Mengenal Arsitek ternama dalam Peradapan Islam

Mengenal Arsitek ternama dalam Peradapan Islam – Peradaban Islam yang dibangun sekitar 1400 tahun lebih minimal telah mencetuskan arsitektur yang khas, dan menjadi ciri dari arsitektur Islam tersebut sendiri. Banyak warisan arsitektur kemajuan Islam yang menyejarah, yang diwariskan dari arsitek-arsitek muslim mula-mula yang sampai kini berdiri dengan megahnya.

Disamping masjid yang adalah tempat ibadah umat Islam, terdapat pun bangunan-bangunan lainnya, laksana istana, sampai kini masih dapat disaksikan, dan memiliki nilai sejarah yang panjang. Diantara arsitek-arsitek terbesar dan karyanya dalam kemajuan Islam, merupakan:

Sinan (1489-1578 M)

Merupakan arsitek terbesar (the great muhandis) dalam kemajuan Islam dan salah seorang arsitek kehormatan hati kesultanan Turki Utsmani. Ia ialah seorang arsitek otodidak yang membina karier arsitekturnya pada umur 46 tahun, di era penguasa Sultan Sulaiman yang agung. Diantara karya-karya Sinan, merupakan: Masjid Sultan Sulaiman, Masjid Rastem pasha, masjid sehzade Mehmet (yang adalahmasterpiece) yang kesatunya, dan lain-lain.

Mehmed Agha (Muhammad Agha)

Seorang arsitek ternama Turki Utsmani (Ottoman), dan adalaharsitek Masjid sultan Ahmad atau familiar dengan masjid biru.Mehmed Agha atau Muhammad Agha adalahseorang tekhnisi lapangan berbakat yang lantas menjadi arsitek istana familiar di Turki Utsmani (Ottoman), penerus Sinan dan Dalghich. Karya-karya arsitekturnya, diantaranya Masjid Sultan Ahmad atau ang familiar dengan nama Masjid biru.

Ustadz Ahmad

Ia seorang arsitek besar dari kekaisaran Moghul di India, dan adalaharsitek Taj Mahal, bangunan terindah di dunia dan kini dimasukan di antara dari 7 keganjilan dunia. Taj Mahal karya arsitek Ustad Ahmad

Ustadz Khairuddin (abad 16 M)

Salah seorang arsitek besar Turki Utsmani, yang dirasakan sebagai bapak pendiri arsitektur Turki. Diantara karya-karya arsitekturnya: Masjid Khar ad din Mi’mar, komplek edukasi di Amasya, komplek edukasi di Edirne (antara 1484-1488 M), masjid sultan Beyezid di Istambul yang disempurnakan dalam jangka 5 tahun (1501-1506 M).

Hasan Al Thuluni (1432-1517 M)

Hasan al Thuluni adalaharsitek terbesar di zaman dinasti Mamluk di Mesir. Dialah penanggungjawab pembangunan gedung-gedung pemerintahan di Kairo Mesir dizamannya (akhir abad 15 hingga mula abad 16 M). Disamping tersebut ia pun adalahpeminat studi ilmu fiqih, sejarah & sastra, disamping pengajar semua arsitek dizamannya.

Lutfullah (Abad 17 M)

Saintis (ilmuwan) dan arsitek di era kekaisaran Moghul di India. Ia adalahputra dari Ustadz Ahmad (arsitek Taj Mahal).

Selama kariernya, ia sukses merancang bangunan mousoleum guna Rabi’ah Dauwani (saudara wanita kaisarAurangzeb, kaisar Moghul). Bangunan ini semula dirancang cocok dengan model Taj Mahal, namun secara kesluruhan gagal sebab kulaitas bahan yang lebih rendah.

Mulla Murshid (Abad 17 M)

Seorang arsitek pada zaman kaisar Aurangzeb, kekaisaran Moghul di India, dan tergolong salah seorang yang turut berperan urgen dalam solusi Taj Mahal di India. Pada tahun 1646 M, ia bermitra dengan koleganya ustadz (arsitek) Ahmad dan ustadz Hamid pada proyek Benteng Merah diibukota kekaisaran Moghul, yang disponsori oleh Shah Jehan, kaisar Moghul ayah dari Aurangzeb.

Arsitektur Warisan Peradapan Islam

Taj Mahal di india

Taj mahal ialah hasil kemajuan islam yang terindah di dunia, dan termasuk di antara dari 7 keganjilan dunia. Taj Mahal ini di bina oleh Syah Jehan, seorang penguasa kekaisaran Moghul di India, yang tidak sedikit membangun bangunan-bangunan luar biasa di tanah India. Taj Mahal adalah lambang kehormatan cinta, yaitu kehormatan cinta Syah Jehan untuk prameswarinya yang sudah meninggal, Mumtaz Mahal.

Taj Mahal diarsiteki oleh Ustadz ahmad. Taj Mahal tercipta dari marmer putih diatas sebuah teras segiempat dengan elevasi 5 meter, dan luasnya 100×100 meter. Pada keempat penjurunya berdiri menara yang tercipta dari marmer juga. Taj mahal pun mempunyai 4 pintu masuk yang besar dan menghadap ke masing-masing 4 penjuru, tingginya 20 meter dengan langgam Persia. Ditengah ruangan ada makam Syah Jehan dan istrinya (Mumtaz Mahal). Tak jauh dari pinggir Tj Mahal mengalir sungai Yamuna.

Masjid Sultan Ahmad (Masjid Biru) di Turki

Masjid ini didirikan atas usulan Sultan Ahmad I, (penguasa Turki Utsmani masa-masa itu) dan lantas menjadi nama masjid tersebut. Perancangan dan pembanggunan masjid ini diamanatkan kepada Muhammad Agha (Mehmed Agha), seorang arsitek istana Turki Utsmani, penerus Sinan dan Dalgich.

Muhammad Agha membutuhkan 8 tahun untuk merancang dan membangunnya. Ditahun yang sama masjid berlalu (pada tahun 1617 M) Sutan ahmad meninggal, dan jasadnya dimakamkan didekat masjid, dan namanya lantas diabadikan menjadi nama masjid tersebut.

Masjid ini dikenal pun dengan nama masjid biru (Blue Mosque). Disebut demikian sebab pada malam harinya terdapat efek sinar biru pada bangunan utama yang diakibatkan pantulan cahaya didalamnya. rahasia warna biru tersebut terletak 260 jendela yang meneroboskan efek cahaya biru dari 21.043 keping iluminasi keramik unsur dalamnya.

Masjid Cordoba di Spanyol

Masjid Cordoba atau disebut pun dengan Mezquita ialah bukti dari hasil kemajuan Islam di Spanyol, meskipun kini telah pulang menjadi gereja (sekarang digunakan sebagai gedung katedral diosese cordoba, spanyol). Masjid ini dirasakan sebagai di antara masjid terumit dan terindah di dunia.

Masjid ini di bina kesatu kali oleh Khalifah Abdurrahman I (Ad Dakhil) pada tahun 787 M, ang lantas diperluas oleh penguasa-penguasa berikutnya. Cordoba waktu tersebut adalahibukota Spanyol Islam, yang masa-masa itu mempunyai nama Andalusia, dan menjadi pusat kemajuan & pusat ilmu pengetahuan, yang tidak sedikit didatangi oleh semua pelajar di mancanegara masa-masa itu. Tetapi sesudah era reqonquesta (penaklukan kembali), dan umat islam merasakan kekalahan, sampai-sampai mesjid cordoba ini diolah menjadi menjadi gereja.

Istana Alhambra di Spanyol

Istana Alhambra adalahwarisan kemajuan Islam di Spanyol, yang masa-masa itu mempunyai nama Andalusia. Istana ini berdiri kokoh di bukit La Sabica, Granada, Spanyol. Nama Alhambra berasal dari bahasa arab, “Al Hamra” format jamak dari kata ahmar, yang berarti merah. Dinamakan istana Al Hambra yang berarti istana merah, sebab bangunan ini tidak sedikit dihiasi ubin-ubin dan bata-bata berwarna merah, serta penghias dinding yang agak kemerah-merahan.

Nama Alhambra pun dikaitkan dengan nama Sultan Muhammad bin Al Ahmad, pendiri kerajaan islam Bani Ahmar, kerajaan Islam terakhir yang berkuasa di Spanyol (1232-1492 M). Di samping menjadi bukti kejayaan Islam di tanah Spanyol, istana Alhambra memiliki seni arsitektur yang tinggi.

Istana Topkapi di Turki

Istana Topkapi adalahistana sultam-sultan Turki Utsmani dan keluarganya selama 400 tahun atau semenjak 1465 sampai 1858 M. Istana ini terletak persis di ambang pantai di titik pertemuan antara selat Bosporus, tanjung tanduk emas (golden Horn), dengan laut marmara.

Topkapi yang dalam bahasa Turkinya berarti meriam, di bina dengan arsitek turki, yang memiliki tanaman-tamanan yang luas. Istana ini mulai di bina pada tahun 1453 M, diatas lahan seluas 700 ribu m2. Pembangunan istana ini sendiri dimulai dari kemauan Sultan Mehmed II, untuk menegakkan sebuah istana sebagai pusat kesultanan Turki Utsmani.

Masjid Amr bin Ash di Mesir

Mesjid ini terletak di wilayah fusthtat atau dinamakan juga wilayah Mishr el qadima (old Egypt)/ ibukota mesir lama, Fusthat. Mesjid Amr bin Ash adalahmasjid kesatu yang di bina di Mesir (wilaha Afrika). Mesjid ini di bina oleh Amr bin Ash pada tahun 21 H/ 642 M, atas perintah Khalifah Umar bin Khaththab, sesudah penaklukan Mesir oleh Islam. Masjid ini di bina setelah membina ibukota Mesir guna islam, yang mempunyai nama Fusthat.

Masjid Umayah di Syiria

Masjid ini sedang di Damaskus, Syiria. Masjid ini didirikan pada masa khalifah Walid bin Abdul Malik dari Bani Umayyah pada tahun 88-97 H/706-715 M, yang di bina di reruntuhan lokasi ibadah kaum penyembah Dewa Yupiter.
Masjid ini mempunyai 3 menara dan 4 pintu yang dihiasi mozaik.

Masjid Ahmad bin Thulun di Mesir

Masjid ini didirikan pada tahun 869 M oleh Ahmad bin Thulun, penguasa dinasti Thulun di Mesir. Masjid ini terletak di Sayyeda Zainab, Kairo dan adalahketiga terbesar di Mesir semenjak penaklukan Mesir oleh Islam Masjid ini dihiasi oleh sebanyak ornamen khas Islam, disamping menaranya yang spesifik dengan tangga yang melingkar.

Al Azhar di Mesir

Al Azhar adalahlembaga edukasi islam terbesar di dunia, dan dirasakan yang kesatu di dunia. Al Azhar ini didirikan oleh Jauhar as Siqili, seorang wazir (perdana mentri) dan panglima dinasti Fatimiah di Mesir, di era khalifah Al Aziz dari dinasti Fatimiyah, ang beraliran syi’ah.

Al Azhar didirikan satu tahun setelah pendahuluan Mesir dan peresmian Kairo (Al Kahirah) sebagai ibukota negara (dinasti Fatimiyah). Pembangunan al azhar ini dibuka tahun 359 H/ 970 M dan berlalu pada tahun 361 H/ 972 M.
Pada tadinya namanya Jami’ al kaherah, namun di era pengganti As Siqili, yakni Yaqub ibn Killis, masjid ini menjadi jamiyah institusi yang mengajarkan sekian banyak ilmu pengetahuan, dan masjid tersebut menjadi pusat edukasi yang lantas dinamai Jami’ al Azhar, yang dinisbatkan untuk putri Rasulullah, Fatimah Az Zahra. Tetapi saat dinasti Ayyubiyah berkuasa di Mesir (567-648 H/1171-1250 M), Sultan Al Ayyubi menghapus pengaruh Syi’ah dan menggantinya dengan ahlu sunnah.

Masjid Sultan Hasan di Mesir

Masjid ang kesatu yang di bina oleh Sultan an Nashir Hasan bin Muhammad Al Qalawun pada tahun 757 H/1421 M, yang adalahpenguasa dinasti Mamluk Bahriyah, yang menguasai Mesir masa-masa itu.

Masjid ini adalahmasjid termahal yang di bina di distrik Mesir, yang menguras dana selama 100 ribu dinar masa-masa itu. Mesjid ini memiliki dinding yang tinggi, dan pintu masuknya adalahyang tertinggi dari mesjid-mesjid yang terdapat diwilayah Mesir.

Tentang masjid sultan Hasan ini, Messaou Tifano, sejarawan asal Italia berkomentar :” Apabila Mesir pada zaman Fir;aun berbangga dengan piramid-piramidnya, maka mesir pada masa islam berbangga dengan masjid sultan hasan yang tidak terdapat satupun bangunan yang bisa menandinginya”.

Masjidil Aqsa di Yerusalem

Masjidil aqsa ialah salah satu lokasi yang disucikan oleh umat Islam disamping masjidil haram di Mekah dan masjid nabawi di Madinah. Masjidil aqsa memiliki sejarah kebersangkutanan yang paling erat sekali dengan umat islam, sebab masjid ini adalaharah kiblat kesatu umat islam dan lokasi mi’rajnya dalam peristiwa isra & mi’raj Nabi Muhammad saw.

Masjidil aqsa secara permanen di bina di era pemerintahan abdul malik bin Marwan dari dinasti Umayah pada tahun 66 H dan berlalu pada tahun 73 H. Masjid ini lantas direnovasi oleh khalifah-khalifah sesudahnya, baik dari UMaah, Abbasiah, Fatimiah dan Ayyubiyah.

Demikianlah sekilas pengetahuan Mengenal Arsitek ternama dalam Peradapan Islam dan Kalau Kalian butuh jasa arsitek dan jasa konstruksi kamu bisa coba hubungi teman ku yang sudah bergelut lama di bidang ini.