Dalam hilir mudiknya mahasiwa UB ada sisi lain yang tidak diketahui mahasiswa. Gedung Senat, pasti ada yang sudah tahu namun ada juga yang masih asing. di gedung ini tepatnya dilantai 1 terdapat Kantor PSLD. PSLD singkatan dari Pusat Layanan Disabilitas. lembaga ini memberikan pelayanan kepada para Mahasiswa UB yang memiliki kebutuhan khusus. salah satu layanan utama dari PSLD ini adalah pendampingan mahasiswa ketika belajar. Jadi Mahasiswa yang memiliki kebutuhan khusus dapat difasilitasi sehingga mudah dalam menjalani kegiatan belajar mengajar di perkuliahan.

Satu bulan yang lalu tepatnya akhir september aku mendapatkan informasi bahwa PSLD UB membuka lowongan untuk menjadi volunteer. Mendengar informasi itu aku sangat tertarik untuk mengikutinya. entah mengapa begitu mendegar langsung saja menjawab ya dan ingin mendaftar. ada dua tahap tes yang aku jalani. pertama tes administrasi dan yang kedua tes interview. alhamdulilah kedua tes tersebut dapat dijalani dengan lancar. pada saat tes interview kita mendapat pertanyaan seputar isu disabilitas. alahamduliah diterima juga akhirnya dan saatnya ikut juga berkontribusi untuk Mahasiswa difabel di UB.

cerita yang paling menarik bukan saat diterima namun pada saat mendampingi mereka. hari pertama merasa deg-degan karena takut tidak bisa mendampingi dengan baik. aku bersyukur ada pelatihan sebelumnaya bagaimana membantu orang tuna rungu, tuna netra, tuna daksa, autis dsb.

aku dalam seminggu mendapat jadwal 6 kali mendampingi. 4 Mahasiswa autis, 1 Mahasiswa Tuna daksa dan 1 mahasiwa low vision. jangan berfikir mereka orang yang tidak mandiri dan minta dibelaskasihani. justru sebaliknya mereka hidup sama seperti kita namun memiliki keterbatasan tertentu saja. bahkan secara indeks prestasi mereka lebih dari pada mahasiswa normal. 1 mahasiswa tuna rungu yang saya dampingi malahan nativ speaker bahasa inggris. jangan berfikir mahasiwa tersebut hanya diam saja dikelas. dia sangat aktif dan mudah sekali bergaul dengan temen sekelas.
masih banyak cerita tentang pendampingan yang saya lakukan. tapi satu pelajaran yang harus kita mensyukuri apapun pemberian ALLAH kepada Kita.
Salam Disabilitas