MESIN PEMANEN ANGGUR(Grape Harvester)



Filed under : Uncategorized

A.  DEFENISI BUAH ANGGUR

Anggur merupakan tanaman buah berupa perrdu yang merambat. Anggur berasal dari Armenia, tetapi budidaya anggur sudah dikembangkan di Timur Tengah sejak 4000 SM. Sedangkan teknologi pengolahan anggur menjadi wine pertama kali dikembangkan orang Mesir pada 2500 SM. Dari Mesir budidaya dan teknologi pengolahan anggur masuk ke Yunani dan menyebar ke daerah Laut Hitam sampai Spanyol, Jerman, Prancis dan Austria. Sejalan dengan perjalanan Columbus anggur dari asalnya ini mulai menyebar ke Mexico, Amerika Selatan, Afrika selatan, Asia termasuk Indonesia dan Australia. Penyebaran ini juga menjadikan Anggur punya beberapa sebutan seperti Grape di Eropa dan Amerika, orang China menyebut Putao dan di Indonesia disebut anggur.

B.  MANFAAT TANAMAN

Anggur dimanfaatkan sebagai buah segar maupun untuk diolah sebagai jadi produk lain seperti minuman fermentasi hasil perasan anggur yang mengandung alkohol biasa disebut Wine, dikeringkan menjadi kismis dan untuk keperluan industri selai dan jeli. Buah anggur memiliki manfaat besar bagi kesehatan. Mengkonsumsi anggur secara rutin dapat mencegah penuaan dini, bahkan kanker kulit.  Sebuah penelitian menemukan senyawa dalam anggur yang mampu melindungi sel-sel kulit dari pengaruh buruk sinar matahari. Senyawa yang dikenal sebagai flavanoid itulah yang berperan mencegah pembentukan sel kanker.

Buah anggur ini juga banyak mengandung vitamin C, A, B (thiamin), E, dan K (kalium). Vitamin C, selain dapat menyehatkan gusi dan mulut (bermanfaat anti sariawan), juga mengandung aktioksidan yang dapat menjaga imunitas tubuh. Tidak hanya daging buahnya saja, biji buah anggur juga memiliki manfaat bagi kesehatan. Menurut penelitian biji buah anggur memiliki kandungan mineral, seng dan mangan yang bermanfaat bagi tubuh. di dalam biji anggur terdapat kandungan endungeoned pycnogenol, yaitu zat penguat kologen yang dapat menjaga kelenturan pembuluh darah.  Kelenturan pembuluh darah sangat penting untuk mencegah gejala stroke. Menurut penelitian lainya juga menyimpulkan bahwa di dalam biji buah anggur terkandung antioksidan yang bermanfaat untuk menjaga kekebalan tubuh manusia.

C.  SYARAT TUMBUH TANAMAN

  • Iklim

- Tanaman anggur dapat tumbuh baik di daerah dataran rendah, terutama di tepi pantai, dengan musim kemarau panjang    berkisar 4-7 bulan.

- Angin yang terlalu kencang kurang baik bagi anggur.

- Curah hujan rata-rata 800 mm per tahun. Dan keadaan hujan yang terus menerus dapat merusak premordia/ bakal perbungaan yaitu tengah berlangsung serta dapat menimbulkan serangan hama dan penyakit.

- Sebaiknya sinar matahari yang banyak/udara kering sangat baik bagi pertumbuhan vegetatif dan pembuahannya.

- Suhu rata-rata maksimal siang hari 31 derajat C dan suhu rata-rata minimal malam hari 23 derajat C dengan kelembaban udara 75-80 %.

  • Media Tanam

- Tanah yang baik untuk tanaman anggur adalah mengandung pasir, lempung berpasir, subur dan gembur, banyak mengandung humus dan hara yang dibutuhkan.

- Derajat keasaman tanah yang cocok untuk budidaya anggur adalah 7 (netral).

  • Ketinggian Tempat

Anggur akan tumbuh baik bila ditanam antara 5-1000 m dpl atau di daerah dataran rendah. Perbedaan ketinggian akan mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangannya. Jenis Vitis vinifera menghendaki ketinggian 1-300 m dpl. Jenis Vitis labrusca menghendaki ketinggian 1-800 m dpl.

D.  PROSES PANEN ANGGUR

  • Ciri-Ciri anggur siap panen

Umur panen anggur tergantung jenis yang ditanam, iklim dan tinggi tempat. Untuk daerah rendah umur buah yang baik untuk dipanen adalah sekitar 90-100 hari setelah pangkas, sedangkan untuk daerah dataran tinggi umur buah antara 105–110 hari. Tingkat kemasakan buah yang baik untuk dipanen adalah warna dalam satu tandan telah rata, butir buah mudah lepas dari tandan dan keadaan buah kenyal serta lunak.

  • Periode Panen

Pemanenan dilakukan setelah umur 1 tahun, dan buah berikutnya kontinyu 1-2 kali setahun tergantung pangkas buah.

  • Pemanenan

Buah anggur termasuk buah yang berkualitas tinggi dan tergolong buah mahal sehingga seluruh teknik pembudidayaannya harus diperhatikan dengan baik. Pemanenan buah anggur dapat dilakukan dengan dua cara yaitu secara manual dengan Hand Picking (pemetikan buah dengan menggunakan tangan) dan secara mekanis dengan Harvester (mesin pemanen).

  1. Hand Picking

Di beberapa negara, pemanenan dengan menggunakan tangan biasanya dilakukan untuk buah anggur yang berkualitas tinggi agar buah yang dipetik benar-benar sesuai dengan selera konsumen. Namun, untuk lahan pertanian yang kecil biasanya teknik ini juga digunakan karena lebih ekonomis dan efisien dengan kondisi lahan. Kelemahan dari teknik panen ini diantaranya adalah : sulit dilakukan untuk tanaman anggur yang lumayan tinggi, kecerobohan saat pemetikan dapat merugikan petani itu sendiri, tenaga yang dibutuhkan lebih besar, dan dibutuhkan ketelitian yang ekstra.

2.   Harvester

Cara ini terkadang digunakan untuk buah anggur berkualitas medium ke bawah. Tepapi di negara-negara tertentu teknik panen dengan harvester ini digunakan pula untuk varietas anggur berkualitas tinggi. Teknik ini dilakukan dengan bantuan alat canggih, dirancang dan dibangun khusus untuk mempercepat koleksi anggur. Ini lebih baik untuk daripada mengandalkan metode manual. Ketika Apetani harus mengumpulkan varietas berkualitas tinggi, misalnya untuk mendapatkan sampanye dan metode klasik berkilauan, dalam hal ini petani harus memilih anggur dan berry dengan detail.

Metode pemanenan mekanis diperkenalkan beberapa tahun kota kebun-kebun anggur, manfaat dari penyebaran yang baik dari waktu ke waktu. Seperti yang telah disebutkan, ada mesin yang memungkinkan panen anggur dengan kondisi yang sangat nyaman. Mesin yang biasa digunakan untuk memanen anggur dapat dilihat pada gambar di bawah ini :

 

Gb 1. Grape Harvester Braud SB 64

Komponen dari mesin ini adalah :

-          Motor penggerak untuk menarik mesin pemanen

-          Kontrol panel untuk mengatur kerja mesin

-          Tuas kontrol untuk mengatur gerak mesin saat beroperasi

-          Pegas sebagai bagian yang elastis sehingga motor dapat bergerak secara bebas dengan diikuti mesin grape harvester

-          Katrol penghubung untuk menghubungkan motor penggerak dengan mesin pemanen

-          Katup input elastis yang dapat terbuka secara otomatis saat pohon anggur dimasukkan ke box proses

-          Box proses sebagai tempat terjadinya proses pemanenan

-          Shaker seperti tulang rusuk yang fleksibel untuk merontokkan dan memisahkan anggur dari pohonnya

-          V-belt untuk membawa buah anggur yang sudah dirontokkan menuju tabung pemisahan

-          Tabung pemisah untuk memisahkan anggur yang berkualitas baik dengan anggur yang berkualitas rendah

-          Receptacle untuk menampung buah anggur yang telah di panen.

-          Katup output bergerigi fleksibel yang terbuka secara otomatis saat pohon anggur keluar dari mesin.

Cara kerja Grape harveter ini lumayan mudah dan sederhana, operator cukup mengemudikan motor penggerak melintasi pohon anggur, maka pohon anggur tersebut akan secara otomatis masuk ke mesin melalui katup input. Didalam mesin, anggur dirontokkan dari pohonnya, lalu hasil rontokan tersebut dibawa menuju tabung pemisah melaui v-belt. Kemudian di dalam tabung, anggur di proses dan di pisahkan antara anggur berkualitas baik dan jelek. Selanjutnya, anggur-anggur tersebut di masukkan ke dalam masing-masing bak penampung sesuai kualitasnya. Lalu pohon anggur kembali dikeluarkan melalui katup output dan setelah pemanenan selesai, motor penggerak dikemudikan menjauhi pohon anggur.

Mesin ini memiliki fitur-fitur yang canggih dan sangat modern membuat petani nyaman dan puas dengan hasil panennya. Di indonesia, alat ini belum digunakan. Berbeda dengan negara-negara luar seperti Australia, Selandia Baru, Singapura, Malaysia, Afrika, Amerika, India dan beberapa negara lainnya yang telah menggunakan jasa mesin ini untuk memanen anggur. Kelebihan alat ini adalah lebih praktis, modern, cepat dan tidak memerlukan tenaga kerja yang banyak. Namun, harganya yang mahal dan membutuhkan operator yang benar-benar ahli membuat alat ini tidak digunakan oleh semua petani anggur.

 

 

 

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Leave a reply


CAPTCHA Image
*