SISDL -Pengertian Sumber Daya Lahan & Kartografi

 

1. pengertian Sumberdaya Lahan.

Sumber daya : Segala sesuatu yang bisa memberikan manfaat

Lahan (Land): Merupakan bagian dari bentang alam (lanscape) yang fisik yang meliputi pengertian lingkungan fisik seperti tanah, iklim, topografi/relief, hidrologi dan vegetasi alami (natural vegetation) dimana secara potensial akan berpengaruh terhadap penggunaan lahan k didalamnya adalah akibat kegiatan-kegiatan manusia baik masa lalu maupun sekarang; penebangangan hutan,erosi

Jadi, Sumberdaya Lahan adalah segala sesuatu yg bisa memberikan manfaat di lingkungan fisik dimana meliputi tanah, iklim, relief, hidrologi dan vegetasi dimana faktor-faktor tersebut mempengaruhi potensi penggunaannya (termasuk didalamnya adalah akibat kegiatan-kegiatan manusia baik masa lalu maupun masa sekarang). misal; penebangan hutan, penggunaan lahan pertanian

.2. kaitan dengan Pengembangan Sistem Informasi Sumberdaya lahan

Adapun tujuan mempelajari Sistem Informasi Sumber Daya Lahan adalah:

  1. Dapat mengetahui potensi lahan
  2. Dapat mengevaluasi sumberdaya lahan
  3. Informasi Sumberdaya Lahan untuk Evaluasi Lahan:

(klasifikasi lahan, kesesuaian lahan, kemampuan lahan)

Dalam kegiatan-kegiatan yang membutuhkan informasi tentang sumber daya lahan suatu daerah diperlukan waktu dan biaya yang cukup mahal, karena harus melakukan survey lapangan agar mendapatkan suatu output data seperti pemetaan wilayah, tata guna lahan, persebaran penduduk, dan lain-lain.

Atas dasar tersebutlah para ahli berfikir bagaimana cara untuk mendapatkan suatu output data tentang sumber daya suatu daerah dengan suatu teknologi yang dapat dipergunakan dengan efisien dan bagaimana cara menyajikan data tersebut kedalam suatu tampilan yang falid dan menarik.

Maka dari itu terciptalah suatu teknologi yang sangat canggih yang mempergunakan sensor satelit, seperti pengindraan jauh (remote sensing) atau citra satelit samapai pada teknologi penyajian data seperti MapInfo, ArtView, dan lain-lain.

Adapun sejumlah komponen yang diperlukan untuk sistem informasi adalah:

1. Manusia.

2. Komputer atau alat teknologi/teknologi informasi.

3. Prosedur kerja.

Dengan kemajuan teknologi tersebut maka akhirnya telah berkembang sistem informasi geografi, yaitu suatu komponen yang terdiri dari perangkat keras, perangkat lunak, data geografis dan sumberdaya manusia yang bekerja bersama secara efektif untuk menangkap, menyimpan, memperbaiki, memperbaharui, mengelola, memanipulasi, mengintegrasikan, menganalisa, dan menampilkan data dalam suatu informasi berbasis geografis.

Adapun Beberapa Contoh Pengembangan Model Berbasis SIG dan Penginderaan Jauh:

  1. Weather Monitoring Model
  2. Model Simulasi Aliran Permukaan DAS
  3. Monitor Kekeringan
  4. Model Basis Data Potensi Daerah
  5. Pemodelan spasial untuk prediksi sebaran kasus malaria

3. Bahasan sifat-sifat dan karakteristik lahan

Kareteristik lahan adalah sifat lahan yang dapat diukur atau diestimasi. Contoh kemiringan lereng, curah hujan, tekstur tanah, kapasitas air tersedia, kedalaman efektif dan sebagainya.

Setiap satuan peta lahan atau tanah yang dihasilkan dari kegiatan survei dan pemetaan sumber daya lahan, karakteristik di rinci dan di uraikan mencakup keadaan lingkungan fisik dan tanahnya. Data ini diperlukan untuk interprestasi dan evaluasi lahan.

Setiap karateristik lahan yang di gunakan secara langsung dalam evaluasi lahan sering mempunyai interaksi satu sama lainnya, karena itu dalam interprestasi perlu mempertimbangkan dan membandingkan lahan dengan penggunaanya dalam pengertian kualitas lahan

Contoh : ketersediaan air sebagai kualitas lahan di tentukan oleh bulan kering dan curah hujan rata – rata tahunan, tetapi air yang dapat di serap tanaman tentu tergantung pula pada kualitas lahan lainnya yaitu kondisi perakaran, dalam hal ini tekstur dan kedalaman zone perakaran tanaman yang bersangkutan.

Bila seseorang telah dapat membedakan sifat-sifat tanah, misalnya ada tanah berwarna hitam, merah, coklat, kuning, kelabu, ada yang bertekstur pasir, debu dan liat. Berarti dia telah dapat melakukan klasifikasi tanah dengan cara sederhana. Sedangkan klasifikasi tanah adalah suatu usaha untuk membeda-bedakan tanah berdasarkan atas sifat-sifat yang dimilikinya.

Dan untuk keperluan tertentu sifat-sifat tersebut dirinci ke dalam kualitas lahan (land qualities) dan setiap kualitas lahan ini dapat terdiri lebih dari satu karakteristik lahan (land characteristics)

Berdasarkan cara tersebut maka tanah-tanah yang mempunyai sifat yang sama dimasukkan kedalam satu kelas yang sama. Hal ini sangat penting artinya karena tanah-tanah dengan sifat yang berbeda memerlukan pengelolaan yang berbeda pula.

Jadi dengan adanya pengelompokan tanah-tanah yang sama sifatnya akan lebih mudah dalam menyusun perencanaan pertanian konvensional yang dibutuhkan masing-masing jenis tanah atau satuan tersebut. Di samping itu, hal yang perlu mendapat perhatian kita adalah bagaimana menginterpretasikan kemampuan masing-masing jenis tanah atau satuan peta tanah untuk berbagai jenis penggunaannya.

  1. Pengertian Kartografi
    Kartografi adalah seni, ilmu pengetahuan dan teknologi tentang pembuatan peta, sekaligus mencakup studinya sebagai dokumen ilmiah dan hasil karya seni (ICA, 1973). Dalam konteks ini peta dianggap termasuk semua tipe peta, plan (peta skala besar), charts, bentuk tiga dimensional dan globe yang menyajikan model bumi atau sebuah benda angkasa pada skala tertentu

Kartografi merupakan studi pembuatan peta, yang secara historis adalah upaya menggambarkan wajah geografis muka bumi Secara umum, kartografi telah berubah fungsi menjadi upaya rekayasa pada peta, melalui teknik pewarnaan dan gradasi, penggambaran bentuk, dan sebagainya sehingga pola representasi yang dikehendaki dapat muncul secara visual dengan berbagai constraint mulai dari akurasi informasi yang ditunjukkan bahkan hingga nilai-nilai estetika dan keindahan. Penggunaan kartogram telah sangat luas penggunaannya untuk berbagai tujuan mulai dari keperluan visualisasi penjualan produk yang berskala besar, analisis politik, analisis cuaca dan iklim, hingga keperluan-keperluan intelijen, militer, pertahanan dan keamanan.

  1. b.    Produk kartografi

Produk kartografi  dapat diwujudkan dalam berbagai bentuk. Adapun macam-macam produk kartografi adalah sebagai berikut:

a. Sketsa adalah gambar keadaan suatu wilayah sempit dalam bentuk garis besar dan memuat sedikit informasi. Faktor kebenaran ukuran dan bentuk obyek tidak diutamakan.

 

. Peta adalah gambaran suatu objek tertentu pada bidang datar, yang digambar dengan memperhitungkan kebenaran ukuran, kedudukan, proyeksi, dan arah mata angin (peta ini biasa disebut peta garis).

c. Peta timbul atau peta relief adalah gambaran suatu wilayah yang diujudkan dalam bentuk 3 dimensi, sehingga bentuk-bentuk relief wilayah tersebut nampak.

d. Maket atau miniatur adalah gambaran suatu wilayah yang diujudkan dalam bentuk 3 dimensi, yang biasanya berskala besar dan menggambarkan daerah sempit serta kenampakannya  detil dan  mirip dengan objek aslinya (padanya ditambahkan model-model objek yang ada sepeti: rumah, pohon, mobil, dsb.)

e. Atlas adalah buku yang berisi peta-peta negara dan disertai diagram, gambar, data statistik, uraian penjelasannya dan berwarna.

f. Peta digital dan atau Ortofoto, yaitu peta hasil teknik penginderaan dari udara atau luar angkasa. Pada peta digital/foto tidak terjadi seleksi objek karena semua kenampakkan di lapangan yang tidak tertutup objek lain akan terekam. Dengan demiikian simbul peta juga tidak dijumpai. Pada peta digital/foto sering ditambahkan keterangan nama-nama jalan, namakota atau nama tempat. Peta yang merupakan hasil teknik penginderaan jauh dan belum dikoreksi kesalahannya disebut citra. Contoh: citra satelit Multi Spektral Scanner (MSS), citra Thematic Mapper (TM), citra inframerah thermal, citra Ikonos dan sebagainya.

g. Globe adalah gambaran wilayah permukaan bumi dalam bentuk bola.  Jadi globe bukan merupakan peta, tetapi model dari bola bumi.
(dari artikel: Drs. Rudi Hartono, M.Si, KARTOGRAFI  DASAR)

 

C. perbedaan dan persamaan kartografi dan SIG

Persamaanya adalah menyediakan data bagi pengguna ,sistem nya membutuhkan ketiga unsur yaitu manusia, komputer dan pengetahuan . informasi yang dibutuhkan adalah tentang bumi (geografi) dengan segala apa yag ada di bumi . Sebagai tools atau alat untuk membantu memecahkan persoalan-persoalan kehidupan yang berkaitan dengan lokasi atau ruang. Fungsi dasarnya adalah menempatkan sesuatu sesuai keberadaan atau kejadiannya di muka bumi.

Perbedaan

No SIG Kartografi
1 Menyajikan data spasial Menganalisis data spasial
2 Produknya adalah arcinfo , arcview ,ermapper , erdas Produknya adalah atlas,globe,sketsa, peta timbul .
3 Dapat digunakan untuk analisis banjir, modeling produksi padi, simulasi propagasi gelombang radio atau perkiraan tempat-tempat rawan kecelakaan di jalan raya dengan menggunakan citra satelit Analisisnya tidak se detail menggunakan citra
4 Perubahan informasi yang terjadi bisa digambarkan dengan cepat Perubahan informasi yang terjadi digambarkan secara manual yang harus menggambarkan segala sesuatunya dari awal semisal menggambar peta desa lagi dan kemudian menambahkan informasi baru tersebut

 

 

Sumber

http://compsoc.bandungfe.net/kartografi-indonesia/faq.html

http://younggeomorphologys.wordpress.com/2010/04/01/kartografi/