Mesin Panen Tebu

2012
05.28

Mesin pemanen tebu adalah mesin pemanen yang digunakan untuk memanen tebu. Mesin yang digunakan untuk memanen tebu ada dua macam yakni secara semi mekanis dan mekanis.

  • Pemanenan Tebu Secara Semi Mekanis.

Pemanenan tebu secara semi mekanis yakni pemanenan tebu menggunakan mesin  dan menggunakan tenaga manusia. Pemanenan tebu secara semi mekanis dapat menggunakan dua mesin tebang dan alat yakni:

1)        Mesin Tebang Tebu Semi Mekanis Cane Thumper  dan Alat Thraser

Mesin tebang tebu  semi mekanis Cane Thumper dan alat Thraser  hanya menebang tebu bawah base cutter, sedangkan untuk merebahkan tebu menggunakan tenaga manual sebanyak 6-8 orang. Manfaat penggunaan alat tebang cane thumper membantu mengatasi kekurangan tenaga tebang dikarenakan alat ini mempunyai kelebihan sebagai berikut:

a)      Bentuk alat yang relative kecil sehingga mobilitas / manuver pada belokan lahan dapat dilakukan secara cepat.

b)      Bentuk dan jenis pemotong tebu adalah double blade cutting system yang memungkinkan bekerja dengan kecepatan tinggi dan kualitas potongan tebu tajam sehingga tidak ada tebu yang pecah.

c)      Jenis mesin buatan German yang termasuk environment friendly dengan kebutuhan bbm yang sangat rendah (0.5-1 ltr/jam) dan minimal maintence sehingga dapat menghemat  biaya operasional tebang tebu.

d)     Hasil potong tebu yang pandas (rata tanah ) dapat menghemat biaya kepras.

Selain mesin Cane Thumper mempunyai kelebihan, mesin Cane Thumper juga mempunyai kelemahan yakni:

a)      Mesin Cane Thumper yang hanya memotong batang bawah (base cutter) saja, masih memerlukan tenaga manual yang harus menyesuaikan dengan kecepatan tebang mesin Cane Thumper.

b)      Pola pekerjaan tenaga manual yang merangkul dan memotong tebu setelah ditebang dengan mesin Cane Thumper cukup beresiko kecelakaan kerja.

 

Gambar 1. mesin Cane Thumper

  1. Mesin Tebang Tebu Semi Mekanis TAGRM Harvester dan Alat Thraser

Penggunaan mesin tebang tebu semi mekanis TAGRM adalah menebang batang bawah (base cutter) dan merebahkan tebu kesamping. Sedangkan untuk potong pucuk tebu dan bersihkan trash (daun tebu) dengan menggunakan alat thrase (leaf removal). Kelebihan penggunaan alat tebang jenis TAGRM  yakni:

a)        Lebih sedikit meggunakan tenaga kerja.

b)        Hasil potongan tebu yang pandas (rata tanah) dapat menghemat biaya kepras.

Sedangkan kelemahan Semi Mekanis TAGRM Harvester dan Alat Thraser tersebut yaitu:

a)        Bentuk alat yang relative panjang tidak memungkinkan untuk berbelok secara cepat, sehingga mempengaruhi kinerja alat (banyak jam terbuang untuk membelok).

b)        Masih memerlukan tenaga tebang manual dipinggir sisi tebangan untuk memudahkan alat tebang tersebut membelok.

Gambar 2. mesin TAGRM Harvester

  • Pemanenan Tebu Secara Mekanis.

Selain pemanenan tebu dilakukan secara manual dan semi mekanis, pemanenan tebu juga dilakukan secara secara mekanis. Pemanenan tebu secara mekanis yakni pemanenan tebu menggunakan mesin. Pemanenan secara mekanis membantu mengurangi ketergantungan kepada tenaga kerja. Adapun mesin yang digunakan pada pemanenan tebu secara mekanis ada dua macam yaitu:

  1. Mesin Wholestalk Harvester.

Mesin wholestalk harvester  bekerja memotong tebu pada pangkal batang dekat permukaan tanah, kemudian dibawa ke belakang dan disusun di atas guludan. Dengan demikian, tebu hasil panen masih berupa lonjoran batang tebu (utuh) yang diletakkan di atas permukaan tanah. Tebu hasil panen dengan cara seperti ini sering tercampur kotoran (tanah) pada saat pemuatannya ke alat angkut yang akan membawanya ke pabrik.

Gambar 3.  Mesin Wholestalk Harvester.

  1. Mesin Chopper Harvester

Mesin chopper harvester memotong tebu berupa potongan-potongan berukuran pendek. Tebu yang sudah dipotong pada pangkal batangnya akan dipotong lagi menjadi potongan-potongan lebih pendek yang disebut billet dengan ukuran 20 – 40 cm.

Proses yang terjadi di dalam suatu unit mesin panen tebu chopper harvester secara umum dapat dijelaskan sebagai berikut:

a)      Mengarahkan batang-batang tebu dalam suatu barisan ke dalam bagian pemotong batang tebu.

b)      Memotong pucuk batang tebu.

c)      Memotong batang tebu di permukaan tanah.

d)     Menggoncang batang tebu supaya terlepas dari tanah dan pasir yang menempel.

e)      Memotong batang-batang tebu menjadi billet.

f)       Membawa billet menggunakan conveyer.

g)      Membuang sampah (trash) dan material yang ringan.

h)      Memuat billet ke kendaraan angkut.

 

Gambar 4. Mesin Chopper Harvester

Your Reply

*