Analisis Drainase, Relief , dan Tone dalam Klasifikasi Bentukkan Lahan

Kriteria yang digunakan dalam menguji tingkat kemudahan interpretasi bentukan lahan  ialah :

  1. Relief

Relief diperinci berdasarkan amplitude , bentuk punggung , bentuk lereng dan bentuk lembah

2.  Amplitude

Merupakan beda tinggi antara puncak timbulan dan dasar lekukan (lembah) . amplitude dibedakan menjadi : datar  , Landai  ,berombak , bergelombang  , berbukit kubah ,berbukit dan bergunung .

Bentuk punggung dibedakan menjadi tajam, membulat ,membulat lebar dan bentuk meja. Bentuk lereng dibedakan menjadi :lurus , cembung ,cekung,cembung , tidak teratur . Bentuk lembah dibedaka menjadi huruf V , huruf U landai, dan berteras.

3. Drainase (kerapatan dan pola aliran)

Pola Aliran ( Drainage Pattern )

Bentuk pola aliran  (drainage pattern) ada bermacam – macam yang

masing – masing dicirikan oleh kondisi yang dilewati oleh sungai tersebut.

Bentuk pola aliran yang biasa dijumpai ada delapan jenis yaitu :

  • Dendritik.
  • Paralel.
  • Trelis.
  • Rectangular.
  • Radial.
  • Annural.
  • Multibasional.
  • Contorted.

Bentuk pola aliran dendritik yang lain adalah kombinasi dendritic rectangular . yang terdapat pada batuan metamorfosa dengan puncak membulat. Pola ini memiliki saluran yang hampir sejajar, dalam dan bertekstur halus hingga sedang. Bentuk ini terjadi pada daerah basah. Pada daerah kering dengan batuan metamorfosa dengan bentuk topografi berpuncak sejajar pola yang terbentuk adalah dendritik rectangular halus

. Bentuk semacam ini terjadi pada daerah kering .

 

Pada batuan beku , bentuk pola aliran yang terbentuk sedikit berbeda dengan yang telah dikemukakan diatas. Pada topografi menyerupai bukit membulat di daerah basah, pola aliran yang terbentuk adalah dendritik medium

 

 

        3. Tone analysis

Terdiri dari rona dan warna. Rona alah tingkat kegelapan atau kecerahan objek pada citra . adapun warna adalah wujud yang tampak oleh mata . rona ditunjukkan dengan gelap-putih . ada tingkat kegelapan warna biru ,hijau ,merah , kuning dan jingga . rona dibedakan atas lima tingkat yaitu putih , kelabu putih ,kelabu ,kelabu hitam . Karakteristik obyek yang mempengaruhi rona, permukaan yang kasar cenderung menimbulkan rona yang gelap , obyek yang basah /lembap cenderung menimbulkan rona gelap . contoh pada foto pankromatik air akan tampak cerah

Sumber Gambar :
http://www.bpdas-pemalijratun.net/referensi/program/karakteristikjragungtuntang.pdf