Bisnis Mahasiswa Millenial Catatan Bisnis Mahasiswa

5Sep/18Off

5 Investasi di Masa Pensiun, Pilihlah yang Halal

investasi di masa pensiun

Mempersiapkan masa pensiun tak hanya memikirkan mengenai hal yang Anda ingin lakukan selama masa pensiun, tapi juga biaya untuk masa pensiun. Apalagi kalau kondisi Anda sudah tidak produktif, tentu saja biaya untuk pensiun juga perlu dipikirkan. Banyak orang yang mulai menabung demi masa pensiun ke depannya.

Namun, beberapa orang ada yang menggunakan jalan investasi untuk mempersiapkan masa pensiun. Cara ini terbilang efektif karena Anda akan tetap mendapatkan pemasukan pada masa pensiun nantinya. Ada banyak jenis investasi yang dapat Anda lakukan. Mulai dari emas, properti, saham, reksadana, deposito, dan lainnya.

Bagi Anda yang masih kebingungan memilih jenis investasi yang tepat, berikut ini ada beberapa jenis investasi yang cocok untuk mempersiapkan masa pensiun yang sejahtera seperti dikutip dari Liputan6.com :

1. Obligasi Negara Ritel

Jenis investasi ini memiliki risiko yang cukup rendah, bahkan dapat dikatakan bebas dari risiko yang merugikan. Obligasi Negara Ritel atau Obligasi Republik Indonesia (ORI) adalah surat pengakuan utang dalam jangka panjang lebih dari 12 bulan yang mana diterbitkan langsung oleh Kementerian Keuangan Republik Indonesia yang kemudian dijual ke masyarakat.

Membeli ORI berarti Anda meminjamkan uang kepada Negara dan Negara berutang kepada Anda. Biasanya harga dari ORI ini dimulai dari Rp 5 juta. Jika berminat untuk membelinya, Anda dapat menuju agen-agen penjual yang ditunjuk resmi Negara.

2. Investasi Properti

Investasi dalam bentuk properti juga akan sangat menguntungkan untuk masa pensiun. Salah satu jenis investasi properti yang paling banyak dilakukan adalah dengan menyewakan properti tersebut.

Dengan menyewakan, Anda bisa mendapatkan sumber pendapatan yang cukup stabil meskipun akan terkena biaya-biaya perawatan. Jika Anda memang tidak memiliki kebutuhan yang mendesak, menyewakan rumah, apartemen, kios, dan lainnya dapat menjadi investasi yang bermanfaat bagi masa pensiun.

Investasi ini memang tidak akan memberikan kekayaan dengan cepat. Namun, akan menjadi tabungan yang cukup besar pada masa pensiun nantinya. Sebab nilainya yang cukup besar maka banyak hal yang perlu diperhatikan sebelum memilih investasi properti. Karena berisiko cukup tinggi, akan lebih baik untuk mempelajari lebih lanjut ataupun bertanya kepada yang ahli.

3. Dana Pensiun

Saat ini Anda bisa menyerahkan pengelolaan dana pensiun kepada lembaga Pemerintah yang ditangani Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan. Sejak 1 Juli 2015, seluruh warga Indonesia yang bekerja akan terdaftar pada program jaminan pensiun.

Dana yang disetorkan setiap bulannya telah ditetapkan sebesar 8 persen dari pendapatan pokok. Yang mana 5 persen akan dibayarkan pihak pengusaha dan 3 persen akan dibayarkan pihak pekerja. Namun, kekurangannya adalah dana pensiun ini hanya dapat memenuhi kebutuhan-kebutuhan dasar saja dan tidak mampu untuk mencukupi tujuan keuangan yang pada masa pensiun.

4. Deposito Berjangka

Jenis investasi ini memang memiliki risiko yang cukup rendah dikarenakan nilai pokok dari uang yang diinvestasikan cukup terjaga. Jenis investasi ini hampir mirip dengan tabungan.

Hanya deposito memiliki nilai bunga yang lebih tinggi dibandingkan dengan tabungan pada umumnya. Namun, pengambilan uang deposito ini ditentukan pihak bank atau sesuai dengan tanggal jatuh tempo.Mulai dari 1,3,6,12, hingga 24 bulan.

Meskipun begitu, Anda dapat memperpanjang jangka waktu setelah tanggal jatuh tempo sehingga dapat menjadi investasi jangka panjang. Namun,dibandingkan dengan saham, tentu saja tingkat bunga deposito memang tidak terlalu menarik.

5. Investasi berupa syirkah

Yaitu memberikan modal kita kepada mereka yang memiliki keahlian agar uang kita dikelola dan menghasilkan. Ini merupakan cara yang diajarkan Islam agar uang tidak hanya berdiam di golongan yang kaya dan tercipta banyak lapangan pekerjaan.

Sayangnya konsep ini tenggelam dengan lahirnya lembaga perbankan, sehingga aliran dana dari yang kaya harus melewati pintu perantara yang menggunakan sistem riba. Tentu sangat disayangkan sekali, padahal tradisi ini jika dikembangkan bisa menjadi solusi.

Misal menginvestasikan dana kepada mereka yang bisa jualan online di bidang kosmetik. Sebagaimana diketahui, bisnis online kosmetik merupakan peluang yang menarik, karena pasarnya luas, bukan bisnis musiman serta repeat order yang tinggi.

Jadi, Anda mau memilih yang mana? Pastikan investasi Anda adalah invetasi yang halal, karena halal haram adalah harga mati.