dicari. Meskipun demikian, personal selling tetaplah penting dan biasanya dipakai untuk mendukung metode promosi lainnya.

Aktivitas personal selling memiliki beberapa fungsi yaitu sebagai berikut :

1. Prospecting, yaitu mencari pembeli dan menjalin hubungan dengan mereka.

2. Targeting, yaitu mengalokasikan kelangkaan waktu penjual demi pembeli.

3. Communicating, yaitu memberi informasi mengenai produk perusahaan kepada pelanggan.

4. Selling, yakni mendekati, mempresentasikan dan mendemonstrasikan, mengatasi penolakan, serta menjual produk kepada pelanggan.

5. Servicing, yakni Memberikan berbagai jasa dan pelayanan kepada pelanggan.

6. Information gathering, yakni melakukan riset dan intelijen pasar.

7. Allocating, yaitu menentukan pelanggan yang akan dituju

 

  1. 3.     Direct Marketing

Direct marketing adalah sistem pemasaran yang bersifat interaktif, yang memanfaatkan satu atau beberapa media iklan untuk menimbulkan respon yang terukur dan atau transaksi di sembarang lokasi. Dalam direct marketing, komunikasi promosi ditujukan langsung kepada konsumen individual, dengan tujuan agar pesan-pesan tersebut ditanggapi konsumen yang bersangkutan, baik melalui telepon, pos atau dengan datang langsung ke tempat konsumen.

Teknik ini berkembang sebagai respon terhadap demasifikasi (pengecilan) pasar, di mana semakin banyak ceruk pasar (market niche) dengan kebutuhan serta pilihan yang sangat individual. Di satu sisi, dengan berkembangnya sarana transportasi dan komunikasi mempermudah kontak dan transaksi dengan pasar. di mana perusahaan relatif mudah mendatangi langsung calon pelanggan ataupun menghubungi via telepon atau surat. Banyaknya wanita yang bekerja juga turut andil bagi perkembangan direct marketing, karena semakin kurangnya waktu mereka untuk berbelanja. Faktor lain yang mendorong pertumbuhan direct marketing adalah panjangnya antrian di kasir sehingga menyebabkan konsumen harus sabar menunggu sekian lama baru dilayani, padahal mereka sangat diburu waktu.

Di sisi lain, meningkatnya biaya transportasi, lalu lintas yang semakin padat, dan sulitnya mencari tempat parkir menyebabkan orang malas berbelanja di toko-toko atau supermarket. Sebagai akibatnya, direct marketing semakin berkembang dan diminati konsumen. Melalui direct marketing, konsumen juga dapat memperoleh manfaat berupapenghematan waktu dalam berbelanja dan bahkan dapat berbelanja rahasia (diam-diam). Sementara itu bagi penjual, manfaat yang diperoleh adalah dapat memilih calon pembeli secara selektif, dapat menjalin hubungan jangka panjang dengan pelanggannya, dan memperoleh peluang baru yang menguntungkan.

Meskipun demikian, direct marketing juga menghadapi masalah-masalah seperti orang yang terganggu karena penjuaIan yang agresif, timbulnya citra buruk bagi industri bila ada salah satu direct marketer yang menipu pelanggannya, mengganggu privacy orang lain, dan kadangkala terjadi pula ada beberapa direct marketer yang memanfaatkan atau mengeksploitasi pembeli impulsif atau pembeli yang kurang mengerti teknologi.

 

  1. 4.     Sales Promotion

Sales promotion meliputi bujukan memberikan dorongan lebih kepada konsumen agar membeli. Misalnya dengan memberikan potongan harga, kupon, atau bonus. Sales promotion didesain untuk mempercepat proses penjualan dan memaksimalkan penjualan. Teknik sales promotion dapat memotivasi konsumen untuk membeli produk dengan kuantitas lebih banyak dan mempercepat siklus pembelian.

Sales promotion dapat dibagi menjadi dua kategori, yaitu:

  • Consumer-oriented promotion

Aktifitas yang termasuk consumer-oriented promotion antara lain: menyediakan sample, kupon, undian, potongan harga, bonus, event pemasaran, dan lain-lain.

  • Trade-oriented promotion

Trade-oriented promotion meliputi kompetisi penjual, penghargaan bagi penjual, pelatihan bagi penjual dan program-program lain yang diadakan untuk memotivasi distributor agar berusaha lebih baik untuk memasarkan produk kepada konsumen.

Peran Sales Promotion

  • Short-termism

Sales promotion merupakan alat promosi yang dibutuhkan karena dapat bekerja dengan cepat dan dapat memberikan dampak secara langsung.

  • Managerial Accountability

Adanya peningkatan tekanan pada manajer pemasaran untuk bertanggung jawab akan pengeluaran mereka, kegiatan sales promotion akan mempermudah manajer pemasaran dalam menghitung segala pengeluaran, karena hasil dari aktivitas sales promotion dapat dihitung lebih cepat dan lebih mudah.

  • Brand performance

Kemajuan teknologi memungkinkan penjual untuk menyampaikan daya guna merek atau produk yang dipromosikan dengan lebih efektif.

  • Brand expansion

Keputusan yang harus dibuat oleh konsumen semakin meningkat karena kualitas dan jenis merek yang semakin meningkat pula. Sales promotion membuat para konsumen lebih mudah dalam menentukan keputusan.

  • Competition for shelf space

Sales promotion membantu para pengusaha pabrik untuk memenangkan shelf space dan membantu penjual menarik peningkatan kepadatan lalu lintas pertokoan dan penggunaan sumber penghasilan yang terbatas.

Tujuan Sales Promotion

Tujuan sales promotion adalah untuk mempengaruhi pembeli agar mencoba menggunakan produk atau menganjurkan agar konsumen menggunakan produk secara rutin. Tujuan dasar dari dilakukannya sales promotion adalah untuk mendorong pembeli agar bertindak, memulai rangkaian perilaku yang mengakibatkan aktivitas pembelian. Tindakan ini terjadi pada tahap konatif dari rangkaian perilaku. Itu mengambarkan high involvement atau low involvement, dan menandakan proses kognitif

Jika tujuan pemasaran adalah untuk memperkenalkan produk baru atau bermaksud untuk memasuki pasar baru, maka tujuan berhubungan dengan keputusan low involvement dan proses mendorong konsumen baru untuk mencoba produk. Jika high involvement maka kegiatan sales promotion tidak dilakukan hingga tingkat yang pantas dari perkembangan sikap telah dilakukan melalui kegiatan periklanan dan public relations.

Jika produk telah tersedia di pasar, maka tujuan dilakukannya sales promotion adalah adalah untuk mendorong peningkatan angka pembelian dan menarik konsumen dari produk pesaing. Tujuannya adalah untuk meningkatkan pengkonsumsian produk yang sudah ada atau mendorong pembeli baru untuk mencoba menggunakan produk.

  1. 5.     Public Relation

Public relation adalah upaya perusahaan untuk mendukung, membina citra perusahaan yang baik, dan menangani atau menangkal isu, cerita dan peristiwa yang dapat merugikan perusahaan yang dilakukan melalui pembinaan hubungan dengan masyarakat

Public Relations digunakan dalam perencanaan marketing untuk mencapai sejumlah sasaran :

  • Membantu perusahaan dan nama produknya agar lebih dikenal
  • Membantu mengenalkan produk baru atau peningkatan produk.
  • Membantu meningkatkan suatu produk life style contohnya menyempurnakan pesan iklan dan promosi penjualan dengan menambah informasi baru.
  • Mencari pangsa pasar baru dan memperluas keberadaannya
  • Memantapkan semua image (citra) yang positif bagi produk dan usahanya.

 

 

Download .doc

BENTUK BENTUK PROMOSI

Download .pdf

BENTUK BENTUK PROMOSI

 
 

Tugas 1 Marketing Communication : Mengapa Mempelajari Marketing Communication

17 Feb

Mengapa Mempelajari Marketing Communication

Matakuliah ini berisi pembahasan tentang peran komunikasi dalam sebuah proses pemasaran untuk mengarahkan proses promosi kepada khalayak secara tepat, terarah, dan efisien. Mata kuliah ini juga akan memaparkan bagaimana aktivitas periklanan, promosi penjualan, public relations, direct marketing, dan personal selling dapat di integrasikan untuk mendapatkan sebuah efek promosi yang optimal.

Pemaparan melalui berbagai contoh kasus dan juga pengamatan langsung ke lapangan akan membantu mahasiswa untuk memahami karakter setiap individu yang menjadi sasaran sebuah aktivitas promosi dengan segala ciri khas, kebutuhan, keinginan, dan harapan yang dimiliki. Dalam era pemasaran moderen, pengetahuan yang komprehensif tentang komunikasi pemasaran terpadu akan membantu mahasiswa untuk menciptakan kampanye komunikasi yang efektif, kreatif, dan efisien.

Komunikasi pemasaran sendiri merupakan alat upaya perusahaan untuk menginformasikan, membujuk, dan mengingatkan konsumen secara langsung maupun tidak langsung terhadap produk perusahaan.

Dengan mempelajari marketing communication saya berharap akan dapat merancang dan merumuskan strategi dan kebijakan komunikasi pemasaran individu maupun perusahaan kepada konsumen. Sehingga terhadap konsumen dapat melakukan komunikasi yang efektif.

 

Download .doc

Mengapa Mempelajari Marketing Communication

Download .pdf

Mengapa Mempelajari Marketing Communication