6434311_orig

Lampu otomatis ini merupakan tugas besar mata kuliah Teknologi Transduser yang dibimbing oleh Bapak M. Julius St, Ir., MS. Pada perancangan ini digunakan Phototransistor sebagai sensor cahaya, LM393 sebagai komparator, transistor BC639 sebagai penguat, LED dan speaker sebagai indikator, serta komponen pendukung lainya seperti resistor fix dan variable resistor untuk mengatur tegangan referensi pada komparator.

Prinsip Kerja:

Sumber tegangan yang dihubungkan pada JP1 akan masuk pada saklar. Jika saklar ON maka tegangan akan masuk pada regulator 7805 pada kaki VI, sehingga menurunkan tegangan sumber menjadi 5 volt pada kaki VO. Sehingga sumber tegangan 5 volt akan mencatu seluruh rangkaian.

Prinsip kerja Phototransistor (PT) akan bersifat seperti transistor biasa jika terkena cahaya. Sehingga jika Phototransistor terkena cahaya maka resistansi pada photodiode akan sangat kecil sehingga arus akan mengalir dari +5V menuju Ground (GND) sehingga tegangan yang terukur adalah mendekati 0 volt. Tetapi jika Phototransistor tidak terkena cahaya maka resistansi akan sangat besar dan menyebabkan arus tidak mengalir menuju GND, tetapi menuju kaki non-inverting pada komparator, sehingga tegangan yang terukur adalah mendekati 5 volt.

Kaki inverting pada komparator menjadi tegangan referensi. Jika tegangan masukan pada kaki non-inverting lebih kecil dari pada tegangan referensi (Phototransistor terkena cahaya), maka keluaran dari komparator adalah mendekati 0 volt menyebabkan basis pada transistor tidak terpicu sehingga tidak ada arus yang mengalir dari kolektor ke emitor maka LED tidak menyala dan Buzzer tidak berbunyi.

Jika tegangan masukan pada kaki non-inverting lebih besar dari pada tegangan referensi (Phototransistor tidak terkena cahaya), maka keluaran dari komparator adalah mendekati 5 volt menyebabkan basis pada transistor terpicu sehingga ada arus yang mengalir dari kolektor ke emitor maka LED menyala dan Buzzer berbunyi.

[youtube]http://youtu.be/mvu98vLkM6A[/youtube]