Kota Blitar (Proses Tektonisme) 

Nama                            : Diana Permatasari Kairupan

Nim                               : 09101480213

Kelas                             : B

Mata Kuliah               : Analisis Lansekap

Dosen Pengampu     : Dr.Ir. Sudarto, MS

 

Gempa Blitar Akibat Tumbukan Lempeng Australia dan Eurasia

Secara tektonisme laut selatan blitar terletak di lempeng Australia dan Lempeng Eurasia .

Pada tanggal 17 Mei 2011 , kedua lempeng tersebut saling bertubrukan hingga menyebabkan gempa 6,1 SR yang berpusat di 170 Km tenggara Blitar, Jawa Timur (Jatim), juga dirasakan warga di Yogyakarta dan Denpasar

Indonesia tergolong negara yang rawan terhadap gempa bumi dan tsunami. Itu tidak mengherankan, karena Indonesia berada di ring of fire atau lingkaran api Pasifik.Lingkaran api Pasifik adalah daerah yang sering mengalami gempa bumi dan letusan gunung berapi yang mengelilingi cekungan Samudra Pasifik. Daerah ini berbentuk seperti tapal kuda dan mencakup wilayah sepanjang 40.000 km. Daerah ini juga sering disebut sebagai sabuk gempa Pasifik. Sedikitnya ada 13 wilayah yang paling rawan diayun gempa teknonik bahkan tsunami, karena berada pada pertemuan lempeng Indo-Australia, Lempeng Eurasia dan Lempeng Pasifik.
Menurut Pakar Geologi dari Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI), Lono Satrio , wilayah itu secara geologis berada pada lempeng-lempeng yang membentuk yang membentuk zona gempa bumi.
Dinamika lempeng-lempeng tersebut membentuk zona gempa .Wilayah yang rawan gempa adalah Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Bengkulu, Lampung, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara, Pulau Sulawesi, Kepulauan Maluku dan Papua.
Gempa bumi terjadi berawal dari gerakan lempeng benua yang mengalami perlambatan akibat gesekan dari selubung bumi, sehingga menyebabkan penumpukan energi di zona tumbukan (subduksi) dan zona patahan yang menimbulkan tekanan, tarikan, dan geseran. Pada saat elastisitas lempeng terlampaui, maka terjadilah patahan batuan yang diikuti oleh lepasnya energi secara tiba-tiba. Proses ini menimbulkan getaran partikel ke segala arah yang disebut gelombang gempa bumi.

Menurut Amin Widodo, ahli geologi dan kegempaan Institut Teknologi Sepuluh November (ITS), melihat gempa di selatan Blitar yang tidak menimbulkan tsunami, merupakan gempa dangkal yang kedalamannya tak sampai 100 kilometer.

Tsunami sendiri terjadi jika patahan bumi naik, sehingga air ikut meluap. Di sekitar Blitar sendiri, patahan ini berada di sekitar jarak 200 kilometer dari bibir pantai. Jika tsunami misalnya berkecepatan 600 kilometer per jam, tsunami harusnya sudah sampai di Blitar pada 40 menit setelah terjadinya gempa.
,gempa di Blitar ini kemungkinan juga akan disusul gempa-gempa lainnya di sepanjang tumbukan lempeng tersebut. Apalagi, lempeng yang ada di Blitar itu memanjang mulai dari sebelah barat Sumatra, selatan Jawa, selatan NTT, sampai ke Papua

Titik-titik berwarna hijau  adalah zona gempa bumi dangkal; titik coklat menandai zona gempa bumi dalam; sementara segitiga merah adalah gunung berapi. Terlihat bahwa titik-titik ini terkonsentrasi di daerah sepanjang pertemuan lempeng benua  segitiga-segitiga berwarna merah di sepanjang peta ditunjukkan oleh gunung berapi

 

Dalam diskusi di milis Fisika Indonesia (fisika_indonesia at yahoogroups.com)  terungkap bahwa aktifnya lempeng tektonik Asia-Australia ditahun-tahun terakhir ini perlu diwaspadai. Rangkaian pegunungan Bukit Barisan hingga pesisir selatan Jawa-Bali-Lombok akhirnya juga akan terpengaruh aktivitas vulkanismenya. Rangkaian pegunungan (api) tersebut cepat atau lambat akan dipengaruhi oleh tumbukan tektonik dibawahnya yang memberikan tekanan besar pada celah-celah vulkanis diatasnya.

Tabrakan antar lempeng selain menyebabkan gempa jiga menyebabkan pengangkatan daratan ,terjadinya gunung berapi dan jurang patahan .

Anonymous.  2005. http://blog.dhani.org/2005/02/lagi-lagi-gempa/. Diakses pada tanggal 13 Maret 2012.

Anonymous 2010. http://indra-sabosev.blogspot.com/2010/07/penyebab-gempa-di-indonesia.html . Diakses pada tanggal 13 Maret 2012.

Anonymous . 2011. http://www.sindonews.com/read/2011/10/15/447/515775/13-wilayah-ini-wajib-waspada-gempa. Diakses pada tanggal 13 Maret 2012.

Anonymous 2011. http://uc1n.blogspot.com/2011/05/gempa-blitar-akibat-tumbukan-lempeng.html. Diakses pada tanggal 13 Maret 2012.

Anonymous . 2011. http://forum.vivanews.com/berita-dalam-negeri/114666-getaran-gempa-blitar-jangkau-yogya-dan-denpasar.html . Diakses pada tanggal 13 Maret 2012.