Sep

17

Posted by : Efelina | On : 17 September 2014

Karburator adalah sisi yang utama dalam kendaraan bermotor. lantaran karburator adalah alat untuk mencampurkan pada bahan bakar dengan hawa dengan ukuran yang sesuai sama ukuran yang diperlukan untuk lalu disalurkan ke ruangan pembakaran atau silinder berbentuk kabut. Hingga kebersihan serta ketepatan penyetelan sangatlah dibutuhkan, lantaran bakal punya pengaruh pada kemampuan mesin. Bila karburator tidak bekerja dengan cara maksimal jadi bakal menyebabkan kurangnya tenaga bahkan juga dapat mogok. Oleh karena itu perawatan berkala pada karburator sangant di butuhkan ditambah lagi bila bakal melancong jauh.

Karburator Sepeda Motor
Namun janganlah cemas perawatan karburator bisa dikerjakan sendiri lewat cara seperti berikut :

I. Terlebih dulu kita bakal mengetahui komponen karburator

1. Ruangan Pelampung Karburator (float chamber)
Menyimpan sesaat bahanbakar dari tangki saat sebelum di sistem (dialirkan ke ruangan pembakaran)
2. Pelampung (floater)
Mengatur bahan bakar dalam ruangan pelampung karburator supaya permukaannya terus hingga tidak meluap serta masuk ke ruangan pembakaran.
3. Jarum katup pelampung (needle valve/floater valve)
Tutup saluran suplai bahan bakar dari tangki apabila bahan bakar dalam ruangan pelampung karburator sudah penuh.
4. Katup gas/skep (throttle valve)
Mengatur jumlah kombinasi bahan bakar dengan hawa yang bakal dialirkan ke ruangan pembakaran (silinder).
5. Jarum gas/jarum skep (Jet needle)
Mengatur jumlah kombinasi bahan bakar dengan hawa yang masuk lewat spuyer saat motor digas dengan pembukaan katup ¼ s/d ¾.
6. Pegas/per skep (throttle valve spring)
Kembalikan posisi skep pada posisi paling rendah waktu kabel gas dolepas (tidak digas).
7. Pemancar jarum (main nozzle/needle jet)
Pancarkan bahan bakar saat motor digas, besarnya ditata oleh terangkatnya jarum skep.
8. Pemancar paling utama (main jet/spooyer)
Pancarkan bahan bakar pada saat putaran tinggi (Kabel gas ditarik penuh)
9. Pemancar kecil/stationer (slow jet/pilot jet)
Pancarkan bahan bakar saat motor dalam situasi langsam/stationer/idle.
10. Sekerup/baut hawa (air screw)
Mengatur jumlah hawa yang bercampur dengan bahan bakar.
11. Sekerup/baut gas (throttle screw)
Mengatur posisi pembukaan katup/skep untuk posisi langsam (stationer)
12. Katup cuk (choke valve)
Tutup saluran hawa yang masuk ke karburator supaya berlangsung percampuran kaya untuk sesaat.
Dipakai jika menghidupkan mesin dalam situasi dingin.

II. Lalu langkah membersih kan karburator
1. Siapkan alat – alat yang dibutuhkan seperti obeng, tang, kunci cocok, kunci ring, kuas 1 inci, kain lap, dsb. Siapkan juga tempat yang cukup untuk menyimpan komponen – komponen karburator itu supaya tidak kotor serta tercecer. Janganlah lupa bensin seperlunya untuk bersihkan komponen itu.
2. Tutup kran bensin dari tangki, kamudian lepaskn seluruhnya selang dari karburator.
3. Bebaskan karburator dari dudukannya, taruhlah mur serta ring pada tempat yang sudah disiapkan.
4. Buka saluran pembuangan bensin pada karburator, serta mengeluarkan bensin dari ruangan pelampung. Tampunglah bensin itu pada tempat yang ada. Jauhi api terbuka.
5. Buka penamoung bensin (ruangan pelampung) dengan posisi karburator terbalik.
6. Ambillah jarum pelampung dengan hati-hati, lalu check apakah aus atau tidak. Apabila aus atau tergores baiknya ditukar.

7. Bebaskan main jet, air screw, serta yang lain dengan hati-hati. Bersihkan dengan udar bertekanan atau tiup kuat-kuat. Taruh pada tempat yang ada.
8. Cucilah komponen-komponen karburator dengan bensin yang bersih. Semprotkan tiap-tiap saluran dengan hawa bertekanan, atau tiup kuat-kuat.
9. Apabila seluruhnya komponen telah dibikin bersih serta di check, jadi seluruhnya komponen itu siap dipasang kembali dengan urutan langkah kebalikannya dari pembongkaran.

Komponen-komponen yang sudah rusak (aus, warna cat tergores, atau cacat) baiknya ditukar.

III. Langkah yang paling akhir yaitu penyetelan

Menyetel Karburator berati mengatur kecepatan putaran mesin ketika langsam (stationer/idle) serta mengatur pencampuran bahan bakar dengan hawa.
Apabila kecepatan langsam disetel terlampau tinggi jadi penggunaan bahan bakar bakal boros, sedang apabila disetel terlampau rendah jadi mesin condong kerap mati.

Penyetelan karburator mesti dalam situasi mesin hidup serta sudah panas. Adapun langkah-langkahnya seperti berikut.
1. Putarlah sekerup penahan skep (throttle) hingga putaran mesin meninggi.
2. Putarlah sekerup pengatur hawa (air screw/pilot screw) kearah kanan sampai putaran mesin alami penurunan.
3. Putarlah kembali ke kiri supaya putaran mesin naik kembali. (Berhentilah memutar waktu putaran mesin agak naik.
4. Dengan posisi sekerup seperti ini putaran mesin agak tinggi, jadi untuk menurunkannya putarlah sekerup penahan skep ke arah kiri sampai putaran mesin pada kecepatan yang sesuai sama sengan spesifikasi.
5. PENYETELAN SEKERUP UDARA
6. Putar sekerup hawa searah jarum jam sampau duduk dengan enteng lalu putar balik sesai spesifikasi yang didapatkan.
7. PEMBUKAAN SEKERUP UDARA : 1, 5 putaran keluar

Sep

22

Posted by : Efelina | On : 22 September 2012

Motor Yamaha Terbaru 2013 – SUPERSPORT 600 cc dari Yamaha, yaitu Yamaha YZF-R6 2013 memiliki tampilan yang lebih fresh pada livery, dan hasilnya, tampilan baru yang lebih atraktif.

Motor Yamaha Terbaru 2013

Motor Yamaha Terbaru 2013

Continue Reading